Antara Istri Dan Pacar

Antara Istri Dan Pacar
Angel Mengetahui Rahasia Marco


__ADS_3

Marco yang lagi asik bermain bersama Adelio, menyadari saat ini Angel memperhatikannya.


"Jaga baik-baik keponakan ku tersayang ini!" ucap Marco yang masih tetap brain sama Adelio. Angel hanya tersenyum saja, karena dia belum mengerti apa yang dimaksud oleh Marco.


tok...tok..


"Masuklah!" ucap Marco saat mendengar ada ketukan dari pintu ruangannya. Ternyata Mike lah yang datang sambil membawa berkas perusahaan yang harus diselesaikan Marco sebelum mereka pergi.


"Nona Angel disini?" Mike terkejut melihat Angel dan Adelio ada di ruangan Marco.


"Ia kak Mike!" jawab Angel tersenyum.


Setelah memberikan berkas kepada Marco, Mike langsung keluar dari ruangan Marco. Marco pun kembali bermain bersama Adelio setelah menyerah berkas yang diberikan Mike padanya.


"Kakak ada yang ingin Angel tanyakan pada Kakak!" ucap Angel. Marco tahu apa yang akan ditanyakan Angel padanya, kemudian dia langsung menghela nafasnya dan duduk didepan Angel. Sedangkan Adelio masih tetap bermain sendiri.


"Apa kakak punya masalah? Belakangan ini kakak seperti berbeda!" ucap Angel setelah Marco duduk di depannya sambil menatap dirinya. Marco tersenyum mendengar ucapan Angel.


"Tidak ada, sayang!" ucap Marco dengan santai.


"Besok datanglah kerumah bersama Karan dan keponakan ku, kita akan malam dirumah kakak" sambung Marco lagi. Angel pun hanya menghela nafas panjangnya.


"Apa aku boleh mengajak Keira ikut?" tanya Angel dengan tiba-tiba dia ingin tahu reaksi dari Marco.


"Tidak perlu! Aku hanya ingin makan malam bersama kalian saja!" jawab Marco gugup, Angel jadi semakin yakin kalau saat ini kakaknya menyembunyikan sesuatu padanya. Dia langsung berpikir, kakaknya telah jatuh cinta pada Keira, karena Keira sudah bersama Faisal membuat kakaknya ingin menjaga jarak dengan Keira. Tapi dia harus memastikannya lagi.


"Apa kakak cinta sama Keira?" tanya Angel tiba-tiba. Membuat Marco jadi tambah gugup.


Angel pun langsung tahu dari diamnya Marco. Angel pun langsung sedih, dia tahu bagaimana rasanya cinta sepihak. Dia merasa bersalah, karena tidak tahu perasaan kakaknya dan malah mendukung Keira bersama Faisal. Angel pun langsung bangkit dari tempat duduknya dan langsung duduk disamping kakaknya. Angel pun langsung memeluk Marco.

__ADS_1


"Maaf!" ucap Angel sambil meneteskan air matanya.


Marco merasakan bajunya yang kena tetesan air. Dia yakin saat ini adik tersayangnya menangis, dan Angel sudah tahu jawaban dari pertanyaannya sendiri. Marco pun langsung menarik Angel dari tubuhnya.


"Kenapa menangis?" tanya Marco yang bingung.


"Seharusnya aku tahu bagaimana perasaan kakak padanya, tapi aku malah mendukungnya dia bersama orang lain!" ucap Angel dengan sedih, air matanya terus menangis.


Marco langsung tersenyum, mendengar ucapan Angel. Marco pun langsung menghapus air mata Angel.


"Kamu tidak salah, sayang! Itu semua sudah takdir!" ucap Marco tersenyum.


"Mungkin memang bukan dia jodoh kakak. Kakak yakin, kakak akan bertemu dengan jodoh kakak!" sambung Marco lagi. Angel pun langsung memeluk Marco. Marco pun membalas pelukan Angel.


Setelah mengetahui rahasia Marco, Marco menyuruh Angel untuk berjanji tidak akan memberitahu pada siapapun. Angel pun menyetujuinya.


Marco juga memberitahu Angel bahwa dia akan kembali ke negaranya 2 hari lagi. Angel sempat tidak mengijinkan Marco pergi, tapi karena Marco berjanji dia akan datang mengunjungi Angel lagi dan tetap memberi kabar padanya. Angel pun menyetujuinya. Dia mengerti dengan perasaan kakaknya. Dia tahu kakaknya saat ini harus pergi jauh, Supaya bisa melupakan Keira.


