
FOLLOW IG AUTHOR.
"MAS!"Kevin tersentak kaget ketika mendengar pekikan suara seseorang,dia menoleh ke belakang, ternyata Amerra menatap ke arah nya dengan pandangan nyalang.
"Sayang ayo lah,kan Ra sudah bilang,pakai baju dulu,itu sudah Ra siap kan,jadi mas cepat ganti baju sekarang!"Amerra memekik keras.
Ruang utama di mansion ini penuh dengan canda dan tawa, kebahagiaan milik Ameera terasa sangat lengkap, memiliki buah hati yg sangat cantik dan suami yg super perhatian.
Bahagia,kisah cinta penuh suka dan duka sudah di lalui oleh Kevin dan amerra,hadir nya orang ke tiga tidak berhasil membuat ikatan mereka putus,Rendy si cinta pertama Amerra bahkan tidak berhasil membuat nya goyah sedikit pun.
Cinta yg telah di tentukan sebelum manusia lahir,manusia hanya perlu mengikuti jalan yg ditakdirkan Tuhan untuk mereka,meraih seorang jodoh yg telah di tentukan di lahul Mahfuz.
Cinta suci yg melahir kan banyak kebahagiaan,baik untuk Amerra dan juga Kevin,dua manusia yg di satu kan karena kesalahan
Tragedi cinta satu malam, membuat Amerra permata Sari terikat dengan Kevin arlando Julliano.
Yg mula nya karena keterpaksaan, berubah menjadi kebiasaan dan akhir nya menjadi ketergantungan.
Begitu lah cinta Amerra dan Kevin yg menghadirkan buah hati mereka karra Wahyu arlando Julliano.
Akhir kisah cinta yg bahagia, mereka berhak mengejar kebahagiaan bersama, saling menggenggam tangan dengan erat, melangkah menuju satu tujuan,yaitu Jannah nya.
SEOUL,KOREA SELATAN.
Sebuah ruangan gelap gulita,tak ada satu pun lampu di sana,langit gelap menjadi teman seorang gadis cantik yg tengah memandangi sebuah figura di hadapan nya.
"Yg kau inginkan telah terwujud kan,kau begitu mencintai tuan muda mu melebihi diri ku,dia sudah bahagia, bersama wanita yg sangat dia cintai,hanya......hanya kisah kita yg terhenti di jalan"jari jemari lentik itu menyentuh figura.
Jari-jemari itu mengelus perlahan figura di hadapan nya,figura berisi seorang laki-laki tampan dengan jas navy,seorang laki-laki tampan yg terkenal dengan sebutan si dingin Julliano group.
__ADS_1
"Nona!"Nisa yg sibuk melamun menoleh,air mata nya mengalir sangat deras,ini kah yg di sebut mimpi.
"Sekertaris Wahyu"nama itu meluncur bebas dari bibir Nisa,senyum lebar terukir ketika dia menatap sosok tampan berbalut baju putih di hadapan nya.
"Ikhlas kan saya nona,biarkan saya pergi dengan tenang"
"Tidak!!"Nisa langsung berteriak keras,di dalam hati nya bertanya-tanya,ini adalah sekertaris Wahyu kan?bukan arwah nya yg datang,untuk membuat Nisa mengikhlaskan kepergian nya.
Laki-laki dengan wajah bersinar itu tersenyum tipis,seakan mengerti gadis di hadapannya ini belum benar-benar mengikhlaskan kepergian nya.
"Aku sangat mencintaimu tak bisakah ajak aku pergi!hari itu!hari itu seharusnya Amerra yg tertembak!kenapa kau melindungi nya,hiks,,hiks,,hiks"Nisa terisak,air mata nya tidak dapat di bendung lagi.
"Itu sudah takdir"Nisa semakin histeris mendengar kata-kata takdir.
"Bawa aku!aku ingin ikut dengan mu!aku ingin bersama mu!kenapa kita terlalu sulit untuk bersama!apa ini takdir yg di garis kan tuhan!!kenapa!!"Nisa memekik keras,tidak terima.
Nisa terduduk di lantai,dia masih terus terisak, berharap laki-laki di depan Nya mau mengajak nya pergi,Nisa masih berfikir bahwa laki-laki di hadapan nya adalah sekertaris Wahyu,bukan arwah nya.
Untung nya tuhan masih memberi kesempatan untuk nya bertemu pujaan hati nya lagi.
"Ikhlas kan saya nona,anda berhak bahagia,saya ingin meninggal dalam keadaan tenang,jangan terus menangisi saya"
Nisa menggeleng mendengar permintaan laki-laki di hadapan nya,dia tidak bisa mengikhlaskan kepergian sekertaris Wahyu begitu saja.
"Anda semakin memberatkan langkah saya"
Nisa tersentak, sekertaris Wahyu benar,jika dia tidak iklas,maka langkah sekertaris Wahyu akan terasa semakin berat.
"Aku hanya mencintai mu"lirih Nisa.
__ADS_1
"Jika anda mencintai saya,anda harus mengikhlaskan saya nona"
Nisa kembali menggeleng.
"Ku mohon"Nisa memandang sosok di hadapan nya, pandangan memohon itu.
"Aku ikhlas,pergi lah dengan tenang"Nisa memejamkan mata nya erat, dia tidak benar-benar ikhlas.
Di pandang nya, laki-laki itu tersenyum sangat tulus,sebelum akhir nya menghilang di ikuti dengan cahaya yg sangat terang,membuat pandangan nisa menyipit.
"Sekertaris Wahyu!!!"Nisa berteriak histeris,ketika sosok itu tak ada lagi di hadapan nya.
"Sekertaris Wahyu!!!"
Brak,brak.
Pintu ruangan itu di ketuk secara kasar, tuan muda Kim dan juga sekertaris lee, mereka langsung menggedor pintu ketika mendengar pekikan Nisa.
"Kita dobrak"dalam hitungan ketiga pintu terbuka secara kasar,akibat dobrakan ke dua laki-laki kekar itu.
"Kim!"tuan muda Kim langsung mendekat,memangku Nisa yg sudah tidak sadar kan diri dengan darah yg mengalir dari hidungnya.
"Nona Kim"sekertaris lee juga sangat terkejut melihat keadaan Nisa.
"Kim sadar"tuan muda Kim berulang kali menepuk pipi Nisa,tapi gadis itu tak bergeming.
"Kita ke rumah sakit"tuan muda Kim langsung menggendong tubuh Nisa ala bridal style.
TAMAT.
__ADS_1
dua kisah cinta yg berbeda,satu memiliki akhir yg indah,dan yg satu nya berakhir tragis.