
Pagi ini Regan memutuskan untuk tidak pergi ke perusahaan karena ia akan memberikan kejutan yang selama ini sangat di rindukan istri kecilnya
"Kak regan, tolong!!" rengek Aluna sembari mencoba meraih body Lotion yang terjatuh di lantai, perempuan itu kesulitan menunduk dan lagi dia takut jika perutnya tertekan.
Regan yang awalnya duduk di atas kasur sambil mengecek email email yang berisi laporan laporan penting perusaan, langsung mengalihkan pandangannya pada Aluna. Ia terkekeh geli begitu melihat perempuan hamil itu mencoba meraih botol berisi body lotion di lantai, kemudian dia bangkit mendekati Aluna dan menegakan kembali tubuh Aluna dan mendudukkannya di atas kasur
Regan berjongkok di depan Aluna dan meraih benda yang di maksud, membukanya dan mengeluarkan isi dalam botol itu secukupnya, tanpa banyak basa-basi Regan langsung membantu mengoleskan lotion itu dari kaki hingga paha, membuat Aluna merinding kaku.
"Kk-kak R-regan aku bis-"
"Sssttt diam aja, biar cepet sayang." potong Regan. Wajah Aluna memerah ketika Regan menyentuh pahanya,
"Kak, aku malu." cicitnya sambil menahan napas, Regan tersenyum tipis.
"Malu apa? Aku juga udah pernah lihat semuanya sayang"
Bluss
Pipi Aluna saat ini memerah menahan rasa malu saat Regan mengusap bodylotiom ke pahanya
"Ingat kemarin pagi sayang? itu sangat nikmat"evilnya mengoda Aluna yang memerah
Plak
Aluna memukul tangan Regan pelan, "Jangan dibahas ihh," ujarnya agak sebal.
"Bahas apa sayang? Bahas praktek bikin ba-?" kalimat Regan terpotong karena mendadak tangan Aluna membungkam bibirnya
"Jangan ngomong gitu ihh, maluuu kak hiks" rengeknya kesal sampai air matanya terjatuh, Regan melepas tangan Aluna dan tertawa disana
"lya nggak lagi, tapi nanti malam kasih aku jatah ya, inget loh gak boleh nolak suami"Evilnya dan sukses membuat pipi Aluna semakin memerah karena malu
"Kak Regan ihhhh!"rengeknya bak anak kecil, ya beberapa hari ini Aluna menampilkan sifat manjanya yang sebelumnya tak pernah ia keluarkan
Namun, tanpa dosanya Regan tertawa puas
"Lucu banget si"decaknya gemas
"Cup cup jangan nangis nanti baby-nya ikut nangis kan kasian"ucap Regan yang langsung berdiri dan memeluk tubuh Aluna erat juga mendaratkan ciumannya di kening wanita hamil itu
Saat ini Aluna mudah sekali untuk menangis, mungkin hormon dari kehamilannya dan Entah kenapa beberapa hari belakangan Regan memunculkan sifat mesumnya yang membuat Aluna seketika meremang menahan rasa geli
Regan sangat menjaga dan memanjakan Aluna istimewa bak berlian permata langka
"Cantik" puji Regan tanpa sadar saat melihat tampilan Aluna yang selalu membuatnya terpana setiap menatap Aluna dalam
Aluna menunduk, malu tentunya. Karena meskipun selalu mendapatkan pujian dari teman teman kampusnya, namun kali ini rasanya berbeda saat Reganlah yang memujinya
"Kak?"
"Hmmm?"dehemnya karena matanya tengah fokus menatap wajah aluna serta mengusap rambut panjang aluna
"kenapa dia sangat cantik? apa gue rela dia pergi ke kampus nanti?"batin Regan yang mengagumi kecantikan wajah Aluna yang alami
"Katanya ada yang Dateng?"
