
Tak lama seorang gadis cantik menghampiri mereka,dia sibuk merapatkan mantel milik nya yg terasa amat dingin.
"Untuk apa kalian datang ke sini?"tanya nya sinis, padahal ia tahu jika kedatangan mereka untuk mencari seseorang.
"Di mana amerra nis?"Nisa tergelak begitu mendengar kan pertanyaan yg keluar dari bibir Kevin sang CEO.
"Untuk apa kau mencari nya"Nisa berujar dengan santai nya,wajah nya tampak tak menutupi sesuatu,akting yg bagus.
"Jika aku tak perduli aku tak kan kemari,tapi dia Ra ku jangan mempersulit segala nya nis"Kevin menggengam erat pegangan koper milik nya,ia geram melihat gadis ini terkesan bertele-tele.
"Bukan kah sudah ku katakan, jangan salah kan aku jika amerra pergi itu pun karena kesalahan mu"tekan Nisa,aura nya menajam.ia tahu bahwa amerra ke Korea,tapi untuk di mana tempat tinggal nya ia sama sekali tak mengetahui nya.
Dengan langkah tergesa Gesa sekertaris Lee datang setelah mengetahui keberadaan sahabat sang nona muda.
(B.korea)
"Nona Kim,nona amerra berada di hotel Xy Gangnam"Nisa hanya mengangguk pelan setelah mendengar bisikan dari sang sekertaris pribadi.
"Kami baru menemukan nya,ayo!"ajak Nisa,mereka semua langsung mengikuti Nisa.
Dua mobil memasuki area parkir hotel Xy Gangnam city,dengan Langkah penuh wibawa Nisa memakai kaca mata nya lalu turun.
Banyak orang yg menundukan tubuh hormat melihat nya,siapa tak kenal gadis yg biasa di sapa nona Kim.
Perancang sekaligus pemilik KNN boutique,butik terbesar di Korea Selatan yg sudah memiliki cabang di berbagai negara.
Selain pemilik butik,dia juga di hormati karena Nisa putri angkat keluarga Kim,salah satu keluarga berpengaruh di Seoul.
Setelah menanyakannya pada resepsionis,Nisa berserta Kevin langsung menuju ke kamar yg di pesan oleh amerra.
Tok tok,
Nisa mengetuk dengan pelan,terdengar derit pintu terbuka menampilkan sosok ibu hamil dengan kondisi acak acakan.
Bagaimana tidak,mata sembab hidung merah serta rambut yg tak rapih sama sekali.
"Ra"Kevin tak dapat membendung kebahagiaan nya,wajah nya berseri ketika mendapati sosok sang istri di Depan pintu.
Sementara amerra terdiam di tempatnya,ia tak tahu bahwa Kevin bisa menemukan nya hingga kemari.
"Untuk apa kau kemari?"amerra bertanya dengan nada serak, terbukti bahwa ia menangis cukup lama.
"Ra, maaf"lirih kevin, amerra menggeleng ia belum siap untuk bertemu dengan Kevin.
"Tinggalkan aku sendiri"amerra memalingkan wajah nya, rencana nya ia mencari sang sahabat di negri orang.
"Jika kau ingin tinggal,ikut aku kalian boleh tinggal di rumah ku"Nisa menyela,tak ingin reputasi nya hancur hanya karena perdebatan sepasang suami istri ini.
__ADS_1
"Kalian tak dengar?"mengulang pertanyaan,kala semua orang yg ada membisu tak bergeming.
"Aku tak mau"amerra tetap egois, membuat Nisa menggeleng tak percaya.
"Ikut!atau ku seret kalian berdua!"suara Nisa meninggi,mereka berdua menambah masalah saja Fikir nya.
Mau tak mau Kevin dan amerra mengikuti langkah Nisa.
Begitu sampai di lobby mereka berpapasan dengan 7 orang pemuda anggota boyband Korea ternama.
"Kim!"Nisa yg mendengar menoleh,mengulas senyum manis begitu mendengar bahwa sang kakak angkat yg memanggil nya.
"Hyung"sapa nya, membungkuk hormat pada ke tujuh pemuda tampan di hadapan nya.
"Jin oppa!"ibu hamil yg sedari tadi bersedih, mendadak berseru begitu melihat sang idola ada di hadapan nya.
Dengan cepat,amerra memeluk tubuh Kim Seok jin member BieTieS tertua,sontak saja hal itu berhasil memercik rasa cemburu dari sang suami,Kevin akui laki laki ini memiliki wajah yg tampan di tambah bentuk tubuh yg Bagus.
"Dia siapa Kim?"celetuk salah satu pria yg memakai masker, serta hoddie hitam panggil saja joen Jungkook member BieTieS yg paling banyak fans nya.
"Sahabat ku Hyung,dia sedang hamil tolong maklum"Nisa menjawab dengan santai,tapi ada nada sungkan di kata nya.
