Antara Cinta Dan Cinta

Antara Cinta Dan Cinta
Big Thanks My Sweet Reader.


__ADS_3

Jauhnya jarak ribuan km itu hanya angka. Bukan kah, rasa dan berbagi cerita itu lebih bermakna walaupun terpisah jarak dan belum saling bertatap.


Hai guys, di sini saya sampaikan terima kasih banyak atas dukungan kalian, sungguh saya bukan apa-apa tanpa kalian semua 🙏❤️


Komentar kalian yang uhuk sungguh membuat ku semangat 🤗










__ADS_1




Terima kasih yang sudah luangkan waktu membaca karya ku, untuk like dan komen nya dan juga gift. Bahkan ada yang kasih tips 💗🙏. Mengikuti dari awal sampai akhir perjalanan Tara 🤭.


Langsung ke bonchap aja ye 🤭


Buruan thor 🙄


Iya, sabar napa sih 😌


Dih author kalem 🙄🙄🤧


Flash back


"Mau minum apa?" tanya Awan, yang sambil melihat daftar menu di cafe tersebut.


"Kopi hitam dengan sedikit gula," jawab Tara dengan lirih tanpa menoleh ke arah lawan bicaranya.


"Kalau di ajak ngomong itu, lihat orang nya! Jangan seperti itu, jangan cuek dong!" tegur Awan yang masih dengan nada yang lembut.


Lembut alus kek author kalem 😌😌

__ADS_1


Mulai pede aku 🤣


Dipastikan akan ada yang tidak terima dan tidak mengakui 😋😋. Okay lanjut 😌


Tara menoleh lalu ia tersenyum malu." Iya, maaf," ucapnya tidak enak hati.


"Ngga apa-apa jangan di ulangi lagi! Jangan cuek dengan sekitar dan lebih lah, membuka diri dan hati. Tak semua orang itu sama kejam nya seperti kedua orang tuamu. Belajar lah, menjadi lebih baik walaupun kau tetap di nilai tidak baik. Masa lalu penuh luka, bisa jadi masa kini dan masa yang akan datang akan banyak bahagia kan? Jangan abaikan orang sekitar mu! " Awan memberi nasihat pada Tara.


Wanita yang ada di hadap nya ini baik. Hanya saja, goresan luka yang membuat nya menjadi pribadi yang berbeda.


" Pada dasar nya manusia itu tidak ada yang terlahir jahat. Perilaku dari manusia lain lah, yang membuat nya menjadi seperti itu. Kalau kita memperlakukan orang baik, orang tersebut juga akan baik ke kita. Dan, ingat! Tidak ada balasan kebaikan, melainkan kebaikan pula."Lanjut Awan memberi nasihat pada Tara.


" Iya, pak ustad. " Jawab Tara.


" Nah, pinter."


" Iya, dong pinter dan cantik." Ucap Tara berbangga diri.


" Iya, in aja deh. Wanita suka di puji soale. Kalau ngga ngakuin ntar urusannya jadi panjang. Sepanjang jalan kenangan dengan mantan."


"Yang pengalaman, ya?"


"Ngga juga, aku hanya suka dan cinta dengan wanita bernama Tara. Tapi aku tidak isa bersatu dengan nya. Tembok pembatas kita terlalu tinggi dan sukar di panjat. Bukan kah, kau juga berpikiran seperti itu?"

__ADS_1


"Kita bersama tapi, tidak bisa bersatu. Antara lonceng yang berdentang dan antara suara adzan kita berbeda. Aku cinta padamu, tapi aku tak bisa memilih antara cinta dan cinta dengan Tuhan ku." Jawab Tara.


Hari ini ke rela an dua manusia yang saling mencintai, mereka dekat tapi terlihat jauh. Mereka bersama tapi tak bersatu. Antara cinta dan cinta yang tak bisa korbankan. Mereka rela berpisah tanpa harus meminta satu dan lainnya memihak satu keyakinan. Bukan kah, yakin itu susah? Awan dan Tara menghargai sebuah keyakinan dan merelakan perasaan yang seharusnya di relakan.


__ADS_2