
"aku beruntung memiliki mu"~amerra permata sari.
•••~happy reading~•••
"Sayang,Nisa akan baik-baik saja"Kevin mengelus rambut amerra yg bersandar pada dada bidang nya.
Amerra tetap menggeleng,bagi nya ada yg aneh dengan Nisa dan sekertaris Wahyu terbukti mereka yg tak bertengkar.
"Mungkin efek banyak perkerjaan"melihat kegusaran sang istri,Kevin memberi pendapat yg paling masuk akal.
Setelah sampai di rumah,Nisa langsung pergi ke dapur untuk memasak di bantu seorang bodyguard Kevin yg jago memasak.
"Mas, Daddy tahu kita ke Korea?"mendadak amerra teringat pada sang Daddy mertua,dengan bersandar di sofa dalam kamar.
"Hem"singkat.
"Mas, kenapa mom tidak menyukai Ra sih?"Kevin menoleh, terdapat gurat kesedihan di wajah sang istri, apakah mom nya benar benar sudah keterlaluan?fikir Kevin.
Kevin menghela nafas"Ra mom hanya butuh waktu."
"Sampai kapan?"Amerra menatap tajam sang suami"sampai aku melahirkan dan angkat kaki dari Mension?"
"Ra!"sanggah Kevin cepat,ia tak kan membiarkan Ra nya pergi dari mansion walau pun hanya selangkah.
"Aku tak perduli mom ku merestui kita atau tidak,yg ku tau kau satu satunya wanita yg ku cintai"ungkapan penuh rasa tulus Kevin berikan kepada amerra sang istri.
"Baiklah, mandilah aku akan membantu Nisa ke bawah"amerra langsung melangkah keluar penuh dengan kebimbangan.
Begitu sampai,ia melihat ke arah sang sahabat yg sudah selesai memasak.
"Ada apa me?"Nisa yg sibuk dengan leptop di meja makan mendongak.
"Tidak"bohong amerra,ia duduk di sebelah sang sahabat lalu meminum air putih.
"Katakan?"Nisa masih Keukeh tak percaya dengan jawaban sang sahabat.
"Kau yg memberi tahu mas Kevin bahwa aku bersaudara tiri dengan nona seksi?"Nisa hanya mengangguk, amerra menggeleng masalah akan bertambah rumit kini.
"Aku benar benar membenci wanita itu"kebencian nya terhadap sang ibu semakin menjadi,terutama ketika mengetahui fakta bahwa wanita pelakor itu adalah putri ibu nya.
"Ibu mu?"Nisa menutup leptop nya"bagaimana pun dia adalah ibu mu,suka tak suka."
"Menurut mu siapa kah ayah kandung ku?"bagaimana pun amerra ingin tahu garis besar keturunan nya, siapa ayah kandung nya.
__ADS_1
"Entahlah"Nisa mengangkat bahu acuh.
"Ra sayang kau belum makan?"Kevin datang dengan pakaian santai nya,tanpa malu ia mengecup ubun ubun sang istri.
"Mas ih malu"rengek amerra manja.
"Sayang kenapa malu, toh kita kan sudah halal,yg tidak boleh itu sekertaris Wahyu dan Nisa, karena Nisa itu istri orang"ledek Kevin,wajah meremehkan nya benar benar menjijikkan bagi Nisa.
"Aisyah hanya ingin balas dendam"Nisa menjawab ledekan Kevin dengan senyum yg khas.
"Maksud mu,karena dia beberapa kali kalah dalam lomba dengan mu?"tebak amerra,jika lomba dia dan Nisa akan satu Tim beda dengan Aisyah yg se tim dengan hilma.
"Mungkin"Nisa mengulas senyum jahat nya,dia berfikir mungkin asyik jika balas dendam.
"Tapi tak begini cara nya"lirih amerra,ia memang sudah memaaf kan Aisyah,tapi begitu mengetahui alasan di balik perbuatan Aisyah ia menjadi semakin kecewa.
Tikam menikam,tikung menikung,saling menyakiti dengan cara yg halus, harus kah persahabatan yg mereka bangun 10 tahun sia sia.
