Antara Istri Dan Pacar

Antara Istri Dan Pacar
Adik Ipar


__ADS_3

Kini Karan dan Angel didalam mobil, Angel melihat wajah Karan saat ini seperti menahan amarah. Angel ragu-ragu ingin memegang tangan Karan, tapi dia berusaha memberanikan diri. Pelan-pelan Angel menyentuh tangan Karan yang berada di setir mobil.


"Mas kamu tidak apa-apa?" tanya Angel dengan gemetar. Karan mendengar suara Angel bergetar. Lalu dia melihat kearah Karan.


Karan langsung menggemgam tangan Angel.


"Mas tidak apa-apa. Maaf, makan malam kita terganggu" ucapnya dengan merasa bersalah.


"Tidak apa-apa mas. Bagaimana kita makan sate saja, mas! Aku pengen makan sate" ucap Angel dengan wajah bahagia. Karan langsung mengusap rambut Angel


"Iya, sayang" ucap Karan. Kini pipi Angel kembali merona karena Karan.


***


Di kantor, Karan memanggil Frans supaya datang keruangan nya. Untuk menjadi sekretaris Karan belum ada yang yang mengganti posisi Angel.


"Dia datang, Frans." ucapnya dengan wajah yang marah, apalagi mengingat kejadian semalam


"Siapa bos?" tanya Frans bingung.


"Faisal" Seketika Frans membulatkan matanya.


"Kamu, yakin?" tanya Frans.


"Iya. Semalam kami ketemu, apalagi dia sempat menyentuh Angel" ucap Karan.


"Kamu tenang dulu. Aku yakin dia tidak akan macam-macam" ucap Frans, supaya Karan dapat tenang. Karan teringat kejadian sewaktu dia kuliah di LA.


Flass back


Karan sangat marak sewaktu perempuan yang dicintainya mau dinodai dengan sahabatnya sewaktu di LA. Ya, Karan dan Faisal adalah sahabat sewaktu kuliah di LA. Karan tidak menyangka sahabatnya mau menodai Bella pacar sahabatnya sendiri.


"Kurang ajar kamu, Fai! buk...buk..." Karan tiada henti memukul Faisal. Faisal hanya tersenyum saja, tampak dari wajahnya tidak ada rasa bersalah. Karan melihat Bella sudah pingsan akibat bius yang diberikan Faisal.


"Hahaha. Kamu tidak berhak marah padaku! Aku yang duluan jatuh cinta padanya, tapi apa dia lebih memilih cowok miskin seperti, mu!" teriak Faisal. Karan sangat kaget ternyata Faisal mencintai Bella lebih dulu dari pada dirinya. Faisal memang tidak tahu kalau Karan adalah anak orang kaya, meskipun mereka bersahabat.


"Seharusnya kamu beritahu aku kalau kamu mencintainya!" teriak Karan.

__ADS_1


"Mulai saat ini kita tidak bersahabat lagi!" sambung Karan lagi. Karan langsung pergi membawa Bella yang masih belum sadarkan diri.


"Hahaha. Aku akan membalas perbuatan, mu! Ingat itu!" teriak Faisal dengan kesal. Tapi Karan mengabaikan kata-kata Faisal.


Flass back end


"Bro!" Frans menyentuh Karan yang lagi bengong. Meskipun mereka tidak satu kuliah, Karan selalu cerita padanya apa saja yang terjadi padanya. Makanya Frans tahu apa yang terjadi pada Karan selama di LA.


"Lebih baik kita fokus saja dulu masalah kantor kita. Aku harus masih mencari yang sabotase proyek kita. Tenanglah!" ucap Frans. Setelah Karan menganggukkan kepalanya, barulah Frans pergi dari ruangan Karan.


***


Angel yang merasa tidak nyaman dirumah saja, membuat dia cepat bosan.


drt...drt...


Angel melihat Marco menghubunginya, lalu dengan cepat dia menekan tombol hijaunya.


"Ya, kak!"


"Dek, temani kakak makan yuk!"


"Oke. 15 menit kami sampai!"


Sesuai yang diperkirakan Marco dan Mike sudah sampai dalam waktu 15 menit. Angel yang sudah menunggu di loby, langsung mendekati mobil Marco. Mereka memutuskan makan di mall xx, karena Angel ingin membeli hadiah untuk Karan. Karena sebentar lagi Karan ulang tahun.


Dalam perjalanan Angel dan Marco melihat preman yang ingin merampok dari penumpang taxi, memang jalan yang mereka lewati adalah jalan yang sangat sepi.