"Iya sayang tunggu sebentar lagi ya"ucap Regan lembut. Luna menganggukan kepalanya
Tak berapa lama headphone Regan kembali berbunyi, tanda panggilan masuk
"Sebentar sayang kakak angkat telepon dulu ya"ucap Regan mengusap pipi Aluna dan berjalan menjauhi Aluna
"Tuan saya sudah berada di depan mansion"
"Baiklah kau ajak dia masuk saja"
"Tapi maaf tuan, nona bintang tengah pingsan saat ini karena tadi dia memberontak dan berteriak"
"Kenapa kau lakukan itu!"kaget Regan
"Maaf tuan saya terpaksa"
"Baiklah kau bawa dia ke kamar tamu, aku tak mau Aluna bertemu dengan dia dalam keadaan pingsan!" titahnya
"Baik tuan"
Tut
Regan langsung mematikan sambungannya, ia kembali mendekati Aluna
"Siapa kak?"tanya Luna dengan mata berkedip lucu
"Asisten Rey sayang tadi ada sedikit masalah"Aluna mengangguk
"Kamu tunggu di sini ya, jangan kemana mana kakak mau buatin kamu susu dulu"ucap Regan yang di angguki Aluna
Setelah itu Regan keluar dari kamarnya dan turun dari lantai dua mansionnya untuk ke dapur membuatkan susu hamil untuk Aluna.
Namun, sebelum ke dapur ia berbelok ke arah ruang tamu
"Bagaimana sudah?"
"Sudah tuan, tapi nona bintang belum sadar"
"Cepat sadarkan dia, sebelum aluna datang dia tengah pingsan"
Ya kemarin malam Regan memang menyuruh asisten Rey untuk membawa bintang ke mansionnya untuk bertemu Aluna, karena lama kelamaan ia kasian juga melihat istri kecilnya itu kesepian di mansion
Saat sedang berbicara bibi Laras datang
"Permisi tuan Regan, tuan Rey "
"Iya bi ada apa?"tanya Regan
"Anu tuan, di depan ada tuan Lingar, tuan mark dan tuan Andres"
Regan mengerutkan keningnya karena sebelumnya teman temannya tidak ada yang berbicara ia akan kemari
"Mau ngapain mereka"Fikirnya
"Baiklah suruh saja mereka masuk bi aku mau buatkan susu untuk Luna dulu"kata Regan
"Baik tuan"Bibi Laras langsung memangilkan ketiga temen temennya, sedangkan Regan langsung membuatkan susu hamil untuk Aluna dan berjalan menuju kamarnya
Cklek
"Sayang ini susunya"ucap Regan mendekati Aluna yang sejak tadi duduk menunggunya
"Habisin ya, Setelah itu kita keluar"
"Keluar?"
"Iya ada temen teman kakak yang berada di luar"Aluna menganggukan kepalanya dan langsung meminum susu hamilnya hingga tandas
...✨✨✨...
Di sisi lain tepatnya ruang tamu, bintang mengerjapkan kedua matanya, ia menyapukan pandangannya ke penjuru ruangan itu. Namun, ia tak mengenali tempat ini
"Astaga, gue di mana ini?"Ucapnya panik, dan langsung beranjak dari ranjang itu
Bintang bersyukur karena sepertinya tidak terjadi apa apa saat melihat pakaiannya masih lengkap
ia kembali mengingat saat ia hendak berangkat ke kampus dengan berjalan kaki karena sebelumnya ia bersama mamanya ke supermarket dekat kampus, bintang memutuskan untuk pergi ke kampus karena sudah dakat
Namun, di jalanan sepi tiba tiba beberapa orang berpakaian serba hitam menghadang jalannya, ia berontak, akan tetapi seseorang yang sangat tampan langsung membopongnya, dan karena ia berteriak dan memberontak seseorang itu membiusnya hingga ia pingsan
__ADS_1
"Ini dimana?" otaknya bertanya tanya saat ia melihat kamar luas dan mewah itu yang ternyata ruang tamu.
"Aku harus segera kabur dari sini, sebelum orang orang itu kembali" Bintang langsung berlari ke arah pintu ruang tamu itu yang ternyata tidak terkunci
Tanpa melihat bintang langsung berlari tanpa tahu ada empat orang berjenis kelamin laki-laki yang sedang duduk di ruang tamu yang tengah terkejut karena tiba tiba bintang keluar dari kamar tamu
"Nona bintang anda mau kemana!"teriak Rey saat melihat bintang berlari keluar
Rey segera berdiri dari duduknya dan berlari menyusul bintang
"Apa itu istri Regan?"tanya sosok pria yang bernama Lingar
"No, aku pernah melihat istri regan waktu itu, dia bukan istrinya Regan"
"Lalu siapa dia kenapa bisa ada di sini, dan Rey tadi seperti cemas saat wanita itu berlari pergi"
"I do not know, mungkin dia kekasih Rey"
Tak berapa lama dua sepasang suami istri datang dengan bergandengan tangan
"Hohooo ini dia yang di tunggu tunggu!"Kata Lingar yang langsung berdiri dari duduknya yang di ikuti Andres dan Mark untuk melakukan pelukan ala lelaki
"Apa kabar bro!"
