Antara Istri Dan Pacar

Antara Istri Dan Pacar
Perlengkapan bayi


__ADS_3

"Kei, apa kamu sudah memutuskan kembali disini?" tanya Karan pada adiknya.


"Iya, kak. Lagian, aku kan sudah wisuda" ucapnya.


"Ya, sudah sayang untuk butik mama kamu bisa yang uruskan? Mama, ingin fokus untuk mengurus papa!" ucap Mayang.


"Iya, ma. Lagian Keira bisa mengembangkan bakat Keira dalam mendesain baju!" ucap Keira dengan bahagia. Keira memang ambil jurusan desainer di Jerman. Dia memang ingin sekali bekerja dibutik mamany, supaya dia bisa sekalian menjual hasil rancangannya sendiri. Yang lain hanya setia saja mendengarnya.


"Kakak ipar, nanti kita jalan-jalan yuk!" ajak Keira.


"Tidak, bisa. Aku ingin menghabiskan waktu, ku dengan istri, ku!" Karan langsung menjawab pertanyaan adiknya. Angel langsung melihat kearah Karan.


"Ya, ampun kak. Aku mau jalan-jalan sama kakak ipar, pelit banget sih." Keira sangat kesal dengan Karan.


"Aku tidak peduli. Pokoknya tidak boleh. Besok saja!" ucap Karan lagi.


"Baiklah." ucap Keira. Angel yang mendengar pertengkaran kakak adik itu hanya senyum saja, yang lainnya pun hanya diam saja.


"Ma, pa kami langsung pulang ya!" ucap Karan .


"Ya, kok pulangnya cepat sayang? Nanti siang saja ya? Mama masih kangen sama menantu mama" ucap Mayang sedih.


"Karan ingin bersama istri Karan dulu, ma! Soalnya ini hari libur Karan!" ucap Karan.


"Besok, Angel akan main-main kemari kok, ma!" ucap Angel, dia tidak ingin melihat wajah sedih dari mertuanya.


"Sudahlah, sayang. Biarkan saja mereka berdua dulu!" ucap Javi, menghibur istrinya.


"Baiklah, tapi besok Angel kemari, ya!" ucap Mayang dengan mengalah. Karena dia mengerti kalau ini adalah waktu untuk putranya bersama istrinya.


***


Selesai sarapan Karan dan Angel kembali ke apartemen mereka. Berhubung hari Minggu, jadi Karan ingin menghabiskan waktu bersama istrinya. Sedangkan Mike dan Marco telah kembali kerumah mereka.


"Mas, mau minum apa?" tanya Angel setelah mereka sampai,

__ADS_1


"Kopi, saja sayang" jawab Marco.


Angel pun langsung ke dapaur, kalau bi Yenni pembantu mereka sudah minta ijin tidak datang, karena cucunya yang lagi sakit. Tidak butuh lama Angel membawa minuman untuk mereka.


"Sayang kita nanti belanja perlengkapan baby kita, ya" ucap Karan setelah Angel bergabung duduk disampingnya di sofa.


"Baik, mas!" Jawab Angel yang kini memeluk lengan Karan dan kepalanya disandarkan di bahu Karan. Karan sangat senang melihat Angel yang sudah mulai bermanjaan dengannya seperti itu.


***


Bella dapat tawaran pemotretan di negara Jerman. Zaky, menemani Bella kesana. Hubungan mereka sudah semakin dekat. Zaky sering sekali mengatakan kata cinta untuk Bella dia ingin melamar Bella menjadi istrinya. Tapi Bella belum menjawabnya, karena dia belum menyelesaikan hubungannya dengan Karan. Apalagi, belakangan ini Bella selalu saja mendapat teror.


"Bel, kita akan menginap di hotel ini, ya!" ucap Zaky. Bella sangat terkejut ternyata hotel yang akan mereka nginap adalah punya keluarga Karan. Mereka memesan kamar yang berbeda.


***


"Mas bagaimana baju yang ini? Lucu, mas!" ucap Angel sambil menunjukkan baju anak bayi warna biru. Karan langsung memeluk Angel dari samping.


"Terserah kamu saja, sayang." ucap Karan sambil mencium pipi Angel.


"Ih, mas! Banyak orang yang lihat mas!" ucap Angel sambil mencubit pinggang Karan. Karan langsung memegang pinggangnya yang kena cubit karena kesakitan.


"Habisnya, mas sih!" jawab Angel.


Mereka menghabiskan waktu belanja sampai satu jam. Mereka belanja keperluan bayi mereka dan Karan juga memaksa Angel untuk beli baju untuk dirinya. Karena terus dipaksa Karan, Angel pun menjadi mengalah. Akhirnya mereka pun sudah menyelesaikan belanjanya .


