
drt...drt..drt..
Setelah 3 jam menunggu kabar dari papanya, Karan menadapat pesan dari papanya.
Karan langsung memutar seluruh video yang didapat dari CCTV. Mereka semua dapat melihat kalau Angel diculik dengan 4 orang. Karan sangat kaget melihat istrinya sangat lihai dalam bela diri. Dalam pikirannya, kalau Angel tidak hamil pasti Angel yang menang. Karan juga melihat Angel dibawa naik jet pribadi.
"Wah, bos nona tidak sia-sia belajar bela diri!" Ucap Mike yang sudah tiba dibelakang mereka.
"Mike, kapan kamu datang?" tanya Marco dengan kaget karena kemunculan Mike.
"Sewaktu video itu mulai diputar, bos!" Marco hanya menganggukkan kepala saja.
"Bagaimana dengan nomor itu? Apa kamu sudah dapat dimana posisinya?" tanya Marco.
"Oh, iya saya sampai lupa. Sudah, bos! Sinyal nomor itu masih berada di negara ini. Tapi letaknya di kota Wertheim" ucap Mike.
"Baiklah, tapi sekarang pertanyaannya adalah apakah Angel dan Bella berada ditempat yang sama?" ucap Marco.
Karan hanya diam saja, dia memikirkan Angel.
"Apakah dia baik-baik saja? Apakah saat ini dia merindukan, ku? Tapi, sejak kapan dia bisa bela diri?" gumam Karan dalam hati.
drt...drt...drt
Karan tersadar karena suara dering hp nya. Karan mendapatkan pesan dari nomor yang sama.
Karan melihat pesan yang didapatnya adalah bentuk video. Karan dapat melihat video dimana saat ini Angel yang diikat di kursi dan mereka bisa melihat jelas wajah pucat Angel dan kini gambarnya teralih ke Bella yang keadaannya sama dengan Angel, dan setelah itu beralih ke wajah Faisal.
" Apa kamu sudah melihat nya? Hahaha. Tapi aku sangat iri padamu, kamu mendapatkan istri yang sangat cantik. Meskipun wajahnya sangat pucat, kecantikannya tetap terpancar. Baiklah, aku akan memberimu pilihan. Aku akan membebaskan salah satu dari mereka. Tapi, kamu yang pilih sendiri. Aku hanya memberi tahu tempat saja, tapi aku tidak akan memberitahu siapa yang ada didalamnya. Anggap saja kita bermain tebak-tebak kan. Tapi, ingat harus kamu sendiri yang masuk ketempat itu, kalau kamu membawa orang lain, maka salah satu dari mereka akan mati ditempat yang lain. Hahahaha"
Setelah Faisal ketawa maka video itu berakhir. dan Karan langsung mendapat pesan nama tempat dimana Angel dan Bella disekap.
***
Angel masih merasakan sakit diperutnya. Dia berusaha melepaskan ikatan dari tangannya.
Kret...
Angel melihat ada seseorang yang membuka pintu, dan dia melihat wajah Faisal lagi.
__ADS_1
"Kamu!" ucap Angel lemah
"Hai nona cantik!" sapa Faisal tersenyum.
"Apa yang kamu lakukan? Apa salah, ku? Tolong lepaskan aku!" ucap Angel memohon.
Faisal mendekat kearah Angel dan melepaskan ikatannya. Angel merasa senang karena ikatan ditangannya dilepaskan. Tapi, kesenangannya hanya sekian detik saja karena Faisal memanggil anak buahnya untuk membawa Angel keruang kerjanya.
"Lepaskan aku!" bentak Angel kepada dua orang pria anak buah Faisal.
***
Bella yang tadi terus menangis jadi terdiam, karena mendengar suara orang lain yang minta dilepaskan.
"Apa ada wanita selain aku yang mereka sekap juga? Apa yang akan mereka lakukan?" gumam Bella.
Kret...
Bella mendenangar suara pintu terbuka, dan dia melihat Faisal yang diikuti dua anak buahnya.
"Bukakan ikatan tangannya. Bawa dia keruangan kerja ku juga sekarang!" ucap Faisal. Setelah mengatakan itu, Faisal langsung pergi. Bella hanya diam saja, dia sangat takut.