"As you can see bro!"
"Habis ngapain aja si lama bener di kamar?"ketus Mark
"Biasalah praktek bikin bayi"bisik Regan kepada ketiga temannya, yang Terkekeh kecuali Mark yang berdecih
Sepertinya Mark mempunyai dendam pribadi dengan Regan
"Oh iya apa ini istrimu?"tanya Lingar yang di angguki Regan
"Elle est très belle " (Dia sangat cantik)
Ucap Lingar dengan bahasa Prancis, karena memang Lingar keturunan dari sana
"Oui, mais elle n'est qu'à moi" (Ya, tapi dia hanya milikku) Regan tersenyum evil
"Ta femme sera misérable quand tu auras un mari comme toi" (istrimu akan sengsara ketika mendapatkan suami sepertimu) Ejek Mark tersenyum evil
"Hooho, Mark a raison, mais où l'as-tu trouvé ?"(Hooho, Mark benar tapi dimana kau mendapatkannya) kata Andres yang terkagum dengan kecantikan Aluna
"Tu n'as pas besoin de savoir, et ce qui est clair c'est qu'il n'est qu'à moi " (kalian tak perlu tahu, dan yang jelas dia hanya milikku ) ucap Regan dengan melirik Aluna dan tersenyum
Sejak tadi Aluna hanya diam dan tersenyum karena sebenarnya ia mengerti bahasa apa yang mereka katakan
" Il s'avère que tu es devenu très possessif" (Ternyata kau berubah sangat posesif) kekeh Andres
"cela devrait"
"Apa kau tidak mau mengenalkan kita dengannya"Ucap Lingar yang memandang Aluna tak kalah kagum
"Sayang kenalkan mereka bertiga teman teman kakak"Kata Regan yang mengenalkan Aluna dengan ketiga temannya
"Hi aku Lingar" kata Lingar memperkenalkan dirinya dengan, Lingar yang hendak berjabat tangan dengan Aluna langsung di sambut tangan Regan sendiri
"Dia Aluna istriku"kata Regan penuh penekanan
"Pas besoin de contact physique !"kata Regan yang mengatakan jika mereka tidak perlu menjabat tangan istrinya
"Sayang ini Lingar"ucapnya menunjuk Lingar memutarkan kedua matanya
"Kalo ini Andres" tunjuknya lagi kepada Andres yang Terkekeh dengan keposesifan Regan yang mendarah daging sejak dulu
"Dan yang satu ini temenku yang tak ada akhlak, dia dokter pribadi kakak. Kau ingatkan waktu kakak di rumah sakit"tunjuk Regan kepada Mark yang cengo atas ucapan Regan
"Kaupun sama sama tidak ada akhlaknya! jangan percaya kakak ipar. Regan ini buaya!"ucap Mark yang mendapat tatapan tajam dari Regan
"salut soeur, je suis Aluna. Ravi de vous rencontrer " (hi kak, aku Aluna, senang bertemu kalian ) Ucap Aluna yang juga mengunakan bahasa Prancis yang mana membuat mereka terkejut tak terkecuali Regan yang sama sama terkejutnya
"Luna bisa 7 bahasa asing" ucap Luna polos
WHAT?!
Teriak mereka berempat menatap Aluna karena terkejut sekaligus terkagum
"Kau serius sayang? kau bisa bahasa apa saja?"tanya Regan yang masih tak percaya dengan ucapan Aluna
"Iya Luna bisa bahasa Mandarin, Jepang, Prancis, Inggris, Italia, Thailand, Korea" jawab Aluna, Regan tak menyangka ternyata wanita yang ia jadikan istri itu sangat pintar
"Dove hai imparato le sette lingue?"
"sono autodidatta"( aku belajar sendiri)
Ucap Mark yang menanyakan dari mana Aluna bisa mempelajari bahasa itu mengunakan bahan itali
Prok prok prok
"Wow kakak ipar! selain cantik kau juga sangat pintar"Decak kagum Mark yang juga terkejut dengan kepintaran Aluna
"Jangan macam macam kau!" kata Regan dengan menatap tajam Mark
"Aku hanya mengaguminya" memutar bola matanya mas
"TOLONG! LEPASIN AKU OM!"