"Ternyata Aisyah tak sepolos yg ku kira"Kevin tampak berfikir tentang sahabat lain sang istri.
"Mas,dia bermain cantik"amerra menatap ke arah sang suami dengan mata hitam nya.
"Aku juga bisa,mari bermain cantik"senyum devil terukir di wajah Nisa begitu memikirkan rencana nya matang matang.
"Aku mendukung mu"nisa mengangguk mendengar perkataan dukungan dari sang istri.
"Kami akan mencari nya nanti setelah di ketahui jenis kelamin nya"Kevin mengangguk setuju mendengar jawaban sang istri.
Setelah selesai makan siang mereka kembali ke aktivitas masing masing.
Nisa pergi ke butik bersama sekertaris Wahyu untuk menyelesaikan beberapa hal, sementara amerra dan Kevin memilih untuk beristirahat.
Derttt derttt baru saja amerra merebahkan diri di kasur, handphone nya yg ada di nakas berdering.
"Sayang!Erik menelfon"Kevin yg jarak nya paling dekat dengan nakas mengambil nya.
📞📞📞📞
"Halo"~amerra.
"Halo kakak ipar!Nisa di mana?"~erik.
"Sudah berangkat kerja,dia sibuk"~amerra.
__ADS_1
"Yah, padahal aku sangat merindukan nya"~erik.
"Kemari jika kau rindu"~amerra.
"Kak Kevin meminta ku mengurus perusahaan sementara waktu sebelum dia kembali"~erik.
"Oh iya,baru tahu"~amerra.
"Kak,aku tutup ada meeting"~erik.
Tut.....
"Bertanya tentang Nisa?"tanya Kevin yg asyik mengelus perut buncit sang istri.
"Hem, memang nya apalagi?tak mungkin kan dia merindukan mu"ketus amerra, baginya hubungan antara Kevin dan Erik sangat rumit,dua kepribadian yang bertolak belakang.
Kevin tergelak pelan"bagaimana pun aku yg mengasuh nya sejak kecil"
"Hah!bukan kah ada mom?"amerra memiringkan kepalanya pelan, seperti sedang berfikir kan ada sang ibu.
"Mom ku sibuk dengan dunia nya"Kevin menerawang kemasa di mana dia tak di perduli kan oleh sang mommy, sementara sang Daddy sibuk mengembang kan perusahaan.
"Jika kita nanti jadi orang tua,kita harus pintar bagi bagi waktu.kita harus benar-benar mencurahkan semua kasih sayang kita pada anak kita, Bagaimana pun mereka lebih membutuh kan orang tua"
Amerra mengangguk,tapi tunggu ada yg salah....mereka?memang nya ia dan Kevin akan memiliki anak berapa?.
"Mereka?memang nya kita mau punya anak berapa mas?"
"Jika nanti yg lahir laki laki,maka kita akan membuat nya terus untuk jadi perempuan"senyum Devils terukir di wajah tampan CEO JL group,ia sedang merencana kan akan memiliki berapa momongan kelak.
"Kalau yg lahir perempuan dulu gimana?"
"Kita akan membuat laki laki, bagaimana pun JL group harus ada yg mewarisi kan?"bagi Kevin menjahili sang istri merupakan hiburan tersendiri untuk nya,sikap amerra yg kekanakan membuat nya semakin jatuh cinta pada pemilik rambut sebahu itu.
"Hufhh, terserah mas lah"gerutu amerra kesal, menarik selimut membaring kan tubuh nya di kasur empuk berbantal kan lengan kekar sang suami.
Kevin mengelus pelan rambut amerra, menepuk lembut punggung sang istri yg berbalut dress hitam, berharap sang istri secepat mungkin tertarik ke dalam alam mimpi.
Terbukti tak berapa lama akhirnya amerra terlelap, dengan cepat Kevin beranjak tak lupa mencium kening amerra terlebih dahulu.
# assalamualaikum 🙏💗🥰🙏 author balik lagi yah guys 💗💗💗
stay at home and stay healthy
__ADS_1
semoga kita selalu di beri kesehatan dan keselamatan oleh tuhan yg maha esa
like like like like like like komen komen komen komen komen komen and vote vote vote vote vote vote vote