BABY CEO (Tragedi Cinta Satu Malam)

BABY CEO (Tragedi Cinta Satu Malam)
ungkapan Kevin.


__ADS_3

"bukan tentang karir yg ku rajut, melainkan luka itu masih basah walaupun dengan kehadiran mu di sisi ku"(Khoirun nisa).


~•••happy reading•••~


Mereka memutuskan untuk berkeliling ke istana Changgeyegong, amerra sangat menyambut antusias wisata kali ini.


"Istana Changgeyegung, adalah istana yg berlokasi di Seoul Korea Aslinya adalah istana musim panas dari masa kaisar dinasti goryeo yg di bangun pada 1104 kemudian di wariskan ke dinasti Joseon merupakan salah satu dari istana besar dinasti Joseon "Nisa menjelaskan walau secara garis besar nya saja.


Photografer andalan siap dengan kameranya siapa lagi jika bukan sekertaris Wahyu,ia mengabadikan momen romantis antara Kevin dan amerra.


"Mas"Kevin yg sibuk dengan pemandangan nya menoleh ke arah sang istri,lalu mengukir senyum sehangat mungkin.


"Jangan pernah berfikir bahwa posisi mas akan di ambil alih oleh en"amerra meraih tangan Kevin untuk di genggam"bagiku mas dan En dua orang yg berbeda,mas yg selalu bersama ku bukan En,ku mohon selalu bersama ku."


"Aku janji"kevin menyodorkan jari kelingking nya ke arah amerra, seperti yg ia lakukan dulu.


"Janji!"amerra mengaitkan jari Kelingking nya ke jari kekar Kevin.


"Ayo!"Kevin mengajak amerra untuk duduk di sebuah pohon indah di sana.


Setelah sang istri duduk dengan nyaman ia pergi untuk membeli sesuatu, meninggal kan amerra yg masih sibuk mengamati alam sekitar.


Ibu hamil bermantel abu abu itu menoleh kala setakangkai bunga mugunghwa ada di sebelah nya.


Mugunghwa merupakan tanaman berbunga dari famili Malvaceae (kapas-kapasan) yang tumbuh di daratan Asia. Karena keindahannya, bunga dengan nama ilmiah Hibiscus syriacus ini menjadi bunga nasional Korea Selatan.


"Mas"amerra terperangah melihat Kevin yg membawa kan nya bunga.


"Bunga yg indah untuk wanita terindah"entah sejak kapan kevin berhasil merangkai kata kata romantis, padahal Vania saja ia acuh kan.


"Mas,sejak kapan sih jadi romantis"amerra memegang pipi nya dengan kedua telapak tangan nya, memicing menatap penuh selidik ke arah Kevin.


Kevin tertawa gemas melihat ekspresi sang istri, dengan jahil nya dia menarik hidung mancung amerra.

__ADS_1


"Sejak bertemu dan jatuh cinta dengan mu"pipi amerra bersemu karena malu,ia tak menyangka Kevin semakin menjerat nya dalam pesona mematikan sosok tuan muda julliano.


"Jangan jangan mas memang seperti itu ya sewaktu dengan si nona seksi"mendadak raut wajah amerra berubah,ada raut wajah kecemburuan di sana yg secara tersirat tampak.


Kevin tersenyum secara tak langsung sang istri menunjukkan kecemburuan nya, walaupun tak terlihat secara langsung.


"Aku tak pernah perduli pada nya,Ra seharusnya merasa beruntung karena kau satu satunya wanita yg mendapat seluruh perhatian ku"Kevin meyakinkan dengan wajah yang amat serius.


Netra nya melihat ke arah cincin pernikahan yg melingkar indah di jari manis nya,sejak pertama menikah Kevin sama sekali tak pernah melepaskan nya,bagi nya ikatan pernikahan itu sakral terutama pernikahan nya dengan sosok yg amat di cintai nya.


"Aku tak perduli kau masih terus menunggu en mu,masih mencintainya atau apa,yg aku tahu kau adalah istri ku.aku mencintai mu dengan tulus Ra,cinta yg benar benar suci,tak butuh balasan cukup aku melihat mu bahagia itu saja"menghela nafas"jika nanti en mu kembali,dan kau ingin lepas dari ku,aku tak masalah Ra yg ku tahu satu hal aku sudah berusaha semampu ku,jika nanti takdir tuhan tak berkehendak aku bisa apa?."


