Antara Istri Dan Pacar

Antara Istri Dan Pacar
Pergi


__ADS_3

Karan sangat terkejut mendengar apa yang dikatakan Bella. Dia berpikir selama ini Bella bahagia bersamanya. Karan teringat kalau Bella bisa tertawa lepas bersama Zaky, tapi setiap bersamanya Bella selalu ketawa seadanya saja.


"Tidak apa-apa" jawab Karan.


"Apa kita masih bisa berteman?" tanya Karan


"Hahaha. Tentu saja. Lagian kita sama-sama salah. Dan juga sangat senang berteman denganmu. Tapi aku punya syarat!" ucap Bella dengan melihat Karan dengan tajam.


"Apa?" tanya Karan yang kini sudah tersenyum.


"Asal kamu jangan menyakiti Angel lagi!" jawabnya. Mendengar itu, Karan jadi ketawa.


"Hahaha. Tidak, akan!" jawabnya. Karena Karan memang sudah menaruh hati untuk Angel, tapi dia belum terlalu dia yakin dengan perasaannya. Karan merasa kelegaan, hubungan dia dan Bella sudah terselesaikan dengan baik.


"Oh, ya Bell aku mau bertanya."


" Apa kamu mencintainya?" tanya Karan lagi. Bella yang lagi minum, jadi tersedak mendengarnya.


"Hahaha. Hei, kenapa kamu terkejut?" tanya Karan lagi.


"Siapa maksud, mu?" Bella pura-pura bodoh siapa yang dimaksud Karan.


"Aku bahagia kalau dia jodoh untuk mu! Apalagi aku selalu melihat kamu bisa tertawa lepas saat bersamanya." ucap Karan. Bella hanya diam saja. Dia lebih memilih menikmati makanannya. Bella memang sangat menyukai Zaky dan dia tahu Zaky juga mencintainya. Tapi dia belum berani membalasnya, karena hubungan dia dengan Karan belum berakhir.


Tanpa sadar, seseorang terus mengabadikan kebersamaan mereka. Setelah dia merasa cukup, dia meninggal cafe itu. Dan langsung menghubungi seseorang.


"Cuci semuanya dan kirim ke alamat yang aku kirim" ucapnya.


"...."


"Lakukan sekarang!" perintahnya lagi, Kemudian dia langsung pergi dan dia tersenyum yang sangat misterius.


Sejak malam itu, hubungan Karan dan Bella tetap baik-baik saja. Tapi hubungan mereka tidak sebagi hubungan sepasang kekasih tapi jadi hubungan persahabatan. Frans yang tahu kalau Karan dan Bella tidak pacaran lagi, membuat dia merasa lega. Karena Angel tidak Angel akan mengalami patah hati lagi.


***


Angel pulang ke apartemen karena ingin mengambil laptopnya. Dia ingin memeriksa keuangan Cafenya.


"Maaf nona Angel ada paket untuk anda!" seorang satpam yang biasa disapa Angel berlari mendekat kearah Angel, ketika dia melihat Angel turun dari taxi. Mendengar namanya dipanggil, Angel melihat kearah orang yang memanggilnya.

__ADS_1


"Ada apa, pak?" tanya Angel kepada satpam itu setelah satpam itu berada didepan Angel.


"Begini nona, tadi ada yang antar paket untuk nona!" ucapnya sambil memberi paket yang berbentuk amplop. Angel pun mengambil paket yang untuknya itu.


"Baiklah, pak! Terimakasih, ya pak!" ucap Angel dengan lembut.


"Sama-sama, nak!" ucapnya. Seluruh penghuni apartemen dan termasuk satpam sangat bingung dengan Angel, yang mereka tahu kalau Angel belum menikah, tapi mereka melihat kini Angel sedang hamil. Tapi, tidak ada satupun yang ingin bertanya, karena mereka tidak mau ikut campur urusan orang.


Angel langsung naik keatas apartemen, dia sangat bingung siapa yang memberi dia paket. Sesampai di apartemen, Angel langsung membuka amplop itu didalam kamarnya.


Dan betapa terkejutnya Angel dengan isinya. Dia melihat itu adalah foto-foto Karan dan Bella.


"A..apa maksudnya ini? Jadi dia pergi kesana bukan untuk bekerja? Tapi untuk bertemu dengan kekasihnya.!" gumam Angel, kini mata Angel sudah mulai berkaca-kaca. Angel langsung menjatuhkan tubuhnya di kasur, dia teringat dengan tingkah Karan yang lembut padanya belakangan ini dan ucapan kata sayang pada dirinya.


Angel merasakan saat ini dadanya sangat sakit. Dia menangis meratapi dirinya, sampai sore hari dia menangis terus. Karena sudah merasakan kelelahan karena menangis terus, dia jadi tertidur di apartemen.


