BABY CEO (Tragedi Cinta Satu Malam)

BABY CEO (Tragedi Cinta Satu Malam)
misteri terpecahkan


__ADS_3

FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263


HAPPY READING.


Pada malam hari nya,entah ada apa gerangan, tuan Estrank mengadakan pertemuan dadakan di mansion.


Mau tidak mau Kevin dan amerra datang,begitu sampai di mansion amerra di kejut kan karena kehadiran sang ayah di sana.


"Ayah"jiwa manja amerra mendadak kambuh,ia melepas kan pelukan nya pada kucing kesayangan Noni yg memang ia ajak,lalu menghampur kepelukan sang ayah.


"Putri ayah"sapa tuan Adi balik,senyum nya merekah melihat sang anak tampak bahagia dengan pernikahan nya,semua ayah pasti akan merasa kan kebahagiaan di saat malaikat kecil nya berada di tangan yg tepat.


"Assalamualaikum ayah"salam Kevin,ke dua tangan kekar nya sibuk menggendong si Noni, makhluk berbulu kesayangan amerra yg bahkan selalu menjadi penengah antara nya dengan sang istri.


"Wa'alaikumsallam"jawab tuan adi.


"Apa kabar dengan mu Vin?apa kah putri ayah merepot kan mu?"sebenar nya tanpa bertanya pun tuan Adi tahu bahwa amerra selalu merepot kan Kevin dengan segala tingkah laku nya.


"Tidak ayah,Ra ku kini sudah menjadi dewasa"amerra tersenyum puas mendengar jawaban dari Kevin,memang benar sekarang ia selalu melakukan semua nya sendiri jarang menangis,jika pun ia ingin menangis semua nya tanpa sepengetahuan Kevin.


"Oh ya ayah Ra lupa memperkenal kan seseorang"amerra langsung merebut kembali kucing kesayangan nya"kenal kan ayah,ini putri pertama ku dan mas Kevin,nama nya Noni"sapa amerra, menunjuk kan kucing lucu itu.


Kevin menatap ke arah mahluk berbulu lebat itu tajam,enak saja si pengganggu keromantisan nya di angkat menjadi anak, semakin kesini tingkat absurd amerra semakin menjadi.


"Selamat malam tuan muda"sekertaris Wahyu yg baru saja datang langsung membungkuk hormat, semetara Kevin ia langsung menatap ke arah sekertaris yg juga merangkap sebagai sahabat nya.


"Bukan kah sudah ku perintah kan untuk mengirim kucing itu ke mars?"sekertaris Wahyu terperanjat kaget mendengar perkataan sang tuan muda,ah masalah kucing lagu gumam sekertaris Wahyu lirih.


"Tapi tuan Muda, bagaimana saya bisa mengirim nya ke sana?"tanya sekertaris Wahyu dengan polos nya"harus kah saya menitip kan nya di dalam roket NASA?"tanya nya lagi.


"Cih! terserah aku tidak perduli,asal kan kau lakukan satu hal,jauh kan kucing itu dari Ra ku"Kevin berjalan menuju ke ruang tamu, meninggal kan sekertaris Wahyu yg terpaku di tempat.


Setelah lama berbincang bincang,mereka di kejut kan dengan kehadiran Vania Chen dan keluarga.


Terutama tuan Adi yg melihat kehadiran mantan istri nya beserta suami baru nya,melihat keterkejutan sang ayah dengan cepat amerra menggenggam tangan tuan Adi erat, meyakin kan semua akan baik-baik saja.

__ADS_1


"Duduk lah"titah tuan Estrank yg baru saja datang.


"Sebenar nya ada apa ini dad?"amerra mulai membuka suara,ia rasa nya malas melihat kehadiran sang ibu siapa lagi jika bukan Livia dan juga Vania Chen.


"Nak,apa kah kau tak ingin tau siapa ayah kandung mu?"tunggu ada apa ini,semua yg ada di ruangan itu mulai menebak-nebak perkataan tuan Estrank,bahkan yg menjadi topik hanya diam tak lama menggeleng lalu berujar.


"Tidak!ayah Adi saja sudah cukup"dengan tegas amerra menolak,tak ada keraguan dari intonasi suara nya,ia benar-benar tak mau tau siapa ayah kandung nya.


"Nak,ayah tetap ingin kau tahu siapa sebenar nya ayah kandung mu"amerra menoleh sekilas ke arah sang ayah, mendengar perkataan sang ayah entah mengapa perasaan amerra campur aduk.


"Nak,dengar kan Daddy baik-baik ayah mu tidak lain adalah tuan xio woo Chen"


Jeder!


Bak tersambar petir, perkataan itu tak hanya menyentak kesadaran amerra tapi juga Vania Chen,setau nya sang ayah hanya memiliki seorang putri.