Amerra tak mampu membendung air mata nya lagi, Kevin mengungkapkan semua yg selama ini selalu di pendam nya sendiri.


Begitu bodoh nya dia hingga buta akan kasih sayang dan cinta yg amat tulus dari sosok kevin,ia buta karena penantian nya pada Rendy.


"Aku akan belajar mencintai mu,tak perduli jika en kembali"amerra sudah bertekad untuk belajar mencintai Kevin,dan perlahan melupakan Rendy.


"Kau ingin membuat ku menjadi cinta bayangan?"Kevin menatap serius ke netra Amerra"cinta yg akan hilang kala cinta asli nya kembali? lebih baik tidak perlu"


Dengan langkah pelan Kevin menjauh dari amerra,tapi langkah nya terhenti ketika perut buncit sang istri menyentuh punggung kekar nya,tangan berkulit putih itu memeluk nya dari belakang erat.


"Tidak ada cinta bayangan,mas memiliki tempat tersendiri bagi ku"Kevin tak bisa membendung kebahagiaan nya ketika sang istri benar benar akan belajar mencintai nya.


Kevin berbalik memegang erat tangan sang istri,lalu menghadiahi kecupan manis di kening Ra nya.


"Terima kasih"Kevin tersenyum sangat tulus, menambah kadar ketampanan nya.


Amerra mengangguk,tangan nya membelai halus pipi mulus CEO tempat nya bekerja yg juga menjabat sebagai seorang suami dan ayah bagi anak Nya.


"Aku juga, terima kasih telah mengerti aku mas"lirih amerra pelan,memeluk tubuh kekar sang suami.


"Aku mencintai mu amerra permata sari"Kevin berbisik lirih di telinga amerra,ibu hamil itu hanya mengangguk.

__ADS_1


Sekali lagi kesempatan untuk berlangsung nya pernikahan Kevin dan amerra hingga akhir terbuka,berjalan mulus jika berada di korea.


Tanpa si Vania Chen yg mengganggu atau bayang bayang Rendy yg akan kembali.


Amerra menarik diri dari dekapan Kevin,senyum manis terukir di wajah cantik nya.


Kini mereka berdua sedang berjalan mendekat ke arah Nisa yg sibuk dengan pensil dan kertas, serta sekertaris Wahyu yg sibuk mengabadikan momen romantis sang tuan dan nona muda.


"Berasa foto prewedding kita Ra"ucap Kevin yg di setujui oleh amerra.


"Iya,kemarin sewaktu menikah kita tak foto prewedding, setidak nya kita dapat membayar Foto prewedding"amerra masih sibuk mengelus perut buncitnya.


"Sebentar lagi,kita bisa melihat jenis kelamin bayi kita mas"Kevin mengangguk,ia tak terlalu berharap bahwa anak nya perempuan,bagi nya anak itu adalah rezeki.


"Mas tidak masalah kan jika nanti anak ini bukan perempuan?"bertanya dengan ragu takut takut sang suami akan kecewa karena tak mendapat kan Seorang bayi perempuan.


"Yg terpenting adalah kau dan bayi mu sehat,itu jauh lebih baik"Kevin mengulas senyum manis, meyakinkan bahwa sang istri tak perlu khawatir.


"Mas kenapa tidak mau anak Laki-laki kah?ku dengar banyak keluarga konglomerat menginginkan anak laki laki, bahkan di novel ya mas istri di usir karena melahir kan anak perempuan"amerra berceloteh tentang novel yg ia baca tentang ini tentang itu.


Kevin menghentikan langkahnya,dia rasa akan menyita semua novel milik sang istri supaya Amerra tak terus terusan stres.


"Kau masih membaca novel Ra?"Kevin tak terlalu memperhatikan kebiasaan sang istri,yg ia tahu hanya banyak nya buku di atas nakas.


"Iya mas"dengan polos nya amerra menjawab benar benar membuat emosi Kevin memuncak.


"Berhenti memikirkan hal tak penting seperti itu!jangan menambah beban fikiran mu,cukup fikirkan aku dan rindu kan aku,agar anak kita mirip dengan ku"rupa nya Kevin masih teringat kata kata provokasi Nisa semalam, ternyata jika membahas tentang provokasi Nisa lah jago nya.


#assalamualaikum🙏🙏🙏


author cantik balik lagi yah beib😘


like,like,like, komen komen and vote vote vote vote vote.

__ADS_1


wih si babang Kevin bisa juga tuh bucin


__ADS_2