BABY CEO (Tragedi Cinta Satu Malam)

BABY CEO (Tragedi Cinta Satu Malam)
jalan jalan berdua


__ADS_3

"aku mencintai mu apa adanya terlepas dari kau kurus atau gendut,yg ku tahu kau tetap Ra ku, istri ku dan juga ibu dari anak-anak ku"~kevin arlando julliano


~•••happy reading•••~


Masjid Pusat Seoul adalah masjid yang dibangun di daerah Itaewon, Seoul, Korea Selatan dan dibuka pada tahun 1976. Terletak di Hannam-dong, Yongsan-gu. 


Setelah selesai mengerjakan shalat Dzuhur,Kevin dan amerra kembali melanjut kan perjalanan untuk mencari restauran halal mengguna kan taxi.


Untung saja Kevin telah menukar uang nya dengan won mata uang resmi di Korea Selatan.


"Makan yg banyak Ra biar gendut"Kevin yg sedang asyik menyantap ramen menggoda sang istri yg juga menyantap ramen.


"Mas ih!kalau Ra gendut mas mau selingkuh gitu"pikiran amerra mulai menerawang, terutama ketika menyadari saudari tiri nya memiliki tubuh seksi dan molek di tambah baju yg kurang bahan.


"Ra, tubuh gendut nya ibu hamil itu seksi loh"Kevin semakin menggoda sang istri, terutama ketika amerra nya marah.


"Tapi mas.... bagaimana jika mas selingkuh?"amerra mulai memasang wajah menyedih kan dengan genangan air mata di netra coklat nya berhasil membuat Kevin kalang kabut.


Kevin tak tahu bahwa godaan dan juga candaan nya berdampak serius pada sang istri.


"Sayang,mas mencintai mu apa adanya terlepas dari kau gendut atau kurus,yg ku tahu kau tetap Ra ku, istri ku dan juga ibu dari anak-anak ku"bukan nya tangis tersebut tak jadi melainkan air mata itu jatuh juga luluh lanta dari manik coklat milik amerra.


Bukan sedih bukan,amerra hanya terharu ia senang ada yg mencintai nya sebesar dan sedalam ini.


"Loh sayang kenapa?"Kevin panik bukan main,dada nya bergemuruh hebat melihat air mata menetes dari wanita yg ia cintai,kini ia merutuki candaan dan godaan yg ia berikan pada sang istri.


"Ra bahagia mas"dengan cepat ibu hamil itu menyeka air mata nya pelan"Ra bahagia dengan segala cinta yg mas berikan"


Jika kedua manusia itu sibuk bermesraan dan menghadiahi cinta masing masing berbeda dengan sekertaris Wahyu,4 body guard dan juga Nisa mereka kalang kabut begitu melihat Kevin dan amerra tak ada di rumah.


"Bagaimana bisa sih mereka pergi sendiri"Nisa sibuk menggerutu,tangan nya berselancar di layar handphone mencoba menelfon Kevin namun nihil tak di angkat.


"Astaghfirullah!!"geram nya mengangkat ke dua tangan ke udara, menandakan kekesalan nya yg memuncak.


"Cek cctv-nya"titah sekertaris Wahyu dingin,ia juga bingung mencari keadaan sang tuan muda.


"Percuma!aku yakin mereka pergi jauh, lebih baik kita berpencar!kalian ber empat naik mobil yg berbeda, saya dan sekretaris Wahyu berjalan"titah Nisa tegas, langkah nya dengan cepat keluar di ikuti oleh sekretaris Wahyu.

__ADS_1


Jadi lah mereka berpencar masing masing untuk mencari keberadaan sang tuan muda dan nona muda.


Dengan langkah cepat sekertaris Wahyu dan Nisa menjelajahi jalanan kota Seoul,mata mereka terus mengejar mencari target.


"Sekertaris Wahyu!kita masuk ke restauran halal"Nisa teringat begitu melihat restauran halal,mungkin Kevin dan amerra keluar untuk mencari makan itu lah yg ada di dalam fikiran Nisa.


Dan benar tebakan mereka,Kevin dan amerra berada di sana sedang sibuk bercengkrama membuat Nisa mengepal kan tangan nya kesal.


"Kalian di sini hah!"Nisa berkacak pinggang di hadapan sepasang suami istri yg menghentikan makan nya ketika melihat kehadiran Nisa.


"Kami ingin jalan-jalan"amerra menjawab dengan santai nya,ia tak tahu bahwa sang sahabat khawatir bukan main.


"Aku mencari kalian hingga berkeliling jauh!tak tahu kah kami khawatir"Nisa menduduk kan tubuh nya setengah kasar di sebelah sang sahabat.


"Sabar nis, setelah aku selesai makan kita pulang"jawab amerra.


"Cepat lah"Nisa masih sibuk mendengus kesal, kekesalan nya kini semakin memuncak.


"Kalian tak ingin makan?"tawar amerra,dengan cepat kedua manusia itu menggeleng pertanda tidak mau.


Setelah mereka selesai makan, akhirnya mereka ber empat memutus kan untuk pulang dengan berjalan kaki.


