
Karan yang sudah didalam ruangannya, selalu memperhatikan Angel dari balik kacanya. Dia juga melihat Angel pergi lalu membawa minuman untuknya. Karan ingin sekali tahu apa yang diminumnya, tapi dia menahannya untuk tidak bertanya.
Waktu jam makan siang, Angel yang sudah siap-siap mau makan seorang wanita cantik datang kemejanya. Angel terkejut melihat wanita itu.
"Hai, Angel. Apa Karan ada didalam?" tanyanya dengan senyum manisnya.
"Mbak, Bella! Ba..baik, mbak" ucapnya dengan gugup.
"Mas, Karan didalam" sambungnya lagi.
"Baiklah. Saya masuk dulu, ya" ucap Bella. Bella pun masuk keruangan. Selang berapa menit Karan dan Bella keluar dari ruangannya, Bella menggandeng tangan Karan.
"Angel makan bareng, yuk!" ucap Bella saat mereka melewati meja Angel.
"Tidak usah, mbak. Saya sudah janji makan bareng bersama teman saya!" Angel. Karan melihat kotak bekal yang dimeja Angel ada 3.
Karan hanya diam saja.
"Ya, sudah lain kali makan bareng kita ya, sekali-kali."
"Iya, mbak" ucapnya. Karan dan Bella melanjutkan jalannya. Frans juga mengikuti Karan, yang dari tadi sudah menunggu Karan dan Bella depan ruangannya. Angel hanya diam menatapi kepergian mereka. Setelah mereka pergi Angel juga pergi. Depan kantor, Angel melihat mobil Marco sudah ada didepan kantornya, Mike langsung membuka pintu untuk Angel. Saat Angel menaiki mobil Marco, ternyata mobil Karan baru keluar dari parkiran atas yang memang khusus untuk CEO. Karan melihat Angel masuk kedalam mobil, pandangan tidak berhenti melihat mobil yang dinaiki Angel sampai mereka keluar dari parkiran. Mobil Marco berada dibelakang Karan.
***
Angel ternyata ngidam ingin makan di taman, jadi dia memberitahu Marco untuk makan siang bareng bersamanya di taman. Angel sudah membawa makan siang untuk Marco dan Mike. Jadilah mereka makan.siang ditanam, seperti keluarga yang sedang piknik. Angel juga tidak lupa mengabadikan acaranya. Lalu dia memposting di sosmednya. Marco dan Mike juga memposting kegiatan mereka di sosmed. Marco dan Mike sangat menyayangi Angel. Mereka akan bahagia, kalau melihat wajah Angel yang selalu tersenyum, mereka akan sedih kalau wajah Angel sedih. Mereka seperti hubungan saudara kandung saja.
Saat makan siang, Angel melihat ada eskrim yang lewat di taman.
__ADS_1
"Kakak, aku ingin eskrim. Tolong belikan untuk, ku!" ucapnya dengan mata yang berbinar melihat eskrim.
"Habiskan dulu nasi, mu. Lagian tidak baik ibu yang lagi hamil, makan eskrim dek!" ucap Marco.
"Pokoknya aku mau eskrim. Lagian ini bukan mau, ku. Ini kemauan calon keponakan, mu!" ucap Angel dengan berteriak. Marco dan Mike Angel berteriak pada Marco. Karena biasanya Angel tidak pernah seperti itu. Angel yang mereka kenal adalah Angel yang lembut.
"Bos, sepertinya itu hormon kehamilannya. Sudah turuti saja kemauan nona Angel, bos!" ucap Mike ditelinga Marco.
"Baiklah, tunggu Mike yang akan membelinya" ucap Marco dengan mengalah.
"Mike belikan eskrim nya, cepat!" perintah Marco. Mike pun langsung berlari kearah tukang eskrim yang ada ditaman. 10 menit kemudian Mike membawa eskrim untuk Angel. Angel pun memakannya dengan lahap, sedangkan nasinya tidak dimakannya lagi. Mike dan Marco hanya menggeleng kepala melihat tingkah Angel. Jam sudah menunjukkan waktu makan siang Angel sudah mau habis, Angel diantar dengan Marco dan Mike.
***
Sesaat Angel lagi mengerjakan pekerjaannya, Karan datang bersama Bella dan Frans mengikuti mereka belakang. Angel langsung bangkit dari tempat duduknya dan menunduk sedikit.
