
Saat ini Aluna sedang berbaring di atas brangkar sedangkan dokter kandungan itu sedang mengoleskan gel di atas permukaan perutnya, sementara Regan sendiri ia berdiri di samping Aluna dengan mengengam tangan Luna
"Nah coba lihat tuan nona yang ada di monitor itu bayi kalian"ucap sang dokter
Mata Regan langsung berbinar bahagia saat melihat calon bayinya yang ada di monitor
"Benarkah itu anakku dokter? Aluna coba liat dia anak kita"ucapnya haru, Aluna hanya tersenyum menanggapi antusias Regan saat melihat calon anaknya
"Tapi dok kenapa dia sangat kecil?"tanynya yang membuat dokter wanita paruh baya itu sedikit tertawa
"Iya tuan, yang ada di monitor itu Janin yang di kandung nona Aluna, dan keadaannya cukup sehat namun kandungan nona Aluna harus di jaga ketat karena kandungannya sangat lemah, usianya di sudah dua belas Minggu dan untuk uran tubuh bayi yang di kandung nyonya Luna sudah sebesar buah jeruk dengan berat sekitar 15 gram dan panjang badan dari kepala sampai kaki sekitar 5 sentimeter dan semuanya sangat normal"
"Apa jenis kelaminnya dok?"tanyanya lagi
"Usia kandungan nona Aluna masih berjalan dua belas Minggu, tuan dan nyonya harus sabar karena jika kalian ingin mengetahui jenis kelamin calon bayi kalian itu saat usia kandungannya berusia sekitar tujuh belas Minggu atau delapan belas Minggu"
"Ini resep vitamin yang harus nona Aluna minum untuk penguat kandungan, dan ini hasil USG nona Aluna"ucap sang dokter dengan menyerahkan hasil USG Aluna, setelah Aluna turun dari brangkar
"Baik dokter terimakasih"
"Iya tuan tolong di jaga kesehatan gizinya tuan, dan saya harap bulan depan berat badan nona Aluna naik karena hal itu juga sangat mempengaruhi perkembangan janin yang di kandung nona"
"Baik dokter, kalau begitu kami pamit dulu"ucap Regan yang di angguki dokter spesialis kandungan itu
Regan mengandeng tangan Aluna dengan tangan kanannya yang terus memegang hasil USG kandungan Aluna
Ntah mengapa ia sangat bahagia saat melihat calon bayinya rasanya Regan tak sabar untuk segera menimangnya
Regan terus mengandeng Aluna menuju mobilnya, namun sebelum pergi ia sudah menyuruh bodyguardnya menebus vitamin Aluna, ya memang Regan selalu membawa bodyguardnya kemana mana namun dengan jarak yang cukup jauh, hal itu Regan lakukan karena untuk berjaga jaga jika musuhnya mencoba menyerangnya
"Kak tadi nggak Nebus vitamin dulu?"tanya Aluna pelan
"Biarkan orangku yang mengurusnya, sekarang aku mau ajak kamu ke suatu tempat"
"Suatu tempat? kemana kak?"tanya Aluna, Regan hanya tersenyum
"Nanti kamu juga tau"ucapnya seraya mengacak rambut Aluna, Aluna hanya memanyunkan bibirnya membuat Regan gemas sendiri
Cup
Regan mengecup singkat bibir Aluna, sedangkan Aluna sangat terkejut dengan tingkah laku Regan yang lagi lagi menciumnya
"Lain kali kalo gak mau di cium bibirnya jangan di majuin kaya gitu"Kekehnya saat melihat raut wajah Luna yang terkejut, setelah itu Regan langsung menancapkan gasnya menuju tempat yang ia tuju
Dalam perjalanan baik Aluna dan Regan hanya diam, Aluna yang masih malu akibat ulah Regan tadi sedangkan Regan ia ingin fokus mengemudi karena takut terjadi sesuatu dengan kandungan Aluna
Butuh waktu sekitar empat puluh menit untuk Regan sampai di tempat tujuannya, sedangkan Aluna setelah beberapa menit perjalanan ia malah tertidur
"Hey alun, kita sudah sampai ayo bangun"bisik Regan pelan mencoba membangun ibu muda yang memang cepat lelah itu
Regan mengusap pipi Aluna membuat tak berapa Luna terbangun dari tidurnya
"Apa Kita sudah sampai kak?"Regan mengangguk
"Coba kau lihat itu"tunjuknya ke arah demburan ombak laut dengan pasir putihnya yang membuat laut itu terlihat indah
Ya ternyata Regan membawa Aluna ke salah satu pantai pasir putih yang memiliki keindahan lautnya
Melihat laut di depan matanya membuat mata Aluna berbinar bahagia
"Apa ini di pantai kak?"tanyanya berbinar
"Hmm, ayo turun"Aluna segera turun dari mobil tanpa menunggu Regan membukakan pintunya
Aluna tersenyum bahagia saat ia melihat kembali pantai yang sangat indah setelah beberapa tahun terakhir ia mengunjunginya saat SMA bersama bintang
"Are you happy?"tanya Regan yang di angguki Aluna dengan antusias