"Om om, kau fikir aku ommu hah!"
Di tengah tengah kekaguman mereka dengan Aluna, terdengar suara bising dari arah pintu luar
Regan menatap pintu utama mansionnya yang mana di sana Rey berjalan dengan membawa seorang gadis yang ia gendong seperti karung beras
"Rey ada apa?"
"TOLONG! LEPASIN GUE! GUE GAK MAU DI CULIK HIKS! GUE HOBI MAKAN BANYAK KALIAN AKAN RUGI NYULIK GUE!"brontak bintang yang masih berada di gendongan Rey
"Diamlah gadis nakal! sebelum tubuhmu ku lempar di kandang singa belakang mansion ini!"ucap Rey menakut nakuti bintang yang terus berontak
"HUAAA MAMIII! TOLONG BINTANG! BINTANG GAK MAU DI CULIK! BINTANG BELUM NIKAH! HUAAA LEPASIN LEPASIN!"Teriak bintang mengema namun Aluna yang mendengar dan menatap Rey yang membawa gadis di punggungnya terkejut ketika mengenali suara bising sahabatnya dan lebih lagi ia menyebutkan namanya bintang
"Ada apa ini Rey?"tanya Regan yang mendapati Rey membopong gadis yang menjadi sahabat istrinya itu
Begitu sampai di dekat Regan dan Aluna, Rey langsung menurunkan bintang
"Maaf tuan, nona ini berusaha melarikan diri saya terpaksa membawa paksa dia ke mari"Ucap Rey yang mengatur nafasnya berat karena sempat bermain kejar kejaran dengan bintang yang memang sangat lincah
"LEPASIN GUE! SIAPA SIH KALIAN?! BERANI BERANINYA NYULIK GUE HAH!"TERIAK BINTANG MENATAP TAJAM REY
Bintang masih tak melihat Aluna yang berada di dekat Regan karena posisinya membelakangi tubuh Regan dan Aluna
"Bb-Bintang..." pangil Aluna dengan suara lirihnya
Deg
Tubuh bintang langsung merasa kaku ketika suara lembut milik sahabatnya memanggilnya.
Bintang langsung membalikkan tubuhnya, ia membulatkan matanya saat ia melihat wajah Aluna berdiri di dekat pria tampan
Matanya berkaca kaca saat ia melihat Aluna yang juga terkejut
"Aluna!"ucap bintang yang langsung berlari mendekati tubuh Aluna
"Ii- ini benar kamu kan lun?"harunya karena melihat aluna ternyata baik baik saja, Aluna menganggukkan kepalanya dengan senyumannya
__ADS_1
"HIKS HUAAAA!"tangis bintang pecah dengan memeluk tubuh Aluna
"Hiks maafin aku bin"ucap Luna yang juga menangis haru bertemu dengan bintang
"Lo kemana aja si hah? gue sama Angga mati matian nyariin Lo! mami juga khawatir banget sama Lo! Lo jahat gak nganggep gue sahabat! Lo tega gak ngomong ke gue kalo keluarga Lo memperlakukan Lo gak layak! Setiap hari gue nangis cuman mikirin Lo! Lo tega Luna! hiks hiks"
"Kalo keluarga Lo gak bisa buat Lo bahagia! mami gue juga bisa ngangkat Lo jadi anak angkat dan jadi adik gue! hiks Lo tega! selama ini kenapa Lo gak bilang ke gue! Hiks hiks"
Bintang mencecer segala keluhnya selama Aluna menghilangkang, rasa haru, kecewa, marah bercampur menjadi satu saat ia melihat Aluna
"Maafin aku bin, aku gak bermaksud seperti itu aku cuman gak mau sampai buat kamu khawatir"
"Lo gak salah! gue yang salah sebagai sahabat Lo gue gak pernah peka sama rasa sakit dan luka luka memar di tubuh Lo! harusnya gue tahu ada yang gak beres sama Lo. Hiks hiks"
Aluna tersenyum haru ketika ternyata bintang sangat menghawatirkan dirinya
Bintang melepaskan pelukannya dari Aluna
