
Happy Reading😊
Arigatou♡
Flashback 10 tahun lalu
Incheon International Airport - Seoul.
Sebuah keluarga tengah menunggu jemputan nya. Mereka adalah Ivan Lee dan Sereva Han dan putri sematang wayang nya yang berumur 7 tahun, Selena Lee. Mereka pindah ke Korea bukan karena keinginan mereka melainkan pekerjaan Ivan lah yang menyebabkan mereka harus ikut pergi ke Korea. Gadis cilik itu memegangi tas ransel berwarna merah muda nya dengan erat, mata nya masih sembab karena terlalu lama menangis.
"Ma apa kita gak bisa ketemu sama Arsen lagi?" tanya Selene kecil pada Eva yang berdiri di sebelah nya.
Eva mesejajarkan tubuh nya dengan Selena Ia membelai rambut Selena, "Kita gak akan ketemu lagi sama Arsen sayang..." ucap Eva.
Wajah Selena berubah menjadi bingung serta sedih, "Kenapa gak bisa Ma....? Selena mau ketemu Arsen" rengek Selena.
"Selena..." Eva menarik Selena ke dalam pelukan nya.
"Selena gak mau di sini, Selena mau ketemu Arsen... " Selena terus menangis dalam pelukan Eva. Ivan yang berdiri di sebelah Selena langsung memarahi nya.
"Selena ul-eum-eul meomchul !" (Selena berhenti menangis!) bentak Ivan yang berdiri di samping Selena.
"dangsin - eun Jeguk Group - ui hugyejaibnida !" (Kamu adalah penerus Grup Jeguk!) suara Ivan mulai meninggi.
Tak lama sebuah mobil BMW hitam melaju cepat dan berhenti di depan mereka. Dari dalam mobil mewah itu keluar seorang laki - laki paruh baya dengan tongkat bantu nya, " Jeguk Group-ui hu-imja-e osin geos-eul hwan-yeonghabnida" (Selamat datang penerus grup jeguk)" pria paruh baya itu memeluk Selena.
~
Mulai sekarang mereka akan tinggal bersama Lee Gang Joo, ayah dari Ivan Lee sekaligus Kakek Selena Lee. Ia adalah pemegang grup jeguk yang pertama Ia menarik kembali Ivan Lee dari Indonesia agar bisa tinggal bersama nya sekaligus melatih Selena menjadi CEO pengganti Ivan Lee selanjutnya, "Bagaimana kabar mu Selena?" tanya Lee Gang Joo.
"Baik... " lirih Selena sembari menyendokan makanan ke dalam mulut nya. Lee Gang Joo hanya tersenyum melihat wajah Selena yang datar.
"naeilbuteo santa telesa-eissneun haggyoe gal geos-ibnida" (Mulai besok kamu akan sekolah di St. Theresia) ujar Lee Gang Joo.
"hal-abeojileul ihaehabnida" (Aku mengerti Kek" Selena beranjak untuk menyudahi makan malam nya.
"Mengapa Ia terlihat sangat sedih?" tanya Lee Gang Joo pada Ivan Lee.
__ADS_1
"Mungkin dia belum bisa beradaptasi Ayah" jawab Ivan. Lee Gang Joo hanya mengangguk pelan.
~
St. Theresia
Selena sudah sampai di depan gerbanv sekolah baru nya, Ia di antar oleh pengawal kakek nya, " ohue najung - e delileo galge " ( Saya akan menjemput Nona nanti siang ya) pengawal itu merendahkan diri nya di hadapan Selena namun Selena hanya acuh Ia langsung bergegas pergi ke dalam sekolah nya.
Ia berjalan dengan pelan maklum Ia masih sangat asing dengan suasana di sekolah baru nya, dari sisi kanan nya ada seorang anak laki - laki yang berlari dan tidak sengaja menabrak Selena.
"Brugghh".
Selena terjatuh anak laki - laki itu ikut terjatuh di samping nya, " joesonghabnida, il-eonaseo dowa deuligessseubnida" (Maafkan aku, Mari ku bantu berdiri) anak laki - laki itu membantu Selena untuk berdiri.
"Terima kasih" balas Selena.
Anak laki - laki itu terdiam karena ucapan Selena, "Kamu orang Indonesia?" tanya nya dengan wajah antusias.
"Iya aku orang Indonesia. Aku Selena Lee" Selene berjabat tangan dengan anak laki - laki itu.