Faisal langsung masuk kedalam ruangan kerjanya. Di sana dia melihat Angel sudah didalam ruangan kerjanya dengan tangan diikat dan dijaga dengan kedua anak buahnya.
"Hahaha. Aku hanya ingin bermain dengan suami, mu!" ucapnya.
"Apa maksud mu?" tanya Angel yang tidak mengerti.
"Bos!" ucap salah satu anak buahnya yang baru masuk keruangan nya sambil membawa Bella.
Angel dan Faisal melihat kearah suara yang dekat pintu. Angel sangat terkejut yang dibawa kedua pria anak buah Faisal. Bella yang menunduk jalanya belum sadar akan adanya Angel di depannya.
"Mbak Bella!" ucap Angel dengan terkejut. Bella yang mendengar namanya dipanggil langsung menegakkan kepalanya. Kini Bella juga terkejut melihat siapa yang didepannya.
"Angel!" Bella langsung berlari kearah Angel sambil memeluknya, karena tangannya saat ini tidak terikat.
Hiks..hiks..
"Angel kamu kenapa disini?" tanya Bella. Kini Bella melepaskan pelukannya dan melihat wajah Angel.
__ADS_1
"Kenapa wajah kamu pucat? Apa kandungan kamu baik-baik saja? Bertahanlah dan yakinlah kalau suami kamu Karan datang membebaskan, mu!" ucap Bella sambil menghapus air mata Angel. Mendengar ucapan Bella, Angel terkejut.
"Suami? Karan?" cicit Angel.
"Aku sudah tahu semuanya. Kamu harus kuat!" ucap Bella.
"Kenapa kamu lakukan ini Fai? Apa yang sudah kamu lakukan padanya sampai dia sepucat ini?" teriak Bella dengan kesal.
"Hahahaha. Lucu sekali kamu Bella! Kenapa kamu tidak marah pada perempuan yang sudah merebut pacar kamu?" ucap Faisal. Karena dia berharap Bella akan menyakiti Angel karena sudah merebut Karan darinya.
"Hahaha. Untuk apa aku harus marah? Karena aku tahu tidak ada yang merebut siapa. Karena hubungan aku dan Karan memang sudah berakhir, dan hubungan kami tidak ada lagi yang namanya cinta. Tolong lepaskan dia, kasihanilah dia." ucap Bella memohon.
"Mbak Bella! Apa maksud kamu, mbak? Kalian sudah putus?" cicit Angel dengan wajah yang masih terkejut. Bella yang tadi melihat kearah Faisal, kini beralih ke Angel.
"Benar. Kami sudah putus. Kami baru menyadari di hati kami tidak ada lagi cinta. Karan saat ini sangat mencintai, mu. Jadi bertahanlah kamu akan selamat" ucap Bella dengan senyum.
***
"Berarti saat ini Angel ada disini!" ucap Karan setelah membaca alamat yang dikasih Faisal.
"Bos, aku sudah dapat dimana posisi mereka. Ternyata mereka memang benar ada di Wertheim. Orang kita sudah mengawasi salah satu rumah yang disana agak jauh dari rumah penduduk yang lainnya. Di sana tampak banyak penjagaan yang ketat." Ucap Mike setelah menadapat laporan dari orang yang disuruhnya untuk melihat daerah itu.
"Bagus, Mike! Suruh mereka tetap awasi!" ucap Marco.
"Aku akan menyuruh orang-orang ku untuk ikut bersama kita!" ucap Zaky.
"Baiklah, kita berangkat sekarang" sambung Karan.
***
Hahaha.
"Sudah cukup kalian bicaranya!" teriak Faisal. Mendengar teriakan Faisal, membuat Angel dan Bella menjadi ke takukan kembali.
"Ikat mereka disini! Besok kita akan membawa mereka pergi dari sini! Aku ingin lihat siapa yang akan diselamatkan Karan! Aku ingin tahu apakah ikatan cintanya kuat bersama istri dan anaknya! Hahahaha" ucap Faisal dengan tertawa.
"Lepaskan kami Faisal!" teriak Bella dengan emosi.
"Apa aku bisa bertanya sesuatu?" ucap Angel dengan tenang. Karena dia memang sangat penasaran kenapa Faisal melakukan ini pada mereka.
__ADS_1
"Tanyalah!" ucap Faisal dengan mata tajam pada Angel.
☘️☘️☘️☘️☘️