Asmara Terlarang Dengan Jin Penunggu Air Terjun

Asmara Terlarang Dengan Jin Penunggu Air Terjun
Sebuah Perjuangan Bagian 1


__ADS_3

Mbah Darmo seketika itu pun langsung menghampiri Bambang yang pada saat itu terlihat sangat syok dan juga terpukul melihat anaknya tersebut jatuh ke jurang yang sangat dalam tersebut.


" Kamu yang sabar dan tabah ya, kita doakan Wisnu tidak kenapa-kenapa Bang, karena mbah yakin Wisnu pasti bisa selamat," ucap mbah Darmo yang saat itu mencoba untuk menenangkan hati Bambang.


" Tapi mbah, mbah tau sendiri jurang itu sangat lah dalam mbah, apa mungkin anaku itu bisa selamat mbah,? dan bagaimana bisa mbah bilang kalau Wisnu pasti selamat mbah,? Sahut Bambang yang seakan masih tidak percaya atas apa yang menimpa anak nya tersebut.


" Kamu tenang saja Bang, batin mbah mengatakan kalau Wisnu itu selamat, dan kamu harus yakin akan kekuasaan allah Bambang," timpal mbah Darmo yang memang mata bathinya saat itu menangkap sebuah energi positif yang tiba-tiba saja menyelimuti jurang tersebut


" Astaghfirullah ya allah, maafkan hambamu ini ya Allah. Hamba memohon keselamatan anak hamba Wisnu ya Allah," ucap Bambang yang seketika itu sadar bahwa dia telah melupakan Allah.


" Ya sudah, lebih baik sekarang kita melanjutkan lagi perjalanan kita, sebelum Para siluman itu menyadari keberadaan kita ini," sahut mbah Darmo mengajak Bambang untuk kembali melanjutkan perjalan mereka.


Sementara Bambang dan mbah Darmo yang saat itu kembali melanjutkan perjalanan mereka, disisi lain Wisnu kini telah berada di dalam sebuah kamar yang tidak asing lagi baginya.Ya benar sekali, energi positif yang tadi sempat dirasakan oleh mbah Darmo itu ternyata memang berasal dari Ratu Anjani, dan dialah yang telah menyelamatkan Wisnu pada saat dia terjatuh kejurang kemudian segera dibawa masuk kedalam istananya tersebut.


" Dimana aku,? Apakah aku sudah mati,? Kenapa susananya seperti tidak asing bagiku,? Gumam Wisnu dalam hatinya bertanya-tanya.


" Mas Wisnu, kamu tidak usah heran mas, kamu aman disini bersamaku mas," ucap Ratu Anjani yang membuat Wisnu saat itu seketika terkejut.


" Anjani, kau kah itu,? Apakah aku sudah mati,? Padshala seingatku tadi aku terjatuh kejurang kan,? Tanya Wisnu kepada Ratu Anjani karena masih merasa heran.


" Heheheh, mas masih hidup kok mas, mas masih ingat kan kalau aku pernah bilang bahwa aku akan selalu menjagamu mas," ucap Ratu Anjani mencoba mengingatkan Wisnu akan ucapan yang pernah ia katakan kepada Wisnu.

__ADS_1


" Syukurlah kalau begitu Anjani, mas merasa tenang sekarang, apalagi yang telah menyelamatkan mas adalah kamu," timpal Wisnu yang segera memeluk tubuh Ratu Anjani.


" Lalu bagaimana keadaan bapak sama mbah Darmo Anjani,? Apakah mereka baik-baik saja,? Tanya Wisnu yang pada saat itu teringat akan bapaknya dan juga mbah Darmo.


" kamu tenang saja mas, mereka baik-baik saja kok mas, mereka sekarang sedang menuju goa tempat di sembunyikannya jasad ibumu tersebut mas," Ratu Anjani pun segera memberitahukan keadaan Bambang dan juga mbah Darmo yang saat ini sedang menuju goa.


" Dinda Anjani, mas harus segera menyusul mereka, mas takut terjadi apa-apa sama mereka nanti," sahut Wisnu yang meminta Ratu Anjani untuk membiarkannya menyusul Bambang dan juga mbah Darmo.


" Mas tidak perlu khawatir, nanti mas bisa menyusul mereka, namun untuk saat ini mas harus aku berikan dulu senjata yang nantinya akan mas gunakan sewaktu mas menghadapi para siluman itu.