"Apakah itu alasan kalian pergi sendiri? bagaimana jika nanti kalian tersasar"Nisa yg berjalan di depan bersama dengan sekertaris Wahyu mengomel tak henti sedari tadi.


"Nona, apakah anda tak lelah berbicara terus sedari tadi"dengan jahil nya sekertaris Wahyu bertanya,Nisa yg mendengar menatap ke arah nya tajam, secara tersirat sekertaris Wahyu mengatakan kalau Nisa cerewet.


"Heh sekertaris datar! berhenti menceramahi ku"ketus nisa,tangan nya bersidekap ia kesal bukan main karena perkataan Sekertaris Wahyu tadi.


"Nona tidak ada sekertaris seperti saya di sini"menyombong kan diri seakan dia adalah satu-satunya makhluk ciptaan Tuhan yg paling wah.


"Terserah anda"dengan Langkah cepat Nisa menjauhi mereka semua yg ada di sana.


Sementara amerra yg sibuk menggandeng lengan kekar Kevin cekikikan mendengar perdebatan dari dua makhluk di hadapan nya.


"Kenapa kau tertawa sayang?"Kevin bertanya karena ia sedari tadi tak menyimak perdebatan antara sekertaris nya dan juga sahabat sang istri.


"Tidak mas"amerra menyandar di lengan Kevin"oh ya,kapan kita pulang?."

__ADS_1


"Tak bisa secepat nya,aku ingin kita berlibur dulu,sejak aku menjadi seorang CEO kata libur tak ada di dalam kamus ku lagi" ya,ini adalah kali pertama Kevin liburan,selama ini ia terlalu sibuk dengan berkas berkas dan urusan kantor.


"Oh baiklah"jawab amerra, seulas senyum senang terukir di wajah cantik nya.


~JAKARTA~


"rik!di mana kakak mu beserta jalang itu hah!"teriakan nyonya fresya menggelegar di segala penjuru mansion, wanita paruh baya itu benar benar kesal setelah berhari hari sang Putra mahkota pergi entah ke mana.


Jangan tanya Erik,remaja tampan itu asik sendiri dengan berkas dan leptop nya tanpa mendengar kan teriakan sang mommy yg memekak kan telinga.


"Erik!"nyonya fresya mendekati Putra bungsu nya yg seakan tak menganggap nya di sini.


"Apa sih mom"Erik masih sibuk dengan dunia nya,bukan nya menjawab gerutuan sang mommy ia malah balik menggerutu.


"Di mana kakak mu!tak tahu kah dia kini waktu nya fighting baju pengantin"brak!Erik membanting berkas yg ada di tangan nya kasar,ia berdiri dari duduk nya menatap nyalang ke arah sang mommy.


"Fighting? mom kan tahu kakak sudah menikah dan akan segera menjadi ayah"dengan lantang nya Erik berujar, menurut nya mommy nya sudah keterlaluan dan terlalu banyak ikut campur.


"Maksud mu wanita aneh itu?"fresya tersenyum remeh"wanita itu tak selevel dengan keluarga kita rik!"fresya tetap keukeh, pewaris yg baik berasal dari wanita yg BERKELAS.


Suara tawa penuh kesakitan terdengar dari bibir Erik"berkelas?lalu apa kabar dengan pacar ku Kim na Na mom?dia wanita berkelas dan berpendidikan tapi mom?mom malah menghina nya dan mengusir nya"


Fresya terdiam,Kim na Na memang seorang gadis berkelas dan terpelajar,ia pun bukan keturunan dari keluarga sembarangan, melainkan keluarga Kim salah satu konglomerat tersohor di Korea Selatan.


"Jangan usik ketenangan orang mom"tekan Kevin lalu melangkah pergi,tanpa mereka berdua sadari tuan Estrank sudah berdiri memantau dari depan pintu mansion.


Lagi dan lagi, kepulangan sang istri mengundang keributan dan kekacauan di mansion,semakin kesini rasa nya semakin lelah berumah tangga dengan seorang fresya yg terkenal arrogant.


"Bisakah tak membuat kerusuhan fresya?"tegur tuan Estrank,selama ini beliau selalu mendiam kan bukan berarti tak perduli.


"Dia putra ku"dengan sombong nya nyonya fresya berujar.


"Benar kah?ku rasa kau hanya melahir kan mereka,tanpa merawat nya kan?"Sindir tuan Estrank kesal,lalu melangkah ke lantai teratas di mana tempat istirahat pribadi nya ada di sana.


"Sial,semua nya membela wanita kampung itu"gumam Nyonya fresya kesal,dengan cepat wanita paruh baya nyonya besar dari keluarga julliano itu melangkah menuju mobil.


Deru halus mobil nyonya fresya, memecah keheningan di perjalanan,ia berniat pergi ke rumah Vania yaitu kediaman keluarga Chen.

__ADS_1


# assalamualaikum 🙏💗


guys author balik lagi yah,like like VOTE VOTE KOMEN AND VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE KOMEN KOMEN KOMEN KOMEN


__ADS_2