
FOLLOW IG AUTHOR: NIS3236.
recomended.
HAPPY READING.
"Kau baik-baik saja?"sekertaris Wahyu hanya diam,dia sama sekali tidak menjawab, dada nya terasa sangat sesak,bahkan setelah mengata kan astaghfirullah berkali-kali,tidak terdapat perubahan.
Nisa,satu kata yg terlintas di benak Erik, dia berdoa semoga sesak nya sekertaris Wahyu tidak ada sangkut paut nya dengan Nisa,semoga saja gadis itu baik-baik saja.
"Ya Allah selamat kan lah Nisa"lirih Erik,doa yg terus di haturkan oleh nya adalah Nisa akan baik-baik saja.
Kurang lebih 10 menit berlalu, dokter Ridwan baru saja keluar dari dalam ruang IGD, terdengar helaan nafas panjang yg keluar dari hidung nya.
"Dok!Nisa baik-baik saja?"di tengah rasa sesak yg melanda dada nya, sekertaris Wahyu menyempatkan bertanya.
"Alhamdulillah,setelah sempat henti Jantung, kondisi nya mulai stabil walaupun tidak baik-baik saja"jelas dokter Ridwan membuat semua orang yg ada di sana bernafas lega,setidak nya Nisa berhasil selamat.
"Alhamdulillah"mereka semua serempak mengucap syukur.
"Dia akan di pindahkan ke ruang rawat"ucap dokter Ridwan sebelum melangkah pergi meninggal kan mereka semua.
Tak lama, terlihat beberapa orang suster tengah mendorong brankar,di atas nya tengah terbaring Nisa dengan alat bantu pernapasan manual untuk menjaga agar paru-paru nya masih mendapat kan oksigen.
"Nisa"amerra menatap langsung wajah pucat sang sahabat,wajah yg selalu tampak tegar di hadapan nya,wajah yg selalu memancarkan ketenangan di balik sikap bar-bar nya.
"Sayang"Kevin memeluk pinggang amerra,menjaga keseimbangan agar amerra tidak jatuh.
__ADS_1
Sebuah hati tengah merasakan sesak yg amat mendalam melihat gadis mungil yg dulu di cintai oleh nya,tengah berada di pelukan laki laki lain,ya Rendy berada di dekat amerra bukan berarti mengikhlaskan,bagi nya amerra adalah satu nama yg sangat sulit untuk di ganti,nama yg selalu membuat nya jatuh cinta.
Sekuat mungkin Rendy menahan perasaan nya demi menghargai keputusan amerra untuk mempertahan kan pernikahan nya dengan Kevin,jujur di hati kecil Rendy terselip rasa ingin merenggut amerra,namun ia sadar cinta hadir dengan sendiri nya,dia tidak bisa memaksa hati yg telah berpaling untuk menengok ke arah nya kembali.
Hati yg berpaling dari nya karena keegoisan sang ayah,hati yg telah di jaga nya sekuat mungkin pada akhir nya mengibar kan Bendera putih pertanda menyerah,dalam diam nya Rendy menangis,dia hanya terlihat kuat di depan Nisa.
"Aku titip Nisa"tiga kata yg keluar dari bibir Rendy sebelum dia melangkah pergi,meninggal kan semua orang yg menatap ke arah nya kebingungan.
Di sini lah dia berada,di atap gedung rumah sakit ED, atap tempat helikopter milik rumah sakit sering mendarat dalam keadaan genting, berdiri di tengah langit malam,membiar kan dingin nya air malam menusuk tulang berbalut kulit tipis.
Memakan waktu cukup lama untuk penanganan Nisa,tak heran hari sudah beranjak malam.
Air mata yg sedari tadi di tahan Rendy akhir nya runtuh juga,laki laki tampan yg akrab di sapa en oleh amerra itu kini tengah mendongak,membiar kan air mata terus menetes tanpa henti, menggambar kan betapa sakit nya dia melihat gadis yg hingga detik ini di cintai nya bersama pria lain.
