Asmara Terlarang Dengan Jin Penunggu Air Terjun

Asmara Terlarang Dengan Jin Penunggu Air Terjun
Terbukanya Jalan Untuk Wisnu dan Ratu Anjani


__ADS_3

" Anjani," sahut Wisnu dengan terkejut.


" Iya mas Wisnu, saya sudah datang mas," timpal Ratu Anjani sembari menyunggingkan senyum manisnya itu kearah Wisnu.


Sementara itu mbah Darmo masih terdiam tanpa kata melihat kedatangan sang ratu yang seketika tersenyum kepada Wisnu.


" Darmo, kamu tidak perlu kaget akan kehadiranku di sini, kau sengaja datang kemari karena aku tau kamu pasti menanyakan tentang aku dan juga Wisnu, sehingga aku putuskan untuk memberi tahumu secara langsung," ucap Ratu Anjani kepada mbah Darmo yang seketika itu langsung menelan saliva nya kemudian bisa bernafas dengan lega.


" Jadi Ratu lah yang telah membantuku selama ini Ratu,? tanya mbah Darmo dengan sedikit tergagap.


" Iya Darmo, akulah yang selama ini telah membantumu dari sejak awal pencarian jasad orang tua Wisnu hingga pada saat kau berhadapan dengan Mbah Jambrong yang seyogyanya dia telah di bantu oleh saudari perempuanku yang bernama Nyai Ratu Sekar Arum, dan hampir saja menghilangkan nyawa mu itu," ucap Ratu Anjani mulai mengurai cerita.


" lalu kenapa Ratu mau membantu kami, terutama dengan Wisnu,? kembali mbah Darmo yang tambah penasaran itu pun bertanya kepada Ratu Anjani.


" Aku menolong kalian karena aku memang tidak suka kedzaliman, apalagi saudariku sendirilah yang telah berbuat dzalim, sehingga timbul rasa kesal ku kepada Nyai Ratu Sekar Arum yang telah menjadikan orang tua Wisnu sebagai tumbal," sahut Ratu Anjani melanjutkan pembicaraannya.


" Jadi Nyai Ratu Sekar Arum lah yang telah menculik dan menyembunyikan jasad Marni Ratu,? tanya mbah Darmo kembali kepada Ratu Anjani.


" Iya betul sekali, dan itu semua akibat perjanjian dari seseorang di kampung ini," tegas Ratu Anjani kepada mbah Darmo.


" Dan asal kamu tahu Darmo, mungkin ini memang terdengar sesuatu yang tak lazim bagi kalian, namun terus terang aku sangat mencintai dan menyayangi mas Wisnu, sehingga aku memberanikan diri untuk datang kemari menemui mu," ucap Ratu Anjani yang secara tiba-tiba mengatakan sebuah hal yang membuat mbah Darmo maupun Wisnu seketika itu terkejut.


" Apa maksud kanjeng Ratu,? saya benar-benar tidak faham," timpal mbah Darmo yang terkejut sekaligus merasa bingung dengan apa yang di sampaikan oleh Ratu Anjani kepadanya.

__ADS_1


" Kamu ingin tau mengenai hubungan ku dengan Wisnu kan Darmo,? tanya Ratu Anjani kepada mbah Darmo.


" Betul kanjeng Ratu, saya memang ingin mengetahui hubungan kanjeng Ratu dengan cucu saya Wisnu," jawab mbah Darmo.


" Baiklah kalau begitu, apakah kamu siap mas Wisnu,? karena aku akan berterus terang kepadanya," tanya Ratu Anjani kepada Wisnu.


" Aku siap Anjani, apapun resikonya kelak," jawab Wisnu dengan lantangnya.


" Darmo, aku dan Wisnu telah mengikat tali asmara, dan selama ini kami telah memadu kasih selayaknya suami istri, maka dari itu aku memohon kepadamu agar aku dan mas Wisnu dapat di satukan, aku juga ingin sekali memeluk islam, agar aku bisa beribadah kepada tuhan seperti kalian," ujar Ratu Anjani kepada mbah Darmo.


mbah Darmo yang mendengar pengakuan langsung dari Ratu Anjani pun seketika langsung terdiam, terdengar dia menarik nafasnya dalam-dalam, bahkan dalam pikirannya pun mbah Darmo terus bertanya-tanya akan apakah yang harus ia lakukan untuk menyelesaikan persoalan ini.


" Ya Allah, apakah yang harus hamba perbuat,? karena hamba tau ini sangat bertentangan dengan agama, namun disisi lain hamba juga tidak mungkin menolak keinginan Ratu Anjani untuk memeluk agamamu ya Allah, berilah hamba pengetahuan dan juga jawaban yang terbaik," gumam mbah Darmo berkata-kata dalam hatinya mengadu kepada Allah.