"Kak apa aku boleh ke sana?"tanya Aluna dengan menunjuk ke arah pinggiran ombak laut
"Pergilah tapi hati hati"ucapnya Luna langsung berlari ke arah hamparan ombak laut
Namun mata Regan kembali membulat saat melihat Aluna berlari, ia lantas berteriak "Hey Aluna jangan lari lari!"teriaknya yang tak di dengar Aluna
Ibu hamil itu sangat antusias saat kakinya menyentuh air laut yang sangat jernih, rambutnya memang sangat panjang itu di terpa angin yang memang sangat kencang membuat rambut bergelombang dan panjang itu terlihat semakin indah
Tak berhenti berhentinya Aluna tersenyum bahagia saat lagi dan lagi ombak laut itu menerjang kakinya
__ADS_1
Dan untuk pertama kalinya Regan melihat senyuman cantik Aluna yang tak di buat buat, wanita hamil itu semakin memancarkan kecantikannya saat tersenyum dan tertawa menikmati deburan ombak
Namun lagi dan lagi Regan membulatkan matanya saat Aluna terus berlari di sisir pantai
"Aluna jangan lari lari!"Kedua kalinya Regan berteriak namun Aluna seakan melupakan kondisinya yang tengah hamil
"Astaga kenapa dia seperti anak kecil yang terlepas dari kandang!"Grutu Regan, sejurus kemudian Regan mendekati Aluna yang masih berlari
Grep
Regan langsung menarik tangan Aluna serta menarik pinggang ibu hamil itu membuat keduanya saling berhadapan satu sama lain
"Apa kau ingin membuatku jantungan Hm?"tanyanya mendesis tajam, membuat Aluna mematung tak mengerti
"Sudahku bilang kau jangan lari lari kau sedang hamil"ucapnya dengan nada lembut namun terdengar tegas
"Maaf aku lupa kak"Cicitnya merasa bersalah
"Kau harus di hukum!"Ucap Regan, ia langsung mengigit pipi chubby Aluna
"Awhhh kak sakit!"
"Itu hukumanmu wleeee"ledek Regan dan segera menjauhi Aluna, mendapatkan gigitan di pipinya serta ledekan dari Regan membuat Aluna kesal ia mencoba mengejar Regan untuk membalasnya, namun Regan terus menghindar dari Aluna sehingga membuat keduanya seperti nampak kejar kejaran kecil dan tertawa
Keduanya bak orang yang sedang berpacaran yang saling melempar gurauan
Aluna terus mengejar Regan membuat ia semakin kesal karena tidak berhasil menggapai tubuh Regan, terbesit ide jail dalam otak cantiknya untuk mengerjai Regan dengan berpura pura sakit perut
Awhhhh
Rintih Aluna pelan membuat Regan langsung mendekati Aluna dengan panik
"Astaga Aluna apa yang kau rasakan? mana yang sakit? apa mau ke dokter?"panik Regan, berhasil membuat Regan mendekatinya Aluna segera menarik leher Regan untuk menggigitnya dengan gemas namun Regan tiba tiba mendesis keenakan
Sshhhh "Aluna apa yang kau lakukan?"desisnya
"Rasain sakit kan?! wleeee!" ucapnya meledek Regan, Regan baru mengerti jika ternyata Aluna pura pura sakit pada perutnya
"Ohhh kau ternyata mengerjaiku ya? iya?!"
"Biarin wleeee"ledeknya kembali
"Ha ha ampun kak ampun ha ha, stop kak"
"Rasain kamu, gak tau apa jantung aku hampir copot!"ucap Regan yang masih terus menggelitiki tubuh Aluna, keduanya sama sama tertawa dan bercanda ria di atas pasir putih pantai dan di bawah sinar matahari
"Ya Tuhan mengapa dia semakin mengemaskan begini? jika dia terus terusan bersikap mengemaskan begini lama lama aku akan jatuh cinta dengannya"ucap batin Regan, ia terkekeh geli mengetahui fakta jika ternyata Aluna sosok yang jail dan mengemaskan
Tengah asik dalam bercanda gurau bersama sama namun suara perut yang keroncongan Aluna menghentikan keduanya
"Ternyata kau sudah lapar? kita cari makan yu"ajak regan dan segera bangun yang di ikuti Aluna
"Mau makan apa hm?"tanyanya lembut
"Seafood boleh?"tanya Aluna sedikit ragu karena saat ini ia memang menginginkan makanan laut itu
"Boleh, tapi sebelum itu tunggu sebentar kakak ingin memastikan apa ibu hamil boleh memakan makanan laut"ucap regan, laki laki itu segera merogoh kantong celananya mengambil handphonenya untuk menanyakan dengan seseorang
Regan sedikit menjauh dari Aluna untuk berbicara di telepon
Tut.....
"Hallo gan ada apa tumben kau meneleponku?"
"Aku hanya ingin bertanya"
"What?"
"Apa boleh ibu hamil memakan makanan laut, seafood?"tanya Regan
"Mengapa kau bertanya seperti itu? siapa yang hamil?"
"Sudahlah kakak tak perlu tahu ini hanya untuk istri rekan bisnisku, sekarang katakan saja apa boleh?"
