
FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.
HAPPY READING.
"Di antara yang lain,aku adalah yang paling di sakiti.aku melihat mu kehilangan semangat hidup,mental mu terganggu,bahkan aku sering mendengar isakan mu di tengah malam."
"Aku melihat betapa hancur nya hidup mu!melihat mu menangis,dan paru-paru mu semakin lemah.mereka tidak peduli,pada penderitaan mu sedikit pun!."
Renald berteriak-teriak keras.untuk pertama kali Nya, sebagai seorang mafia Renald menangis.
Hati siapa yang tidak sedih, melihat Nisa terbaring koma.setiap malam selalu di lalui nya dengan tangis,dan berteriak-teriak.
Mental Nisa terganggu,tapi tertutupi dengan sikap nya yang dingin.
"Kak,aku..."Nisa tidak mampu melanjutkan perkataan nya.
"Aku melihat mu!adik ku sendiri,secara perlahan mulai mati.di setiap malam kau terus berteriak keras,kau mengalami trauma hebat."
"Tubuh mu turun sepuluh kilo,wajah mu pucat.mereka tidak tau apa yang terjadi, dokter memvonis mu terkena trauma,kau ketergantungan obat penenang Kim, hanya karena kau mengalami depresi tingkat akut."
__ADS_1
Renald benar-benar membenci kevin.adik nya depresi dan ketergantungan obat hanya karena ketidakpedulian mereka.
Butuh bertahun-tahun,untuk Renald membantu Nisa bangkit.tapi,tetap saja wanita itu berubah total.
“kak aku...”nisa tidak mampu melanjut kan perkataan nya,dia tau pasti betapa hancur nya Renald sekarang.
"Kau masih mau membela mereka lagi?hanya karena mereka orang penting di kehidupan sekertaris Wahyu,kau tidak mengusik nya?."
Renald tau,bahkan sangat tau.nisa tengah menahan diri untuk tidak mengusik Kevin,pada hal jika Nisa mau dia mampu.
Kevin hanya lah debu,dan dengan sekali hembusan nafas bisa di singkir-kan oleh Nisa.
Nisa mafia paling di takuti di dunia bawah,semua orang tunduk pada nya.tentu hal mudah menghancur kan Kevin, hingga ke akar-akarnya tapi Nisa tetap tidak melakukan nya.
"Tapi aku sadar mereka tidak tau diri"desis Renald tidak terima.
"Kak,jangan seperti ini."Nisa menggeleng pelan.
"Kau tidak suka?"Renald tertawa jahat.
__ADS_1
"Aku lebih tidak suka melihat mereka bahagia di saat kau berteriak kesakitan kim.”
Renald ingat saat itu.saat di mana dia sangat ingin membunuh Kevin.
Waktu itu,Renald berniat memulai pengobatan Nisa di Indonesia,tapi apa yang dia lihat sungguh membuat api dalam tubuh Renald membara.
Di ujung sana,Renald melihat Kevin dan Amerra sedang tertawa nyaring.berbanding terbalik dengan Nisa,yang saat itu mendengar suara tembakan dan langsung terpekik histeris.
Mulai saat itu,Renald melarang Nisa kembali ke Indonesia apapun yang terjadi.
Dia tidak ingin Nisa terluka, sedikitpun.
"Kak,aku lelah."Nisa berdiri, berpegangan pada tembok.secara perlahan dia pergi dari hadapan Renald, menuju kamar nya.
"Malam my princess"king mafia tertegun melihat wajah sang putri yang berantakan.
"Kau baik-baik saja Hem?"king mafia mengelus pelan kepala Nisa.
"Dad,aku lelah hidup,boleh kan sekarang aku pergi?"tanya Nisa, mengulas senyum tipis.
__ADS_1
Deg.
Jantung king mafia seakan berhenti di tempat, mendengar pertanyaan dari sang putri angkat kesayangan nya, Nisa.