
Eric menyematkan cincin pasangan pada jari manis Viana yang disaksikan oleh penghulu dan juga seluruh keluarga Eric dan Viana. Ia baru saja mengadakan pertunangan dengan Viana karena keinginan kakek Eric. Bertahun tahun ia menolak perjodohan yang diberikan kakeknya dan sekarang ia memutuskan untuk menerima kembali Viana dalam hidupnya. Walaupun ia masih terus mencari keberadaan Alyosha untuk menjadikan Alyosha sebagai pendamping hidup yang sudah lama meninggalkan kota S.
Erik telah berusaha mencari Alyosha dengan berbagai cara tetapi tidak menemukan satu jejak pun yang ditinggalkan Alyosha saat ia pergi. Bahkan sahabat dan ayah Alyosha juga tidak mengetahui dimana ia sekarang berada.
Permintaan terakhir kakek pada Eric sebelum ia pergi hanya ingin melihat istri dari Eric. Setelah berita Eric dengan Alyosha menjadi tranding, kakek Eric mengalami sakit dan ia mengidap jenis penyakit yang sangat langka.
Walaupun penyakit tersebut tidak teramat sakit ia rasakan tetapi sudah memberikan rasa sakit pada tubuh kakek Eric dalam jangka waktu yang lama. Penyakit yang menyakiti tubuh kakek Eric secara perlahan hingga membuat kakeknya merasa tersiksa karena setiap hari harus merasa lemah dan tidak berdaya.
Keluarga Eric telah berusaha mencari dokter yang dapat mengobati kakeknya selama setahun lebih ia sakit, tetapi tidak satu pun dokter dapat menanganinya. Bahkan sampai ada seorang dokter saat pertama kali memeriksa kakek Eric ia langsung meninggalkan kediaman kakek tanpa permisi, lalu sebulan kemudian dia ditemukan tewas bunuh diri di rumahnya bersama dengan istri dan anak anaknya.
Selama kakek Eric sakit hanya ibu Viana yang dapat merawatnya dan setiap hari kakeknya merasa kian membaik. Karena ketulusan dari ibu Viana membuat Eric memilih Viana menjadi calon istri dari beberapa wanita yang dipilih kakek Eric untuk nya. Bahkan keluarga Viana terkadang tinggal di kediaman kakek sampai kakek Eric sembuh total dari penyakitnya.
Pertunangan yang ia lakukan sudah dilaksanaka selama minggu. Sekarang Viana tinggal bersama Eric di rumah Eric. Viana meminta untuk tinggal bersama Eric karena ia ingin menyiapkan semua keperluan untuk pernikahan mereka nanti. Eric tidak bisa menolak permintaan Viana karena mereka juga sudah tunangan, ia hanya bisa membuat peraturan untuk tidak tidur bersama dan tidak memasuki kamarnya.
“selamat pagi Galen dan Nathan, hari ini sangat cerah. Bagaimana kabar kalian?” Ujar Viana pada Galen dan Nathan yang sudah berada di luar rumah menunggu Eric.
“selamat pagi kak Viana, Galen masih dalam keadaan sehat seperti biasanya. Benar sekali kata kak Viana, pagi hari yang sangat indah buat diawali oleh sepasang kekasih.” ujar Galen
“selamat pagi nona Viana, saya juga baik baik saja.” ujar Nathan
__ADS_1
“bagus sekali jika kalian dalam keadaan sehat. Sayang ini adalah perlengkapan yang sudah aku siapkan, pasti kamu akan membutuhkannya saat di sana. Viana tidak bisa menemani kamu karena harus menghadiri undangan dari teman lama” ujar Viana pada Eric.
“terima kasih, kamu harus bisa menjaga diri sendiri saat aku tidak ada di rumah. Kalau begitu kami akan berangkat sekarang,” ujar Eric.
Viana memeluk Eric dan memberikan barang yang sudah ia kemas pada supir Eric. Galen memutuskan untuk tidak tinggal bersama dengan Eric karena Viana. Ia tidak ingin mengganggu sepasang kekasih yang sudah bertunangan tersebut. Sekarang ia tinggal sendiri di apartemen yang sudah ia beli.
Mereka bertiga akan pergi ke perusahaan manufaktur yang berada di desa untuk melanjutkan pembangunan cabang baru yang sudah di laksanakan sekitar dua minggu. Pembangunan yang sudah lama ia tunda karena kakek Eric sakit.
