BABY CEO (Tragedi Cinta Satu Malam)

BABY CEO (Tragedi Cinta Satu Malam)
dua Medusa


__ADS_3

FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.



recomended.


HAPPY READING.


Hilma tertawa lucu, dia sudah menyangka Nisa tau bahwa dia lah yg menculik amerra.


"Ya tepat sekali,aku selalu menyukai analisis mu nis"Nisa tertawa pendek,tampak nya perdebatan akan berlangsung panjang.


"Menjauh dari amerra jika kau ingin selamat"Nisa menodong kan sebuah pistol gadis cantik itu siap membidik.


"Lakukan lah jika kau ingin sahabat nya selamat!"dengan santai nya Nisa membidik tak memperdulikan ancaman hilma yg telah meletak kan pistol tepat di kepala amerra.


Mata Nisa menyipit di ikuti dengan tangan yg perlahan menarik pelatuk, amerra menahan nafas di ikuti kepala yg terasa sakit akibat di pukul balik oleh hilma.


Dor!


Tepat sasaran,pistol milik hilma tergeletak tak berdaya di ikuti erangan menyakit kan yg terdengar dari bibir hilma,tangan hilma mengeluar kan darah segar di karena kan tembak kan Nisa juga mengenai tangan kanan nya.


Dengan sigap Kevin mendekat ke arah sang istri,memeluk tubuh yg penuh darah itu erat, amerra menghela nafas lega ketika ia berada di dalam pelukan sang suami.


"Kau salah berhadapan dengan tuan muda ku nona"teriakan lantang terdengar dari bibir sekertaris Wahyu,tanpa belas kasihan laki-laki dingin itu menendang hilma tepat di bagian wajah, membuat wanita itu tersungkur di tanah,wajah cantik nya penuh dengan darah, tendangan sekertaris Wahyu tidak main-main.


"Ra sayang kau baik-baik saja?"Kevin tak henti-henti nya melihat wajah sang istri, sementara hilma wanita itu di tangkap oleh Rendy dengan tangan nya sendiri.


"Iya mas"jawab amerra pelan.


Saat Kevin lengah, seorang lagi datang menarik paksa tubuh amerra,lalu membentur kan nya ke dinding.


"Hahaha kau harus mati amerra"Vania Chen tertawa,dia juga salah satu dalang penculikan amerra.


"Kau gila! apa yg kau lakukan Vania!"teriak Kevin keras.


"Merebut mu!jika aku tidak bisa memilki mu orang lain pun tidak"baru saja Vania ingin menusuk amerra,Kevin dengan cepat menghalangi lalu menampar wanita itu keras.

__ADS_1


"Dia tetap adik mu!"teriak Kevin berusaha untuk menyadar kan Vania,percuma karena gadis itu telah gelap mata.


"Aku tidak perduli!"teriak Vania kesal, melihat situasi mulai tak terkendali komandan polisi langsung melayang kan satu tembakan di kaki Vania, membuat model seksi itu mengerang kesakitan.


"Biar ini menjadi urusan ku kak!"tanpa memperdulikan kaki Vania yg berdarah,dengan kesal Erik memapah model cantik yg tidak sadar kan diri itu.


Di sisa sisa kesadaran yg di miliki oleh hilma, gadis cantik itu mengambil pisau yg sempat terjatuh dengan sekali bidikan terdengar suara tembakan yg sangat keras.


Dor!


Suara tembakan yg di iringi oleh tubuh laki laki yg ikut tumbang jatuh di lantai, sekertaris Wahyu ya laki-laki tampan yg baru saja menjadi tameng untuk amerra, melindungi sang nona muda dari bidikan hilma.


"Tidak!"Nisa berteriak histeris,dengan langkah cepat gadis cantik itu berlari ke arah tubuh Sekertaris Wahyu yg telah lemah dengan darah segar terus mengalir dari perut nya.


"Ku mohon,Ku mohon jangan seperti ini"Nisa semakin histeris melihat mata Sekertaris Wahyu berubah menjadi sayu.


"Wahyu!"Kevin ikut berlari ke arah sang sahabat yg baru saja tertembak demi melindungi istri dan anak nya.


