Antara Istri Dan Pacar

Antara Istri Dan Pacar
Memulai


__ADS_3

Quetes: Kita tidak tahu kapan apakah dia sangat berharga bagi kita atau tidak. Kita akan menyadari bahwa dia sangat berharga dalam hidup kita disaat dia mulai menjauh dari kita.


By:Ellen


Kini Frans sudah didepan pintu tempat Angel dirawat. Frans langsung masuk, dia melihat 2 pria duduk di sofa dan lagi tidur. Sedangkan Angel, Frans melihat kini Angel seperti gelisah. Angel merasakan seseorang ada didekatnya. Angel membuka matanya, dan dia terkejut Frans ada di ruangannya.


"Pak Frans, anda disini?" tanya Angel.


"Maaf, nona saya mengganggu anda. Saya kemari ingin mengantar kan anda sate dari bos!" sambil meletakkan satenya di atas meja dekat Angel.


"Sate?" Angel sangat terkejut Karan mengirimkan makanan yang ingin sekali dimakannya dari tadi.


"Iya, nona. Saya permisi dulu!"


"Tunggu!" Frans langsung menghentikannya langkahnya, dan memutar tubuhnya menghadap Angel.


"Apa dia sudah makan?" Frans tersenyum mendengar Angel mencemaskan Karan.


"Sudah, nona. Apa ada lagi nona?"


"Tidak, ucapkan trimakasih dariku untuknya!"


"Baiklah, nona. Saya permisi!" Frans pun meninggalkan Angel.


Setelah kepergian Frans, Angel langsung mengambil sate yang dibawa Frans. Angel memakannya dengan lahap.


***


Frans langsung masuk kedalam mobilnya.


"Apa dia sudah tidur?" tanya Karan pada Frans setelah Frans masuk dalam mobilnya.


"Belum, bos. Sepertinya nona Angel sangat gelisah.!"


"Apa dia mengucapkan sesuatu? Apa dia bertanya tentangku?" Frans senyum melihat pertanyaan bosnya.


"Nona mengucapkan trimakasih dan tadi juga nona bertanya apa anda sudah apa belum! Hanya itu saja" mendengar jawaban dari Frans, kedua ujung bibir Karan terbentuk melengkung, yang artinya dia tersenyum karena Angel bertanya tentangnya.

__ADS_1


"Baiklah antar aku kekantor saja. Setelah itu kamu boleh pulang" Frans melihat wajah bosnya kini mulai tersenyum.


***


Kini Angel semakin gelisah, karena Karan tidak pernah lagi datang melihatnya setelah kejadian 2 hari yang lalu. Marco dan Mike lah yang selalu menemani Angel. Tapi yang membuat Angel bingung adalah, di setiap dia ingin makan sesuatu, pasti Karan selalu memgirimnya, padahal dia sama sekali tidak pernah memberitahunya.


Kini Angel sudah diperbolehkan pulang, Marco dan Mike lah yang mengantar Angel pulang ke apartemen Karan.


Sesampai di apartemen Angel tidak melihat siapapun. Angel lebih memilih istirahat dilamarnya, sedangkan Marco dan Mike kembali bekerja.


***


Karan pulang kerumah jam 12 malam, saat dia mau ke kamarnya, Karan melihat cahaya lampu dari kamar Angel, dan dia pun langsung masuk kedalam. Karan melihat jelas wanita yang dari kemarin terus dipikirkannya kini berada di kasur sedang tidur nyenyak. Karan mendekat Angel dengan pelan-pelan, supaya Angel tidak terbangun dari tidurnya. Karan langsung membungkukkan tubuhnya dan mencium kening Angel dengan lembut.


"Selamat malam" gumam Karan. Lalu dia pergi keluar kamar Angel.


Di pagi hari matahari mulai masuk kedalam jendela, Angel sangat terganggu dengan tidurnya. Angel memaksakan matanya terbuka, dia melihat cahaya matahari sudah bersinar terang, dan kini dia melihat jam sudah menunjukkan jam 7 pagi.


"Kenapa aku bisa terlambat bangun? Aku harus cepat-cepat!" Angel langsung bangkit dari kasurnya. Tiba-tiba Karan masuk kedalam membawa sarapan untuk Angel.


"Kamu sudah bangun?" Karan mendekati Angel. Angel sangat bingung dengan Karan.


"Apa yang kamu lakukan, mas?"


"Tentu saja membawa sarapan untuk, mu. Dengar wanita hamil itu harus banyak makan." ucapnya sambil meletakkan makanan Angel dipangkuan Angel.


