BABY CEO (Tragedi Cinta Satu Malam)

BABY CEO (Tragedi Cinta Satu Malam)
what's wrong with secertary Wahyu


__ADS_3

FOLLOW IG AUTHOR:Nis3263.


Happy reading.



recomended.


Iring-iringan mobil sudah sampai di tengah hutan yg cukup lebat, melihat mobil telah di henti kan tapi tidak ada tanda-tanda ada nya gedung tua membuat Kevin mengeryit heran.


"Di mana kah gedung tua nya?"mendengar perkataan Kevin,sontak semua juga ikut celingukan mencari di mana keberadaan gedung tua.


"Kita harus berjalan kaki"Nisa sudah selesai melepas kan sabuk pengaman nya, baru saja hendak mencari keluar,suara seseorang menghentikan langkah nya.


"Kau gila! kenapa kita parkir sejauh ini hah!ini memperlambat waktu"suara Kevin meninggi,dia kesal karena Nisa mengambil jarak yg cukup jauh.


"Kau yg gila,jika kita parkir dengan jarak cukup dekat dan mereka tau! nyawa amerra taruhan nya!"brak!Nisa membanting pintu dengan sangat keras,dia benar-benar emosi saat ini.


Setelah di luar, mereka semua sibuk mengamati sekeliling di tengah hutan yg lebat nan rindang, mereka semua berada di sana.


"Maaf nona,sebenar nya siapa yg menculik nona muda Julliano?"Nisa menoleh, seorang laki-laki muda dengan wajah yg cukup tampan bertanya kepada nya,di lengan kanan terdapat logo JL group.


"Iya Nisa,biasa nya analisis mu jarang meleset"kini giliran Rendy yg bertanya,Nisa menatap ke arah semua orang di sekitar nya dengan tatapan yg sulit di arti kan.


"Kita mengenal nya dengan baik Rendy,dia.....yg selama ini menjadi musuh dalam selimut"Rendy tersentak mendengar perkataan Nisa,musuh dalam selimut? siapa kah yg selama ini menjadi musuh nya.


"Aku?kita mengenal nya"Rendy tergugu di tempat, sebelum akhir nya dia mengangguk kan kepala nya faham.


Dengan bersenjata kan pistol pisau dan sebagai nya, Mereka langsung berlari menyebar,Nisa menghela nafas kesal ketika tangan nya tiba-tiba di tarik oleh orang lain,dengan penuh kekesalan gadis berkaca mata hitam itu berbalik.


"Nona,apa pun yg terjadi saya berharap nona bisa menjaga diri anda sendiri,saya mohon berjanji lah untuk hidup dengan baik untuk saya, berjanji lah jangan menangis jika terjadi sesuatu nanti"Nisa mengeryit heran,dengan mata nya sendiri dia melihat netra milik sekertaris Wahyu berkaca-kaca,di saat yg sama dada Nisa juga terasa sesak,oh ya Allah pertanda macam apa ini.

__ADS_1


"Dada ku sudah sesak,jadi berhenti mengata kan hal yg tidak penting seperti itu"ketus Nisa kesal,baru saja hendak berbalik, sekertaris Wahyu menyentak tangan gadis itu lalu mendekap nya erat.


Nisa terdiam.... entah lah perasaan tidak enak tengah menyelimuti hati dan fikiran nya....ada yg akan terjadi tapi tidak tau apa.


"Aku mohon,ingat satu hal di hati mu selama nya, aku benar-benar mencintai mu"lirih sekertaris Wahyu, terdengar seperti salam perpisahan bukan?.


"Kembali ke topik tuan sekertaris,nona muda mu dalam bahaya!"tegas Nisa,melepas paksa pelukan sekertaris Wahyu lalu berlari dengan cepat menyusul para tim yg lebih dulu di depan.


Seluruh pasukan pengamanan baik dari JL group dan juga global Inverse group telah mengepung gedung tua itu, Gedung tua yg telah berusia puluhan tahun,lumut di mana-mana membuat aura menegang kan semakin menjadi.


Sementara Erik,Kevin Rendy Nisa dan juga sekertaris Wahyu serta seorang komandan polisi tengah mengendap endap masuk ke dalam.


