Aluna My Little Wife

Aluna My Little Wife
Chapter 26


__ADS_3

Di salah satu negara, tepatnya negara bagian barat terlihat laki laki paru baya yang masih terlihat gagah dan tampan tengah terduduk menghadap jendela kamarnya tengah berbicara dengan seorang yang berada di telepon


"Bagaimana keadaannya?


"Sepertinya tuan muda sudah mulai menyukai wanita itu tuan, berdasarkan pengamatan saya jika tuan muda memperlakukan wanita itu dengan lembut tapi..."


"Tapi apa Leo?"


"Saat ini tuan muda tengah di rawat di salah satu rumah sakit Negara I tuan, Alegrinya kambuh"


"APA?!"kagetnya


"Lalu bagaimana keadaannya sekarang?"


"Saya belum bisa memastikannya tuan tapi akan saya laporkan keadaannya secepatnya"


"Bagaimana bisa itu terjadi Leo?"


"Tuan muda mengajak wanita itu pergi ke sebuah pantai berdua dan makan bersama sepertinya wanita itu tidak tahu jika tuan muda alergi dengan makanan laut tuan"


"Baiklah, cepat kau cari tahu kondisi Regan secepatnya dan awasi terus"


"Baik tuan"


Tut


Laki laki itu mematikan sambungannya seraya membuang napasnya kasar


"**** anak nakal! hamilin wanita diam diam lalu nikah tanpa keluarganya tahu! mau jadi anak apa dia hah? mau memisahkan aku dan anaknya gitu? di kira aku sudah mati apa" grutunya kesal sendiri karena mengetahui putra kebanggaannya telah menikah secara diam diam


Dialah Ronaldo Anderson tuan besar keluarga Anderson Daddy Regan Anderson, sejauh ini memang Ronaldo sering mengawasi gerak gerik putra kebanggaannya dengan mengirimkan beberapa mata mata tanpa Regan ketahui, hal itu di karenakan sejak kecil tuan Ronaldo terlalu sibuk dengan pekerjaannya sehingga ia dan istri tak bisa berada di sisi anak anakknya sampai dewasa ini semua anak anaknya lebih memilih untuk tinggal sendiri sendiri dibandingkan harus tinggal bersama mereka di mansion utama


"Dad, ayo sarapan"terlihat wanita paruh baya yang masih terlihat cantik memasuki kamar yang sangat mewah itu untuk mengajak suaminya sarapan pagi


"Daddy kenapa kok pagi pagi wajah Daddy di tekuk begitu si?"tanya wanita paruh baya yang tak lain istri tuan Ronaldo yaitu Evalina atau kerap di sebut Eva


"Ini semua gara gara anak nakalmu itu yang buat Daddy seperti ini?"ketus tuan Ronaldo pada sang istri


Eva mengerutkan keningnya bingung saat suaminya kesal dengan anaknya, anaknya yg mana


"Siapa yang Daddy maksud itu apa Rayana? Relangga?Atau Regan?"


"Ya siapa lagi kalau bukan anak kesayanganmu itu"


"Regan? kenapa dia dad?"


"Tidak ada hanya masalah kecil perusahaan, sebaiknya kita sarapan terlebih dahulu"ajak tuan Ronaldo yang mengandeng tangan istrinya


"Daddy mommy kangen anak anak mommy, kita susul mereka yu"ucap nyonya Eva setelah mereka menyelesaikan sarapannya


"Daddy masih ada beberapa pekerjaan untuk beberapa hari ini, Minggu depan aja ya mom"

__ADS_1


"Yah yaudah deh, tapi dad sebenernya apa sebaiknya kita tinggal di sana aja ya? mommy ngerasa sepi kalo terus terus di sini mommy kangen sama mereka Rayana ikut suaminya Regan dia ngurus perusahaan dan relangga gak usah di tanya lagi kalo tu anak"ucap nyonya Eva sendu membuat tuan Ronaldo menghembuskan nafasnya berat


"Nanti Daddy fikirkan lagi"ucapnya singkat


"Dad, Daddy setuju nggak kalo mommy jodohin Regan sama Syafira mommy takut anak itu tidak akan pernah menikah menikah mommy pengen punya cucu setidaknya cucu mommy bisa nemenin kesepian mommy"


"Syafira?"


"Iya anaknya jeng elin, dia model terkenal loh dad cantik juga anaknya"


"Daddy gak setuju kalo masalah cucu mommy tenang aja Daddy yakin Regan bakal ngasi kita cucu dengan wanita pilihannya"ucapnya membuat sang istri Langsung menatap suaminya dengan masam


...***...


Di rumah sakit tempat Regan di rawat aluan terus berada di samping Regan, matanya bengkak serta hidupnya sudah memerah karena kelamaan menangis


Aluna merasa bersalah dengan keadaan Regan yang saat ini belum sadar dari pingsannya, Apalagi yang memaksa Regan memakan seafood itu dirinya, asisten Rey sudah beberapa kali menyuruh Aluna untuk pulang dan mengistirahatkan tubuhnya karena kondisinya yang sedang hamil namun ibu muda itu kekeh ingin menemani Regan


Tak berapa lama Regan sadar dari pingsannya, ia menatap sekelilingnya yang berwarna putih khas rumah sakit, Regan tahu saat ini ia sedang berada di rumah sakit


"Kak, kakak sudah sadar?"tanya Aluna saat Regan membuka matanya, Aluna langsung meraih gelas berisikan air putih yang berada di atas meja dekat brangkar dan memberikannya ke arah regan


Regan langsung mengiyakan pandangannya ke arah Luna, serta meminum air putih itu hingga tandas


"Terimakasih"ucapnya namun saat melihat wajah Luna seketika Regan tersenyum saat melihat wajah istrinya yang sepertinya habis menangis


"wajah kamu kenapa kok matanya bengkak gini dan hidungnya merah"Tanya Regan dengan tangannya meraih wajah Luna


"Maaf kak, alun gak tau kalo kakak alergi makanan laut"cicit Luna seraya menundukan kepalanya


"Gak papa ini bukan salah kamu, kamukan gak tau"


"Tapi Alun yang maksa buat kakak makan makanan itu, sedangkan kakak udah nolak tapi alun memaksanya"


"Gak apa apa toh kakak baik baik ajakan?"


