Antara Istri Dan Pacar

Antara Istri Dan Pacar
Rencana pergi


__ADS_3

Karan dan Angel akhirnya pulang karena mereka kangen dengan tingkah lucu putra mereka.


Sesampai dirumah mereka melihat rumah sangat sepi.


"Tuan muda dan nona sudah pulang?" ucap salah pembantu rumah mereka yang kebetulan ingin membersihkan ruang tamu.


"Ia bi! Bi, dimana yang lainnya?" tanya Angel dengan lembut.


"Semuanya lagi pada di taman belakang, non!" jawabnya.


"Terimakasih ya, bi!" jawab Karan dan Angel bersamaan. Mereka pun langsung pergi ke taman belakang rumah mereka.


Mereka melihat Seluruh keluarganya termasuk Faisal sedang bermain dengan putra mereka. Merekapun langsung bergabung. Mereka sangat terhibur karena tingkah lucu putra mereka.


***


Cinta bangun lebih awal, dia ingin memasak sarapan untuk mereka. Semenjak Cinta tinggal di apartemen milik Marco, Cintailah yang selalu memasak makanan untuk mereka. Padahal Marco sudah melarang Cinta untuk memasak, karena mereka akan memesan makanan saja dari luar, sedangkan untuk membersihkan rumah, setiap pagi akan ada seorang PRT yang datang untuk membersihkannya dan pulang kalau sudah bersih.


Saat Cinta keluar kamarnya, Cinta melihat Mike tertidur di depan pintu ruang kerja Marco.


"Hei, tuan!" ucap Cinta sambil menepuk pundak Mike. Mike yang merasakan ada suara yang memanggilnya, mulai membuka matanya. Mike sangat terkejut melihat Cinta berada di depannya.


"Tuan, kenapa anda tidur disini?" tanya Cinta.


"Apa sudah pagi?" tanya Mike. Cinta ingin ketawa mendengar pertanyaan Mike, tapi dia berusaha tidak mengeluarkan ketawanya di depan Mike.


"Tentu saja, tuan! Lebih baik anda membersihkan tubuh anda. Saya akan memasak sarapan untuk kita!" ucap Cinta. Tanpa mendengar jawaban dari Mike, Cinta langsung pergi ke dapur untuk masak.


Mike pun langsung bangkit berdiri, dan melihat kearah pintu ruang kerja Marco. Tanpa mengetuk, Mike langsung membuka pintunya. Dia ingin melihat apa yang terjadi pada tuannya.


Mike melihat tuannya tertidur di sofa yang ada di ruangan kerja Mike. Mike pun langsung mendekati Mike, saat dia masuk dia mencium bau alkohol di seluruh ruangan.


"Tuan, bangunlah!" ucap Mike sambil menggoyangkan tubuh Marco. Marco merasakan tubuhnya yang berbincang. Dia memaksakan matanya untuk terbuka. Saat matanya sepenuhnya terbuka, Marco melihat Mike berdiri di depannya.

__ADS_1


Marco pun langsung bangun dan bangkit. Dia hanya diam saja. Marco pun langsung melangkah maju dan keluar dari ruang kerjanya. Saat dia keluar dari ruang kerjanya, Marco melihat Cinta yang lagi masak.


"Pagi tuan!" sapa Cinta. Marco pun hanya diam saja, dia terus melangkah masuk ke kamarnya, sedangkan Mike berhenti ketika Marco sudah masuk ke kamarnya. Melihat tuannya sudah memasuki kamarnya, Mike pun masuk ke kamarnya.


Setelah setengah jam, Marco dan Mike bersamaan keluar dari kamar mereka.


"Pagi tuan!" sapa Mike.


"Pagi Mike!" jawab Marco.


Mereka pun langsung ke dapur. Mereka melihat Cinta yang sudah menata makanan di meja makan.


"Tuan, silahkan!" ucap Cinta. Marco pun memberi senyum pada Cinta. Mereka langsung duduk. Dengan tenang mereka menikmati makanan mereka.


"Mike persiapkan kepulangan kita ke LA!" ucap Marco. Mike yang mendengar ucapan tuanya, langsung melihat kearah Marco yang masih menikmati makanannya. Cinta sangat bingung apa yang dimaksud Marco.


"Nona Cinta, aku ingin bertanya padamu!"


"Aku ingin memberimu pilihan! Kamu pilih akan tetap disini atau ikut bersama ku?" ucap Marco. Cinta jadi semakin bingung dengan apa yang dikatakan Marco, kenapa dia harus dikasih pilihan. Sedangkan Mike langsung mengerti, berarti tuannya tidak tahu kapan akan kembali lagi ke kota X.