"Tidak! bagaimana mungkin ja*ang ini putri Daddy! Daddy hanya punya satu putri!"teriak Vania Chen tak terima,dia selalu menjadi satu satu nya dalam segala hal,selalu di manja tapi ini kehadiran amerra menghancur kan hidup nya.


"Lebih baik kau tanya kan pada ibu mu Vania"tegas tuan Estrank,semua orang sibuk menatap ke arah Livia yg tengah tertunduk kecuali amerra, wajah nya pucat pasi, keringat dingin membasahi tubuh nya.


"Xio woo terus mendesak ku mengata kan di mana anak nya,aku bingung.di sisi lain aku tidak bisa mengambil amerra dari Adi karena Adi selalu membawa amerra ke mana pun dia pergi,tapi aku benar-benar tidak bisa menjauh dari xio woo"Livia mengambil minum lalu menegak nya hingga tandas,butuh banyak tenaga untuk mengata kan rahasia terbesar nya.


"Hingga saat itu,tanpa sengaja aku pergi ke panti asuhan kasih ibu,sebenar nya aku sama sekali tak niat ke sana,namun karena kalut aku memutus kan untuk ke sana dan mengadopsi bayi perempuan,saat itu juga aku bertemu dengan Vania bayi mungil yg di buang ibu nya,aku kalut hingga mengakui nya sebagai anak ku"kini Livia tak dapat menutupi tangis nya,Isak kan nya semakin terdengar di ikuti dengan punggung nya yg bergetar seiring dengan tangis.


"Ibu macam apa anda nyonya?memungut anak orang tapi mengorban kan anak anda sendiri"sinis Kevin,tangan nya mengepal erat emosi bukan main,dia tak menganggap Livia baik karena mengadopsi bayi yg di buang,tapi semakin bodoh karena merela kan bayi kandung nya terlantar.


"Ini tidak mungkin mom,aku putri kandung mu"teriak Vania Chen tak terima,tidak mungkin dia hanya ajak pungut.


"Tapi memang seperti itu fakta nya kan,di dalam tubuh mu sama sekali tidak mengalir darah keluarga Chen"Vania Chen menari rambut panjang nya frustasi,apa kah secara tidak langsung ayah nya mengata kan bahwa semua itu benar.


"Dad,aku putri mu dad"sanggah Vania Chen, ia tak terima dengan fakta yg terlintas di hadapan nya.


"Ini semua gara-gara kau!"bentak Vania Chen keras,ma nya menatap nyalang ke arah amerra yg duduk dengan segala kebisuan nya.


"Maksud mu?tak sadar lah bahwa takdir mu memang yg malangdengan berani nya amerra berujar,dia tak perduli Vania Chen akan tersakiti dengan kata kata nya atau tidak.

__ADS_1


"Tak puas kah kau merebut tunangan ku hah!lalu sekarang kau malah merebut keluarga ku!"Vania Chen semakin berteriak frustasi.


"Bukan aku yg merebut keluarga mu,karena memang fakta nya mereka berdua ayah dan ibu kandung ku, sementara kau malah di buang oleh orang tua mu"sinis amerra.


Plak!


Kevin sontak berdiri aura nya menggelap melihat istri nya di tampar oleh orang lain,dengan langkah cepat ia memeluk tubuh amerra,lalu mendorong tubuh Vania Chen hingga tersungkur.


"Apa-apaan kau hah!"bentak Kevin keras,wajah nya memerah, urat-urat leher nya timbul saking narah nya.


Siapa laki laki yg tak marah melihat wanita nya di tampar lebih parah nya lagi di depan mata nya sendiri,sial Kevin menggeram kesal.


"Sayang kau baik-baik saja?"amerra hanya mengangguk pelan,dengan sigap sekertaris Wahyu Langsung menarik Vania Chen keluar.


"Mas,tolong gendong Ra mas"amerra terlalu lemah untuk menopang tubuh nya sendiri, terutama ketika ia merasa kan perut nya mulai keram,oh ya Allah siksaan macam apa lagi ini.


Tanpa basa-basi Kevin langsung menggendong sang istri ala bridal style, sementara yg di gendong hanya bisa menggigit bibir bawah nya menahan rasa sakit.


Akhir nya begitu sampai di kamar milik nya di mansion,amerra langsung di baring kan secara perlahan.


Melihat amerra yg tengah sibuk mengatur nafas nya,membuat Kevin curiga bukan main.


"Sayang kau baik baik saja,mana yg sakit?"tanya Kevin khawatir,amerra menggeleng pelan seraya menahan rasa sakit,di dalam hati ia tak henti-henti nya melafas kan doa berharap kandungan nya baik-baik saja.


# Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh.


Author balik lagi yah guys.


Like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like komen komen komen komen komen komen komen komen komen and vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote


Sarange 💗💗


I love you all para readers kesayangan author bidadari ayah


Kamsahamida 🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2