BABY CEO (Tragedi Cinta Satu Malam)

BABY CEO (Tragedi Cinta Satu Malam)
rumah sakit ED


__ADS_3

Follow Ig author:Nis3263.


Happy reading.


Tidak terasa telah 2 Minggu berlalu,namun keadaan di mansion julliano tetap sama,sepi dan juga hening, nona muda dari keluarga itu sedari kemarin terus mengurung diri,tidak ada teriakan atau permintaan aneh aneh ibu hamil.


Tidak ada rasa semangat yg menguar dari sang diri nona muda ketika berbelanja membeli perlengkapan bayi, sekarang semua masalah itu di serah kan kepada pak nun.


Sementara amerra,sang nona muda hanya menghabis kan hari nya di kamar,duduk di sofa dekat jendela,gurat kesedihan dan ketidak semangatan hidup tampak tergambar jelas di wajah mulus nya.


Kesibukan Kevin dengan dunia perkerjaan yg akhir akhir ini meningkat,membuat waktu nya semakin merenggang dengan amerra,ibu hamil yg kini butuh sandaran dia terlalu lelah dan kecewa karena kepergian sang ayah,butuh telinga untuk mendengar segala keluh kesah nya,tapi apa?tidak ada yg bisa di ajak nya cerita kecuali si Noni makhluk berbulu yg selalu ada di sekitar nya.


Nisa?sahabat baik nya telah lama meninggal kan Indonesia karena jadwal nya melaku kan perjalanan keluar negeri,dia meninggal kan Indonesia 1 hari setelah kematian ayah Adi.


Hanya ada keheningan dan juga rasa sakit yg kini menghiasi hidup amerra,kadang ia suka menangis sendiri, merenung sendiri,untuk masalah makan jika tak mengingat sedang mengandung dia tidak ingin makan sedikit pun.


"Entah lah en,aku mendadak merindukan mu"lirih amerra pelan,dia menerawang menatap ke arah langit biru berharap semua ini hanya mimpi.


Karena merasa bosan,amerra memutus kan untuk berganti pakaian setelah selesai,ia langsung turun dengan langkah pelan nya,tak ada rasa semangat lagi di hati nya maupun hidup nya.


"Nona muda"belum juga mencapai pintu,amerra sudah di sapa oleh pak nun,laki laki paruh baya yg selalu stand by di mansion.


"Anda mau ke mana?"amerra menghela nafas,ia bahkan tak tau ingin ke mana sekarang,yg ingin ia lakukan hanya lah berjalan-jalan menikmati waktu dan mencair kan suasana hati nya.


"Jalan jalan,jangan khawatir aku pergi bersama body guard pak"setelah mengata kan hal itu,amerra melangkah di depan telah berdiri gagah ke dua body guard nya.


"Kita mau kemana nona?"salah satu body guard memecah kan keheningan yg melanda di dalam mobil.

__ADS_1


"Rumah sakit"jawab amerra,ia kalut kepala nya pusing bingung ingin ke mana,ia tak bisa berfikir jernih,hanya rumah sakit yg terlintas di fikiran nya.


"Baik nona"dengan patuh body guard membawa mobil ke arah rumah sakit ED,tanpa tau alasan sang nona muda,yg ia tahu hanya lah menuruti serta selalu menjaga sang nona muda.


Begitu sampai amerra langsung turun,ia berencana mengecheck keadaan kandungan nya.


"Semua baik-baik saja kan dok?"tanya amerra,begitu ia selesai memeriksa kan kandungan nya, sementara dokter Edward Snowden tampak menghela nafas panjang.


"Kakak ipar,aku tau kakak ipar masih terpukul karena kepergian tuan Adi, tapi tidak begini cara nya,kakak ipar sama saja menyiksa kandungan dan tubuh kakak ipar sendiri,kakak ipar harus di rawat"titah Edward tak terbantah kan, walau pun ia sedikit bingung bagaimana bisa keadaan amerra menurun,apa kah Kevin tidak menjaga nya? kira-kira begitu lah yg ada di fikiran dokter Edward Snowden.


"Tapi dok..."baru saja hendak menyanggah dokter Edward Snowden lebih dulu mengangkat satu telapak tangan nya pertanda tak boleh di bantah.


