Aluna My Little Wife

Aluna My Little Wife
Chapter 58


__ADS_3

Hari ini setelah di rawat beberapa hari Aluna sudah di perbolehkan untuk pulang, sesuai perkataan Regan tempo hari jika ia akan membawa Aluna pulang kembali ke kota. Namun, kali ini ia akan membawa Aluna ke mansion utama. Di sana Daddy Ronaldo sudah menunggu anak dan menantunya beserta raya yang sudah tak sabar menunggu adik iparnya


Sejak pertama kali bertemu dengan Aluna, ntah mengapa raya sudah menyukai Aluna. Maka dari itu ia sangat senang setelah mengetahui jika Aluna sudah menikah dengan adiknya, Ya walaupun dengan cara yang kurang baik tapi dengan menikahi Aluna dan menjaganya raya sudah bangga dengan adiknya itu yang ternyata bisa bertanggung jawab atas apa yang ia perbuat


Raya bersyukur Regan tidak menikah dengan wanita wanita yang selama ini mommynya jodohkan, apalagi wanita yang bernama Syafira yang sama sekali raya tidak menyukainya. Ntahlah raya tidak habis Fikir dengan mommynya yang sudah mencoba menjodohkan Regan dengan beberapa wanita teman sosialita mommynya


Nyonya Eva sangat menginginkan cucu karena sampai saat ini raya tidak bisa memberikannya seorang cucu, dan harapan satu satunya dia ialah Regan karena Erlangga harus lulus terlebih dahulu dari kuliahnya setidaknya lulus S1 ia di perbolehkan untuk menikah. Maka dari itu harapan satu satunya ialah ada di Regan namun untuk menjadi menantunya harus memenuhi semua kriteria yang ia atur mulai dari babat bibit bobot wanita itu karena baginya ia akan Malu jika memiliki menantu yang asal usulnya tidak jelas


Ya bisa di bilang nyonya Eva hanya belum mengetahui asal usul Aluna, dan keterkejutannya tentang anak kesayangannya yang ternyata menikah secara diam diam membuat ia marah, harapannya ialah melihat semua pernikahan bahagia anaknya yang di selenggarakan secara besar besaran namun semua pupus karena ternyata Regan menikah secara diam diam. Itu yang membuat nyonya Eva marah dan malah berfikir jika Alunalah yang memaksa untuk Regan menikah secara diam diam tanpa orangtuanya tau karena Aluna mengincar hartanya. Terlebih ia di hasut oleh Syafira yang memang kandidat selanjutnya yang akan nyonya Eva jodohkan dengan Regan


"Apa kepalamu masih terasa sakit sayang?"tanya Regan, Saat ini keduanya tengah berada di dalam mobil menuju mansion utama


"Tidak, aku hanya ingin seperti ini untuk beberapa saat"ucap Aluna menatap manik mata tajam Regan. Ia menyandarkan kepalanya di dada suaminya


"Apa babynya rewel di dalam perut?"


"Tidak Daddy, baby sangat baik untuk mengerti mommy"ucap Aluna yang menirukan suara anak kecil


Regan hanya tersenyum menanggapinya, tak lupa ia mengecup kening Aluna dalam


"Sepertinya babbynya kangen daddynya"ucap Regan. Ia mengusap usap perut Aluna sambil merasakan gerakan gerakan kecil bayi yang di kandung Aluna


"Aku tidak menyangka, sebentar lagi aku akan menjadi seorang Daddy. Aku janji sama kamu dan babby kita untuk selalu ada dan menjaga kalian serta hidup selamanya dalam kebahagiaan. Aku akan membuat rumah tangga kecil kita selalu di hiasi tawa sayang, aku berjanji akan hal itu. Tolong tetap ada di sisiku sayang jangan pernah tinggalkan aku"ucap Regan


Aluna yang mendengar ucapan manis Regan lagi lagi tak bisa membendung air matanya, ia sudah mencintai Regan yang beberapa bulan ini sudah berusaha menjaga dia dengan baik


"Aku juga akan bertahan demi kakak dan bayi kita"ucap lirih Aluna


Cup


melihat tatapan mata polos yang selalu ia suka dari Aluna membuat ia tak tahan mengecup bibir mungil Aluna yang selalu membuat ia candu


*I love you my little wife


aku janji setelah hari ini tidak akan ada lagi orang yang bisa merusak kebahagiaan kita sayang, dan aku akan membuat mereka yang menyakitimu tidak akan pernah berfikir untuk hidup lagi di dunia, sehingga hanya kematianlah yang mereka inginkan*.


