BABY CEO (Tragedi Cinta Satu Malam)

BABY CEO (Tragedi Cinta Satu Malam)
season 2:apa untung nya dendam pada keluarga itu?.


__ADS_3

FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.


HAPPY READING.


Amerra tidak pernah ingin tau bagaimana kondisi Nisa sekarang,yang ia tau hanya Nisa semakin sukses,tanpa tau gadis itu masuk rumah sakit jiwa atau tidak.


"Jangan seperti itu"Kevin memeluk pelan tubuh Amerra.


"Ini salah ku"gumam Amerra dengan sangat pelan.


"Hei,jangan seperti itu.ini bukan lah kesalahan mu,kau tidak pernah bersalah sedikitpun.itu takdir."jawab Kevin,mengulas senyum sangat lebar.


"Kau berbohong mas,ini salah ku kita tidak terlalu peduli pada Nisa"Amerra terisak.


Apartemen sekertaris Al.


Dengan sangat cepat, sekertaris Al memasuki apartemen nya.tidak terlalu mewah,tapi cukup untuk menunjuk kan dia dari kalangan atas.


Dert,dert.


Handphone di atas nakas berdering.


Dahi sekertaris Al berkerut dalam membaca laporan kepemilikan saham di JL group sekarang.


Nona Kim mulai berulah,dengan membawa nama suami nya?,apa dia mencoba menghancur kan JL group dengan mengambil alih semua saham nya?.

__ADS_1


Sekertaris Al menghela nafas sangat panjang,lagi dan lagi segala hal tentang Nisa membuat kepala nya pusing.


Ya,selain 5 % saham milik sekertaris Wahyu yang berubah menjadi nama Nisa,Nisa juga membeli 32% saham lagi.


Membuat nya menjadi pemilik saham terbesar di JL group,dengan total 37%,mengalah kan Kevin sebagai CEO dan Saham yang di miliki keluarga nya hanya memiliki 30 % wajar saja, kekayaan Nisa ratusan kali lipat dari Kevin.


Sekertaris Al secepat kilat menelfon Kevin.


[Ya,halo ada apa Al?tumben sekali kau menelpon ku?].


[Tuan,anda tau data terbaru kepemilikan saham?]tanya sekertaris Al.


[Memang nya kenapa?aku masih tetap pemegang saham paling besar kan?]


[Apa?! bagaimana bisa?].


[saya akan segera mencari tau nya tuan muda,jangan khawatir].


Tut.


sekertaris Al langsung menutup telpon sebelah pihak.berjalan ke dapur, menyesap segelas teh madu favorit nya.


sejenak helaan nafas panjang terdengar dari bibir sekertaris Al,sebelum laki-laki itu kembali menyahut handphone di atas meja pantry.


Tut,Tut,Tut,Tut, Tut.

__ADS_1


di dering ke lima baru di angkat oleh orang yang di telpon.


setengah menggeram, sekertaris Al tidak lupa mengulas senyum lebar,berusaha untuk berbicara selembut mungkin.


[halo nona Kim?]sapa sekertaris Al lembut.


(hihihi pasti Amerra sama Kevin cemburu,mereka yang sahabat dekat Nisa aja nggak ada nomor nya].


[iya,ada apa cepat lah saya sibuk]jawab Nisa ketus.


[apa maksud anda nona?]


[bicara yang jelas!]


[kenapa anda menjadi pemilik saham terbesar di JL group?.apa anda mau mengakusisi saham JL group?anda mau balas dendam kepada keluarga tuan muda Kevin dan juga nona Amerra?].


[jaga bicara anda].


[nona jangan gegabah.apa anda lupa bahwa perusahaan ini ada campur tangan mendiang sekertaris Wahyu?].


[saya bukan pelupa!]bentak Nisa.


[lalu apa nona Kim?jangan gegabah.mau sebenci apapun anda pada mereka, mereka masuk dalam list paling penting dalam kehidupan sekertaris Wahyu].


[saya bukan orang pelupa.apa anda berfikir saya bodoh,saya tidak akan pernah menghancur kan perusahaan itu, karena ada keringat sekertaris Wahyu dalam mengembangkan nya.saya bukan Kevin yang bodoh, mengerti? saya pernah hidup dari gaji di sana,apa anda fikir saya tipe pendendam?.apa untung nya dendam pada keluarga itu?].

__ADS_1


__ADS_2