"Nis, kenapa kau tega sekali,tak mengatakan bahwa kau mengenal laki laki tampan ini"amerra masih tak melepaskan tangan nya yg bergelayut manja di lengan kekar jin.
"Ibu hamil wah,apa kah dia merepotkan"kini park Jimin yg berbicara, suaranya sangat halus.
"Haha"hampir semua member terkikik kecuali suga yg memang terkenal dengan balok ice nya, melebihi Kevin.
"Kenapa tak mengundang kami?"v alias Kim Taehyun bertanya,membuat Nisa menghela nafas panjang.mengundang black pink saja sudah sulit, apalagi mengundang BieTieS?.
"Aku sibuk"semua tersenyum geli begitu mendengar suara ketus adik angkat dari Kim soek jin.
"Oh ayolah cantik,tak baik marah marah"goda leader dari BieTieS yg tak lain adalah nam Joon atau lebih akrab di panggil RM.
"Berhenti menggoda ku"pekik nya geram, melepas kan kaca mata hitam nya lalu menatap tajam ke arah RM.
"Oh oke"RM masih terkikik,sambil mengangkat ke dua tangan nya ke atas.
"Nis!foto kan aku"amerra lupa dia belum berfoto bersama para member lain nya.
"Biar saya saja nona"baru Nisa menjawab, sekertaris Wahyu langsung menyaut.
Dengan cepat amerra berfoto bersama mereka,Nisa juga tak mau ketinggalan,ia berdiri di sebelah Suga dengan senyum manis nya.
Cekrek!
Cekrek!
__ADS_1
Cekrek!
Cekrek!
Setelah sekian kali jepretan dan gaya, ibu hamil itu akhirnya mengatakan sudah.
"Terima kasih Hyung!lain kali mampir lah ke rumah, anyoeng"Nisa membungkuk hormat di hadapan mereka semuanya.
"Anyoeng!"jawab mereka semua serempak,mereka masih tak bergeming menatap punggung yg menjauh dari mereka.
Mobil beriringan memasuki kawasan rumah elite,di sebuah rumah berdominasi warna grey,dengan banyak bunga bunga di halaman nya mobil rombongan itu turun.
"Ayo!"ajak Nisa,begitu sampai ia langsung mengajak mereka semua untuk masuk.
Setelah membuat kan minum,Nisa duduk dia hadapan sang pasutri.
"Sebenarnya ada apa ini?"Nisa bertanya dengan santai nya.
Akhirnya Kevin yg menceritakan semua nya,dari awal hingga akhir.
"Ra, kalian menikah karena tragedi bukan? bisakah bersikap dewasa?apa kau tak mau mengalah?kalian dua orang asing yg di pertemukan lewat tragedi,wajar jika kalian belum mengetahui seluk beluk kehidupan masing-masing"baik amerra dan Kevin mereka berdua sama sama diam tak menyangkal atau memberi pembelaan.
"Tinggal di sini,ada lima kamar kosong silahkan di tempati"ajak Nisa,tapi tunggu ada foto Erik yg terpampang indah di sana.
"Erik?"amerra mengeryit bingung melihat foto Erik dan seorang gadis terpajang indah di ruang tamu.
"Ini rumah mantan pacar nya Kim Na Na,aku hanya melanjutkan pembayaran nya saja"sebelum kemari Nisa tinggal di butik,tapi berhubung rumah ini tak ada penghuninya maka gadis itu yg menyelesaikan pembayaran nya sekaligus tinggal di sini.
"Aku ingin tidur dengan mu"Kevin mengeryit bingung,untuk apa sang istri tidur dengan orang lain, sementara Nisa gadis itu tergelak mendengar kekesalan sang sahabat belum mereda.
"Lantai dua sebelah kiri tangga,warna marron,jangan terkejut jika masih banyak foto Kim na Na di sana"amerra tak memperdulikan celoteh sang sahabat,ia langsung saja menuju ke kamar yg telah Nisa tunjukan.
"Anda harus bersabar menghadapi nya,dia sedikit kekanakan"Nisa mengulas senyum tipis ketika mengingat sikap kekanakan sang sahabat.
"Selagi stok kesabaran ku masih ada"Nisa tergelak mendengar Jawaban Kevin,lucu memang.
"Kalian semua silahkan beristirahat,nanti malam perkiraan turunnya salju pertama"pinta Nisa.
"Memang nya kenapa jika salju pertama?"Kevin heran,apa hubungannya dengan salju pertama.
"Anda tak tahu?orang orang mengatakan,jika kalian melihat salju pertama bersama pasangan kalian,cinta kalian akan abadi"setelah mengatakan itu Nisa langsung melenggang keluar,ia memutuskan untuk menyelesaikan pekerjaan di butik yg menumpuk.
# Assalamualaikum 🙏💗🥰🙏
author balik lagi,badai pasti berlalu,tapi kapan badai untuk Kevin dan amerra berlalu.
like like komen komen komen komen komen komen komen and vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote
__ADS_1