
Akhirnya, acara resepsi pernikahan Angel dan Karan tiba. Angel dan Karan berada di ruangan yang sudah disediakan khusus untuk mereka, Karan melihat kecantikan istrinya yang masih setia berdiri didepan kaca. Karan mendekap istrinya dari belakang, dan kepalanya mendarat dipundak Angel. Angel bisa merasakan deru nafas milik suaminya di lehernya. Mata mereka saling menatap dari cermin.
"Happy britday sayang!" ucap Karan di telinga Angel.
"Terimakasih sayang!" ucap Angel.
"Kamu sangat cantik sayang. Sepertinya aku tidak rela orang lain melihat kecantikan, mu!" ucap Karan sambil tersenyum. Angel merasa geli mendengar ucapan suaminya.
"Tenang saja, mas! Aku hanya milik, mu!" ucap Angel sambil tersenyum. Karan yang mendengar ucapan istrinya, membuat hatinya sangat gembira. Dia ingin sekali menerkam istrinya saat ini. Tapi, dia tidak ingin merusak riasan istrinya, sehingga dia harus bisa menahan gejolaknya. Saat mereka lagi mesra-mesraan, suara ketukan pintu terdengar.
"Siapa?" teriak Karan.
"Saya Frans, Bos! Saatnya anda dan nyonya Angel masuk kedalam!" ucap Frans dari balik pintu.
"Baiklah!" ucap Karan. Akhirnya Karan dan Angel memasuki ruangan. Angel sangat terkejut, ternyata banyak orang yang sudah menanti mereka. Dan ada juga beberapa wartawan yang menyorot mereka. Tidak hanya itu Angel juga sangat terkejut, banyak pegawai dari perusahaan suaminya ada didalam juga. Semua para undangan yang hadir menatap Angel dengan kekaguman. Mereka melihat, kecantikan Angel yang sangat luar biasa.
Karan melihat banyak mata pria yang melihat istrinya seperti singa yang siap ingin menerkam mangsanya. Dia sangat kesal, cara mata-mata pria menatap istrinya. Karena cemburunya, Karan langsung menggemgam tangan Angel dengan erat. Seakan dia takut, Angel akan direbut orang lain.
Karan langsung menuntun Angel untuk ke depan. Didepan dia melihat mertuanya, Keira, Faisal, Mike, Marco dan putra yang di gendongan mertuanya, mereka sudah berdiri didepan dekat kue ulang tahunnya yang sangat cantik.
Acara pun dimulai, setelah acara ulang tahunnya Angel. Seorang pembawa acara menyuruh Angel dan Karan untuk naik ke panggung. Angel tidak mengerti kenapa mereka disuruh ke depan, Karan pun mengajak Angel ke depan. Setelah mereka didepan. Mereka duduk di kursi yang telah disediakan untuk mereka. Setelah mereka duduk, Javi naik keatas. Di depan panggung, Javi mengatakan tujuan pesta ini untuk memperkenalkan menantu mereka didepan semua orang dan selain tujuan pesta ini untuk acara ultah Angel, ternyata juga acara resepsi pernikahan mereka.
Angelnsangat terkejut, dia melihat kearah Karan yang sangat santai dan tersenyum lembut padanya.
"Ini kejutan untuk istri ku tercinta. Aku ingin memperkenalkan istri dan putra kita kepada semua orang!" ucap Karan. Angel yang mendengar ucapan Javi, membuat hatinya tersentuh. Angel ingin menangis, tapi Karan langsung mencium bibir Angel didepan semua orang secara singkat.
Semua yang pada hadir melihat kemesraan mereka, dan setelah Karan selesai mencium Angel, semuanya yang hadir didalam Acra itu bertepuk tangan dan pada awak media sibuk memotret mereka. Angel jadi malu, karena perbuatan Karan padanya. Seluruh tamu secara bergantian naik keatas, untuk memberi selamat pada mereka.
***
Acaranya pun berlangsung dengan meriah, Angel sudah tampak lelah, akibat tidak ada hentinya orang naik keatas dan memberi selamat pada mereka, apalagi dia memakai sepatu hak tinggi. Karan melihat istrinya yang sudah terlihat lelah, akhirnya Karan menyuruh Angel untuk duduk. Angel menolaknya, dia tidak enak pada para tamu. Tapi, karena Karan yang memaksa, akhirnya Angel pun mengikuti permintaan suaminya.
