Antara Istri Dan Pacar

Antara Istri Dan Pacar
Manis


__ADS_3

Qutes: Jika dirimu mencintainya, kejarlah dia.


Jangan Sampai disaat dia sudah pergi dari hidupmu, kamu baru mau mengejarnya.


Akhirnya Angel Samapi dirumah jam 10 malam. Karan mendengar suara pintu yang terbuka, dan dia melihat Angel masuk dan membawa banyak bungkusan.


"Angel!" ucap Karan, Bella yang mendengar Karan menyebut nama Angel dan melihat kearah mana Karan memandang. Angel yang mendengar namanya dari suaminya, Angel terkejut melihat Karan dan dia melihat Bella duduk disamping Karan dengan sangat manja. Padahal dari tadi dia berharap Karan sudah masuk kamarnya dan tidak bertemu Bella. Tapi nyatanya tidak dia melihat mereka masih duduk menikmati acara TV.


"Kenapa lama sekali pulangnya? Apa kamu belanja?" tanya Karan lagi. Angel mulai melangkah mendekat.


"Maaf, mas. Aku tadi belanja untuk keperluanku" jawabnya dengan dingin. Angel melihat kearah Bella yang tersenyum padanya.


" Ehm, mbak Bella belum pulang?" ucap Angel .


"Aku nginap disini, Angel. Masih, kangen dengan pacar ku yang satu ini!" ucapnya sambil mencubit pipi Karan dengan tersenyum.


"Owh, baiklah aku ke dapur dulu ya, mbak!" ucap Angel. Angel pun pergi meninggalak mereka, tanpa permisi pada Karan. Bella yang sudah kembali nonton TV, sambil meletakkan kepalanya diletakkan di paha Karan. Sedangkan Karan terus memperhatikan Angel. Saat Angel menyimpan makanan yang dibelinya, setelah Angel menyimpan makanannya didapur Angel naik keatas dengan membawa bungkusan yang lainnya yang isinya baju-baju yang dibelinya. Semua apa pun yang dilakukan Angel, Karan memperhatikannya.


Karan melihat sudah jam 11 malam, dan dia juga melihat Bella sudah tertidur dipangkuan ya. Karan mengendong Bella ke kamar yang dekat tangga. Karan meletakkan Bella dengan sangat pelan.


Angel yang tadi sudah tertidur terbangun, karena dia merasakan saat ini sangat lapar. Karena tadi dia hanya makan sedikit saja tadi sewaktu di mall. Angel memutuskan turun kebawah untuk masak, karena dia tahu pasti makanan tidak ada lagi.

__ADS_1


Angel masak daging yang dibelinya tadi karena dari tadi memang dia mau makan daging, dia sudah membayangkannya saat dia sampai rumah akan langsung memasaknya. Tapi hanya angan-angannya saja karena Karan dan Bella ada diruang tamu sedang menonton.


Karan yang tadi masih dikamar Bella, mendengar suara ribut dari dapur, seperti orang yang lagi memotong. Karan langsung ke dapur, dan dia kaget melihat Angel lagi memasak.


"Apa kamu lapar?" tanya Karan pada Angel dengan lembut. Mendengar suara Karan, Angel sangat terkejut, tapi langsung dikendalikannya dirinya.


"Iya!" ucapnya dengan dingin


"Kamu masak apa?"


"Masak daging!" jawabnya dengan dingin juga. Karan memilih duduk untuk memperhatikan Angel.


"Ini untuk, mu. Makanlah kalau kamu mau makanannya, kalau tidak mau biarkan saja disitu!" ucap Angel saat memberikan makanannya depan Karan. Karan sangat senang, saat Angel memberi dia masakannya yang baru dimasaknya. Angel tidak tahu saat ini Karan senyum-senyum terus dan sekali-kali memperhatikan Angel. Karena Angel terlalu fokus untuk memakan makanannya.