"Kak, Mike kita berhenti disini saja. Kita harus menyelamatkannya" ucap Angel. Mike pun langsung menepikan mobilnya.


"Angel, kamu tetap didalam. Ingat kamu lagi hamil!" Angel pun langsung menganggukkan kepalanya. Marco dan Mike saja yang keluar. Angel melihat dari mobil saja, apa yang terjadi. Jika, ada sesuatu yang semakin tidak beres, Angel akan menelepon polisi. Angel bisa melihat seorang wanita muda yang sangat ketakutan melihat yang didepannya. Angel merasa kasihan, Angel nekat keluar untuk menarik perempuan itu.


"Kamu tidak apa-apa?" ucap Angel itu sambil memegang tangan wanita itu yang sudah gemetar. Wanita itu tersadar kalau Angel sedang memegang tangannya, Angel bisa melihat air mata wanita itu sudah keluar.


"Ikut masuk ke mobil, aku ya!" ucap Angel. Wanita itu langsung mengangguk kepalanya, saat mereka mau lari, seorang pria membawa pisau mendekati mereka.


"Mau, kemana kamu nona cantik?" ucap Pria itu dengan tersenyum. Pria itu langsung mendekati Angel dan wanita itu. Tapi dengan cepat Angel langsung melawan pria itu, hanya beberapa detik saja, pria itu langsung KO. Teman-teman pria itu langsung mendekati Angel, Marco dan Mike melihatnya. Mereka langsung membantu Angel, karena lawan mereka sudah pada KO. Akhirnya, dalam hitungan detik preman tadi yang mau mencelakai Angel langsung KO dilawan mereka bertiga. Wanita yang tadi merasa takjub, melihat Angel mampu melawan pria yang mencelakai mereka. Padahal saat ini Angel lagi hamil.

__ADS_1


"Terimakasih, kak!" ucap Wanita itu dan langsung memeluk Angel.


"Hei nona kami juga ikut menolong, mu!" ucap Marco dengan kesal karena wanita itu hanya mengucapkan terimakasih pada Angel saja. Wanita itu langsung melepaskan pelukannya dari Angel. Angel tersenyum melihat tingkah kakaknya.


"Terimakasih tuan sudah membantu saya!" ucap wanita dengan senyum.


"Oh, ya kamu kami akan antar kamu saja. Kamu mau kemana?" tanya Angel.


"Saya mau pulang kerumah kak. Saya baru pulang dari Jerman!" ucapnya. Lalu mereka pun pergi.


Dari arah lain seorang pria sangat kesal karena rencananya gagal. Dia melihat anak buahnya semua babak belur. Hal yang membuat dia tambah kesal adalah dia melihat wanita yang bersama Karan sewaktu di cafe. Ternyata pria itu adalah Faisal.


"Menarik" tiba-tiba dia tersenyum mengingat bagaimana Angel menghajar anak buahnya, padahal dia lagi hamil, tapi dia bisa melawan anak buahnya.


***


Marco, Mike dan Angel tidak jadi ke mall. Mereka memutuskan mengantar wanita yang ditolong mereka ke rumahnya.


"Oh, ya nama kamu siapa?" tanya Angel yang duduk bersebelahan dengannya dibelakang.


"Keira Sanjaya nama saya, kak!" ucapnya.


"Sanjaya? seperti nama belakang mas Karan. Ah, mungkin kebetulan saja" gumam Angel. Karena nama Keira seperti nama belakang suaminya.


"Tapi wajahnya tidak asing!" Gumamnya lagi dalam hati.


"Kak nama kakak siapa?" tanya Keira.


"Angel, ini Kak Marco kakak angkat saya, kalau yang bawa mobil kak Mike sudah seperti kakak bagiku!" ucap Angel. Mike dan Marco hanya senyum saja mendengarnya.


Angel melihat sekelilingnya, jalannya tidak asing baginya.


"Bukannya ini ke arah rumah mas, Karan?" Gumamnya.


"Kakak kenal..." ucapannya terpotong karena Mike.


"Kita sudah sampai nona!" ucap Mike. Keira melihat ternyata benar mereka sudah sampai.

__ADS_1


"Ayuk, kak turun!" ucap Keira. Angel sangat terkejut dugaannya benar, ini rumah orang tua suaminya. Angel dan yang lainnya ikut turun. Angel baru sadar ternyata wanita yang diselamatkannya adalah adik iparnya. Keira sangat bahagia melihat kedua orang tuanya lagi di teras rumahnya.


☘️☘️☘️☘️☘️


__ADS_2