"Maksud tuan?" tanya Cinta dengan wajah yang bingung.


"Kemungkinan kepergian ku dari sini agak lama. Jadi kamu mau ikut bersama ku, atau tetap disini?" tanya Marco yang menatap Cinta dengan lembut.


Cinta tampak berpikir, dia sangat senang selama ini ketika berdekatan dengan Marco. Karena Marco selalu memperhatikan dirinya. Apalagi jika dia tetap disini, tidak akan ada yang menjaga dia dari orang-orang yang ingin mencelakainya. Selama ini dia bisa aman karena, dia selalu bersama Mike dan Marco.


"Saya ikut tuan saja!" ucap Cinta, dia tidak mau berjauhan dengan Marco. Dia tidak tahu entah perasaan apa yang dialaminya sekarang.


"Baiklah!" ucap Marco.


"Mike kamu juga persiapkan apa yang dibutuhkan nona Cinta!" ucap Marco lagi.


***

__ADS_1


Marco lagi sibuk dengan mengerjakan pekerjaannya. Dia melihat pesan dari Angel, untuk mengundangnya makan malam dirumahnya.


Marco menghela napasnya, di bingung apa yang akan dijawabnya. Dia belum siap untuk melihat Keira lagi. Saat dia lagi memikirkan jawaban untuk Angel, ternyata Angel memanggilnya. Marco belum mau mengangkat telepon dari Angel, karena dia belum ketemu jawabannya. Marco langsung mematikan hp nya. Dia menyandarkan tubuhnya di kursinya, dan kepalanya menatap langit.


***


Angel merasa bingung, selama ini pasti Marco langsung membalas setiap pesan darinya dan mengangkat teleponnya.


Sebenarnya dia tahu kalau kakaknya saat ini pasti ada yang disembunyikan darinya. Apa lagi dia melihat perubahan dari wajah Marco disaat Keira dan Faisal ada di dekatnya. Keira memutuskan akan pergi ke kantor Marco. Sebelum pergi Angel meminta ijin dari suami dan mertuanya. Putranya juga ikut bersamanya.


Saat sampai di kantor Marco, Angel langsung memasuki kantor Marco. Para pegawai Marco memberi hormat pada Angel, karena mereka sudah mengetahui bahwa Angel adalah adik dari Marco. Angel yang sambil mendorong kereta bayinya, tidak membuat para lelaki yang dikantor Marco hilang pesona kecantikannya. Malah membuat mereka sangat kagum pada Angel, dan semakin kagum.


Sesampai di lantai atas ruangan Marco, Angel melihat ada cinta yang duduk dimeja dekat ruangan Marco. Angel bisa melihat tulisan di meja, tulisan Sekretaris. Angel sangat kaget, ternyata Cinta sudah bekerja bersama Marco.


"Mbak Cinta!" panggil Angel yang sudah berdiri di depan meja Cinta. Cinta yang tadi lagi fokus ke komputer nya, melihat ke arah depannya, karena mendengar namanya di panggil.


"Angel!" ucap Cinta dengan terkejut. Dia memang belum menyadari kalau pria yang di temuinya di kantor Karan adalah Marco dan Mike.


"Angel ngapain kemari?" tanya Cinta dengan wajah yang masih kaget.


"Angel, ingin ketemu dengan kak Marco, mbak!" ucap Angel dengan senyum.


"Kakak?" tanya Cinta.


"Ia, mbak! Kak Marco adalah kakak angkat saya! Mbak sudah lama bekerja disini?" tanya Angel yang penasaran.


"Oh! Belum lama, ngel! Oh, ya silahkan masuk saja!" ucap Cinta.


"Terimakasih ya, mbak!" ucap Angel. Angel mengketok pintu ruangan Marco, setelah mendengar suara Marco untuk mempersilahkan masuk, Angel pun langsung masuk kedalam sambil mendorong kereta bayinya.


Marco sangat terkejut melihat Angel dan keponakannya datang.


"Angel!" ucap Marco dan langsung berdiri dari tempat duduknya. Marco langsung mendekati Angel dan langsung mengambil keponakannya yang tampak ketawa bahagia ketika melihat Marco. Marco sangat senang melihat keponkannya merindukannya, Marco pun langsung mengendong keponakannya tanpa minta ijin dari Angel. Angel pun langsung duduk di sofa yang di dalam ruangan Marco. Angel terus memperhatikan wajah bahagia dari Marco disaat bermain bersama putranya, tapi Angel yakin saat ini dibalik senyum kakaknya, ada yang disembunyikan Kakaknya.

__ADS_1


__ADS_2