Angel tahu sampai saat ini Karan belum menemukan sekretaris pengganti dirinya, padahal Angel sudah menyarakan Karan untuk mencari sekretaris. Karena Karan orang yang sangat perfeksionis, membuatnya susah mendapatkan sekretaris.


***


Kini sesuai apa yang direncanakan Marco, Angel, Karan dan Adelio putra mereka datang kerumah Marco. Angel dan Karan sangat terkejut melihat ada seorang perempuan yang tinggal bersama Marco. Apalagi Angel tahu perempuan itu adalah Cinta.


Angel langsung mengintrogasi Marco, dia harus tahu kenapa Cinta bisa tinggal bersama mereka. Cinta sangat takut, Angel akan menganggap dia adalah perempuan penggoda.


Marco pun menjelaskan semuanya, dari awal mereka ketemu. Angel dan Karan sangat bangga pada Marco, mau membantu orang. Setelah penjelasan kenapa Cinta tinggal bersama Marco, mereka pun langsung makan malam bersama. Karan sebenarnya mau mengajak Keira dan Faisal, tapi Angel melarangnya. Dia memberi alasan, Marco ingin makan malam bersama mereka saja. Karan sebenarnya merasa bingung dengan alasan Angel, tapi dia tidak mau ambil pusing.


***

__ADS_1


Sesuai yang dijadwalkan Marco, Mike akan kembali ke LA, Cinta juga ikut bersama mereka. Angel sangat senang mendengar kalau Cinta ikut bersama Marco. Karena Angel sudah tahu apa yang terjadi pada Cinta. Apalagi saat dia mendengar dari Marco tentang latar belakang Cinta. Dia sangat kagum pada Cinta yang bisa kuat menghadapi masalahnya. Cinta tidak tahu kalau Marco sudah mengetahui latar belakangnya.


Karan sangat manja pada Angel, dia ingin setiap kebutuhannya, istrinya lah yang selalu menyiapkan, dia tidak mau orang lain. Angel pun dengan senang hati melayani suaminya, karena itu adalah kewajiban ya sebagai seorang istri. Saat Angel lagi memasangkan dasi suaminya, Angel minta ijin pada Karan untuk mengantarkan Marco ke bandara.


Karan sudah mengetahui kalau Marco dan Mike akan kembali ke LA dari Angel. Karan kaget mendengarnya, tapi akhirnya Karan mengerti setelah penjelasan dari Angel.


"Mas, aku ijin ya, mau antar kak Marco!" ucap Angel.


"Iya, sayang! Adelio bagaimana?" ucap Karan.


"Aku akan membawanya, mas! Karena kak Marco menyuruh aku bawa Adelio juga!" ucap Angel.


"Baiklah, sayang. Jam berapa kamu perginya?"


"Sekarang mas! Mereka berangkat pagi ini!" ucap Angel.


"Baiklah, sayang! Hati-hati ya sayang!" ucap Karan.


Cup


Angel mencium pipi Karan. Karan langsung menarik istrinya kedalam pelukannya sebelum Angel pergi jauh. Dengan cepat Karan langsung me***** bibir istrinya. Setelah puas, dia langsung melepaskannya.


"Hati-hati ya. Kalau sudah sampai kabari aku, ya, sayang!" ucap Karan, Angel yang masih dalam pelukan Karan, langsung mengangguk-angguk kepalanya.


Angel pun langsung pergi ke kamar Adelio, Angel dari semalam sudah memerintahkan kepada pengasuh putranya untuk menyiapkan putranya pagi-pagi. Angel yang sudah masuk ke kamar putranya, langsung menggendong putranya dan membawa ke kamarnya.


Angel langsung menyuruh Adelio untuk mencium papanya. Angel dari awal sudah mengajari putranya untuk belajar menghormati orang yang lebih tahu. Meskipun umur Adelio saat ini masih berumur satu tahun, tapi dia sudah menjadi anak yang cerdas. Kepintarannya mengikuti papa dan mamanya. Makanya banyak yang gemas melihat Adelio yang sangat pintar.


Setelah Adelio mencium Karan, Angel pun mengambil tasnya dan hpnya. Kemudian dia pun menyalami tangan suaminya.

__ADS_1


****


__ADS_2