Asmara Terlarang Dengan Jin Penunggu Air Terjun

Asmara Terlarang Dengan Jin Penunggu Air Terjun
Tumbang nya Mbah Jambrong dan Kemarahan Nyai Ratu Sekar Arum bag 2


__ADS_3

Mbah Darmo terlihat telah bersiap untuk menghalau serangan ghaib yang akan datang padanya. Diambil nya keris pusaka itu dari dalam sebuah bungkusan hitam kemudian ia letakkan tepat di hadapannya. Dan benar saja, tiba-tiba saja angin bertiup dangat kencang di sekitar rumah Wisnu, sementara hawa di dalam rumah pun semakin terasa panas sehingga semua penghuni rumah tersebut pun merasa kepanasan.


" Bambang, ingatkan anak-anakmu agar jangan sempat terputus dari dzikir, agar kalian bisa terhindar dari hal yang tidak di inginkan," teriak mbah Darmo kepada Bambang agar mengingatkan kedua anaknya.


" Baik mbah," sahut Bambang yang kemudian segera mengingatkan Wisnu dan juga Yuni.


"Nu, nduk, kalian harus kuat dan jangan sampai dzikir kalian terputus, agar kita semua di lindungi oleh Allah," ucap Bambang kepada kedua anaknya tersebut kemudian Wisnu dan juga Yuni pun langsung mengangguk tanda mengerti.


Suasana malam itu pun semakin terasa mencekam, dengan suara lolongan anjing yang terdengar saling sahut-sahutan seolah tengah melihat sesuatu. Sementara sukma mbah Darmo sendiri kini telah meninggalkan jasadnya kemudian mulai memasuki alam ghaib untuk bertarung dengan Mbah Jambrong. Hingga akhirnya mbah Darmo yang telah merogoh sukmo pun akhirnya bertemu dengan mbah Jambrong yang telah menunggunya di sebuah bukit yang terlihat cukup terjal dan berbatu.


" Hahahaha, akhirnya kau datang juga Darmo, ternyata kau bukan seorang pengecut, hahahaha," terdengar suara tawa yang keluar dari mulut mbah Jambrong seperti sedang mengejek mbah Darmo.


" Apa kau bilang Jambrong,? pengecut,? bukankah kau yang seorang pengecut, yang hanya berani main belakang, hah," timpal mbah Darmo yang tak mau kalah dengan ejekan dari Mbah Jambrong.


" Alah, gak usah banyak bicara kau Darmo, kau sudah terlalu sering ikut campur urusan ku, lebih baik sekarang juga kau harus mati di tanganku Darmo," dengan suaranya yang menggelegar dan tatapan matanya yang tajam ke arah mbah Darmo, mbah Jambrong terlihat telah bersiap untuk segera menyerang mbah Darmo.


" Baiklah kalau begitu, urusan hidup dan mati ku itu hanya Allah yang tau, dan pantang bagiku untuk mundur walau selangkah," sahut mbah Darmo yang kemudian juga bersiap-siap menghadapi mbah Jambrong.


Dan pada akhirnya mereka berdua pun saling melesatkan ilmu-ilmu yang mereka miliki, serangan demi serangan mereka lesatkan sehingga sering kali terdengar suara seperti gemuruh dan juga ledakan-ledakan hebat akibat pertarungan kedua kekuatan tersebut. Bahkan sesekali terdengar suara mengerang silih bergantian dari mulut mbah Darmo maupun mbah Jambrong yang pada saat itu terkena hantaman dari ilmu mereka masing-masing.

__ADS_1


" Boleh juga ilmu kau Darmo, pantas kirimanku saat itu bisa kau kembalikan," ucap mbah Jambrong dengan suaranya yang kini terdengar begitu berat akibat pertarungan hebat tersebut.


" Tidak ada yang hebat di dunia ini, karena yang maha hebat hanyalah Allah," timpal Mbah Darmo sembari tetap dalam posisi siaga.


Dilain tempat, Nyai Ratu Sekar Arum rupanya terus memantau pertarungan antara mbah Darmo dan juga mbah Jambrong dari dalam istananya, bahkan sesekali Nyai Ratu Sekar Arum membantu mbah Jambrong dari kejauhan, sehingga mbah Darmo memang cukup kesulitan untuk menyerang mbah Jambrong.


