
"Bagaimana kebakaran itu bisa terjadi?"tanya tuan Ronaldo
Regan nempak membuang nafasnya berat "Sepertinya kejadian ini sudah di rencanakan dad, aku sudah menyuruh orang untuk menyelidikinya dan yang jelas pada saat kebakaran itu ada satu mayat yang tidak di kenali disana"
"Kalau begitu kau fokus saja dengan kondisi Aluna dan calon bayi kalian biar Daddy yang mengurus semuanya"
Regan menatap Daddy dan mommynya lalu mengangguk dan ia kembali untuk menemui Aluna di kamarnya
Sesampainya di sana ia melihat Aluna sudah bangun namun wanita hamil itu hanya terduduk di dekat jendela kamarnya
"Sayang? kamu kok bangun lagi si hm?" tanya Regan dengan mengusap kepala Aluna halus. Melihat suaminya bukannya menjawab pertanyaan Regan Aluna justru memeluk leher Regan dan membenamkan kepalanya di sana
"kenapa hm?"tanyanya lagi dengan membalas pelukan Aluna
"Kakak bau!"celetuk Aluna yang sedikit membuat Regan kaget namun sesaat kemudian dia tersenyum
"Kalo bau kenapa main peluk peluk gini?"
"Aku suka, kakak jangan mandi ya kaya gini aja"ucap Aluna manja
"Tetapi badanku terasa lengket sayang, kamu juga kan pasti terasa lengket"
"Iya, yaudah kita mandi bareng" ajak Aluna yang membuat Regan semakin terkejut karena baru pertama kalinya Aluna berinisiatif mengajaknya mandi bersama, biasanya ia akan takut atau malu jika di ajak Regan mandi bersama karena sudah pasti jika mandi bersama bukan hanya kegiatan mandi yang mereka lakukan melainkan ada kegiatan lainnya yang wajib setiap hari Regan minta
Dengan senang hati Regan langsung mengangkat tubuh Aluna dan masuk kedalam kamar mandi, di sana Regan segera mengatur air hangatnya dan melepaskan pakaiannya satu persatu, setelah itu ia melepaskan pakaian Aluna satu persatu hingga mereka sama sam dalam keadaan polos
__ADS_1
Regan mengecup bibir Aluna singkat setelah itu ia mengajak Aluna untuk berendam di air hangat yang sudah terisi penuh di bathtub
"Perut kamu makin lama makin buat aku gemes sayang, badan kamu juga banyak yang terisi daripada sebelumnya"
"Disinikan ada anak kita, dan pasti badan ibu hamil akan mengembang di beberapa bagian karena itu mengikuti hormonnya"
"Aku suka melihat badanmu seperti ini, kalo gitu setelah anak kita lahir maka aku akan kembali membuatmu hamil lagi dan lagi"ucapnya terkekeh dan Aluna langsung menatap wajah Regan tersenyum dan mengangguk
"Asal Luna selalu berada di sisi kakak alun mau melahirkan lagi bayi bayi lucu"ucapnya yang membuat Regan terharu ia melihat mata istrinya yang menatapnya teduh
"istri aku sekarang udah mulai bisa gombal ya"kekehnya dengan mengacak acak rambut Aluna, dengan gemas Regan mendusel disel leher Aluna hingga berbecak merah ia sudah on sejak tadi melihat tubuh istrinya sekarang ia sudah tak kuat pelan pelan ia memulai semuanya di dalam kamar mandi itu. Tidak lama, karena ia takut Aluna akan kedinginan dan kelelahan namun ternyata di kamarnya Aluna bersikap agresif dan membuat mereka melanjutkannya setelah itu mereka sama sama tertidur dalam keadaan Regan memeluk Aluna erat
"Terimakasih sayang" ucapnya sebelum memejamkan matanya
Esok paginya Aluna terbangun awal, ia merasa tubuhnya lebih baik dari kemarin hal pertama yang ia lihat ialah wajah suaminya yang masih tertidur pulas di sampingnya
"Morning kiss hihi" Regan yang sebenarnya sudah bangun sejak tadi gemas sendiri dengan perlakuan Aluna yang sejak malam sangat agresif namun ia sangat suka Aluna yang seperti ini
"Morning kiss itu bukan kaya gitu sayang"
Aluna sedikit terkejut karena ternyata Regan sudah sadar dan mengetahui ulahnya yang mencium ia diam diam
Dengan penuh nafsu Regan mencium Aluna sangat dalam sampai sampai ibu hamil itu lupa untuk bernafas
"Morning kiss itu seperti itu"kekeh Regan, setelah itu ia beranjak dari tempat tidur
__ADS_1
"mau mandi bareng lagi?"ajaknya yang di jawab gelengan kepala oleh Aluna, karena tadi malam ia salah mengajak suaminya mandi bersama hingga Regan sangat buas dibandingkan dengan malam sebelum sebelumnya
Regan terkekeh, dan ia tanpa malu berjalan ke kamar mandi dalam keadaan polos dan itu membuat Aluna masih merasa malu
...****************...
Kejadian kebakaran kemarin yang terjadi di mansion utama Mahesa yang juga menewaskan keduanya orangtua Aluna dan Aldo ternyata memang sudah di rencanakan
Setelah mengetahui informasi lebih lengkap orang ruan Ronaldo langsung menyampaikan informasi itu
Banyak hal kejanggalan yang mereka alami sejak kematian Alea dan penyebabnya ialah orang yang sama, ia adalah orang yang menjadi salah satu tangan kanan tuan Agra Mahesa yang merasa sakit hati akan perlakuan keluarga itu karena telah menyiksa perempuan yang ia cintai yang tak lain ialah Aluna sudah sejak lama ia menghilang dan kembali hanya untuk membunuh alea hingga pada saat yang tepat ia juga merencanakan hal gila dengan membakar mansion itu yang bagaikan neraka buat Aluna
ia mewujudkan itu dengan membakarnya hingga api melahap hampir semuanya dan juga pada saat itu ia juga yang memukul tuan Agra dan nyonya Clara saat mereka mau menyelamatkan diri mereka. Tanpa di duga ia juga mengalami insiden pada saat ia hendak keluar dari kobaran itu hingga ia juga ikut tewas di sana.
Mungkin ini yang di sebut seleksi alam yang menyakiti akan tersakiti dan semua perlakuan seseorang akan selalu berbalas dan berbalik.
Mendengar informasi itu Aluna jadi teringat memang salah satu tangan kanan papanya yang selalu ia sebut bang Axel yang terkadang menolongnya dan kadang juga Luna melihat tatapan Axel itu seperti terlihat marah ketika Al menyakitinya namun ia tak pernah menyangka jika Axel sekejam itu membunuh alea hingga membakar mansionnya keluarganya sampai menewaskan kedua orangtuanya namun Aluna tau ia orang baik
"Kak tolong urus juga untuk pemakaman bang Axel, bagaimanapun juga ia pernah menolong Aluna beberapa kali"
"Jadi kamu tau sayang siapa orang itu?"tanya tuan Ronaldo
"tau dad, dia salah satu tangan kanan papa tapi dia tidak pernah berbuat kasar dengan aluna bahkan kadang sering menolong Aluna meskipun kita tidak dekat"
Ya memang Aluna tidak pernah percaya dengan siapapun pada saat itu kecuali bibi zhi dan suaminya juga bintang sahabatnya
__ADS_1
...TBC...