Angel sangat senang, karena dia terus mendapatkan kejutan dari suaminya. Seperti saat Karan memberi dia hadiah sebuah kalung yang sangat indah dan didepan semua orang Karan memakaikannya didepan semua orang, tidak hanya itu Ketika Karan bernyanyi didepan semua orang yang dipersembahkan Karan untuk Angel.
Kau bertanya dengan rasa ragu
Seberapa besar cintaku padamu
Akan s'lalu kujawab semua keraguanmu
Kan kubuktikan semuanya padamu
__ADS_1
*Tak perlu kau ragu lagi
Cukup jalani dan rasakan
Ohhh.oh my lady
Sempurnakan langkahku
'Tuk menyusuri waktu
Berjalan bersamaku
Pasti 'kan kau bahagia
Kau bertanya dengan rasa ragu
Seberapa besar cintaku padamu
Akan selalu kujawab semua keraguanmu
'Kan kubuktikan semuanya padamu
Tak perlu kau ragu lagi
Cukup jalani dan rasakan
Ohhh.oh my lady
Sempurnakan langkahku
'Tuk menyusuri waktu
Berjalan bersamaku
Pasti 'kan kau bahagia
Don't you know I love you lady
Don't you know you make me crazy
Oh my lady, you're my lady
__ADS_1
Don't you know Don't you know
You're the part of my life
Baby oh my lady
Sempurnakan langkahku
'Tuk menyusuri waktu
Berjalan bersamaku
Pasti 'kan kau bahagia
Oh lady
Baby don't you know my lady
Don't you know how much I love you
Don't you know my lady
Don't you know my lady
Don't you know how much I love you*
Saat Karan bernyanyi untuknya, Karan menatapnya dengan lembut. Angel sangat bahagia, apalagi dia baru tahu suara suaminya sangat merdu saat bernyanyi. Semua tamu yang pada hadir pun, juga sangat mengagumi suara Karan. Mereka tidak menyangka pria yang sangat dingin, apalagi sama wanita bisa seromantis itu kepada istrinya. Banyak orang yang mengabadikan moment ini.
Setelah acara Karan memberikan lagu untuk Angel, Karan mengajak Angel untuk turun kebawah, supaya bisa membaur kepada semua orang. Karan ingin memperkenalkan istrinya pada para kolega bisnisnya.
***
Marco yang dari tadi melihat Keira bergandengan tangan dengan Faisal, membuat rasa sakit di dadanya. Selama ini dia sudah berusaha melupakan Keira. Dia sudah memutuskan untuk mengakhiri rasa cintanya untuk, Keira. Sebagai hadiah terakhirnya, dia memberikan hadiah untuk Keira saat pembukaan cabang butiknya di Jerman. Tidak ada satu pun yang tahu kalau Marco menyukai Keira.
Marco saat berjumpa dengan Keira didalam acara itu sangat kaget. Marco yang belakangan ini sudah bisa melupakan Keira, tiba-tiba rasanya dia ingin sekali dagang menghampiri wanita yang telah masuk kedalam hatinya. Tapi, Marco harus bisa menahan dirinya untuk tidak berbicara pada Keira, apalagi Keira terus didampingi Faisal. Dan dia juga melihat tangan Keira selalu digandengkan Faisal.
Entah kenapa rasa sakit di dadanya muncul kembali, setelah melihat itu semua. Rasanya dia ingin sekali pergi dari acara itu. Tapi, dia harus tetap bertahan. Karena dia tidak mau membuat malaikatnya merasa sedih karena dia tidak ada. Saat Keira dan Faisal menghampiri dirinya, Marco berusaha mengendalikan dirinya. Mike sangat kasihan melihat bosnya, seperti itu.
☘️☘️☘️☘️☘️
***Maaf kan saya, ya yang sudah lama tidak up. Karena saya sangat sibuk dengan pekerjaan saya belakangan ini. Saya akan berusaha mulai hari ini akan sering up.
__ADS_1
Terimakasih pada para pembaca yang masih setia membaca karya saya dan juga yang selalu memberi dukungan pada saya. 🙏🏻***