"Tapi Lo gak apa apakan? tubuh Lo gak ada yang sakit kan? kalo ada yang sakit bilang ke gue, dan Lo gak harus kembali ke rumah jelmaan iblis itu, kita pulang ke rumah gue ya? mami pasti seneng liat kamu gak apa apa" Cecernya lagi dengan memeriksa seluruh tubuh Aluna tanpa menyadari jika perut Aluna sudah membuncit
"Aku gak apa apa bin"
"Kalo gitu ayo kita pergi dari sini"Kata bintang yang hendak menarik tangan Aluna namun segera di tahan oleh Regan yang sejak tadi diam memperhatikan istri dan wanita yang menjadi sahabat istrinya
"Mau kau bawa kemana istriku!?"ucap Regan tajam
Bintang akhirnya menyadari jika ada sosok pria tampan yang berdiri di dekat Aluna, ia menatap bingung laki laki itu dan juga Aluna
"Siapa kau! pasti kau kan yang menculik Aluna selama ini!"ucap bintang tak kalah tajamnya
"Bin, dia kak Regan suamiku"ucap lembut Aluna, bintang kembali terkejut saat Aluna mengenalkan Regan sebagai suaminya, lalu tubuhnya yang masih berdekatan dengan Aluna merasakan seperti ada ganjalan di dekat perutnya
Bintang baru mengingat jika waktu itu Aluna memang tengah hamil dan akhirnya di usir oleh keluarganya
"Ii-ini bayi?"tanya bintang
Aluna menganggukkan kepalanya, "Iya aku saat ini tengah hamil dan kak Regan ini ayahnya"ucap Luna melirik Regan
"Jj-jadi pria ini yang waktu itu memperkosa kamu dan menyebabkan kamu hamil Samapai keluargamu mengusir kamu?!"tanya bintang, Aluna hanya tersenyum getir
"Sudah jangan di bahas, kak Regan orang baik kok"
"Bahasanya sambil duduk aja sayang"kata Regan yang takut terjadi apa apa karena sejak tadi Aluna hanya berdiri, Aluna langsung mengiring bintang untuk duduk di sisi kirinya sedangkan Regan duduk si sisi kanan Aluna membuat Aluna menjadi di tengah tengah dan keempat pria lain duduk di sofa lain yang berhadapan dengan mereka
"Apa kamu baik baik aja di sini?"
"Aku baik bin, terimakasih. Aku kira kamu akan marah denganku"
"Aku tak akan pernah bisa marah, ini juga salahku karena aku sebagai sahabat gak pernah peka"bintang langsung memeluk Aluna
"Sudahlah yang jelas kita bertemu lagi kan?"angguk bintang
"Tapi selama kamu di sini kamu baik baik aja kan? dia gak jahat sama kamu kan?" Aluna mengeleng
"Justru sebaliknya kak Regan sangat baik" ucap Aluna dengan tulus
"Bayi kamu?"tanya bintang
"Dia juga sangat baik, ini kamu mau pegang?"tanya Aluna yang di angguki bintang
"Ii-ini beneran bayi? kamu beneran lagi hamil?"Beo bintang yang lagi lagi di angguki Aluna, sedangkan Regan kurang suka ketika bintang meragukan bayinya walaupun tak ada maksud lain
"Berarti sebentar lagi gue mau jadi onty?"
"Iya bentar lagi kamu bakal jadi onty muda"Kekeh Aluna, bintang langsung memeluk Aluna kembali
"Gue bahagia kalo Lo bahagia, seterusnya janji jangan pernah ada lagi yang di tutup tutupi?"kata bintang yang di angguki Aluna
"Haru janji!"
"Iya aku janji"ucap Aluna
"Tapi ngomong ngomong kamu kenapa bisa di sini?" bintang melepaskan pelukannya dan langsung menatap tajam Rey yang duduk sambil meminum kopi yang di sediakan bi Laras
"Ini semua gara gara om om itu!"tunjuk bintang ke arah Rey yang sedang meminum kopinya
Ukhuk ukhukk
Rey tersedak ketika bintang menunjuknya
"Jaga ucapanmu gadis nakal! gue bukan om om!"