“JUBATUS” Eric memanggil peliharaan kesayangannya.
Jubatus berlari ke arah Eric mendengar panggilan dari Eric. Eric berjongkok dan mengusap kepala Jubatus. Jubatus yang semakin hari semakin tua masih tetap kuat seperti dulu. kekuatannya seperti tidak termakan oleh waktu. Badannya yang semakin besar dan kekar menambah kegarangan pada Jubatus.
Jubatus mendengus dengan marah menampakkan taring tajamnya pada Viana, Viana berlari ke dalam rumah ketakutan. Jubatus masih sama seperti dulu tidak menyukai orang orang yang ada disekitar Eric. Bahkan Galen dan Nathan pun sekarang sudah masuk ke dalam mobil karena takut menjadi mangsa Jubatus.
...****...
Eric, Galen dan Nathan sampai di perusahaan manufaktur. Selain kantor dan gudang, perusahaan tersebut juga menyediakan penginapan untuk para pekerja. Jadi mereka bertiga akan menginap di penginapan tersebut karena tidak ada hotel di sekitar perusahaan. Para pekerja perusahaan menyambut kedatangan Eric dengan senang.
Eric langsung mengadakan rapat setelah sampai di perusahaan manufaktur. Ia tidak ingin mensia siakan waktu yang ada. Seluruh ketua departemen perusahaan telah berkumpul di ruang rapat bersama Eric, Galen, dan Nathan.
__ADS_1
“kita sudah terlalu lama menunda pembangunan yang telah direncanakan dan saya meminta maaf akan hal itu. Jadi sekarang kita akan fokus pada rencana kita ini. Saya ingin melihat sudah sampai mana pembangunan sekolah dan rumah sakit baru untuk desa Hala” ujar Eric.
Seorang wanita yang bertanggung jawab atas pembangunan sekolah dan rumah sakit baru untuk desa Hala berdiri dan menjelaskan gambar yang ada di layar tancap. Ia menjelaskan gambar bangunan yang sudah berdiri dengan pondasi dan dinding yang kokoh tersebut. Lalu ia juga menunjukkan desain dari sekolah dan rumah sakit yang akan mereka bangun.
“terima kasih sudah melakukannya dengan baik, lalu untuk lahan yang akan kita gunakan bagaimana?” ujar Eric.
Eric membangun sekolah dan rumah sakit baru untuk desa Hala sebagai langkah pertama dalam proses pembangunan cabang baru perusahaan manufaktur. Eric tidak ingin para penduduk desa Hala memiliki prasangka buruk terhadapnya jika ia langsung membangun perusahaannya di atas lahan sekolah dan pusat kesehatan desa Hala.
“terdapat dua rumah penduduk desa Hala yang berada disekitar sekolah dan pusat kesehatan. Lahan tersebut juga akan digunakan untuk memperluas pembangunan.” ujar Nathan
“saya akan melihat terlebih dahulu lahan tersebut lalu kita diskusikan dengan pemilik rumah dan memutuskannya nanti.” Ujar Eric
“bagaimana jika rumah tersebut kita gusur langsung, karena hanya ada satu keluarga yaitu seorang ibu dan dua anak saja yang tinggal di rumah yang berada di sekitar sekolah dan pusat kesehatan tersebut. Pemilik rumah yang satu lagi telah pindah, jadi kita tidak memakan waktu yang terlalu lama”ujar seorang pria yang berjabatan sebagai kepala keuangan.
“apakah kamu sudah memiliki keluarga?” tanya Eric.
“sudah pak Eric, saya sudah memiliki istri dan juga punya seorang anak perempuan yang seumuran dengan pak Eric. Ia seorang artis yang sangat cantik dan masih belum menikah. Ia lulusan dari kampus terkenal di...”
“saya tidak memiliki urusan dengan anak anda. Saya hanya bertanya apakah anda memiliki keluarga.” Ujar Eric memotong pembicaraan pria tersebut.
__ADS_1
“Anda mengatakan jika anda memiliki keluarga. Bagaimana perasaan anda jika keluarga anda saya gusur dari rumah anda tanpa bermusyawarah terlebih dahulu?. Anda jangan hidup tanpa hati nurani. Rapat saya tutup sampai disini semua boleh kembali melanjutkan pekerjaannya masing masing” ujar Eric.