
Aku pulang dulu, taksi online ku sudah datang," Sekar begitu saja meninggalkan Darren yang masih mematung di depan butik.
Air mata Sekar tumpah seketika. Ia memukul berkali-kali dada nya. Napas terasa sesak. Bahkan ia sendiri bingung harus menjelaskan apa kepada kedua orang tuanya nanti. Yang jelas dia tidak melihat setitik harapan pada Darren. Harapan untuk membuka hati untuknya, harapan menerima harapan bersama dan saling melengkapi. Semua nya tidak ada. Jadi, ia putuskan untuk mengakhiri semua nya.
Sekar duduk di tempat paling ujung sebuah cafe. Segelas kopi hitam dengan cake strawberry kesukaan nya tersaji di meja. Tak di sentuh hanya sesekali ia mengaduk kopi hitam itu. Pahit, seperti kisah cintanya dengan Darren.
"Jangan di biarin aja, ntar dingin lo," ucap seorang pria yang tiba-tiba menghampiri Sekar.
"Hai, Anton. Apa kabar?" tanya Sekar. Ia terkejut sekaligus senang melihat Anton.
"Baik dong tuan putri. Boleh duduk di sini?" tanya Anton.
"Boleh dong. Silahkan!"
Anton duduk lalu memandang wajah Sekar dengan senyum yang terus mengembang dari bibir nya.
"Kenapa senyum-senyum? Ada yang aneh di wajah ku ya?" tanya Sekar sambil meraba bagian wajah.
"Ngga ada. Ngga biasanya tuan putri pergi sendiri."
"Iya, aku batal nikah sama teman masa kecil ku. Dia masih cinta sama mantan nya. Dan juga, hubungan kami hanya sebatas saling menguntungkan saja antar perusahaan kedua orang tua. Ngga ada cinta dia sama aku. Dia-" Sekar tidak melanjutkan ucapannya.
"Udah ngga usah di lanjutkan. Ini lebih baik, dia ngga ada cinta buat apa di paksa. Lagian menikah itu kan bukan hal sepele. Menikah adalah ibadah seumur hidup. Yang saling cinta aja banyak yang gagal, apalagi yang tidak ada cinta kan?"
__ADS_1
"Tapi, banyak pernikahan yang tidak ada cinta bisa bertahan dan langgeng sampai tua."
"Ada, banyak sekali. Tapi hubungan itu menurutku adalah sebuah bangunan. Kalau tidak di dasari pondasi kuat akan mudah roboh. Dan pondasi nya adalah cinta dan sayang."
"Lalu, yang di jodohkan bisa langgeng itu berdasarkan apa?" tanya Sekar lagi.
"Keyakinan, itulah yang mereka punya. Yakin akan pilihan orang tua. Yakin pasangan nya baik, yakin bisa saling melengkapi. Mereka bersama lalu terbiasa dan timbul cinta di antara mereka. Semua itu ada pondasinya tuan putri."
"Kau benar, dan Darren tidak yakin padaku. Dia terbelenggu oleh cinta masa lalu nya. Entah lah, aku pun tak tahu siapa wanita itu. Dan aku dari awal tidak ingin tanya dan tidak ingin tahu."
"Darren? Seperti nya namanya tidak asing."
"Kamu kenal?"
"Oh, mungkin iya dia orang nya. Ini fotonya!" Sekar menunjukkan foto Darren lewat ponsel pintarnya.
"Darren si bereengsek." Umpat Anton saat melihat foto Darren.
"Ha... kamu serius kenal dia? Aku udah suka dia dari lama. Dan akhirnya kami di jodohkan, katanya ia ninggalin pacarnya gitu aja. Dan dia pura-pura gonta-ganti wanita agar mantan pacar nya ngga ganggu dia lagi. Hubungan kami sebatas simbiosis mutualisme."
" Pilihan kamu untuk tidak menikah dengan dia benar. Karena satu hubungan yang berdasarkan hanya ingin memanfaatkan pasti tidak baik. Lagi pula tidak ada setitik cinta dari dia. Gue pastikan kau yang akan menderita. Gue juga cinta dengan seseorang begitu lama. Sudah berjuang tapi tidak bisa ku sentuh hatinya, tak dapat ku rengkuh raganya. Akhirnya gue sampai di titik cinta yang sesungguhnya melepas tanpa batas."
" Maksudnya melepas tanpa batas?"
__ADS_1
" Ikhlas biarkan dia pergi kemanapun, ke hati manapun ia akan berpijak dan kalau ia mau kembali aku siap merengkuh. Lepas tanpa batas dan menanti tanpa henti."
" Itu nyiksa diri namanya. Kalau dia udah nikah sama orang lain gimana dong? Lo jadi pria tua kaya yang hidup merana tanpa cinta gitu? Kalau gue ogah. Cari yang lain dong. Ngapain nyiksa diri kayak gitu. Kan masih banyak hati yang menanti, banyak yang memberi dengan tulus. Ngapain terbelenggu masa lalu yang tidak tentu."
" Ini adalah pilihan ku. Jadi, jangan ikuti caraku."
" Ngga akan, gue cantik, baik, kaya, pintar karir bagus kan bisa dapat lelaki yang lebih dari Darren. Pokoknya gue ngga mau menderita. Gue mau bahagia, gue layak bahagia. " Ucap Sekar membanggakan dirinya.
Anton tersenyum, akhirnya cara ia menyadarkan Sekar berhasil. Tentu saja ia tidak akan terlalu berharap pada Tara secara berlebihan. Karena yang pergi juga tak akan kembali dan Anton sudah melewatkan timing nya bersama Tara. Tak layak, ia untuk mengulang dan dia sudah ikhlas.
"Bagus kau kayak bahagia. Kau cantik, baik dan kaya. Ntar hidupi gue mau ngga lo?" Anton sengaja menggoda Sekar.
"Big No, ngga ada gue hidupi laki-laki."
" Puji Tuhan, akhirnya Sekar yang ceria sudah kembali.
" Iya, makasih, ya! "
" Sama-sama."
👣 Simbiosis mutualisme adalah hubungan yang saling menguntungkan antara kedua belah pihak. Istilah itu ada pada pelajaran IPA. Yang mana sering di contoh kan seperti kerbau dan burung jalak.
Dan kata itu juga tidak asing lagi di kalangan kita. Sering di pakai ungkapan untuk seseorang yang saling menguntungkan.
__ADS_1