"Jumlah mereka lumayan banyak"komandan polisi memang sudah menduga bahwa ini bukan penculikan biasa yg bertujuan memeras uang.


"Tidak masalah jika kita hadapi bersama, melukai sedikit ku rasa menyenang kan"ujar Rendy, mereka semua sontak bersiap menghajar, Nisa?gadis itu telah membawa alat setrum yg bisa membuat seseorang pingsan dalam waktu singkat.


"Kita tidak bisa main kasar,bisa memancing yg lain,dan juga membuat Sandra kemungkinan tidak selamat"semua orang tampak berfikir ketika mendengar perkataan komandan polisi, menyerang tanpa suara apakah itu mungkin.


Srek!!


Sebuah pisau berhasil menggores lengan Nisa,baru saja hendak menoleh ke arah sang pembuat onar, laki-laki berkepala pelontos itu lebih dulu terjatuh akibat tendangan keras dari Kevin.


"Nona kau baik-baik saja?"Erik langsung mendekat ke arah Nisa,Nisa tidak menjawab dia sibuk menajam kan pendengaran begitu telinga nya menangkap sosok tertawa.


"Kita harus segera menyelamat kan amerra, aku yakin dia dalam bahaya"Nisa tidak lagi memperduli kan luka nya yg terasa perih.


Setelah memasti kan sumber suara berasal dari ruangan ini,dengan cepat Kevin mendobrak nya bersama dengan Rendy,hanya satu kali tendangan pintu itu telah terbuka dengan sangat lebar.


Netra kedua laki-laki yg sama sama mencintai amerra itu membulat begitu melihat tubuh amerra telah di penuhi dengan banyak darah di sekitar nya,dalam keadaan sayu amerra dapat melihat kedatangan Kevin dan juga Rendy.


"Ra tau mas akan datang"lirih amerra pelan.

__ADS_1


"Wah wah kalian sangat kompak yah"nisa menyeringai pelan,dia tentu hafal dengan baik suara ini.


"Kau!"Rendy yg masih diambang pintu tergugu di tempat menatap ke arah sosok wanita yg dengan santai nya berjalan ke dekat amerra dengan sebuah pistol di tangan nya.


"Sudah ku duga ini pasti kau perempuan murahan"dengan langkah santai Nisa mendekat,senyum Devils terukir di wajah penyandera amerra,tentu dia tau dalang penemuan persembunyian mereka adalah Nisa si gadis penyakitan.


"Kenapa kau menyakiti istri ku ja*ang!"nada suara Kevin semakin meninggi, emosi nya tengah di puncak nya,andai saja Wanita itu tidak menyandera amerra, mungkin sudah di bunuh wanita itu oleh nya.


"Dendam masa lalu"dengan santai wanita itu berujar,rambut pirang berwarna merah milik nya terhempas angin begitu saja.


"Kau seharusnya tidak membawa nya dalam masalah kita"Rendy kembali bersuara,dia tidak menyangka hanya karena masalah nya kini nyawa amerra dan bayi yg tengah di kandung oleh Nya berada di dalam bahaya.


"Kau yg menyeret nya bukan aku!"wanita berhodiee itu berteriak sangat lantang,suara nya memenuhi ruangan tua itu.


"Lepas kan ame sekarang!tidak puas kah kau menghancur kan segala nya hah!"terjadi lah perdebatan sengit antara Rendy dan juga wanita berhodiee itu, perdebatan yg tidak banyak di ketahui oleh orang alasan nya kecuali Nisa.


"Aku sudah menghancur kan segala nya tapi apa!!!kau sama sekali tidak bisa menjadi milik ku!"teriakan wanita itu semakin menjadi,tampak seperti orang gila.


"Ini semua salah mu anindi hilma Saputry"teriak Nisa keras,ya yg menculik amerra tidak lain dan tidak bukan adalah hilma, wanita yg terobsesi akan sosok Rendy.


# Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh.


Author balik lagi yah guys.


Like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like, like'like komen komen komen komen komen komen komen komen komen and vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote,vote vote vote vote vote vote vote.


Sarange 💗💗


I love you all para readers kesayangan author bidadari ayah


Kamsahamida 🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2