
"dia memang tampan tapi tak setampan dengan mu Kevin Arlando Julliano suami ku tertampan dan baik hati"~amerra permata sari.
•••~happy reading~•••
Pagi mulai menyingsing,semua orang di rumah Nisa bersiap untuk pergi memenuhi keinginan ibu hamil itu,untung saja pacar dari Hyun bin alias son ye jin adalah langganan di butik Nisa,dia begitu antusias mendengar ada seorang ibu hamil yg ingin bertemu dengan nya bagi nya itu hal yg baik.
"Sudah siap?"Nisa baru saja turun dengan celana kulot Marron,kemeja Marron dan mantel navy,jangan lupakan jilbab Marron.
"Ayo!"amerra begitu semangat ingin menemui sosok aktor tampan itu, berbanding terbalik dengan Kevin yg berwajah masam sedari malam sang istri terus membahas tentang Hyun bin ini,itu,dan segala macam.
Mereka berempat memasuki mobil,deru halus mesin mobil memecah jalanan kota Seoul.
"Mas marah ya sama Ra"lirih amerra,ia mengamati raut wajah Kevin yg datar dan dingin tatapan nya menajam,tentu saja amerra tahu ia tinggal lumayan lama dengan Kevin.
"Hmm"kan terbukti mas marah batin amerra sedih.
Semua orang tentu tahu jika Kevin hanya menjawab dengan dehemam singkat berarti ia sedang marah.
"Mas maaf"terdengar isakan kecil amerra,mood ibu hamil yg berubah-ubah membuat nya mudah menangis,atau marah mendadak.
Kevin tersadar atas apa yg ia lakukan segera menoleh,di lihat sang istri tengah menangis kencang karena merasa ia abaikan.
"Ra"dengan cepat Kevin menarik amerra ke dalam peluk kan nya,ia mengutuki kebodohan nya mengabaikan sang istri yg tengah mengandung,bisa saja amerra stres lalu oh tidak berhenti lah traveling wahai tuan muda sulung keluarga julliano.
"Maaf"Isak amerra pelan,kepala nya terbenam indah di belahan dada bidang Kevin,kedua tangan ibu hamil itu melingkar di pinggang sang suami.
"Iya,jangan menangis lagi okeh"Kevin mengecup pelan rambut amerra,tangan kekar nya menepuk penuh kasih sayang punggung sang istri berharap tangis amerra berhenti.
"Mas memaaf kan Ra kan?"amerra mendongak hingga ia kini bersitatap dengan mata tajam Kevin,dengan pelan Kevin merapih kan rambut sang istri.
"Iya"jawab nya singkat.
Dengan cepat amerra menghadiahi kecupan di pipi suami nya kanan dan kiri,di hidung nya di kening nya dan terakhir kecupan singkat di bibir Kevin.
Kaget?ya kaget lah masa enggak,Kevin benar benar di buat jantungan oleh amerra yg mengecup nya tiba tiba,terutama di bagian bibir,hati nya mendadak berdesir mendapat kan kecupan dari wanita yg ia cintai.
Tak lama senyum lebar terukir di wajah tampan milik nya,ia bahagia sangat bahagia.
__ADS_1
Sementara di bangku depan, Nisa dan sekertaris Wahyu memaling kan wajah mereka masing masing,di ikuti rona merah melihat adegan secara live.
"Apakah kalian malu?oh ayolah kami kan pasangan Halal"entah kemana rasa malu amerra,ia malah dengan bangga nya mengatakan mereka pasangan Halal.
"Halal sih halal,tapi kan tidak seharus nya kalian mem pertonton kan secara live"gerutu Nisa kesal,ia masih sibuk menyetir tanpa menoleh ke belakang atau pun ke samping.
"Oh oke sorry"amerra masih saja terkekeh di tengah tengah ke manjaan nya dengan sang suami.
Tak lama decitan rem terdengar,mereka semua penghuni mobil turun.
Sampai lah mereka di bangunan bertingkat besar, apartemen Hyun bin akhirnya mereka sampai.
Amerra sudah turun dengan bingkisan nya berupa coklat dan buah buahan sementara Nisa,gadis cantik itu membawa buket mawar berwarna putih untuk sang idola.
"Ayo!"ajak amerra.