"Aku juga orang Indonesia, nama ku Kenan Devandra" balas Kenan.
"Selena... " Kenan menyebut nama Selena dengan lembut.
"Iya Kenan" sahut Selena.
"Tahun ini aku bakal kembali ke Indonesia untuk belajar di sana" suara Kenan berubah.menjadi berat.
Selena membelalakan mata nya Ia langsung menoleh ke Kenan, "A - apa? K - kamu serius?" tanya Selena seolah tak percaya.
"Iya aku bakal pulang ke Indonesia, tapi aku janji bakal ke sini setiap liburan semester untuk ketemu sama kamu" Kenan menggenggam tangan Selena untuk meyakinkan nya.
Sebernya Selena belum seutuhnya percaya dengan ucapan Kenan namun Ia berusah untuk mempercayai nya, "Iya aku percaya".
Sudah 6 bulan sejak kepergian Kenan untuk belajar di Indonesia, namun Kenan tidak pernah mengabari diri nya entah itu lewat pesan mau pun via suara, "Mungkin Kenan sibuk" gumam nya. Hari berganti menjadi minggu, minggu berganti menjadi bulan dan bulan berganti menjadi tahun. Ini sudah tahun kedua namun Kenan belum kembali dari study nya, "Kamu kemana aja Kenan?" lirih Selena.
Sebuah ketukan pintu membuyarkan lamunan Selena, pelayan rumah Lee Gang Joo membawakan sebuah surat, "Nona Lee ada sebuah surat untuk Anda" ucap Pelayan itu sembari menyodorkan sebuah surat kepada Selena Ia membuka surat itu dengan perlahan mata coklat nya menelusuri setiap tulisan yang bertengger di kertas yang terlihat seperti undangan, wajah nya berubah menjadi marah dan sedih, "A - apa? Tunangan? Kenan? Sofia?" air mata Selena turun membasahi pipi nya Ia beranjak dari duduk nya Ia membanting guci, kaca dan barang - barang yang ada di kamarnya. Ivan, Eva beserta Lee Gang Joo berdiri di depan pintu kamar Selena mereka mendengar teriakan dan tangisaan kekecewaan Selena.
__ADS_1
"Selena... " lirih Eva.
"Kurang ajar!" geram Ivan.
"Putus semua kontrak jalinan kerja sama kita dengan Royal Grup" ucap Lee Gang Joo pada Ivan anak nya.
"Baik Ayah" Ivan mengangguki perintah Lee Gang Joo.
Flahsback Selesai.
Kenan menceritakan semua masa lalu yang terjadi antara diri nya dan Selena pada teman - teman nya.
"Gue baru tahu kalo lo kenal Selena selama di Korea" sahut Ervan sambil memegangi dagu nya.
"Gue kira dia pindah ke Korea karena dinas Papa nya aja ternyata dia cucu pewaris saham Grup Jeguk" ujar Jimmy.
" Berarti hidup Selena sesulit itu" wajah Yasmine berubah menjadi tatapan yang kosong.
"Salah lo lah Ken lo yang janji lo yang khianatin" balas Alex.
"Terus si sofia itu kemana dan gimana? Atau gak si Sofia itu buat gue aja" ujar Kevin sambil menyenggol pingang Kenan.
"Dia udah pindah ke Jerman gara - gara gue batalin pertunangan gue sama dia" balas Kenan sambil mengehela nafas nya dengan kasar.
"Lebih baik lo kejar cinta Selena sebelum terlambat" ujar Arsen sambil menatap serius pada Kenan.
"Iya gue bakal kejar Selena" Kenan mengangguk pelan.
"Jadi dari awal lo udah tahu kalo Selena balik ke sini?" tanya Ervan.
"Sebelumnya gue gak tahu, waktu ulang tahun Arsen gue di suruh Arsen untuk jemput Selena dan ternyata dia Selena yang gue kenal" balas Kenan.
"Cepat atau lambat Selena bakal sadar sama perasaan nya sendiri" sahut Arsen sambil merangkul tubuh Yasmine.
"Gue harap gitu Sen".
Nah lo apakah Selena akan tetap memilih Kenan atau Arsen yang sudah di miliki Yasmine. Stay terus di sini yaa, See U in the. next chapter. ♡
__ADS_1
Jangan lupa vote, like and comment ya geng's ♡
Thank you so much😊