Sejauh ini aku menahan diri untuk tidak melakukan pembalasan hanya karena aku akan menjadi seorang Daddy, aku tidak mau mengotori tanganku ketika dirimu sedang hamil anakku, tunggu pembalasan setimpal atas apa yang mereka buat sayang


Ucapan itu hanya mampu Regan katakan dalam hatinya, jika kalian berfikir Regan tidak melakukan hal apa apa untuk membalas dendam semua orang yang menyakiti istrinya, kalian salah besar justru Regan hanya mengumpulkan amarahnya dan menunggu sampai Aluna melahirkannya. Karena sifat serakah merekalah yang membuat Regan takut setiap hari saat memikirkan Aluna yang kemungkinan besar tidak selamat setelah melahirkan karena lemah jantung yang di akibatkan oleh mereka yang memaksa Aluna mendonorkan darahnya


Namun Regan dengan kekuasaannya ia berusaha mencari solusi terbaiknya untuk istrinya, bahkan ia akan menyewa rumah sakit ternama sekalipun ketika menjelang persalinan Aluna. Ia sudah menyiapkan semuanya namun ia tidak akan pernah siap dengan kenyataan pahit nanti


Tuhan jaga istri dan anakku, aku hanya ingin membahagiakan dia di dunia ini, aku hanya ingin menebus kebahagiaan untuknya. Tolong bantu aku tuhan, Aku mencintainya lebih dari nyawaku


Tak terasa sudah mobil yang membawa mereka berdua sampai di pelataran mansion mewah keluarga Anderson


Para penjaga yang melihat mobil tuannya datang langsung membukakan pintu untuk tuannya


"Kak, aku takut..."ucap lirih Aluna

__ADS_1


"Tidak perlu takut sayang, ada aku yang selalu di sampingmu"Regan mengecup kening Aluna ia mengulurkan tangannya untuk mengajak Aluna keluar dari mobil itu


Aluna dengan ragu menerima uluran tangan dari Regan


"Apa perlu aku gendong sayang?"tanya Regan yang melihat kaki Aluna gemetar ketika berjalan menuju pintu utama


"**-tidak kak"


"Ayo sayang, kamu tidak perlu takut, Daddy sudah menunggu menantu cantiknya"Aluna mengangguk, Regan menggandeng Aluna masuk ke dalam mansion mewah keluarga Anderson


Mansion itu bahkan lebih besar dari mansion yang di tempati aluna dan Regan


Sampainya di pintu, Aluna dan Regan di sambut oleh para pelayan mansionnya


"Selamat datang tuan muda dan nona muda"


Di sana tuan Ronaldo, nyonya Eva dan raya beserta elang berkumpul di ruang keluarga menunggu Regan dan istrinya


"Hallo dad, mom!"ucap Regan yang langsung membuat keempat orang itu menengok ke arah Regan yang datang dengan membawa Aluna


"Hi son!" Daddy Ronaldo langsung memeluk Regan


"Mana menantu cantik yang kau janjikan untuk di bawa kesini?" tanya Daddy Ronaldo, Regan tersenyum ia melihat ke belakang tempat Aluna berdiri


"Sini sayang" Ajaknya


"Hh-hallo Daddy, gimana kabar Daddy?"sapa balik Aluna yang tak lupa mencium tangan pria paruh baya itu, Daddy Ronaldo tersenyum menyadari menantunya sangat gugup bertemu dengan dia


"Tak perlu gugup seperti itu sayang, aku daddymu juga calon kakek anak kalian, Kabar Daddy baik"


"Maaf baru bisa bertemu dengan Daddy"ucap Aluna


"Kau tidak pernah meminta maaf alun, yang salah di sini itu sebetulnya suamimu yang tega teganya menyembunyikan pernikahan kalian dari Daddy yang sudah tua ini"ucap Daddy Ronaldo yang berpura pura masih marah dengan Regan


"Yasudah ayo duduk"ajaknya


Regan menggandeng Aluna menuju sofa


"Hai Luna, apa kah kau masih mengingatku?"tanya raya begitu alun dan Regan duduk di sofa ruang keluarga itu


Alun mencoba mengingat wajah wanita cantik di hadapannya ini, dan ia mengingat wajah wanita ini ia dokter yang pernah memeriksanya


"Dd-dokter raya?"ucapnya ragu menatap Regan


"Dia kakak perempuanku sayang"Aluna keget ternyata duania sesempit ini


"Bagaimana kabarmu adik ipar? kamu cantik sekali"


"Kabarku baik dok"

__ADS_1


"Lohhh kok dokter, panggil aku kakak. Aku kakak iparmu onty dari anakmu kelak"ucap raya ramah, ia mendekati Aluna dan memeluknya


"Ii-iya kak, bagaimana kabar Kak raya?"


