Asmara Terlarang Dengan Jin Penunggu Air Terjun

Asmara Terlarang Dengan Jin Penunggu Air Terjun
Perjanjian Gaib Dengan Ratu Siluman Ular Part 2


__ADS_3

Kemarilah Susilo, ikutlah bersamaku, ujar Nyai Ratu Sekar Arum, seraya ia terlihat menyodorkan tangannya untuk di pegang oleh Susilo. " Baaaaik..Nyai Ratu, sahut Susilo dengan suaranya yang terbata-bata dan dengan segera ia meraih tangan perempuan siluman tersebut. Kamu jangan takut, ikuti saja kemana aku melangkah, karena aku tidak akan mencelakaimu Susilo, ucap Nyai Ratu Sekar Arum sembari tersenyum manis kearahku yang kala itu memang tengah merasakan sedikit ketakutan, seolah dia tau segala sesuatu yang sedang aku rasakan kini. Baik nyai, timpalku pada Nyai Ratu Sekar Arum. Belum sempat hilang rasa takutku, kini aku di hadapkan dengan sebuah pemandangan yang sungguh luar biasa menakjubkan, karena yang tadinya kulihat hanyalah sebuah gua yang sangat gelap, dengan hanya sekejap mata kini telah berubah menjadi sebuah tempat yang sangat luas dan juga indah. Terlihat sebuah bangunan besar seperti sebuah keraton atau lebih tepannya sebuah istana kerajaan berlapis emas, dengan tiang tiangnya yang menjulang tinggi dan juga terlihat banyak sekali bunga berwarna warni yang beraneka ragam, sehingga aku yang melihatnya pun kini dibuat kagum dan hanya bisa memandang penuh keheranan dengan apa yang sedang aku lihat kini. "Wahh, bangunan apa ini? kenapa di tempat seperti ini ada bangunan mewah seperti ini? apalagi bangunan ini semuanya terbuat dari emas, gumamku dalam hati sambil bertanya tanya. Nyai Ratu Sekar Arum pun kini menoleh ke arahku, seraya tersenyum manis kepadaku. " Kamu suka dengan tempatku ini Susilo? tanya sang ratu dengan secara tiba-tiba. Suka, suka sekali Nyai Ratu, baru kali ini hamba melihat tempat yang indah dan semegah ini, jawabku pada Nyai Ratu Sekar Arum. Lalu, apakah kamu sanggup dengan segala persyaratanku Susilo? ucap sang Ratu kembali bertanya kepadaku. Hamba sanggup nyai, asalkan nyai bisa membantuku menjadi orang yang kaya raya, dan juga bisa membalaskan sakit hatiku pada orang-orang yang telah menghinaku bersama keluargaku itu nyai, ucapku dengan penuh keyakinan. "Hahahhaha, hahaha, itu perkara yang sangat mudah untukku Susilo. Yang paling penting, kau harus menerima semua persyaratan dariku, dan perlu kau ingat, jangan pernah sekalipun kau berniat untuk mengingkari perjanjian denganku, atau kau sendiri yang harus menanggung segala resikonya, apakah kau sanggup Susilo? dengan tawanya itu Nyai Ratu Sekar Arum bertanya kembali kepada Susilo tentang syarat yang akan ia berikan. Saya sanggup nyai, apapun syarat yang nanti nyai berikan, saya pasti akan menyanggupinya, ucap Susilo tetap merasa yakin. Baiklah kalau begitu mari ikuti aku" ajak Nyai Ratu Sekar Arum kepada Susilo, seraya ia kembali melangkahkan kaki menuju ke arah sebuah ruangan yang berada di dalam Istananya tersebut. "Baik Nyai Ratu Sekar Arum" sahut Susilo seraya segera mengikutinya.