"Lah emang Lo udah om om! ngapain coba nyulik gue hah?! dasar om om mesum!"mendengar ucapan bar bar bintang, semua orang di sana sontak tertawa terbahak bahak
"Dasar gadis nakal! gue juga gak Sudi kali bawa cewek bar bar kaya Lo! Lo lihat wajah tampan gue kecakar gara gara Lo!"
"Idih najis! muka om om aja di sebut Tampan!"
"Awas kau! kalo bukan tuan Regan yang nyuruh mana mau gue urusan dengan cewek bar bar kaya Lo!"
"Heh om! gini gini juga gue cantik kali! makanya cari pacar biar tu muka gak tua tua amat!"ketus bintang menatap permusuhan dengan Rey yang juga menatapnya tajam, sedangkan yang lain hanya diam menyaksikan keduanya
"Are you happy?"bisik Regan di telinga Aluna yang juga tengah tersenyum karena melihat lagi kebarbaran bintang
Aluna mengangguk "Terimakasih kak"senyumannya
"Ini tidak gratis sayang"bisiknya lagi membuat Aluna menatap Regan yang tengah tersenyum evil
"Aku harus bayar?"ucapnya polos
"Nanti malam kau tak boleh menolak lagi, persiapkan untuk nanti malam"Bisiknya membuat Aluna bersemu merah dan tubuhnya meremang seketika
...✨✨✨...
Di sisi lain seorang wanita cantik nan seksi berjalan berlengak lengok bak model di atas catwalk di sebuah bandara Internasional SH, dan dengan pakaian yang menampilkan bentuk tubuhnya yang seksi membuat mata para lelaki yang ia lintasi menatap lapar tak berkedip
senyum sinis tersungging saat mata para lelaki mata keranjang menatap lapar dirinya, namun sisi lain tak sedikit orang yang mengenali sosok wanita cantik nan seksi itu
"Apakah dia model ternama Syafira itu?"bisik bisik para pengunjung lain yang memang mengenali sosok wanita cantik yang tak lain adalah Syafira, sosok wanita cantik nan seksi yang terobsesi dengan Regan
"Syafira! benarkah itu kau?!"teriak salah satu orang yang memandang takjub dirinya
Syafira hanya tersenyum dan melambaikan tangannya menyapa orang orang yang mengenalinya
Dua orang berbaju hitam dengan sigap menghalangi para kerumunan orang yang hendak mendekati syafira untuk meminta foto
"Maaf nona kami untuk saat ini sedang buru buru"Ucap salah satu bodyguardnya, Syafira hanya berakting berwajah sedih karena sejujurnya ia sangat malas ketika orang orang ingin memintanya untuk berfoto bersama
"Maaf aku tak bisa berfoto dengan kalian, saat ini aku memang tengah terburu buru"ucapnya selembut dan seramah mungkin, Samapi semua fansnya mengenal jika Syafira adalah sosok model terkenal yang bersikap ramah dan baik
Setelah berkata itu Syafira melanjutkan jalannya menuju mobil yang sudah di sediakan untuknya
"Silahkan nona"ucap seorang bodyguard yang membukakan pintu mobil untuknya, Syafira langsung masuk dengan gaya angkuhnya. Wajah yang ia tampilkan sangat ramah tadi sudah hilang seiring ia masuk kedalam mobil
"Kita kemana nona?"tanya sang supir
"Kemana lagi kalau bukan apartemenku!" ketusnya yang hanya di angguki oleh sang supir
"Sial, negara ini sangat panas! andai saja orang tua bodoh itu tidak menyuruhku ke negara ini dan membahas Regan, mana mau aku!"decik Syafira karena beberapa hari lalu memang nyonya Eva mommy Regan meneleponnya untuk segera datang ke negara I agar ia lebih mendekati Regan karena ia berfikir jika Regan sudah memiliki kekasih hati
"Siapapun orang yang berani mendekati Regan!, akan aku pastikan jika ia tak akan pernah hidup tenang!"gumamnya berdecih tajam
...Selanjutnya apa yang bakal terjadi ya?🤔...
...TBC...
__ADS_1
...PART YANG SEHARUSNYA MENJADI 3 PART AKU SATUIN DEMI MENGOBATI BEBERAPA HARI INI 🙏☺️ SEMOGA KALIAN TIDAK PERNAH BOSAN DENGAN CERITA INI 🥰...
...JANGAN LUPA UNTUK TINGGALKAN JEJAK YA, BIAR AKU SEMANGAT UP🤗❤️...