"Aku juga sudah membuat kamu susu. Hari ini kamu tidak perlu bekerja dulu!" sambungnya lagi. Angel yang sedang makan, langsung tersedak. Karan langsung memberi Angel minum. Angel semakin bingung dengan Karan yang kini keliahatan dari wajahnya sangat kuatir padanya.


"Pelan-pelan saja!" ucap Karan sambil mengelus punggung Angel dengan lembut.


***


Hari Kehari dan bulan ke bulan, kini kandungan Angel sudah memasuki 4 bulan. Karan selalu memperhatikan Angel secara diam-diam karena Angel selalu menolaknya. Karan tahu saat ini Angel belum bisa memaafkan dirinya. Karan selalu memantau perkembangan calon anaknya, karena bantuan dari seseorang. Saat berjalannya waktu kini dia mulai menyadari bahwa nama Angel sudah ada dalam hatinya. Nama Bella seakan sudah mulai pudar dari hatinya, dia memang selalu mendapat info tentang kegiatan Bella. Dia tidak entah kenapa dia tidak terlalu marah ketika Bella jalan dengan pria lain.


Begitu juga Bella semenjak dari Singapore dia tidak pernah lagi menghubungi Karan. Kalau tidak Karan bertanya tentang keadaannya pasti dia sudah melupakan Karan.


Kini Angel tidak bekerja lagi, karena Karan sudah memecatnya 2 bulan yang lalu. Sebenarnya itu adalah ide dari Marco, supaya Angel tidak bisa fokus menjaga kandungannya. Marco meminta tolong pada Karan untuk memecat Angel.

__ADS_1


Flassback.


Marco dan Mike berada didalam kafe menunggu seseorang, dan akhirnya orang yang ditunggunya datang.


"Hai adik ipar!" ucap Marco tersenyum. Ya, pria yang ditunggunya mereka adalah Karan. Sebelum pertemuan mereka Marco ingin meminta Karan menemuinya, karena dia ingin menjalin hubungan baik dengan Karan.


"Hai. Maaf saya telat! Ada perlu apa?" ucap Karan dingin.


"OPS, tenang jangan buru-buru"


"Ck.. Apa kamu menyuruh aku datang untuk mau mengatakan akan merebut Angel dariku? Aku tidak akan memberinya!" ucap Karan.


"Hahahaha. Merebut?" Marco dan Mike ketawa mendengarnya. Karan dan Frans jadi bingung dengan situasinya.


"Aku tidak akan merebut siapapun dari, mu. Angel sudah seperti adik kandung ku. Aku menyayanginya hanya sebatas adik saja tidak lebih." jelas Marco.


"Jadi untuk apa kamu memanggilku?"


"Kamu tahu kandungan Angel sangat lemah, dokter sudah menyuruhnya untuk banyak istirahat. Akulah yang selalu menemaninya untuk periksa kandungannya. Jadi aku tahu bagaimana keadaannya saat ini"


"Apa maksudmu?" Karan jadi cemas mendengar penjelasan Marco.


" Dari hasilnya pemeriksaan janinnya sangat lemah, jadi dia harus banyak istirahat dan tidak boleh banyak bekerja. Aku sudah menyuruhnya untuk mengundurkan diri, tapi dia menolaknya. Padahal setiap dia pulang kerja, dia selalu saja pergi ke cafenya." Karan tahu kalau Angel selalu pergi ke cafe, karena sebenarnya Karan menaruh bodyguard yang tersembunyi untuk Angel.


"Jadi, aku sebagai kakaknya tolong pecat dia dari kerjaannya!" ucap Marco. Karan tampak berpikir, padahal selama dua bulan ini dia selalu bahagia melihat wajah Angel setiap waktu. Tapi dia juga pernah sedih ketika wajah Angel seperti orang yang sangat capek.


"Baiklah. Ehm, aku mau bertanya sesuatu!" ucap Karan ragu-ragu.


"Katakanlah!" ucap Marco dengan tersenyum.


"Apa aku bisa mendapatkan info tentangnya? Setiap aku ingin bertanya apa yang mau dibutuhkannya dan membantunya pasti dia selalu saja menolak!"


"Hahaha. Tenang saja, aku akan memberitahu semuanya. Apa kamu sudah mulai jatuh cinta pada malaikat, ku?" ucap Karan yang tadi sempat tertawa kini jadi sangat serius, ketika bertanya perasaan Karan.


"Aku tidak tahu. Tapi, ingin memastikan dulu perasaan apa yang aku rasakan saat ini!" ucapnya dengan serius. Yang mendengar jawaban dari Karan menjadi tersenyum. Mereka tahu saat ini Karan sudah jatuh cinta pada Angel, hanya saja dia belum menyadarinya.


Flass back end

__ADS_1


☘️☘️☘️☘️☘️


__ADS_2