Angel terbangun dari tidurnya karena suara dering selulernya, dia melihat jam ternyata sudah menunjukkan jam 10 malam. Dia melihat selulernya, yang terus berbunyi. Angel melihat nama yang tertera di layar selulernya, ternyata yang menelponnya adalah mama mertuanya.


Angel tahu saat ini kalau keluarga mertuanya pasti saat ini lagi mengkuatirkan dirinya. Karena dia dari tadi belum mengabari mereka.


Angel pun langsung mengangkat teleponnya, supaya mertuanya tidak terlalu mencemaskan nya.


"Hallo sayang, akhirnya kamu angkat teleponnya, nak. Kamu dimana sekarang? Kami sangat mencemaskan kamu, nak!" ucap Mayang dengan cemas.


"Maaf, ma! Aku baik-baik saja. Aku malam ini tidur di apartemen, ya!" Angel berbohong kepada mertuanya.


"Kamu, yakin sayang tinggal sendiri disana?"


"Iya, ma!" jawabnya.


"Baiklah. Kalau ada apa-apa kabari kami ya, sayang!"


"Iya, ma. Bye ma!" Angel pun langsung mematikan sambungan teleponnya sebelum mendengar jawaban dari mama mertuanya.


Angel langsung menangis setelah menutup teleponnya.


***


"Ma, bagaimana Kak Angel baik-baik saja kan?" tanya Keira pada Mayang.

__ADS_1


"Iya, sayang. Angel bilang kalau dia akan tidur di apartemen malam, ini!" jawab Mayang.


"Baiklah, Kei Tidur dulu ya, ma!" ucap Keira. Keira pun langsung masuk ke kamarnya. Begitu juga Mayang dan Javi juga masuk ke kamar mereka.


***


Keesokan paginya Angel sudah bersiap-siap untuk pergi. Dia ingin memutuskan untuk pergi dari hidup Karan. Angel meninggalkan semua kartu kredit yang diberikan Karan padanya dan juga dia meninggalkan surat untuk Karan. Angel tidak ingin satu orang pun tahu kalau dia pergi kemana.


***


Bella telah selesai dengan pemotretannya. Dia memutuskan akan langsung pulang ke hotel, saat dalam perjalanan pulang ke hotel. Mobil yang digunakan Bella dihadang mobil yang lain. Bella menjadi sangat takut, karena yang keluar dari mobil tersebut adalah pria-pria yang memakai tutup wajah.


Dengan cepat kilat Bella langsung mengambil hp, nya dan menyembunyikan hpnya dalam tubuhnya. Karena dia berpikir, pasti dia akan membutuhkan hp nya.


Karena pria itu terus menyuruhnya untuk membuka mobilnya, akhirnya Bella pun membukanya. Dan dengan cepat Pria itu menyeret Bella untuk masuk kedalam mobil.


***


Karan yang lagi sibuk dengan pekerjaannya didalam kantornya, tiba-tiba mendapat pesan dari nomor yang tidak dikenalnya.


Betapa terkejutnya Karan ternyata itu adalah sebuah foto, foto Bella yang lagi disekap. Dan no asing itu menelponnya langsung.


"Apa maksud, mu? Kenapa kamu menyandra Bella?" Tanya Karan emosi.


"Hahaha. Ternyata kamu masih peduli padanya. Apa kamu tidak cukup punya satu istri saja? Kenapa kamu tidak membiarkan dia untuk, ku? Aku akan menjadikan dia milikku selamanya." ucap pria itu.


Karan mendengar suara pria itu tidak asing baginya. Dia teringat itu adalah suara Faisal.


"Faisal!" ucap Karan dengan kaget.


"Hahaha. Ternyata kamu masih mengenal suara, ku!"


"Dimana, Bella?" teriak Karan. Frans yang ingin masuk kedalam ruangan Karan, sangat kaget mendengar suara Karan yang keras.


"Sudahlah, kamu tidak perlu bertanya tentang Bella. Tapi yang perlu kamu kuatir kan sekarang adalah istrimu. Hahaha"


"Apa maksud, mu?" Karan bingung dengan apa yang dikatakan Faisal.


"Hahaha. Aku yakin saat ini pasti istri, mu sudah pergi meninggalkan mu setelah melihat apa yang telah kamu lakukan dibelakangnya. Aku ingin melihat dirimu menderita, ketika wanita yang kamu cintai pergi. Ini lah yang aku rasakan ketika cinta ku kamu bawa pergi. Dan kau telah membuat keluarga ku hancur, itu semua karena perbuatan, mu!" teriak Faisal dengan emosi dan dia langsung menutup teleponnya.

__ADS_1


☘️☘️☘️☘️☘️


__ADS_2