"Mas, aku lapar. Kita makan dulu ya, mas" ucap Angel sambil memeluk lengan Karan.


"Baiklah sayang. Kamu mau makan apa?" tanya Karan.


"Aku pingin makan disana mas" ucap Angel sambil menunjukkan salah satu resto yang ada di mall.


"Baiklah sayang." Mereka pun langsung masuk kedalam resto. Mereka pun langsung duduk di bagian sudut, supaya bisa leluasa.


"Sayang, mas ke toilet dulu ya. Kamu pesan saja makanannya, punya mas samakan saja dengan, mu!" ucap Karan.

__ADS_1


"Baik, mas!" Angel pun langsung memanggil pelayan resto, lalu dia memesan makanan yang ingin sekali dimakannya. Menunggu Karan dan makanannya Angel memilih masih hp nya sendiri.


"Hai, nona manis apa kabar?" ucap seorang pria datang menghampiri Angel.


"Kamu! Ada urusan apa anda? Jangan bilang anda mau mencari masalah dengan suami saya lagi?" tanya Angel dengan kesal. Ternyata yang datang adalah Faisal. Angel sangat ingat dengannya, pria yang membuat suaminya kesal, sehingga dia terganggu makan.


"Hahaha. Aku hanya ingin tahu apa hubungan kamu dengannya. Apa itu anaknya?" tanya Faisal dengan tersenyum.


"Itu bukan urusan, mu. Pergi kamu dari sini!" ucap Angel dengan suara tinggi.


"Baiklah. Aku hanya mau bilang jangan pernah terlalu percaya padanya! Apa kamu yakin dia mencintai, mu dan anak mu? Apa kamu yakin dia bisa melupakan cinta pertamanya?" ucap Faisal sambil senyum. Setelah mengatakan semuanya Faisal pergi meninggalkan Angel sebelum Karan datang. Tujuan Faisal mengatakan seperti itu paa Angel, supaya Angel merasa ragu dengan Karan lalu dia pergi meninggalkan Karan. Dia ingin membuat Karan hancur ditinggalkan istri dan anaknya.


Sebenarnya, sejak kejadian Angel menyelamatkan Keira, Faisal menyuruh seseorang untuk mencari info tentang Angel. Akhirnya dia tahu siapa Angel. Tapi, dia tidak tahu kalau Karan dan Bella masih berhubungan.


Setelah kepergian Faisal pergi, Karan sudah kemabli. Angel dan Karan menikmati makanannya. Setelah mereka makan, barulah mereka pulang.


Didalam perjalananAngel hanya diam saja. Karan bingung dengan perubahan Angel, yang tadi sangat manja padanya, tapi semenjak dia kembali dari toilet sampai mereka memtuskan pulang, Angel hanya diam saja.


Sesekali Karan melihat Angel yang selalu melihat Angel menatap luar jendela.


"Sayang kamu kenapa?" ucap Karan sambil membelai rambut Angel dengan tangan sebelah kirinya, kalau sebelah kanannya di setir mobilnya. Angel sangat kaget dengan Karan.


"Ti..tidak apa-apa, mas. Aku hanya merasa lelah saja" bohong Angel sambil memaksa senyumnya, supaya Karan percaya padanya.


"Baiklah, sayang!" ucap Karan. Setelah mendengar jawaban dari istrinya Karan kembali fokus mengemudikan mobilnya. Dalam tempo yang tidak butuh satu jam mereka sampai ke apartemen mereka.


"Mas, aku bersih-bersih dulu ya!" ucap Angel setelah mereka sampai didalam kamar mereka.


"Iya sayang" ucap Karan. Setelah kepergian Angel ke kamar mandi, Karan mendapat telepon dari Frans.


"Kenapa Frans?" tanya Karan sambil menuju balkon kamarnya.


"Maaf, bos saya mendapat info kalau proyek cabang hotel yang di Jerman sedang masalah bos! Sepertinya malam ini kita harus pergi bos!" ucap Frans dengan ragu.


"Baiklah, jam 9 malam kita berangkat, siapkan semuanya. Aku harus ijin dulu, Karan langsung mematikan Hpnya. Dan kemudian Karan masuk kedalam kamar mereka. Karan melihat Angel juga belum keluar dari kamar mandi.

__ADS_1


☘️☘️☘️☘️☘️


Maaf, ya baru bisa Up. Soalnya saya lagi banyak kerjaan. Terimakasih ya masih membaca karya saya.


__ADS_2