"Sudah, mbak!" jawab Angel.
"Ya, sudah kita masuk ya" ucap Bella lagi. Merekapun lanjut berjalan lagi menuju ruangan Karan.
Angel sangat sibuk dengan pekerjaannya yang sudah menumpuk. Frans menyuruh Angel untuk memberikan berkas untuk Karan. Karena dia harus ada rapat menggantikan Karan.
Angel berulang kali mengetok pintu ruangan Karan, tapi suara Karan juga tidak ada terdengar. Angel terpaksa membuka pintu ruangan Karan dengan pelan-pelan. Angel mengintip dari pintu, betapa terkejutnya Angel melihat Karan dan Bella sedang berciuman didalam ruangan. Angel langsung menutup pintu ruangan Karan kembali. Angel duduk kembali, sambil memegang dadanya. Rasanya saat itu dadanya sakit sekali melihat suaminya ciuman dengan wanita lain.
"Sadar Angel dia itu bukan siapa-siapa kamu" gumam Angel. Tapi rasanya saat itu dia ingin menangis. Tapi dia berusaha menahan air matanya tidak perlu keluar lagi.
***
__ADS_1
Karan sebenarnya mendengar suara ketukan pintu, tapi diabaikannya. Karena dia berpikir Frans mengerti kalau dia tidak menjawab pasti dia sedang bermesraan dengan Bella. Tapi Karan sangat kaget ternya seseorang telah membuka pintu ruangannya dan yang muncul kepala sekretaris nya yang tidak lain juga istrinya. Karan ingin memisahkan bibir nya dari bibir Bella, tapi dia tidak bisa karena Bella tidak ingin melepaskan nya.
***
Jam sudah menunjukkan jam 7 malam, Angel yang baru saja menyelesaikan kerjaannya. Angel yang berniat mau pulang, langsung berhenti. Karena Karan dan Bella juga baru keluar dari ruangan Karan. Bella memang dari tadi menunggu Karan menyelesaikan pekerjaanya. Dia ingin makan malam bersama Karan di apartemen Karan.
"Angel kita pulang bareng saja. Kamu tinggal bersama Karan, kan? Biar kita bisa makan malam bersama" ucap Bella.
"Tidak usah, mbak. Saya sudah ada janji sama orang" ucap Angel.
"Baiklah. Kami duluan ya!" ucap Bella. Karan, Bela dan Frans lebih dulu turun. Sedangkan Angel belakangan.
Akhirnya Angel sudah berada dilobi kantornya. Untuk saat ini Angel tidak di jemput. Karena Marco dan Mike pergi ke LA untuk urusan pekerjaan. Angel ingin sekali jalan-jalan ke mall, untuk menghilangkan penatnya. Apalagi dia tidak ingin melihat Karan dan Bella yang bermesraan di apartemen Karan. Angel lebih memilih naik bus.
Mobil Karan Kini sudah keluar dari gedung miliknya, Karan melihat Angel yang lagi naik kedalam bus. Tidak entah kenapa dia sangat cemas melihat Angel naik bus.
"Kenapa dia naik, bus? Biasanya dia selalu dijemput pria itu?" gumam Karan dalam hati.
***
Kini Angel sudah berada dalam salah satu mall. Dia hanya mengelilinginya, saat dia melewati toko baju Angel masuk kedalamnya. Dia ingin sekali kembali baju baru untuknya. Karena sudah lama dia tidak membeli baju. Selesai mengelilingi mall dan membeli bajunya, Angel masuk kedalam supermarket yang ada didalam mall. Dia membeli segala keperluannya mandinya, buah-buahannya dan saat dia melewati yang jual daging khas dia ingin sekali memakannya, akhirnya dia pun membelinya.
Selesai dia belanja, Angel melihat jamnya kini sudah menunjukan jam 9 lewat. Angel langsung memutuskan untuk pulang.
***
Karan yang dari tadi gelisah karena melihat Angel naik bus, apalagi jam sudah menunjukkan jam 10 malam. Padahal saat ini Bella disampingnya. Mereka duduk diruang tengah menikmati acara yang disiarkan di TV.
__ADS_1
☘️☘️☘️☘️☘️