"Jangan nangis nanti baby-nya ikut sedih"ucap Regan lembut dengan mengusap air mata Aluna pelan


Regan berusaha untuk mendudukan tubuhnya yang di bantu Aluna


"Kakak mau ngapain? aku panggilin dokter dulu ya?"Luna hendak berjalan namun di cegah Regan, Regan mengelengkan kepalanya


"Aku nggak apa apa, kamu duduk di sini"Uacp Regan dengan menepuk sisi kasurnya yang sedikit kosong


Tanpa kata kata aluna segera duduk, tangan Regan terulur mengelus rambut Luna yang panjang dan beralih ke arah pipi dia menatap Luna dengan gemas sedari tadi pandangannya ke arah bibir Cherry Aluna


Cup


"Aku mau ini Aluna"ucap Regan setelah mengecup singkat bibir Aluna, wanita itu sedikit terkejut saat Regan melakukan hal itu namun sedetik kemudian matanya semakin membulat saat tiba tiba benda kenyal itu kembali menciumnya yang berubah menjadi *******, Aluna tak menolak atau menerima ia diam di tengah keterkejutannya namun beberapa saat ia mulai terbuai dengan ciuman yang Regan lakukan, Aluna memejamkan matanya dan tangannya meraih leher Regan membuat Regan tersenyum di tengah kegiatannya itu karena mendapatkan balasan dari Aluna


Regan semakin menarik tubuh Aluna kedalam pelukannya, Nafas hangat Regan membuat kesan tersendiri di tengah ciuman yang mereka lakukan

__ADS_1


Asik saling beradu salvina tanpa mereka sadari ada seseorang yang menatap tak percaya apa yang sedang di lakukan dua manusia berjenis kelamin berbeda itu, terlihat laki lakinya yang sangat aktif bermain sedangkan wanita yang menikmati permainan mereka


"EKHMMM!"tiba tiba seseorang itu berdehem untuk menghentikan ciuman mereka, membuat Aluna langsung mendorong tubuh Regan dengan nafas memburu serta wajah yang bersemu merah


"Shittt"Runtuk Regan saat kesenangannya di ganggu


"Eh Lo Regan kalo mau mesra mesraan jangan di sini sialan! ganggu mata suci gue aja Lo"ucap seseorang itu yang tak lain adalah dokter Mark


"Apaan si Lo ganggu aja jadi orang! lain kali itu ketuk dulu pintunya"Ucapnya kesal, beruntung tadi ia belum bersikap lebih


"Lagian Lo baru sadar aja udah kaya gini gimana kalo normal coba"


"Tererah gue lah dia istri gue!"Uacp Regan ketus namun Mark mendengar ucapan Regan itu malah di buat terkejut


"APA LO BILANG ISTRI?!"ucapnya terkejut membuat Regan menutup telinganya


"BERISIK!"


"Jawab gue Regan? jadi wanita cantik ini istri Lo?"


"Kalo iya kenapa Lo gak percaya? tuh liat perutnya buncit gitu dia lagi hamil anak gue sekarang"


"WHAT?!"kejut Mark untuk kedu kalinya


"BERISIK! LO BISA DIEM GAK SI?!"Teriak Regan kesal


"Sejak kapan Lo nikah hah?! kenapa gue gak tau? Anders? Lingar? yang lain?"tanyanya secara beruntun


"Bisa diem gak gue lemes nanti gue ceritain, cuman Rey aja yang tau!"ucapnya ketus


"Temen sialan Lo nikah gak ngundang ngundang gue! awas Lo gan!"


"Bct! cepet perksa gue, gue pengen cepet-cepet pulang!


"Ya Tuhan dosa apa gue punya temen seperti dia"


"Nggak usah banyak omong cepetan periksa gue!"


Dengan wajah kesal Mark tetap memeriksa kondisi Regan


"Ini alergi Lo yang paling parah, tapi semuanya sudah lebih baik"Regan menganggukan kepalanya


"Apa gue bisa pulang?"


"Tunggu hasil lab besok, saat ini sebaiknya Lo istirahat kembali jangan main di sini!"ucap Mark ketus dan langsung meningalkan ruangan Regan karena masih kesal


...TBC...


...Part ini hanya PEMANIS gak jelas bngt pokonya nulisnya keganggu mulušŸ™‚...


...Dan maaf ya kemarin gak up karena ada urusan keluarga, insyaallah mulai Rabu besok author upnya udah kembali lagi kaya awal doakan biar author bisa crazy up dan di usahakan siapkan tisu untuk part part selanjutnya Bestie🄰🤭...

__ADS_1


...MASIH BANYAK TEKA TEKI DI SINI YANG BELUM TERUNGKAP SATUPUN🤣...


__ADS_2