"Aku telah menjalan kan tugas ku dengan baik tuan muda"Kalimat yg terakhir keluar di iringi dengan darah segar dari mulut sekertaris Wahyu,sebelum akhir nya laki-laki Tampan itu jatuh tak sadar kan diri.


"Nona,biar saya bawa sekertaris Wahyu"dua orang bodyguard dengan tandu di tangan mereka bersiap mengangkat tubuh sekertaris Wahyu,di ikuti dengan Kevin yg langsung menggendong tubuh amerra ketika menyadari darah segar mengalir dari pangkal paha sang istri.


"Kau!"Nisa menatap nyalang ke arah hilma,dengan langkah cepat gadis cantik itu berlari kehadapan Hilma yg tengah di tahan oleh Rendy.


PLAK


PLAK


PLAK!


tiga tamparan dari pistol menyapa pipi mulus hilma, bak orang kesetanan Nisa terus memukul hilma tanpa ampun di ikuti dengan teriakan dan makian yg keluar dari bibir nya.


"Nona!"seorang tim keamanan JL group langsung menahan ke-dua bahu gadis itu,menghenti kan tindakan brutal Nisa.


"Tenang lah sekertaris Wahyu akan baik-baik saja"tim keamanan langsung berusaha menenang kan Nisa, percuma gadis itu terlanjur emosi.


"AKU BERSUMPAH JIKA TERJADI SESUATU PADA SEKERTARIS WAHYU KU,KU PASTI KAN KAU AKAN MENDAPAT KAN HUKUMAN SETIMPAL HILMA,DAN ITU DENGAN TANGAN KU SENDIRI"Nisa menatap nyalang hilma sejenak sebelum akhir nya melangkah pergi.

__ADS_1


🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


Lampu operasi mulai menyala di ikuti tim medis dengan pakaian steril dan tugas masing-masing,di brankar operasi, terdapat seorang wanita hamil dengan berbagai alat penunjang hidup di tubuh nya.


"Kita mulai pembedahan nya dok!"sapa dokter Edward Snowden kepada seorang wanita cantik yg bertugas sebagai dokter bedah.


Melihat kondisi amerra yg tak memungkin kan berikut dengan pendarahan yg tak berhenti, membuat mereka memutus kan untuk melaku kan operasi Caesar.


"Baik"Dokter bedah itu langsung melaju kan tugas nya.


Peluh terus menetes dari semua orang yg ada di dalam ruang operasi,dalam hati tak henti hentinya mereka berdoa semoga pasien Mereka selamat, mengingat ini bukan lah pasien biasa melain kan nona muda keluarga julliano.


Kurang lebih 1 jam lampu ruang operasi menyala,kevin tak henti-henti nya mondar mandir,dua orang terpenting dalam hidup nya tengah berjuang, amerra sang istri dan Wahyu sahabat baik nya.


"Ya Allah ku mohon selamat kan mereka semua,ku mohon"Kevin tak henti-henti nya terus berdoa,sumpah demi apapun jantung nya sedari tadi tak berhenti berdetak efek khawatir jika terjadi sesuatu pada amerra sang istri.


"Tenang lah Vin semua akan baik-baik saja"ujar tuan Estrank,hanya ada Estrank dan xio woo Chen, sementara Rendy tengah menemani Nisa yg sedari tadi tak henti-henti nya melamun.


"Aku harap dad"Kevin menatap penuh harap ke arah ruang operasi.


Srek


Pintu terbuka,keluar lah seorang suster dengan pakaian steril yg penuh darah, suster itu sempat menghela nafas sebelum berujar.


"Kondisi istri anda masih kritis tuan, tapi selamat anda sudah menjadi seorang ayah bayi anda berjenis kelamin....."


# Assalamualaikum wa barakatuh.


Author balik lagi yah guys.


Like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like, like'like like like like like like like like komen komen komen komen komen komen komen komen komen and vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote,vote vote vote vote vote vote vote.


Sarange 💗💗


I love you all para readers kesayangan author bidadari ayah


Kamsahamida 🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2