
Follow Ig author:Nis3263.
Happy reading.
a new novel.
Setelah melepas kan pelukan tubuh mereka,Rendy menyempatkan diri untuk mencium kening amerra sejenak,lalu mengusap lembut perut amerra lalu berbisik.
"Hallo baby, aku tidak tau kau boy or girl,yg perlu kau tau adalah tolong jaga mommy mu untuk ku"lirih Rendy di hadapan perut amerra, sebelum melangkah pergi dengan hati yg hancur berkeping-keping.
Melihat sang sahabat akan pergi,Nisa langsung ingin mengejar tapi tangan nya langsung di tarik oleh Erik.
"Anda mau kemana nona Nisa?"tanya Erik.
"Kalian tidak mengenal Rendy dengan baik"Nisa melepas kan paksa genggaman tangan Erik,lalu berjalan mengejar Rendy yg berjalan dengan pandangan kosong.
Dan benar saja,Rendy dengan bodoh nya berjalan ke arah jalan raya dengan pandangan kosong,fikiran nya entah melayang ke mana hingga ia tak menyadari ada mobil yg melaju kencang ke arah nya, pendengaran nya seolah tuli mendengar sang sahabat yg sedari tadi berteriak.
Tanpa berfikir panjang Nisa langsung mendorong Rendy hingga laki-laki tampan itu tersungkur di trotoar, Bodoh nya lagi Nisa mendorong Rendy tidak menarik nya,jadi lah kini diri nya berhadapan dengan mobil yg jarak nya persekian centi.
Bruk!
Untung saja di detik-detik terakhir sebuah lengan kekar menarik tangan nya, membuat gadis cantik berperawakan tinggi itu terselamatkan dari tabrakan yg detik itu bisa saja merenggut nyawa nya.
Netra Nisa bertatapan langsung dengan sebuah mata jernih berwarna hijau terang,tatapan mata yg langsung menghunus ke arah manik hitam pekat milik Nisa.
Tatapan yg berhasil membuat laki-laki yg tertindih oleh nya berdegup kencang, kesadaran Nisa belum terkumpul sepenuh nya,ketika tubuh nya tiba-tiba di tarik oleh seseorang yg tak lain adalah Erik,dia khawatir sekaligus kesal melihat Nisa jatuh di atas seorang laki-laki,jika itu dia Erik tidak masalah.
"Astaghfirullah!"Nisa terperanjak kaget begitu menyadari bahwa ia hampir saja merenggang nyawa,netra nya tidak memperdulikan Erik yg sibuk membolak-balik tubuh nya mengecheck ada yg terluka atau tidak, netra Nisa teralih kan pada laki laki berwajah bule yg baru saja di tolong oleh sekertaris Wahyu.
"Are you oke Mr?"tanya Nisa setelah kesadaran nya kembali ke tubuh nya.
__ADS_1
"Yes Mrs"jawab laki-laki bermanik hijau terang itu.
"Nis!kau baik-baik saja?bodoh!kenapa malah menolong ku! bagaimana jika terjadi sesuatu pada mu hah!"bukan nya berterima kasih,Rendy malah membentak gadis yg telah menolong nya.
"Arggh berhenti membentak nya bodoh!dia hampir mati karena mu!"teriak Erik kesal, sementara Nisa yg mendengar memutar bola mata nya malas.
"Nona!lutut Anda berdarah"semua orang terkejut karena laki-laki yg mereka kira seorang bule ternyata bisa berbahasa Indonesia,Nisa menunduk melihat celana nya yg sedikit sobek karena terkena gesek kan aspal sedikit.
"Ah ini bukan apa-apa"Nisa tidak memperdulikan luka nya.
"Tuan bagaimana dengan anda?"tanya Nisa,netra hitam milik nya sibuk meneliti tubuh tegap nan kekar laki-laki di hadapan nya memasti kan tidak ada yg terluka.
"Saya tidak apa-apa nona,lain kali berhati-hati lah"Nisa menjawab nya dengan senyum manis yg berhasil membuat laki-laki di hadapan nya terpukau.
"Kenapa kau tak biar kan aku mati saja nis?"semua mata kini tertuju pada Rendy yg baru saja bersua,laki laki tampan itu menyesali karena keteledoran nya membuat nyawa sang sahabat hampir melayang.