RENDY POV.
Andai,andai aku memiliki keberanian untuk memberontak ayah ku sedari dulu mungkin.......mungkin kini yg ada di posisi Kevin adalah aku bukan dia.
Kisah cinta yg ku jalin dengan amerra permata sari, gadis cantik bertutur kata lembut serta sopan yg tak lain adalah adik kelas ku harus berakhir tragis dan miris.
Bayang kan bagaimana jika kalian jadi aku? melihat wanita yg masih kalian cintai bersama dengan laki-laki lain,aku tau aku salah tapi aku juga korban,korban ke egoisan ayah ku.
Aku sudah kehilangan semua nya, kehilangan wanita yg ku perjuang kan mati-matian,mungkin kalian selalu berfikir aku jahat karena meninggal kan amerra tanpa ke jelasan,tapi semua itu ku lakukan untuk ame,untuk gadis yg ku cintai agar baik baik saja.
Ayah ku sempat mengancam akan membuat bangkrut usaha ruko sembako kecil Milik ayah Adi sewaktu pertama kali nya aku mengata kan bahwa aku berpacaran dengan amerra.
Saat itu aku masih remaja yg tidak perduli dengan hal itu,tapi semakin lama ancaman ayah semakin menjadi,membuat ku sadar sebelum memutus kan untuk pergi ke Swiss aku telah menyiap kan beberapa surat,aku menemani hari-hari amerra dengan cinta melalui selembar kertas dan seuntai kata.
Puncak dari ancaman ayah begitu aku menapak kan kaki di Swiss,tak ada keinginan ku sedikit pun untuk berbohong kepada Amerra bahwa aku ke Italia,itu semua rencana ayah ku.
__ADS_1
Di Swiss,aku telah di hadap kan cobaan besar lagi,ayah membuang handphone ku ke jalan, handphone yang menjadi satu-satu nya alat penghubung ku dengan amerra.
Setelah di beli kan handphone baru ayah menyadap nya,emosi ku memuncak ketika ayah mengirim kan foto Amerra tengah di sekap di sebuah gudang tak jauh dari belakang SMA BB.
Ternyata ayah tak main main,dia mengancam ku jika aku masih menghubungi amerra,maka gadis yg ku cintai akan di bunuh oleh ayah ku, berikut dengan usaha ayah adi.
Aku kalut jalan satu-satu nya adalah menuruti segala perintah ayah, namun Allah masih berpihak kepada hamba nya,saat tengah memberes kan buku buku, tanpa sengaja terselip nama Roki di sebuah kertas.
Roki, sahabat karib ku sedari kecil sama seperti Nisa,dari nya aku tau tentang kabar amerra,lewat nya juga aku selalu memantau keadaan amerra.
Terserah kalian membenci ku atau tidak,kalian semua tidak tau ada apa di balik layar, perjuangan ku sama berat nya seperti amerra.
Tapi apa adik bungsu ku Aldo memberi tahu kan kabar yg sangat mengejut kan amerra sudah menikah,kabar yg di tutupi oleh Nisa sewaktu dia pergi ke Swiss.
Sakit?jangan tanya, seberapa sakit nya aku,rasa cinta untuk Amerra masih sangat banyak untuk mengikhlas kan nya terasa sangat sulit dan menyakitkan.
Aku tau Nisa sahabat ku berniat balas dendam, Bagaimana pun kami berteman dari bayi,semua tentang satu sama lain kami ketahui, termasuk sikap nya yg sangat suka balas dendam.
# Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh.
Author balik lagi yah guys.
Like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like, like'like komen komen komen komen komen komen komen komen komen and vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote,vote vote vote vote vote vote vote.
Sarange 💗💗
I love you all para readers kesayangan author bidadari ayah
Kamsahamida 🙏🙏🙏
__ADS_1