"Tunggu"pekik Nisa,dengan cepat ia mengambil kaca di dalam tas nya lalu merapih kan jilbab nya yg sedikit berantakan.
"Nona!"Sekertaris Wahyu dengan kesal menarik tangan Nisa lalu mengajak nya untuk masuk ke dalam bangunan.
Karena telah mengetahui alamat nya di mana,nomor berapa,lantai berapa jadi mereka hanya tinggal mencari nya.
"Hem,tapi bagaimana penampilan ku Ra?"Nisa sibuk merapikan mantel nya,ia gugup karena akan bertemu dengan sang idola.
"Perfect nona"dingin sekertaris Wahyu,ia menatap tak suka gadis di sebelah nya yg sibuk merapih kan penampilan nya.
"Ra,ingat jangan dekat dekat dengan nya"titah Kevin dingin, bagaimana pun ia harus membuat jarak antara amerra dengan Hyun bin bahkan semua orang yg di sebut laki laki.
"Ish,dasar posesif"gumam amerra lirih,tapi tak urung ia menganggukkan kepala nya patuh, membantah perintah Kevin bukan hal yg baik terutama ketika berada di posisi menguntung kan seperti ini.
Jari jari lentik Nisa memencet bel,dengan harap harap cemas amerra dan Nisa menanti.
Tak lama terdengar suara pintu terbuka, menampakan sosok wanita cantik dengan senyum menawan nya,son ye jin dia yg membuka kan pintu.
"Kalian sudah datang?"tanya nya,dengan cepat Nisa membungkuk hormat.
"Ya, terima kasih telah mengizinkan kami bertemu dengan kekasih mu"jawab Nisa.
__ADS_1
Kevin, amerra dan sekertaris Wahyu diam tak mengerti mereka berbicara apa di karena kan mengguna kan bahasa Korea.
"Yoon seri"amerra dengan cepat memeluk tubuh son ye jin,ia sangat senang bertemu sang idola.
"Maaf,dia sedang hamil"dengan mengguna kan bahasa Korea Nisa meminta maaf,di angguki pelan oleh son ye jin.
"Ayo!"ajak son ye jin,kini Kevin memberengut kesal melihat Ra nya tak lagi bersandar manja pada nya,melain kan pada son ye jin.
Begitu masuk mereka di suguh kan pemandangan rumah yg miniMalis modern, membuat siapa saja berdecak kagum.
Di sofa ruang tamu terdapat sosok bertubuh kekar tengah membaca majalah,memakai kaos hitam press body membuat tubuh atletis nya terpampang jelas, mendengar langkah kaki mendekat laki laki tampan yg tak lain adalah Hyun bin mendongak,tampak lesung pipi nya tercetak jelas melihat kehadiran para tamu yg sedang di tunggu.
Amerra dan Nisa tergugu di tempat, menatap ciptaan tuhan yg menjadi Idola mereka.
Tanpa basa-basi ibu hamil cantik itu memberikan bingkisan nya pada son ye jin dan segera menghambur ke pelukan Hyun bin membuat sang suami lagi lagi kesal bukan main.
"Thank you"ucap son ye jin meletakan bingkisan milik amerra di meja.
"Amerra geser"Nisa menggeser kan tubuh amerra,dengan cepat gadis bertubuh tinggi semampai itu memeluk sang idola.
"Ini untuk mu oppa"dengan bahasa Korea yg lancar Nisa memberikan buket bunga nya.
"Kamsahamida"jawab Hyun bin.
Kurang lebih selama satu jam di sana,mulai dari mengobrol meminta tanda tangan,foto dan sebagai nya akhirnya mereka semua pamit untuk pulang.
Di dalam mobil hanya ada percakapan romantis antara Kevin dan amerra,hanya mereka berdua yg sibuk berbincang tidak dengan sekertaris Wahyu dan Nisa yg setia dengan kebisuan masing-masing.
# assalamualaikum 🙏💗🥰🙏
Bismillahirrahmanirrahim author cantik balik lagi yah guys 💗💗
Terima kasih yah guys yg masih stay di novel Kevin dan amerra, author ucapin terima kasih sebanyak banyak nya.
__ADS_1
LIKE like like like like like like like like like komen komen komen komen and vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote.