BABY CEO (Tragedi Cinta Satu Malam)

BABY CEO (Tragedi Cinta Satu Malam)
kara Wahyu Arlando Julliano


__ADS_3


recomended.


"berjenis kelamin perempuan"Kevin menetes kan air mata nya bahagia.


Setelah di bawa ke ruangan khusus,di dalam inkubator,bayi mungil berparas wajah sangat cantik itu terlihat menggeliat pelan,tanpa sadar air mata Kevin menetes,laki-laki tampan itu sangat bahagia.


Walau pun di batasi oleh kaca transparan,Kevin dengan penuh hikmat melantunkan adzan dan juga iqomah di telinga kanan dan kiri nya.


"Kara Wahyu Arlando Julliano"bisik Kevin lirih,dia sudah memutus kan bayi tersebut di beri nama Wahyu, karena tanpa laki-laki itu entah apa bisa baby kara dan amerra bertahan.


Begitu melihat dokter Edward Snowden keluar dari ruang operasi,tanpa fikir panjang Kevin langsung berjalan mendekat.


"Bagaimana keadaan Ra ku"tanya Kevin bergetar,air mata nya lirih dengan sendiri nya, terutama ketika raut wajah dokter Edward tak mampu di Jabar kan.


"Kondisi nya sudah stabil,hanya saja


.....akibat benturan tadi, kemungkinan amerra akan buta secara permanen"


Deg!


Jantung Kevin berhenti berdetak,raut wajah nya sangat sulit untuk di Jabar kan, laki-laki itu tergugu,air mata terus mengalir dari netra tajam milik nya.


"Buta?Ra ku buta!tidak ya Allah"Kevin lirih di lantai, Isak tangis nya semakin menggema memenuhi ruang tunggu Operasi.


Dokter Edward Snowden menepuk pelan pundak Kevin,sebelum melangkah pergi, menuju IGD, di mana sekertaris Wahyu tengah berjuang mati-matian.


Di kursi tunggu tidak jauh dari sana,Isak kan wanita semakin menggema, ternyata Nisa,ya gadis cantik itu tengah menunggu dengan gelisah,bibir nya selalu berdoa,di iringi dengan tangisan yg semakin menyayat hati.


"Nona,anda harus kuat"Nisa mendongak,mata nya terus mengawasi pergerakan dokter Edward Snowden,perlahan laki-laki tampan dengan jas kedokteran itu memasuki IGD tempat sekertaris Wahyu bertahan hidup.

__ADS_1


"Nisa!"Nisa mendongak,mendadak netra berair itu menyalang,tangan Nisa mengepal kuat melihat kehadiran Aisyah dan juga sang suami,yaitu ustadz Yusuf.


"Bagaimana keadaan sekertaris Wahyu nis!"Aisyah mengguncang lengan Nisa kuat,kondisi nya juga lebih mengenaskan di banding kan Dengan Nisa.


Bukan nya menjawab,Nisa malah menghempas kan tangan Aisyah dari lengan nya kasar, kemudian beralih ke arah Yusuf.


"Cerai kan aku ustadz!"pinta Nisa,kini dia mendongak menatap langsung ke arah netra teduh milik Sekertaris Wahyu.


"Nis,aku mencintai mu,tak bisa kah kamu mengerti sedikit saja"Nisa menggeleng, tutur kata yg lembut dari ustadz Yusuf tetap tidak dapat menggoyah kan keinginan.


"Aku tetap ingin ustadz mencerai kan ku,bukan kah mbak Abida sudah hamil?lalu apa guna nya?,rahim pengganti?itu pun percuma ustadz,kita bukan hanya beda rumah tapi juga beda negara"Nisa luruh di lantai,untuk pertama kali Nya,gadis cantik itu menjatuh kan harga diri nya dengan berlutut di hadapan Yusuf.


Gadis yg biasa nya selalu mengangkat kepala nya tinggi-tinggi kini menunduk dalam.


Yusuf terdiam, ustadz tampan itu tengah berada dalam dilema yg cukup pelik,memang Abida istri pertama nya tengah mengandung,tapi rasa cinta nya pada istri kedua nya sangat besar,mengalah kan keinginan nya untuk memiliki keturunan.


Berulang kali,setelah hamil Abida meminta nya untuk mencerai kan Nisa,selalu di tolak mentah-mentah oleh ustad Yusuf,dia menikahi Nisa karena cinta bukan hanya ***** semata,cinta yg benar-benar tulus.


"Tak dengar kah kau tuan!cerai kan Nisa,setidak nya kau jadi seperti saya,saya Juga mencintai nya!tapi fakta nya Nisa mencintai sekertaris Wahyu"


"Ku mohon"Nisa semakin terisak,dia lelah lelah dengan segala situasi yg siap menjerat nya kapan saja.


"Baik lah,mulai hari ini saya Yusuf anindio mencerai kan mu Siti khoirun nisa!"sudut mata Yusuf terasa basah,dia benar-benar terluka Sekarang.


"Nona Nisa masuk lah, sekertaris Wahyu ingin bertemu dengan mu"Nisa sesegera mungkin berdiri tegap, merapih kan baju nya yg sedikit berantakan,menghapus air mata Nya dengan kasar.


Menegak air minum yg baru di beri kan oleh Erik,mengulas senyum semanis mungkin,berusaha baik baik saja.


"Aku ikut"Aisyah mendadak keukeh ingin ikut menjenguk Sekertaris Wahyu.


"Maaf nona,hanya boleh satu orang"dengan sangat tegas dokter Edward Snowden berbicara,nada suara nya memang terdengar tidak suka.

__ADS_1


"Ku mohon aku sangat ingin melihat nya"Nisa sama sekali tidak memperduli kan tangisan Aisyah yg ada di fikiran nya hanya lah sesegera mungkin bertemu dengan Sekertaris Wahyu.


Srek!


Sekertaris Wahyu melirik kan mata nya begitu mendengar derit pintu terbuka, laki-laki yg masih setia di brankar operasi itu menetes kan air mata nya.


Sementara Nisa,gadis itu hanya mampu menggigit bibir bawah nya,dada nya terasa sesak ketika melihat laki-laki yg di cintai nya tengah terbaring lemah.


"Apa kabar sekertaris Wahyu?"Nisa menarik diri nya untuk duduk di sebelah laki-laki yg masih terus mentes kan air mata.


"Huffh,rasa nya sakit nona"Nisa memaling kan wajah nya,mengelus dada nya yg ikut terasa sesak,entah lah tubuh nya seakan ikut merasa kan apa yg di rasa kan oleh laki-laki ini.


"Anda sudah melihat keadaan nona amerra?"Nisa menggeleng,dia memang belum melihat keadaan amerra,yg ada di fikiran nya hanya Sekertaris Wahyu dan sekertaris Wahyu.


"Hem,saya dengar nona mengalami kebutaan permanen"sekertaris Wahyu mengulas senyum tipis,masih berusaha berbicara walau pun waktu nya terasa sudah tak kan lama lagi.


"Aku berharap kau jangan memikirkan sesuatu yg tidak penting"sekertaris Wahyu memaling kan wajah nya,dia tentu nya tau gadis ini memiliki ikatan batin yg kuat dengan nya.


"Aku mencintai mu nona"


"Aku juga"pada akhir nya jawaban yg di tunggu-tunggu oleh sekertaris Wahyu keluar juga dari bibir Nisa,jawaban yg seperti nya pantas untuk melepas kan kepergian nya sekarang.


# Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh.


Author balik lagi yah guys.


Like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like komen komen komen komen komen komen komen komen komen and vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote


Sarange 💗💗


I love you all para readers kesayangan author bidadari ayah

__ADS_1


Kamsahamida 🙏🙏🙏


__ADS_2