
Follow Ig author: NIS3263.
recomended.
Happy reading.
3 Minggu berlalu, keadaan semakin tak terkendali, kondisi Nisa semakin hari semakin mengalami penurunan,untuk amerra,ibu hamil itu sudah mengalami peningkatan yg cukup pesat,hanya tinggal menunggu nya untuk sadar.
Di sebuah ruangan,Nisa tengah terbaring tak berdaya di ranjang pasien,tubuh nya di balut piyama khas rumah sakit,selang infus tampak bertengger indah di hidung nya,kondisi nya semakin parah,tak ada keinginan nya untuk bangun,tentu saja semakin mempersulit tenaga medis.
Keluarga kandung Nisa pun seiring hari,selalu menjenguk sang putri bungsu bergantian,meratapi nasib yg seakan mempermain kan hidup sang putri.
Keluarga Kim juga datang jauh-jauh dari Korea saat mereka mengetahui Nisa sudah tak sadar kan diri selama kurang lebih satu Minggu,untuk urusan butik,semua menjadi tanggung jawab sekertaris Lee.
"Eugh"amerra mengerjap kan mata nya perlahan,mata yg seharus nya milik sekertaris Wahyu,namun apa daya takdir Allah berkehendak lain.
"Sayang,kau sudah sadar"Kevin berbinar bahagia ketika melihat amerra perlahan sudah sadar,dengan cepat dia menekan nurse call.
Seorang dokter dan juga perawat datang,mulai memeriksa keadaan amerra.
"Di mana anak kita mas"satu kata yg keluar dari bibir amerra,dia benar-benar khawatir jika bayi nya nanti tak selamat.
__ADS_1
"Sebentar,baby sedang di bawa oleh suster"tak lama setelah perkataan Kevin,seorang suster datang membawa baby kara.
"Mas,dia putri kita?"tanya amerra berkaca-kaca,perlahan tangan nya mengambil alih tubuh baby kara,tampak Baby itu menggeliat ketika merasa kan sentuhan hangat di pipi nya.
"Maaf kan bunda sayang,kau pasti sedih karena bunda tinggal yah,maaf,dan terima kasih telah bertahan"amerra menangis sembari mendekap tubuh mungil baby kara,walau pun dia ibu nya,tak ada satu pun dari baby kara yg mirip dengan nya,gadis mungil itu sangat mirip dengan kevin.
"Siapa nama nya mas?"tanya Amerra,netra nya sama sekali tidak teralih kan dari baby kara.
"Kara Wahyu Arlando Julliano"mendadak tangan amerra yg tadi mengelus pipi lembut baby kara terhenti,Wahyu, laki-laki yg sempat ingin dia tanya kan dulu.
"Di mana sekertaris Wahyu mas?"Kevin terdiam di tempat,netra nya kembali berkaca-kaca,jari nya saling meremas,siap kah dia mengata kan yg sebenar nya.
"Dia sudah tenang sayang"amerra mengeryit bingung, jawaban Kevin terlalu ambigu untuk di cerna oleh nya.
"Kejadian waktu itu, merenggut nyawa Sekertaris Wahyu,sebelum meninggal dia, mendonor kan mata nya untuk mu"jawaban Kevin langsung di sambut tangis histeris amerra,bahkan baby kara yg ada di dekapan sang bunda ikut menangis.
"Cup,cup,cup, sayang jangan menangis yah"Kevin langsung merebut baby kara,netra nya ikut berkaca-kaca,dia bingung melihat keadaan amerra yg terus berteriak histeris.
"Mas di mana Nisa sekarang?"tanya amerra.
"Duduk lah"Kevin meminta amerra untuk duduk di kursi roda,dengan baby kara di pangkuan nya,perlahan kecin mendorong kursi roda itu ke tempat di mana Nisa di rawat.
Begitu sampai,ternyata di dalam sana,ada Rendy dan juga Erik, Mereka langsung tersenyum bahagia melihat amerra sudah sadar.
__ADS_1
"Nis maaf"kalimat yg keluar dari bibir amerra,ibu muda satu itu tersentak melihat keadaan sang sahabat,yg benar-benar mengenas kan.
"Permisi"semua orang langsung menoleh ke arah pintu, Mereka mengeryit heran, Kenapa laki-laki berperawa kan keturunan Amerika ini bisa berbahasa Indonesia,walau pun tidak terlalu fasih.
"Maaf cari siapa Mr?"Rendy bertanya lebih dahulu.
"Nona Nisa, saya ingin menjenguk keadaan nya"mereka langsung menyingkir,membiar kan laki-laki tidak di kenal itu,untuk melihat kondisi Nisa.
"You don't want to open your eyes Hem, please don't make it difficult for me to carry out the mandate that has been given by Wahyu's secretary to take care of you, watch over you, monitor you to be near the right people"
(Kau tak ingin membuka mata Hem?,tolong jangan mempersulit ku untuk menjalan kan amanah yg telah di beri kan oleh sekretaris Wahyu untuk menjaga mu, mengawasi mu,memantau mu berada di dekat orang yg tepat)
# Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh.
Author balik lagi yah guys.
Like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like komen komen komen komen komen komen komen komen komen and vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote
Sarange 💗💗
I love you all para readers kesayangan author bidadari ayah
Kamsahamida 🙏🙏🙏
__ADS_1