"Ini salah kakak ipar sendiri yg tidak bisa menjaga diri,jadi konsekuensi nya harus di rawat"tegas dokter Edward Snowden, sementara amerra menggigit bibir bawah nya ragu.


"Sebenar nya ada apa dengan ku dok,akhir akhir ini tubuh ku sering terasa lemah?"dokter Edward Snowden menunduk,kondisi amerra akhir-akhir ini cukup memperhatin kan,tubuh nya juga terlihat mengurus,di tambah lingkaran hitam di sekitar mata nya,semua itu terlihat jelas di mata dokter Edward Snowden.


Amerra menggenggam lembut tangan dokter Edward Snowden yg berada di atas meja lalu berujar"dok,ku mohon berjanji lah apa pun yg terjadi dan bagaimana pun nanti keadaan ku,ku mohon selamat kan anak ku"


Amerra tetap lah amerra,gadis yg sama yaitu gadis keras kepala,bagi nya kini bayi nya yg terpenting,jika Tuhan masih memberi nya umur panjang nanti dia yakin pasti ia memiliki cara tersendiri untuk kembali,merela kan dan mengorban kan diri sendiri demi bayi yg ia kandung itu lah jalan terbaik, menurut amerra Kevin adalah orang yg tepat untuk menjaga hati nya.


"Kakak ipar,jangan pesimis!semua akan berjalan dengan semesti nya,aku yakin kakak juga akan selamat"dokter Edward Snowden memberi kan semangat agar amerra tetap positif thinking,namun melihat dari raut wajah nya saja membuat dokter Edward mengutuk perkataan nya.


"Hufhhh,ayo kak kita pergi ke ruang rawat"dengan pelan Edward menuntun amerra keluar menju ruang inap,wajah nya mulai pucat,mata nya memerah menahan air mata yg siap terjun bebas,di depan telah ada dua body guard yg setia menunggu.


"Nona, tunggu dokter nona muda mau di bawa kemana?"seorang body guard maju menghalangi Edward Snowden yg ingin membawa sang majikan pergi.


"Kemana tuan muda kalian hah!"masih dengan posisi menuntun amerra, Dokter Edward Snowden membentak ia tak habis Fikir dengan sikap kevin.

__ADS_1


"Tuan muda sedang di kantor"jawab body guard itu membuat Edward Snowden mengepal kan tangan nya geram bukan main,lebih memilih kantor di banding kan istri cih!geram nya.


"Kata kan pada tuan muda mu itu!cari saja uang yg banyak jika terjadi sesuatu pada istri atau bayi nya aku jamin uang tidak akan berpengaruh"ancam dokter Edward Snowden,raut wajah nya memerah, sebagai seorang dokter tentu saja dia tau bahwa keadaan pasien nya kini tidak baik-baik saja.


Kedua body guard itu terdiam,mereka faham situasi terutama ketika mereka mengekor dokter Edward Snowden,yg ternyata ingin mengantar kan sang nona muda ke ruang rawat.


Begitu amerra selesai berbaring,dokter edward Snowden langsung memasang kan selang infus,ya selang infus yg kini selalu saja menjadi teman untuk amerra,mengingat kondisi nya yg semakin kacau.


"Kakak ipar kau harus beristirahat,dan kau telpon tuan muda mu"dokter Edward menunjuk ke salah satu body guard lalu beralih ke body guard lain nya"dan kau,pergi ke apotik dan tebus obat ini"dokter Edward Snowden menyerah kan secarik kertas berisi vitamin dan obat untuk amerra.


Setelah ke dua body guard itu pergi, Edward juga undur diri.


Karena efek mengantuk,tak lama dari pergi nya dokter edward Snowden Amerra langsung tertidur dengan nyenyak, setelah hampir dua Minggu ia tidak merasa kan nyenyak nya tidur.


Tak terasa 2 jam berlalu,namun amerra sana sekali tidak terusik dengan tidur nyenyak nya.


# Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh.


Author balik lagi yah guys.


Like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like komen komen komen komen komen komen komen komen komen and vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote


Sarange 💗💗


I love you all para readers kesayangan author bidadari ayah


Kamsahamida 🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2