"Kau masih bisa mengata kan itu di saat Nisa telah mempertaruh kan nyawa nya demi menyelamatkan mu?"tanya Erik tak percaya.
"Tuan,lengan Anda terluka biar...."belum sempat Nisa melanjut kan perkataan nya sekertaris Wahyu dan juga Erik langsung menyela secara bersamaan.
"Saya akan mengurus nya"potong mereka berdua cepat, membuat Nisa dan laki laki bermanik hijau terang itu menggeleng bingung.
"Tapi......tidak kah kita pernah bertemu sebelum Nya"Nisa mengingat ingat wajah laki-laki di hadapan nya ini,dia seperti nya pernah melihat tapi di mana,begitu juga sekertaris Wahyu merasa laki-laki itu tidak lah terlalu asing,namun banyak nya fikiran nya akhir-akhir ini membuat nya sulit mengingat.
"Benar kah?seingat saya ini pertama kali nya nona?"dahi laki-laki tampan bermanik hijau itu berkerut dalam,berusaha mengingat menelaah di balik lembar demi lembar ingatan nya namun ia sulit mengingat.
"Mungkin kau salah Nona"Nisa tetap menggeleng,tapi tak urung dia menunduk lesu,dia paling tak menyukai jika tak bisa mengingat sesuatu.
"Jangan seperti itu nona Nisa,kau membuat ku semakin jatuh cinta"Erik masih sempat-sempat nya menggoda Nisa,pada hal kondisi tidak memungkin kan yg langsung mendapat kan hadiah tatapan tajam dari Rendy.
"Jika kau ingin menikah dengan Nisa,kau harus lulus seleksi dari ku"Rendy membusungkan dada bidang nya bangga,semua laki-laki yg mau dan ingin dekat dengan Nisa harus lulus ujian dari nya.
"Tuan,sekali lagi terima kasih banyak"Nisa tak memperdulikan perdebatan antara Rendy dan Erik, dia membungkuk kan badan penuh terima kasih ke arah laki laki yg tidak di ketahui nama nya.
__ADS_1
"Sama sama nona sekali lagi saya pamit"Nisa mengangguk lalu melambaikan tangan nya ke arah laki-laki tampan yg baru saja berlalu pergi masuk ke dalam mobil.
"Berhenti menatap nya nona"dikte sekertaris Wahyu begitu menyadari Nisa terus memandangi laki laki itu.
"Aku hanya sedang berusaha mengingat kita tampak nya pernah bertemu dengan laki-laki itu sekertaris Wahyu"Nisa berusaha untuk mengingat,namun percuma ia tak bisa mengingat nya sedikit pun.
"Hah! ayo obati dulu luka mu nis"titah Rendy,Nisa yg mendengar hanya mengangguk pelan menurut tanpa membantah.
"Mau ku gendong nona?"tawar Erik dengan cepat Nisa menggeleng kan kepala nya pelan,dengan berpegangan erat pada lengan kekar Rendy,Nisa berusaha berjalan walau pun dengan tertatih-tatih.
Luka di lutut nya lumayan sakit, terutama fakta bahwa luka itu adalah luka robek,agh membuat nya kesal sendiri jadi nya.
Akhir nya setelah di obati oleh dokter dan luka nya telah di perban,Nisa memutus kan untuk kembali ke rumah di mana dulu ia tinggal sebelum pergi ke Korea,rumah di mana gadis kecil itu di besar kan,tentu saja dengan pengawalan dan pengawasan ketat oleh ketiga pria tampan yg memiliki wajah seperti oppa oppa Korea.
Sekertaris Wahyu dengan visual nya Park seo Joon,Erik dengan visual nya Sehun EXO, sementara Rendy dengan visual aktor termahal Kim Soo Hyun.
Di kelilingi oleh laki laki tampan, membuat author pribadi iri.
Amerra permata Sari.

# Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh.
Author balik lagi yah guys.
Like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like, like'like komen komen komen komen komen komen komen komen komen and vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote,vote vote vote vote vote vote vote.
Sarange 💗💗
I love you all para readers kesayangan author bidadari ayah
Kamsahamida 🙏🙏🙏
__ADS_1