BABY CEO (Tragedi Cinta Satu Malam)

BABY CEO (Tragedi Cinta Satu Malam)
ayah!!


__ADS_3

Follow Ig author:Nis3263.


Happy reading.


"Akan ku panggil kan dokter sekarang"terdengar nada perintah dari suara Kevin,pertanda tak ingin di bantah.


Mengeluar kan handphone dari saku celana nya,jari jemari kemari Kevin bergerak lincah setelah menemu kan nomor yg hendak di hubungi tanpa menunggu lama Kevin menghubungi nya.


Tut,Tut


📞📞📞📞


"Datang kemari dalam 10 menit atau ku hancur kan karir mu"


Tut.


Kevin langsung memati kan panggilan secara sepihak, membuat orang di seberang sana gelagapan bukan main.


10 menit berlalu~~~


Dengan langkah tergesa-gesa laki laki tampan dengan jas kedokteran nya datang ke dalam mansion,membuat semua orang khawatir bukan main termasuk tuan xio woo Chen yg tak lain ayah kandung amerra.


Brak!


Kevin menoleh ternyata Edward yg mendobrak pintu secara kasar,ia datang dengan seorang suster wanita yg memang di tugas kan untuk merawat amerra.


"Tinggal kan kami"pinta Edward, mengingat banyak nya orang yg ada di sana,ia tak bisa leluasa untuk mengecheck keadaan amerra.


"Apa maksud mu hah!dia istri ku aku akan tetap di sini"sentak Kevin keras,ia tak bisa meninggal kan amerra seorang diri,di saat ia tengah kesakitan.


"Ini prosedur Vin"jawab Edward tak kalah tegas,tak perduli bahwa laki laki yg kini ia ajak berdebat adalah orang berpengaruh,bagi nya pasien nya lebih penting dari segala nya.


"Kau!"belum sempat Kevin melanjut kan ucapan nya,tangan nya telah di tarik oleh sekertaris Wahyu keluar.


Di luar masih saja terjadi perdebatan di saat sang tuan muda tak terima jika ia tak boleh masuk,sibuk mondar-mandir seperti setrika,kata kata tak berujung selalu di keluar kan oleh nya.


"Bagaimana bisa kau menari ku keluar hah!"Kevin masih saja menyalah kan sekertaris Wahyu"bagaimana jika Ra membutuh kan ku di dalam".

__ADS_1


"Tuan muda dokter Edward butuh privasi"hanya jawaban itu yg keluar dari bibir sekertaris Wahyu,untuk melawan ia tak berani melaku kan itu terutama kepada sang tuan muda.


"Vin tenang lah,aku mengenal dengan baik putri ku,dia akan baik-baik saja"tuan Adi ikut menenang kan sang menantu.


Semua orang di sana juga hanya memilih diam, mereka tau kekhawatiran Kevin yg tampak nelas di wajah Nya, kekhawatiran yg tak bisa di tutupi sedikit pun oleh nya.


Setelah kurang lebih 20 menit,dokter Edward keluar.begitu di luar ia di kejut kan dengan tarikan di kerah leher nya.


"Kata kan apa kah Ra ku baik-baik saja?"tanya Kevin menggebu-gebu.


"Tuan muda"sekertaris Wahyu menarik perlahan tangan Kevin yg sedang mencengkeram erat kerah leher dokter Edward.


"Hanya kontraksi palsu,penegangan pada dinding dinding rahim,mungkin karena efek stres dan tertekan.saya lihat kemarin sewaktu check up semua baik-baik saja lalu kenapa ini,saya saran kan jaga ibu dan janin baik baik"setelah mendengar kan perkataan dokter Edward,Kevin langsung berlalu masuk ke dalam kamar.


Terlihat suster tengah memperbaiki letak selimut yg di pakai oleh nona muda nya,wajah damai dan raut polos tergambar di wajah ibu hamil yg kini telah lelap setelah di beri kan suntik kan.


"Saya permisi tuan"suster itu membungkuk hormat lalu berlalu keluar,memberi kan waktu bagi sepasang suami istri itu.


Kevin duduk di sebelah amerra, menggenggam erat tangan putih itu,senyum manis lagi lagi terukir saat melihat raut wajah damai sang istri.


"Maaf karena aku tidak bisa menjaga mu Ra"lirih kevin pelan,ia menghadiahi kecupan manis di kening lalu bibir amerra.


