Aluna My Little Wife

Aluna My Little Wife
Chapter 20


__ADS_3

Setelah beberapa Minggu di rumah sakit dan di nyatakan bisa pulang Regan langsung mempersiapkan kepulangan Aluna dengan mengunakan jetnya


Saat ini Regan tengah mendorong kursi roda Aluna menuju jet pribadinya yang di ikuti asisten Rey dan beberapa bodyguardnya


Sejak keluar dari rumah sakit Aluna hanya diam dengan mimik wajah bingungnya namun ia hanya diam, tak berani be bicara, ketakutannya dengan Regan perlahan lahan pudar karena melihat ketulusan di mata pria tampan itu


Saat hendak menaiki jet Regan langsung membopong Aluna ala bridal style


"Ak-aku bisa jalan sendiri..."Cicitnya saat Regan mengangkat tubuhnya, namun Regan hanya tersenyum sebagai tanggapannya


Dengan lembut Regan mendudukan Aluna di salah satu kursi dalam jet di ikuti dia yang duduk si sisi Aluna


"Mau makan?"tanya Regan lembut, Aluna mengelengkan kepalanya


"Kk-kita mau kemana?"Tanya Aluna memberanikan dirinya


"Kita akan pulang"jawab regan singkat


"Pulang? tapikan aku sudah di usir"ucap Luna, mimik wajahnya menggambarkan akan kesedihannya mengingat perlakuan keluarganya tempo lalu


"Kita akan pulang ke mansionku"


"Aku sudah menyewa satu kontrakan, kakak antarkan saja aku ke sana"ucap Luna, mendengar ucapan Aluna Regan menatap Aluna dalam


"Apa kau akan memisahkan aku dengan anakku?"tanya Regan, Luna diam


"Setelah kita sampai di mansion aku akan mengurus pernikahan kita"ucap Regan mutlak membuat Luna terkejut


"Tapi kita belum sama sama mengenal kak!"ucap aluna


"Ada anakku di dalam kandunganmu, apa kau mau bayi ini lahir tanpa sosok ayah?"tanya Regan terdengar lembut namun penuh ketegasan


"Fikirkan hal itu Aluna, dan jikapun kau menolak aku akan tetap menikahimu"ucap Regan, Luna langsung menatap perutnya yang sedikit membuncit dan mengusapnya pelan


Regan benar bayinya harus memiliki kejalasan Aluna merasa bersalah karena sempat berfikir jika ia akan membesarkan anaknya sendiri tanpa sosok seorang ayah, ia tak berfikir bagaimana kondisi anaknya nanti jika terlahir tanpa seorang ayah, sudah baik Regan mau mempertangung jawabkan atas semua perbuatannya


"Aku lihat dia sepertinya orang baik, apakah aku harus mempercayai ucapannya?"Ucap batin Aluna


...***...


Selama di penerbangan setelah sedikit berdebat dengan Regan Aluna tertidur dengan sandaran pundak Regan dengan tangan Regan yang selalu mengusap kepala Aluna pelan sedangkan tangan lainnya bekerja mengecek seluruh laporan laporan


Asisten Rey yang berada di sebelah kursi Regan dan Aluna terkejut dengan perlakuan tuannya yang selama ini sangat kasar dengan perempuan berubah lembut saat bersama sosok Aluna


"ya Tuhan apa ini tuan Regan yang aku kenal? sejenak tadi aku melihat tuan Regan sangat lembut dengan wanita itu apa dia benar tuanku? "ucap batin Rey


Regan melihat Rey seperti tengah menatap Aluna dan dirinya dari ekor matanya


"Ada apa Rey?"tanya Regan tiba tiba, Rey tergagap dan kembali menormalkan kembali mimik wajahnya

__ADS_1


"Ah tidak tuan"


"Wajar aku bersikap seperti ini rey, dia tengah mengandung anakku"ucap Regan yang seakan mengerti dari tatapan Rey


"Ah iya tuan"ucap Rey kikuk


"Oh iya Rey apa kau sudah menyiapkan semua yang aku suruh?"


"Sudah saya laksanakan tuan"ucap Rey di jawab angukan oleh Regan


Tak berapa lama pesawat jet yang di tumpangi Regan landing di area khususnya, melihat itu Rey kembali berucap


"Tuan apa perlu saya yang menggendong nona?"mendengar ucapan Rey Regan menatap Rey dengan tatapan tajam


"Ah ya tuan saya mengerti"ucap Rey dengan mengaruk tengkuknya yang tak gatal


Regan langsung membopong tubuh mungil Aluna yang terasa sangat ringan saat di gendong


"Apa dia tidak makan selama setahun? mengapa tubuhnya sangat ringan seperti ini?"gumam Regan yang samar samar di dengar Rey


"Ada apa tuan?"