" Bagus Jambrong, tidak akan ku biarkan manusia laknat seperti si Darmo itu menang, hahahaha," gumam Nyai Ratu Sekar Arum sembari ia terus mengawasi pertarungan itu.


" Kenapa setiap serangan ku bisa dia patahkan, apakah ada yang membantu dia,? gumam mbah Darmo yang memang merasakan kalau mbah Jambrong bukan hanya sendiri menghadapinya.


" Kenapa kau diam Darmo,? apa kau sudah menyerah,? tanya mbah Jambrong ketika melihat mbah Darmo hanya tertegun tanpa berkata apapun.


Kembali mbah Darmo terlibat pertarungan hebat dengan mbah Jambrong, dan kali ini mbah Darmo berhasil menghantamkan ajian Nur Illahi miliknya tersebut sehingga membuat mbah Jambrong pun memuntahkan darah segar dari mulutnya.


" Argh,,,,!!!!


erang mbah Jambrong ketika mendapatkan serangan hebat dari mbah Darmo sehingga mulutnya seketika menyemburkan darah segar dan tubuhnya pun terpental cukup jauh ke belakang kemudian ambruk.


Melihat mbah Jambrong yang tersungkur, Nyai Ratu Sekar Arum pun tak tinggal diam, dengan liciknya Nyai Ratu Sekar Arum mengganggu konsentrasi dari mbah Darmo dengan mengacaukan fikiran dari mbah Darmo, sehingga akan dengan mudah mbah Darmo bisa di kalahkan. Tak lupa Nyai Ratu Sekar Arum pun menambah kekuatan kepada mbah Jambrong sembari ia berkata kepada mbah Jambrong.

__ADS_1


" Jambrong, sekarang kau sudah aku tambahkan kekuatan, dan juga kondisi si Darmo sekarang sedang rentan karena aku sudah mengacaukan pikirannya, jadi sekaranglah saatnya kau untuk menyerang balik kepadanya," ucap Nyai Ratu Sekar Arum kedalam batin mbah Jambrong.


" Baik Nyai Ratu Sekar Arum, hamba tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini," timpal mbah Jambrong dalam batinnya kemudian segera melesatkan serangan pamungkas nya itu kepada mbah Darmo.


Tak bisa mengelak dari serangan itu, mbah Darmo pun seketika tumbang dan tersungkur ke tanah dengan darah mengucur deras dari mulutnya tersebut sehingga membuat mbah Jambrong pun tertawa penuh kemenangan.


" Hahahaha, hahahaha, rasakan kau Darmo, matilah kau, hahahaha," ucap mbah Jambrong sambil tertawa riang melihat mbah Darmo tersungkur tak berdaya.


" Ya Allah berilah hamba pertolongan dan kekuatan untuk bisa mengalahkan manusia terkutuk itu ya Allah,". lirih mbah Darmo dalam hatinya sembari merintih menahan rasa sakit yang begitu sangat teramat di bagian jantungnya tersebut akibat serangan dari mbah Jambrong.


Bukan hanya mbah Jambrong yang seakan telah memenangkan pertarungan tersebut, namun Nyai Ratu Sekar Arum pun ikut tertawa pongah melihat tubuh dari mbah Darmo yang sudah tidak berdaya itu. Namun tanpa mereka sadari, Ratu Anjani kini tengah mempersiapkan serangan balasan untuk mereka, karena Ratu Anjani rupanya telah mengetahui sedari awal bahwa mbah Jambrong telah di bantu oleh Nyai Ratu Sekar Arum.


" Darmo, persiapkan lah dirimu, aku akan menyalurkan ilmuku kepadamu agar kau bisa mengalahkan si Jambrong yang telah di bantu oleh Nyai Ratu Sekar Arum," ucap Ratu Anjani melalui batin mbah Darmo.


Mbah Darmo yang mendengar itu pun segera mempersiapkan dirinya sesuai apa yang di perintahkan suara yang ia dengar barusan, walau dia tidak tau siapa yang telah berbicara kepadanya itu.


" Nanti kau akan tau siapa aku Darmo, sekarang bersiaplah," seolah tau akan apa yang di pikirkan oleh mbah Darmo, Ratu Anjani pun kembali berkata melalui batin mbah Darmo.


Bersambung>>>>>>

__ADS_1


__ADS_2