" Baiklah kalau begitu dinda," timpal Wisnu singkat.


Bambang dan juga mbah Darmo pun akhirnya telah sampai di bawah goa tempat jasad Marni berada.Terlihat mbah Darmo pun segera duduk dengan posisi bersila untuk membuka tabir ghaib yang menutupi tempat tersebut, hingga akhirnya tabir ghaib tersebut pun akhirnya bisa terbuka.


" Kamu jangan kaget Bambang, kita sekarang telah berada di alam siluman, dan disanalah jasad istrimu Marni mbah sembunyikan," sahut mbah Darmo menjelaskan.


" Terus mereka itu siapa mbah,? timpal Bambang kembali bertanya kepada mbah Darmo.


" Mereka adalah para siluman yang sedang mencari keberadaan jasad istrimu itu, maka dari itu kita harus segera mengambilnya sebelum mereka sadar akan kehadiran kita," sahut mbah Darmo seraya mengajak Bambang untuk segera ketempat dimana jasad Marni itu berada.


" Baiklah kalau begitu mbah," timpal Bambang yang kemudian segera mengikuti mbah Darmo dari belakang.

__ADS_1


Setelah mereka berdua sampai di tempat jasad Marni berada, mbah Darmo pun bergegas menyuruh Bambang untuk segera duduk didepan sebuah batu besar tempat jasad Marni berada.


" Kamu sekarang duduk disana, pejamkan matamu agar kamu bisa melihat jasad istrimu itu Bambang," ucap mba Darmo.


Bambang pun kemudian segera menuruti apa yang mbah Darmo perintahakan, dan setelah ia memejamkan kedua matanya itu, tiba-tiba saja Bambang bisa melihat dengan jelas dihadapannya kini teronggok sebuah jasad yang tak lain adalah jasad istrinya. Kemudian Bambang segera meraih jasad tersebut lalu memanggulnya untuk segera ia bawa pulang.


" Cepat kamu bawa jasad istrimu itu keluar dari sini, biar mbah alihkan pandangan dari para siluman tersebut," sahut mbah Darmo yang menyuruh Bambang untuk segera membawa jasad Marni.


" Baik mbah, terus nanti bagaimana mbah,? tanya Bambang yang merasa bingung.


" Pokoknya kamu jalan saja, jangan pernah menengok kebelakang lagi, nanti disaat kamu melihat sebuah cahaya didepan matamu, ikuti cahaya itu hingga kamu kembali ketempat semula kita pertama kali datang," ujar mbah Darmo memberi arahan kepada Bambang.


Setelah mendapatkan arahan tersebut, Bambang pun kemudian segera melangkah pergi membawa jasad istrinya tersebut untuk ia bawak pulang. Sedangkan mbah Darmo sendiri terlihat masih duduk bersila sembari mulutnya terlihat berkomat-kamit seperti sedang membaca sesuatu. Sementara itu, tanpa disadari oleh mereka berdua, ternyata Ratu Anjani juga ikut membantu proses pemulangan jasad dari Marni tersebut, sehingga proses tersebut pun berjalan dengan lancar.


" Sebenarnya siapa yang telah menyelamatkan Wisnu,? lalu ada hubungan apa diantara mereka berdua sehingga dia selalu membantu Wisnu,? Gumam mbah Darmo dalam batinnya bertanya-tanya mengenai siapa sosok dari seorang perempuan yang selalu membantu Wisnu.


" Wah, itu ada cahaya, lebih baik aku segera mengikuti cahaya tersebut," gumam Bambang disaat kedua matanya tersebut melihat sebuah penampakan cahaya putih yang berada tepat dihadapannya itu.


Dan setelah mengikuti cahaya tersebut, Bambang pun akhirnya bisa keluar daei alam siluman tersebut dan kini ia telah berada ditempat ketika pertama kali mereka datang.


" Alhamdulillah ya Allah, akhirnya hamba bisa kembali dengan selamat," ucap Bambang yang pada saat itu merasa sangat bersyukur bisa kembali ke alam manusia.

__ADS_1


" Lebih baik aku letakkan dahulu jasad Marni ini, sembari menunggu kedatangan mbah Darmo," gumam Bambang seraya ia bergegas meletakkan jasad istrinya tersebut di tanah.


Bersambung>>>>>


__ADS_2