Karan tidak tahu entah kenapa saat ini dia sangat senang melihat Angel makan makanannya dengan lahap dan sangat cepat. Karan dan Angel selesai makan, Angel mengambil piring bekas Karan, saat dia berdiri dekat Karan, Karan melihat diujung bibir Angel ada bekas makanannya tadi. Karan langsung mengambil tissue dan mengelapnya diujung bibir Angel. Angel sangat terkejut dengan perbuatan Karan pada Angel, Angel merasakan jantungnya saat ini berdetak lebih cepat. Angel langsung mengambil tissue yang ditangan Karan.


"Aku bisa sendiri!" ucap Angel dengan dingin. Dia langsung pergi dari samping Karan, karena dia tidak ingin Karan mengetahui kalau dia gugup. Karan yang tadi tersenyum, jadi kembali lagi dengan wajah sedih. Karan tahu saat ini Angel tidak ingin berdekatan dengannya.


Angel langsung meletakkan piring kotornya di wastafel. Disitu dia menghela nafas panjang karena ingin menormalkan setang jantungnya yang berdetak sangat cepat. Angel langsung membersihkan bekas makannya dan Karan. Karan yang melihat Angel ingin mencuci piring langsung datang menghampirinya.


"Ini sudah tengah malam, besok saja membersihkannya. Tidak baik terlalu lama di air, apalagi kamu saat ini lagi hamil!" ucap Karan yang sudah berdiri disamping Angel. Angel sangat kaget Karan berdiri disampingnya.

__ADS_1


"Jangan mengatur, ku! Aku tahu apa yang sedang aku lakukan!" ucap Angel. Karan sangat kesal karena Angel membantahnya. Tanpa aba-aba Karan langsung menggendong Angel dengan style bridal. Angel memberontak dari gendongan Karan.


"Lepaskan aku!" ucap Angel sambil memukul dada Karan. Karan tidak memperdulikan Angel, dia tetap membawa Angel masuk kedalam kamar Angel. Didepan kamar Angel baru tenang. Karena pintu kamar Angel tidak tertutup membuat Karan gampang masuk. Karan meletakkan Angel pelan di kasurnya. Karan menyelimuti Angel, kemudian mengecup kening Angel dengan lembut.


Angel sangat terkejut yang dilakukan Karan padanya.


"Tidurlah, tidak baik wanita hamil lama tidur" ucap Karan dengan lembut. Angel sangat terkejut. Saat keningnya dicium Karan, jantung Angel berdetak lebih cepat lagi. Karan langsung keluar dari kamar Angel. Angel lebih memilih hanya diam saja, tapi anehnya di merasa sangat senang dengan perlakuan Karan padanya. Rasanya dia ingin sekali melompat-lompat di kasurnya. Tapi diurungkannya karena dia lagi hamil muda.


Karan masih berdiri didepan kamar Angel sambil memegang dadanya. Ternyata Karan pun juga saat ini jantungnya berdetak lebih cepat. Dia tidak tahu kenapa bisa seperti itu pada Angel. Tapi saat dia melakukannya Karan sangat senang. Karan langsung cepat-cepat masuk ke kamarnya. Dia langsung menghempaskan dirinya di kasurnya. Dia menatap langit-langit kamarnya, tangannya dijadikannya bantalan kepalanya sambil tersenyum melihat Angel yang makan sangat lahap, membersihkan sudut bibir Angel, Angel memukul dadanya karena digendongnya dan mencium kening Angel.


"Selamat malam Angel" ucap Karan dengan senyum. Setelah itu dia menutup matanya.


Beda dengan Angel, saat ini dia belum bisa tidur karena mengingat perlakuan Karan yang manis padanya.


"Apa yang terjadi padanya? Dasar pria aneh!" gumam Angel. Tapi, tanpa sadar Angel tersenyum. Tidak butuh lama Angel pun juga bergabung sama Karan masuk kedalam mimpi.


☘️☘️☘️☘️☘️


Maaf, karena lama Up nya, ya...


Terimakasih masih setia membaca karya saya..🙏🏻

__ADS_1


__ADS_2