"Terima kasih karena telah membesar kan putri ku dengan baik"ucap tuan xio woo Chen tulus,senyum manis terukir di wajah putih pucat pria keturunan Tionghoa itu, sementara tuan Adi?beliau hanya mengulas senyum tipis.


"Dia juga putri ku,terlepas dari siapa ayah biologis nya,dia tetap malaikat kecil yg selalu ku rawat dengan baik"jawab tuan Adi,dada laki-laki paruh baya itu terasa sesak ketika mengingat putri kecil nya telah bertemu dengan ayah kandung nya akan kah amerra melupa kan beliau.


"Sekali lagi terima kasih tuan Adi"Adi hanya mengangguk,rasa sayang nya kepada amerra melebihi apapun,kasih sayang seorang ayah yg begitu besar untuk putri tunggal nya,walau pun bukan anak kandung,tuan Adi meyakin kan diri bahwa amerra adalah malaikat kecil yg di kirim oleh tuhan.


"Menginap lah di sini Adi dan xio woo,aku faham kau merindu kan putri mu"


🌥️🌥️🌥️🌥️🌥️


Matahari belum naik sepenuh nya,masih bersembunyi di balik awan menampil kan diri sepenuh nya,tapi sudah terjadi kegaduhan di kamar Kevin,di mana tiba-tiba amerra terbangun dan langsung berteriak memanggil tuan Adi.


"Hey sayang kenapa?"Kevin khawatir bukan main,ada apa dengan istri nya kenapa mendadak memanggil tuan Adi.


"Ayah!!aku ingin ayah!!ayah!!!"teriak amerra keras, melihat istri nya terus berteriak tak karuan Kevin akhir nya ikut berteriak dengan lantang nya,karena ia berfikir bahwa tuan Adi menginap.

__ADS_1


"Ayah Adi!!!!"teriak Kevin lantang,mampu menyapa Indra pendengaran semua orang yang kini tengah menikmati sarapan nya di meja makan.


"Kevin"gumam tuan Estrank,ia langsung berlari ke atas di ikuti oleh beberapa orang termasuk pak nun dan juga sekertaris Wahyu.


Kecuali sosok itu yg tak lain adalah Livia,ia sibuk mencari kabar keberadaan putri kesayangan nya siapa lagi jika bukan Vania Chen.


"Ada apa kak?"Erik langsung bertanya to the points begitu melihat Kevin tengah menenang kan amerra yg histeris.


"Ayah aku ingin ayah!!!!"pekik amerra histeris,air mata nya Sedari tadi tak berhenti menetes,ia Khawatir bukan main.


Hati tuan xio woo Chen tergores bukan main,melihat kasih sayang amerra kepada tuan Adi yg sangat besar, membuat sepercik rasa cemburu nya sebagai seorang ayah.


"Ayah mas!!aku ingin ayah!!!"amerra semakin berteriak tak karuan,teriakan nya seakan menuli kan semua orang.


Sangat menyakit kan untuk di dengar,tampak jelas dari suara nya terdengar nada ke khawatiran.


Kevin terus saja memeluk sang istri yg semakin histeris, sementara tuan xio woo Chen bergerak cepat mendekat lalu mengelus punggung amerra yg bergetar.


"Nak,ayah yakin ayah Adi mu akan baik-baik saja"tuan xio woo Chen berusaha menenang kan amerra tapi percuma,bukan nya tenang amerra semakin berteriak histeris.


"Kau bukan ayah ku!aku hanya ingin ayah ku!!!di mana ayah ku!!"teriak amerra histeris,perlahan mata itu mulai sayu hingga akhir nya tertutup,amerra sudah tidak sadar kan diri di dalam peluk kan Kevin.


"Ra!!"kini giliran Kevin yg berteriak histeris, terutama melihat kondisi sang istri yg tengah tak sadar kan diri.


"Bawa ke rumah sakit kak!"titah Erik, dengan cepat Kevin mengangkat tubuh sang istri ala bridal style,semua orang juga tampak panik.


Namun sepanik-panik nya sekertaris Wahyu ia masih bisa berfikir waras dia sudah stand by di depan dengan mobil.


Melihat sudah terdapat mobil,Kevin langsung masuk di bagian belakang, tubuh Nya memangku tubuh sang istri yg telah tak sadar kan diri.


# Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh.


Author balik lagi yah guys.


Like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like komen komen komen komen komen komen komen komen komen and vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote


Sarange 💗💗

__ADS_1


I love you all para readers kesayangan author bidadari ayah


Kamsahamida 🙏🙏🙏


__ADS_2