"Maafkan aku dan adikku yang bereksek ini ya, andai saja waktu itu aku tau"ucap raya


"Kakak tidak perlu meminta maaf, ini semua garis takdir kak"


Tatapan Aluna beralih menatap lelaki yang duduk di singgle sofa, lelaki itu menatapnya dengan tatapan mana sendu


"Kak elang, bagaimana kabarmu kak?"tanya alun takut takut, Bukannya menjawab pertanyaan Aluna elang berdiri dari duduknya dan meninggalkan ruangan itu menuju kamarnya untuk menumpahkan rasa sedihnya yang mana ia harus menerima kenyataan bahwa wanita yang sejak dulu ia cintai sekarang harus menjadi istri kakaknya sendiri dan ia juga sebentar lagi akan menjadi om dari anak wanita yang ia cintai itu. Namun elang bisa apa? semuanya sudah terjadi Aluna sekarang sudah menjadi kakak iparnya


Nyonya Eva sejak kedatangan Aluna hanya diam, memperhatikan menantunya itu, ia melihat perut Aluna yang sudah membucit itu dengan berbagai rasa yang tak bisa ia jelaskan. Namun ia terlanjur kecewa dengan Regan yang menikah secara diam diam membuat ia gengsi untuk menerima semuanya


"Mom, apa mom tidak mau menyapa adik ipar?"ucap raya yang melihat mommynya hanya diam dengan gaya angkuhnya


Aluna mendekat ke nyonya Eva, untuk sekedar bersalaman sebagai rasa hormatnya


"Hh-halo nyonya"sapa Aluna sambil mengulurkan tangannya sopan, namun bukannya menerima uluran tangan Aluna, nyonya Eva malah meninggalkan ruangan keluarga itu menuju lantai atas kamarnya


Regan hanya menghembuskan nafasnya kasar saat melihat raut sedih istrinya


"Tidak apa apa sayang, mommy hanya masih kecewa. Nanti lambat laun dia akan menerima kamu"ucap Regan memeluk Aluna


"Iya alun, gak apa apa biar nanti Daddy dan aku yang berbicara dengan mommy nanti"ucap raya


"Regan sebaiknya bawa istrimu ke kamar, suruh dia istirahat"


"Ayo sayang, kita ke kamar"ajaknya


"Daddy, Regan bawa alun ke kamar dulu ya"


"Iya son, istirahatlah"


Setelah Regan pergi membawa Aluna menuju kamarnya, Daddy menatap raya seakan meminta penjelasan yang belum ka ketahui


"iya nanti raya jelaskan dad, sekarang bukuklah istri kesayangan Daddy itu untuk menerima adik iparku, Aku tidak mau ya punya adik ipar jadi jadian seperti wanita yang di pilih mommy itu, bukannya mommy sangat suka menantu cantik ya, kenapa dia tidak bisa menerima adik ipar"


"Huhhh, mommymu sebenarnya hanya marah karena ia tidak bisa melihat anak kesayangannya mengucap janji pernikahan di depan dia, kamu tahu mommymu itu sebenarnya sudah menyiapkan pesta pernikahan secara besar besaran namun semuanya gagal hanya karena Regan ternyata sudah menikah"


"Loh kalo gitu tinggal nikahin aja lagi tuh Regan Aluna dad! jika hanya itu yang mommy inginkan"


"Ahhh ntahlah, Daddy harus berbicara dengan mommymu, dan temui Daddy setelah makan malam di ruang kerja!"ucap tuan Ronaldo yang meninggalkan raya sendiri di ruang keluarga


...TBC...


Sebenarnya banyak banget teka teki yang harus di kupas tapi, aku berusaha membuat sesingkat mungkin karena aku harus segera mengamankan cerita ini karena takut sebentar lagi aku kembali di sibukkan dengan tugas akhir:(


Dan ada yang pernah nanyain tentang cerita Bagas, sebenarnya aku udah nulis beberapa chapter sekitarnya ada 18 chapter yang belum aku up untuk cerita Bagas tapi aku stuck di sana, untuk itu aku tidak berani meng-up takut cerita Bagas akan bernasib sama dengan cerita Aluna yang lama banget aku gantung sehingga membuat kalian kecewa, jadi aku memutuskan akan mengup nanti ntah kapan itu, mungkin setelah aku menamatkan cerita Bagas dan minta doanya ya untuk kelancaran tugas akhir aku. Terimakasih banyak karena tanpa kalian sadari kalian menemani aku sampai sekarang mau wisuda hehe minta doanya buat di lancarkan semua urusannya ☺️🙏🏻

__ADS_1


__ADS_2