BABY CEO (Tragedi Cinta Satu Malam)

BABY CEO (Tragedi Cinta Satu Malam)
Erik patah hati


__ADS_3

Follow Ig author:Nis3263.


Happy reading.


"Bagaimana keadaan menantu ku?"tuan Estrank yg baru saja datang setelah mendengar kabar bahwa amerra kembali tak sadar kan diri, langsung meluncur ke rumah sakit.


"Masih di tangani di dalam,tak perlu khawatir Estrank,anak ku wanita yg kuat"jawab tuan Chen,kini Pandangan Erik dan juga tuan Estrank teralih kan kepada sosok laki laki tampan yg sibuk mondar-mandir di depan pintu IGD.


Dahi Erik berkerut dalam,mata nya menajam dengan fikiran yg berkelana kemana mana,berusaha membuka lembar perlembar ingatan tentang sosok laki laki ini.


"Bukan kah kau Rendy?"setelah mendapat kan ingatan nya tentang Rendy, Erik langsung bersuara.


"Hm"hanya deheman yg di beri kan oleh Rendy,dia tidak peduli dengan tatapan semua orang,saat ini hanya ada satu yg di peduli kan oleh nya,wanita yg tengah berada di dalam.


Srek!


Dengan mengusap keringat di dahi nya, dokter Edward Snowden keluar dengan wajah tampan nya.


"Bagaimana keadaan ame dok?"dokter Edward Snowden mengeryit bingung melihat ke arah laki-laki ini, terutama melihat ke khawatiran di wajah Rendy yg sama seperti Kevin.


"Kandungan nya memang lemah,ku rasa kakak ipar juga memikir kan Kevin yg tak kembali kembali"tuan Estrank mengepal kan tangan nya geram,ia tak menyukai sikap Kevin yg lebih mementing kan perkerjaan nya di banding kan sang istri yg tengah berjuang seorang diri di rumah sakit.


"Apa kah saya bisa melihat nya dok?"tanya Rendy,dokter Edward Snowden mengulas senyum tipis melihat rasa cinta yg begitu besar di mata Rendy untuk istri dari Kevin Arlando Julliano, CEO JL group.


"Anda bisa menemui nya jika kakak ipar telah di pindah kan ke ruang rawat"dokter Edward Snowden menatap ke arah Rendy"entah lah tapi saya merasa Anda bisa menjaga nya dengan baik, jaga dia seseorang yang seharus nya menjaga nya tidak di sana"setelah mengata kan hal itu, dokter Edward langsung berlalu pergi.


Setelah di pindah kan ke ruang rawat,tak sedikit pun Rendy beranjak jauh dari amerra,dia selalu ada di dekat nya, menggenggam tangan ibu hamil cantik yg sibuk memejam kan mata nya.

__ADS_1


"Maaf,maaf karena en mu terlambat ame"lirih Rendy pelan,lagi dan lagi mata Nya berkaca-kaca ia sama sekali tak menyangka bahwa kisah cinta nya dan amerra berada di ujung tanduk.


"Eugh"terdengar lenguhan pelan yg keluar dari bibir amerra,dia menggeliat sebelum akhir nya membuka mata nya perlahan lahan,hal yg ia Lihat pertama kali adalah cinta pertama nya yg baru saja ia temui.


"En"sapa amerra pelan, membuat Rendy yg sedari tadi menunduk kan kepala nya, langsung mendongak menatap ke arah amerra yg sudah sadar kan diri.


Perlahan tapi pasti,jari jari kekar Rendy mengelus pelan rambut sebahu amerra,senyum nya terbit melihat nama yg wanita itu panggil adalah nama nya.


"Kau mau minum ame?"tawar Rendy dengan cepat amerra mengangguk, pelan tenggorok kan nya terasa kering terutama karena ia sedari tadi tak berhenti menangis.


Terlebih dulu Rendy membantu amerra untuk bersandar, sebelum dengan pelan dan penuh perhatian dia membantu amerra minum.


