BABY CEO (Tragedi Cinta Satu Malam)

BABY CEO (Tragedi Cinta Satu Malam)
season 2:tiga tahun waktu yang lama.


__ADS_3

FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.


HAPPY READING.


"Uncle en jahat!karra nggak mau nikah sama uncle besok!"baby karra mengancam.


"Tidak masalah,aunty Nisa mau."jawab Rendy acuh.


"Papa huwaaaaaaaaaa!"baby karra semakin menangis dengan sangat keras.karena godaan yang di layang kan Rendy.


“karra nggak suka autny Nisa!aunty merenggut segala nya dari karra!.”teriak baby Karra.


Tangan Nisa mengepal erat,raut wajah Queen of Mafia itu berubah.ada kemarahan,dan tidak terima di dalam nya.


“aunty jahat!karra nggak suka aunty!."karra berteriak,tidak peduli dengan bujukan Amerra.


“memang nya siapa yang menyukai mu?”nisa buka suara.


"Huwaaa..."karra semakin menangis,tapi tidak ingin lepas dari Mark.


“aunty ngambil punya karra!karra benci!"bentak karra.


Diam,Nisa masih menetral kan emosi nya yang tidak hilang-hilang.dia benar-benar kesal pada karra sekarang.

__ADS_1


"Aunty jahat aunty pelakor!"teriak baby karra polos.


"Karra!"Kevin berujar tegas.


"Punya mu?dengar.seharus nya aku yang berkata seperti itu pada mu,kau sudah merenggut hal berharga dalam hidup ku.jangan ikut campur,dan sekarang turun lah dari gendongan suami ku.”


Nisa berujar tenang,sadar karra masih kecil.


“ndak mau!”teriak karra.


“di mana sopan santun mu?apa orang tua mu tidak mendidik mu,jika anak kecil tidak boleh meninggi kan nada suara nya pada orang yang lebih tua?.atau karena orang tua mu tidak memiliki attitude itu?.”


Telak,semua terdiam mendengar perkataan Nisa yang tepat sasaran.


Nisa memberi kan peringatan,melirik ke arah pengawal bayangan nya di luar.


“ah mana mungkin,kau sahabat ku nisa.aku mengenal mu, bagaimana bisa kau berteman dengan orang-orang seperti mafia.”amerra mengelak.


“wah,ini terbukti anda bukan sahabat saya nona.”nisa maju selangkah,menatap Amerra dingin.


“berani bermain-main dengan saya,anda akan terima akibat nya.”


"Honey sudah lah."Mark menarik tangan Nisa,memberi kan karra pada Kevin.

__ADS_1


"Nisa, bagaimana dengan panti asuhan yang kau naungi?"sembari berjalan ke ruangan Kevin,Rendy mengobrol.


"Baik"singkat nisa.


"Pada hal aku sudah membangun kan lemari berisi berbagai macam perhiasan,mulai dari berlian, batu Ruby emas dan mutiara.dia tetap tidak mau memakai nya ren,sahabat mu ini benar-benar istimewa."Mark memuji.


"Nisa tidak menyukai semua itu,dia lebih suka berbagi."Rendy mengulas senyum lebar,dia tentu tau seluk beluk sifat Nisa.


"Aku tau, karena itu aku beruntung."jawab Mark.


"Nona kim,anda tidak mau mampir keruangan saya dulu?."tawar sekertaris Al.


"Kalian masuk lah!"Nisa berlalu pergi,masuk ke dalam ruangan sekertaris Al,ruangan tempat sekertaris Wahyu dulu bekerja.


"Ra,ajak mereka masuk ke ruangan mas dulu,ada yang ingin mas bicara kan pada Nisa."Kevin menyerah kan karra pada Amerra,memberi pesan sebelum melangkah masuk ke dalam ruangan milik sekertaris al.


"ayo!"Amerra mempersilah kan mereka semua masuk ke dalam ruangan Kevin.


"nona Nisa!"


Nisa menoleh,menatap Kevin dengan pandangan dingin.


"saya minta maaf atas perkataan Amerra tadi,dia masih belum mengerti semua nya."

__ADS_1


"tiga tahun waktu yang lama tuan julliano,dia bukan balita."


__ADS_2