"Aku tak berbicara denganmu Rey!"ucap Regan sinis karena sejak tadi Regan melihat asistennya menatap Aluna, membuat Regan berfikir jika asistennya menyukainya


Melihat ucapan sinis tuannya Rey menelan susah salvinanya


"Apa aku mempunyai kesalahan?"tannya batin Rey


Semua pelayan nampak berbaris menyambut kedatangan Regan, semua pelayannnya nampak terkejut saat melihat Regan membawa seorang gadis di gendongannya


"Selamat datang tu-"


"Sttttt"Regan mengkode agar semua pelayannya tidak berbicara keras karena takut jika Aluna terbangun


"Tuan Semua yang anda perintahkan susah siap"ucap kepala pelayan mansionnya, Regan mengangguk kecil dan kembali berjalan menuju tangga untuk ke kamarnya yang berada di lantai dua dan di ikuti kepala pelayan


Setelah sampai di depan kamarnya sang kepala pelayan langsung membukan pintu kamar Regan


Terpampanglah kamar yang begitu luas dan terkesan mewah, kamar yang sebelumnya bernuasa serba hitam berubah menjadi sebuah kamar dengan warna dinding berwarna coklat di padukan dengan warna crem serta putih



Regan membaringkan tubuh Aluna pelan pelan di kasur king sizenya serta tak lupa untuk menyelimuti Aluna sampai atas dada, setelah itu ia pergi ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang terasa lengket


Perlahan lahan mata cantik aluna terbuka, ia terkejut karena ia terbangun namun sudah berada di kamar yang begitu mewah


"Astaga aku di mana? bukannya tadi aku di dalam pesawat?"Aluna celangak celinguk mencari Regan yang tadi bersamanya, namun tiba tiba pintu kamar mandi terbuka dan menampilkan sosok regan dengan rambut basah serta handuk yang melingkar menutup bagian tertentu


Aluna segera membuang pandangannya saat matanya menatap perut sixpack Regan yang pada malam itu ia tak menyadarinya

__ADS_1


"Kau sudah bangun?"tanya Regan, ia mendekati Aluna dan membuat wajah Aluna semakin memerah dan menunduk


"Kenapa kau menundukan kepalamu?"tanya Regan heran dengan mengangkat dagu Aluna, Regan melihat wajah mengemaskan dengan semberut merah di kedua pipi Aluna


"ii-itu"cicit Aluna dengan tangannya menunjuk perut Regan, Regan tercengang akhirnya ia mengerti mengapa Aluna menundukan kepalanya


Terbesit ide jail yang tiba tiba muncul di otaknya


"Kenapa dengan perutku? apa kau mau merabanya?"tanya Regan dengan menuntun tangan Aluna meraba perutnya


Bluss


Luna segara menarik kembali tangannya


Wajah Luna semakin memerah karena meraba perut Regan


"Kau akan mendapatkan hal lebih dari ini nanti"kekeh Regan dengan mengacak rambut Aluna


Setelah itu Regan meningalkan Aluna untuk memakai pakaiannya, Aluna diam melihat kamar yang sangat mewah menurutnya


Walaupun Aluna anak orang kaya namun sejak kecil ia tak pernah mendapatkan kamar yang sangat mewah, berbeda dengan kakak kakaknya yang memiliki kamar yang tiga kali lipat luasnya dari kamar Luna dulu


Regan keluar dengan pakaian casualnya, baju putih serta celana hitam panjang selutut


"Ayo kita turun, kau belum makan sejak pagi"


"Aku mau mandi kak"


"Apa mau aku bantu?"dengan cepat Aluna langsung mengelengkan kepalanya


"Aku bisa sendiri kak"


"Yasudah tapi aku siapkan air hangat dulu ya"Regan langsung menyiapkan air hangat untuk Aluna, setelah itu ia keluar dari kamar mandi dan tiba tiba ia langsung menggendong Aluna


"Kk-kakak mau ngapain?"


"Aku hanya membantumu ke kamar mandi"ucap Regan


"Aku bisa sendiri kak!"rengek Aluna namun Regan hanya diam


Pelan pelan Regan menurunkan Aluna setelah berada di dalam kamar mandi


"Aku akan keluar jika ada apa apa panggil aku ya, pakainmu sudah aku siapkan di walk in closet setelah itu kau harus makan"ucap Regan dan meningalkan Aluna di kamar mandi


tanpa sadar Aluna tersenyum mendapatkan perhatian Regan


"Sayang ternyata papamu orang baik ya"ucap Aluna dengan bayi yang ada di dalam perutnya


...TBC...

__ADS_1


Please banget gaes kalo ceritanya menurut kalian gak masuk di akal atau apapun itulah jangan hujat author, authornya Baperan inimah kadang kalo ada komen nyelekit sedikit maaf banget langsung di blok akunnya demi kelanjutannya cerita ini😌🙏🏻 paling banyak yg ngehujat di chapter 8 masyaallah sabar inimah. Padahal belum sampe selesai loh bacanya kalo gak suka tinggal di skip Bae ya gakpp bngtt gak di baca juga dari pada di baca tapi di komentar yang sifatnya menghujat:) apapun masukan kalian dengan senang hati author akan memperbaiki itu semua asal jangan di hujat sampe di kasi emot kurang sopan😫😭


__ADS_2