"Sudah?"amerra mengangguk,lalu menyerah kan gelas itu kepada Rendy,tanpa amerra sadari semua perhatian yg Rendy beri kan pada nya di lihat oleh tuan Estrank,Erik dan tuan Chen.


"Daddy"sapa amerra begitu melihat kehadiran tuan Estrank beserta Erik di sana,ia mengulas senyum tipis.


"Ini untuk mu kakak ipar"amerra menerima nya dengan senang hati,selama tidak ada Kevin Erik lah yg selalu ada bersama dengan nya.


"Aku Fikir ini untuk Nisa"ledek amerra,jari jari nya tengah sibuk membelai bunga-bunga yg tertata indah di dalam buket, bunga bunga yg melambang kan ketenangan dan juga hati yg suci,ah ini mengingat kan nya pada Nisa.


"Nisa?memang nya ada hubungan apa kau Dengan nya"mendadak jiwa posesif Rendy kambuh,ia sangat tidak suka ada laki-laki lain yg tak jelas asal-usul nya mendekati sahabat nya.


"Dia menyukai Nisa en"amerra melirik Rendy sebelum kembali berbicara"banyak yg menyukai sahabat mu itu"tawa amerra meledak,tawa yg telah lama hilang semenjak meninggal nya tuan Adi,kini kembali dengan kehadiran Rendy.


"Aku tau dia tidak masuk tipe Nisa sedikit pun"amerra kini tertawa terbahak bahak, terutama ketika melihat tatapan Rendy yg seakan meremeh kan seorang Erik narlando julliano yg tampan nya mirip dengan Sehun EXO.


Melihat tatapan meremeh kan dari Rendy,sontak saja Erik membalas nya dengan tajam,dia menegak kan tubuh nya,membusung kan dada bidang nya lalu merapih kan kerah kemeja nya.

__ADS_1


"Memang nya kurang apa aku hah!tampan?so pasti,aku sangat tampan bahkan Mirip dengan Sehun EXO,kaya?heh jangan tanya kekayaan ku sanggup menafkahi Nisa dan anak-anak kami kelak, baik hati?aku memang terkenal dengan kebaikan hati ku yg sangat baik"Erik membangga kan diri nya sendiri,tanpa memperduli kan tuan Estrank yg hanya bisa menggeleng kan kepala heran.


"Cih satu hal,kau tidak terlihat seperti laki laki Soleh dan taat agama"Erik terdiam,memang jika dia di banding kan Dengan tiga laki laki yg dekat dengan Nisa dia lah yg paling bobrok dan jauh dari Tuhan.


Baik Irfan,Yusuf bahkan sekertaris Wahyu mereka taat shalat terutama Yusuf yg notabene nya adalah seorang pemilik pesantren, walau pun tidak masuk pesantren sekertaris Wahyu sejak dini telah di didik menjadi seorang laki laki yg tunduk kepada Allah,dan taat shalat.


Tuan Estrank menggeleng lucu melihat keterdiaman putra bungsu nya"skak mat"Erik mengerucut kan bibir nya kesal mendengar perkataan tuan Estrank.


"Daddy"Erik mendadak merengek manja, membuat amerra terperangah ia tak pernah mendengar Erik merengek untuk hal apa pun tapi lihat lah sekarang.


"Suruh siapa tidak mau Daddy masuk kan ke pesantren"bukan nya menghirau kan rengek kan sang putra,tuan Estrank juga ikut-ikutan menggoda Erik.


"Arggh! kalian membuat ku kesal"Erik memaling kan wajah nya cemberut.


"Cih! kenapa rik?biasa nya kau sangat bersemangat?"amerra ikut meledek sang adik ipar nya itu.


"En,kau seharus nya tak boleh seperti itu,lihat lah sekarang Erik patah hati"amerra mengalih kan pandangan nya ke arah Rendy yg hanya mengangkat bahu acuh.


# Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh.


Author balik lagi yah guys.


Like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like, like'like komen komen komen komen komen komen komen komen komen and vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote,vote vote vote vote vote vote vote.


Sarange 💗💗


I love you all para readers kesayangan author bidadari ayah

__ADS_1


Kamsahamida 🙏🙏🙏


__ADS_2