__ADS_1


Setelah mereka berdua masuk, terlihat di dalam ruangan tersebut terdapat sebuah tempat tidur yang cukup besar, dengan taburan bunga mawar dan juga melati di atas tempat tidur tersebut, kemudian Nyai Ratu Sekar Arum segera menyuruh Susilo untuk duduk di sebuah kursi berukiran naga yang terbuat dari emas. " Sekarang duduklah kamu di situ" ucap Nyai Ratu Sekar Arum seraya menunjuk ke arah sebuah kursi yang berada di dalam sudut ruangan tersebut. Baik Nyai Ratu, timpal Susilo yang langsung bergegas melangkah menuju kursi tersebut, kemudian ia pun segera duduk. Arimbi...Puspa...datanglah kemari dan bawakan hidangan yang akan aku berikan kepada Susilo" terdengar suara dari Nyai Ratu Sekar Arum seolah sedang memanggil seseorang untuk datang, sembari ia terlihat menutupkan kedua matanya itu. Kemudian hanya beberapa detik saja, kini telah datang di hadapan Susilo dua orang wanita cantik berpakaian ala kerjaan dengan masing-masing telah membawa nampan berisi makanan dan juga minuman, merekapun segera meletakan bawaan mereka di atas sebuah meja. " Sendiko Nyai Ratu Sekar Arum, pesanan Nyai Ratu telah kami bawakan" ucap salah satu wanita tersebut berbicara kepada Nyai Ratu Sekar Arum. " Bagus..sekarang kalian bisa meninggalkan ruangan ini" ucap Nyai Ratu Sekar Arum menyuruh kedua orang wanita itu untuk segera pergi. Sendiko dawuh Nyai Ratu Sekar Arum, sahut mereka yang segera pergi meninggalkan kami berdua. Siapa mereka? kenapa tiba-tiba bisa langsung datang? padahal tadi sebelum masuk aku tidak melihat siapapun di dalam istana? gumam Susilo bertanya tanya dalam hatinya. Mereka adalah dayang dayangku Susilo, namanya Arimbi dan juga Puspa, dan mereka juga adalah kedua orang abdi setiaku Susilo. Serrrrrrrr, jantungku seketika berdesir mendengar penuturan dari Nyai Ratu Sekar Arum tersebut, seakan ia memang mengetahui semua yang ada dalam batinku ini. Oh, begitu ya Nyai, maaf apabila saya telah lancang, timpal Susilo sembari jantungnya berdetak tak karuan itu. Hahahhahah, tidak apa-apa Susilo, tidak perlu kau meminta maaf, karena aku memang mengetahui segala apa yang ada di hati dan fikiranmu itu Susilo, hahahha, sahut Nyai Ratu Sekar Arum sembari tertawa dengan sorot matanya melirik ke arah Susilo.


" Sekarang kamu makan hidangan yang telah di bawakan oleh dayang dayangku barusan, karena aku tau kau sangat lapar, namun sebelum itu, aku akan menjelaskan persyaratan yang nantinya harus kau laksanakan, ucapnya kepada Susilo. Apa itu syarat nya Nyai Ratu Sekar Arum? tanya Susilo kemudian. " Dari ketiga jenis hidangan yang nanti akan kau makan, kau hanya boleh memilih salah satunya, kemudian saat kau tatap ketiga jenis ikan yang ukurannya berbeda itu maka terlihat pula siapa nanti yang akan kau tumbalkan pertama kalinya untukku Susilo. Selanjutnya, setiap 3 tahun sekali pada saat bulan purnama tiba, kau harus memberiku tumbal nyawa manusia dari orang-orang yang kau inginkan untuk di jadikan tumbal persembahan untukku. Namun perlu kau ingat aku hanya akan menerima tumbal seorang laki-laki atau perempuan muda dari golonganmu, kau juga harus menyediakan sebuah ruangan khusus di rumah mu, yang nantinya akan kau pergunakan untuk melayaniku sekaligus untuk menerima harta yang akan aku berikan. Dan jangan pernah kau beritahukan kepada siapapun, terkecuali orang yang kau percayai untuk menjaga ruangan tersebut, apakah kau sanggup Susilo? ucap Nyai Ratu menjelaskan segala persyaratan yang harus Susilo laksanakan tersebut. Baik Nyai Ratu Sekar Arum, apapun persyaratan dari Nyai Ratu Sekar Arum akan saya laksanakan, yang terpenting saya bisa segera mendapatkan kekayaan, sahut Susilo dengan tekadnya yang memang sudah sangat bulat itu. Baiklah sekarang kau pilih mana hidangan yang akan kau makan, terdengar perintah Nyai Ratu Sekar Arum kepada Susilo untuk segera memilih mana yang akan ia makan dari ketiga hidangan tersebut.

__ADS_1


...****************...


~Bersambung lagi ya guys~

__ADS_1


__ADS_2