BABY CEO (Tragedi Cinta Satu Malam)

BABY CEO (Tragedi Cinta Satu Malam)
season 2:sahabat sejati


__ADS_3

FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.


HAPPY READING.


"Rendy!"bunda berteriak histeris, melihat Rendy terkapar dengan pergelangan tangan yang keluar banyak darah.


"Ada apa? inalillahi Abang?!!!"aldo yang baru datang,terpekik histeris melihat keadaan Rendy.


Kakak kedua nya itu,terkapar di sebelah ranjang dengan banyak darah berlumuran di tangan nya.


“aldo cepat bantu ayah memapah kakak mu.”terak sang ayah,dengan cepat Aldo segera memapah tubuh kekar Rendy.


Rumah sakit xxxx.


Rendy langsung di lari kan ke UGD,dengan kondisi yang cukup Kritis.tidak lama,dua orang Dokter laki-laki dengan perawakan yang tidak cocok untuk menjadi dokter.


Karena tubuh mereka terlalu gagah,dan berotot.cara berjalan nya saja, seperti seorang pengusaha.


Sret.


Setelah memasti kan semua nya aman,kedua laki-laki itu membuka masker mereka,hingga wajah tampan mereka berdua terlihat.


"Ah!bangun bodoh!"bentak Kevin,menciprat kan air ke wajah tampan Rendy.

__ADS_1


Secara perlahan, mata Rendy yang semula tertutup, terbuka lebar.dengan sangat santai,ia duduk.


"Apa kabar tuan Rendy?"sekertaris Al yang memberi kan ide ekstrem ini buka suara.


"Ini semua karena ide bodoh mu itu!"suara Rendy terdengar lirih.


"Ini"Kevin mengulur kan beberapa lembar tissue ke arah Rendy.


"Terima kasih"jawab Rendy singkat,mengambil tissue.lalu mengelap darah yang ada di punggung tangan nya.


"Ide sekertaris ku memang sangat brilian!lihat lah akting mu sangat apik.untung saja, sekertaris ku ini sigap membeli darah dari bank darah."Kevin menepuk pundak sekertaris Al penuh bangga.


Semua ide ini adalah ide dari sekertaris al.sedikit ekstrem memang,tapi Kevin yakin ide ini adalah ide terbaik.


“tidak masalah,yang paling penting sekarang adalah rencana kita berjalan lancar.”kevin membusung-kan dada bidang nya pebug dengan kebanggaan.


“iya,kau benar.”


“baik lah, lanjut rencana berikut nya.”sekertaris Al,segera menempel kan infus di punggung tangan Rendy,tidak menusuk nya.


Hanya saja, ia tutup menggunakan plaster dan Juga perban.seperti infus asli.


“ini siapa yang mau keluar dan memberi kan penjelasan?”tanya Kevin bingung.

__ADS_1


“biar saya saja.”sekertaris Al mengajukan diri.


“aku yakin,akting mu tidak kalah hebat dengan Rendy.”sekertaris Al mengangguk,sebelum berlalu keluar,masih dengan masker yang menutupi wajah tampan nya.


Sret.


"Keluarga pasien?"sapa sekertaris Al, sebagai dokter gadungan.


"Saya bunda nya dok, bagaimana keadaan putra saya?"bunda mendekat.


"Dia sudah melewati masa kritis.saya saran kan,jangan menambah beban fikiran nya.pasien bisa saja melakukan hal yang lebih nekad,tuhan masih berbaik hati pada pasien."jelas sekertaris al.


"tapi putra saya sudah sadar kan?"bunda bertanya khawatir.


"iya pasien sudah sadar kan diri,tapi belum bisa di jenguk untuk sementara waktu,kalau begitu saya masuk ke dalam dulu."


sekertaris Al masuk kembali ke dalam, terlihat Rendy sedang meminum sebotol air mineral.


"bagaimana akting mu lancar?"tanya Kevin.


tiga laki-laki tampan itu sedang menjalan kan rencana,untuk menyelamat kan salah seorang dari mereka.


persahabatan sejati antara tiga orang yang dulu nya memiliki kesalah pahaman.

__ADS_1


# like,komen and vote.


__ADS_2