"Tentu saja boleh karena seafood adalah salah satu makanan yang baik untuk ibu hamil karena kaya akan kandungan minyak sehat yang disebut juga dengan omega-3 DHA"
Tut!
__ADS_1
Panggilan langsung di matikan sepihak oleh Regan membuat orang di sebrang sana mengumpat adiknya yang memang semena mena itu
"Shitt dasar adik sialan! anak pungut! awas kau jika aku bertemu!"umpatnya kesal dengan Regan
Ya bisa kalian tebak jika Regan tadi menghubungi kakaknya raya untuk memastikan jika makanan seafood sehat untuk ibu hamil
Setelah memutuskan panggilannya Regan langsung mendekati aluna dan mengandeng tangannya untuk mencari tempat penjual seafood yang cocok
Regan memilih warung seafood yang letaknya paling pinggir dari warung warung lainnya karena memang itu juga tempat nongkronnya saat ia bersama teman temannya datang ke pantai ini
"Bu saya mau pesan satu porsi seafood sama ayam bakar satu plus nasi"ucap Regan pada ibu penjual seafood itu
"Minumannya mau apa den?"tanya ibu warung seafood
"Minumannya mau apa sayang?"tanyanya pada aluna
Bluss
pipi Aluna memerah saat Regan memangilnya sayang
"J-jus strobery satu sama air mineral"
"Jus strawberry satu, cappucino dingin satu sama dua air mineral"
"Baik den, di tunggu ya, Aden dan nona silahkan duduk dulu"ucap ibu warung seafood itu
Regan langsung mengajak Luna duduk di salah satu kursi di sana
"Mmm apa kakak pernah ke sini Sebelumnya?"tanya Luna memulai percakapan, Regan mengangguk
"Pernah, bahkan aku dulu sering kesini bersama teman temanku saat aku masih berkuliah di negara ini dulu tetapi setelah aku pindah kuliah di negara London dan melanjutkan S1 S3 di sana, aku tidak pernah kembali lagi ke sini karena kesibukanku di perusahaan"Aluna sedikit terkejut karena ternyata Regan sudah menyelesaikan S3nya
"Kakak sudah S3?"
"Apa kau tak percaya?"tanya Regan namun Luna mengeleng
"Bukan begitu tapi bagaimana bisa?"tanyanya polos membuat Regan tersenyum
"Semuanya bisa sayang"lagi lagi Regan memangil Aluna dengan sebutan sayang membuat kedua pipi Luna merona
"Sekarang aku yang tanya sama kamu"
"Apa?"
"Apa kamu pernah ke sini Sebelumnya?"tanya Regan yang di angguki Aluna namun ibu hamil itu seketika murung
"Pernah, bersama seseorang saat sekolah menengah atas dulu, tapi itupun hanya tiga kali setelahnya aku tak pernah kesini"
"Bersama siapa? apa pacar?"tanya Regan sedikit cemburu jika memang Aluna pernah ke sini bersama pacarnya namun Aluna mengelengkan kepalanya
"Bersama bintang, aku gak pernah punya pacar, jangankan pacar keluar rumah saja kadang susah"ucap Luna tersenyum getir, Regan merasa lega dan senang karena ternyata ia laki laki pertama yang mengajak Luna ke pantai ini
"Bintang? siapa?"
"Dia sahabat terbaikku kak,aku sangat merindukannya"
Yang ada di fikiran Luna saat ini ia mengingat sahabatnya yang sudah beberapa minggu ini belum ia kabari dan Aluna juga sangat ingin mengatakan jika ia ingin kembali berkuliah
Aluna memandang ragu untuk mengatakan keinginannya namun Regan seakan mengerti ia lantas bertanya
"Ada apa? apa ada sesuatu yang ingin kau katakan?"
dengan ragu ragu Aluna mengatakannya"A-aku ingin kembali berkuliah kak, aku merindukan sahabatku bintang kak"cicit Aluna menunduk takut Regan marah, namun bukannya marah Regan malah mengusap kepalanya
"Iya nanti ya tunggu kamu benar benar pulih, habis itu kakak izinin kamu kuliah dan kalo mau nnti kakak bawa bintang ke mansion"seketika Aluna mendongak
"Beneran?"tanyanya, dianguki oleh Regan membuat Aluna langsung memeluk tubuh Regan yang di balas erat oleh Regan
"Terimakasih kak"ucapnya di sela pelukannya, namun pelukan itu terhenti saat makanan mereka telah siap
"Silahkan di nikmati tuan nona"ucap ibu warung itu, baik Luna dan Regan langsung me menikmati makanan mereka, Aluna memakan seafood sedangkan Regan memakan ayam bakar
...TBC...
...Segini cukup kan udah hampir dua ribu kata lebih ini, gila aja Bestie aku nulis part ini lima jam buat nyusun ceritanya, tapi bagaimana ini Bestie apa ada yang pengen dapet suami kaya Regan?...
...tapi nyatanya sosok Regan hanya ada di dunia novel wkwk...
__ADS_1
...Part-nya aku buat yg manis manis dulu ya sebelum menjadi Roller Coaster wkwkwk🤪...