Sementara itu Ratu Anjani kini menghampiri Wisnu dan langsung mendekatinya sembari ikut duduk di samping Wisnu. Terpancar perasaan senang bercampur bahagia dari sorot kedua mata mereka disaat saling bertatapan.


" Alhamdulillah aku baik-baik saja Anjani, terimakasih engkau telah membantu kami selama ini Anjani," timpal Wisnu seraya berterima kasih kepada Ratu Anjani.


" Sudah menjadi kewajibanku mas untuk selalu membantu mas dan keluarga mas," ucap Ratu Anjani sembari tersenyum kearah Wisnu.


Sementara mereka berbincang, mbah Darmo pun sudah selesai dalam doa nya, mbah Darmo kemudian bergegas menyuruh Ratu Anjani dan juga Wisnu untuk segera menghadap kepadanya.


" Wisnu, kanjeng Ratu Anjani, kemari lah kalian berdua, ada yang mau aku sampaikan kepada kalian berdua,"

__ADS_1


Mendengar itu Ratu Anjani dan juga Wisnu pun segera menghadap kepada mbah Darmo, mereka berdua langsung duduk di hadapan mbah Darmo kemudian bersiap mendengar apa yang akan di ucapkan oleh mbah Darmo.


" Aku tadi sudah memohon petunjuk kepada yang maha kuasa, dan aku telah diberi sebuah petunjuk yang harus aku sampaikan kepada kalian berdua, namun sebelum itu aku akan bertanya lagi kepada kalian," ucap mbah Darmo mengawali pembicaraannya.


" Baik mbah, silahkan mbah tanyakan kepada kami," sahut Wisnu mewakili mereka berdua.


" Apakah kalian memang sudah yakin ingin menikah,? dan apakah kamu juga sudah pikirkan matang-matang konsekuensinya nanti Wisnu,? karena kalian itu berbeda alam, apalagi wujud yang kamu lihat dari Ratu Anjani bukanlah wujud yang sebenarnya, apakah kamu tetap akan melanjutkan hubungan kalian ini, tanya mbah Darmo kepada Wisnu dengan memberikan beberapa pertanyaan sekaligus.


" Iya mbah saya sudah yakin mbah, saya akan menerima apapun resikonya mbah, dan saya juga akan menerima apapun bentuk pisik dari Ratu Anjani mbah," jawab Wisnu dengan sangat penuh keyakinan.


" Dan satu hal lagi, jika memang kalian tetap dengan pendirian kalian, maka sudah jelas kalian nanti harus memilih antara hidup di dunia jin ataukah hidup di dunia manusia dengan konsekuensi Ratu Anjani tidak bisa setiap saat bersamamu Wisnu, apakah kamu siap dengan itu semua,? sahut mbah Darmo kembali kepada Wisnu.


" Saya yakin dan saya akan sanggupi segala sesuatunya mbah, asalkan saya bisa menjadi suami dari Ratu Anjani," jawab Wisnu dengan tenangnya.


" Kemudian untuk kamu Ratu Anjani, jika memang kamu ingin memeluk agama Islam, maka kamu harus melakukan sebuah perjalanan untuk menemui guru batinku, karena beliau lah yang akan mengislamkan kamu, sehingga setelah resmi kamu memeluk agama islam maka kalian berdua bisa untuk segera melangsungkan pernikahan, tapi sebelum itu di lakukan, kalian berdua harus tetap menjaga jarak, apakah kamu sanggup Ratu Anjani,? ujar mbah Darmo menjelaskan kepada Ratu Anjani.


" Baiklah, saya akan ikuti semua syarat yang harus saya lakukan demi hubungan kami berdua, karena terus terang saya tidak akan bisa untuk berpisah dengan mas Wisnu," jawab Ratu Anjani sembari memandang kearah Wisnu kemudian tersenyum dengan begitu manisnya.


" Ya sudah kalau memang itu sudah menjadi keputusan kalian, namun aku harus melakukan ritual terlebih dahulu untuk mengunjungi guruku," ucap mbah Darmo.


" Baik mbah, lalu bagaimana dengan bapak dan juga Yuni mbah,? apakah mereka akan menerima keputusanku ini mbah,? tanya Wisnu yang teringat kepada bapak dan juga Yuni adiknya.


" Masalah itu nanti kita bicarakan, untuk sementara ini, kamu jangan pernah membahas mengenai Ratu Anjani di depan mereka berdua hingga urusan kalian selesai," timpal mbah Darmo.

__ADS_1


" Baiklah kalau begitu mbah, terimakasih banyak ya mbah," sahut Wisnu sembari meraih tangan mbah Darmo kemudian mencium tangan mbahnya tersebut sembari berterimakasih.


Bersambung>>>>


__ADS_2