BABY CEO (Tragedi Cinta Satu Malam)

BABY CEO (Tragedi Cinta Satu Malam)
Salju pertama


__ADS_3

"orang bilang,jika melihat salju pertama dengan pasangan maka cinta kalian akan abadi"~Yoon Se-Ri (crash landing on you).


~•••Happy Reading•••~


Sesuai kesepakatan malam pertama di negri gingseng adalah berkeliling, berkeliling menelusuri tempat tempat indah sekaligus menikmati salju pertama.


Semua orang telah siap dengan pakaian hangat masing masing, amerra juga tampak imut dengan mantel coksu kebesaran.


Tak lama Nisa juga turun dengan mantel andalan nya Marron,tak lupa memakai sarung tangan agar tak dingin.


"Ayo!"ajak Nisa, mereka berangkat tanpa kehadiran sekertaris Lee,hanya dua mobil satu mobil bodyguard dan satu nya lagi mobil yg di tumpangi Nisa, sekertaris Wahyu,Kevin dan amerra.


"Nis kita tak akan kesasar kan?"amerra bertanya takut takut,terutama jika Nisa yg mengendarai mobil nya.ia trauma bermobil dengan nya,yg melebihi kecepatan pembalap F1.


"Tenang saja,aku lebih tahu daerah ini"Nisa berujar dengan santai,ah tiba tiba ide jahil melintas kembali membuat gadis cantik itu menyeringai pelan.


"Ame, berapa usia kandungan mu?"tanya Nisa.


"Hampir lima bulan"dalam hati Nisa bersorak riang,siap menjahili sosok CEO cold.


"Kau tahu me,kata orang umur lima bulan waktu nya wajah terbentuk.karena itu jika kau ingin memikirkan orang atau merindukan seseorang,ku saran kan kau merindukan kevin.aku takut jika kau merindukan Rendy,putri tuan Kevin akan mirip dengan nya"Nisa menjahili sang ceo, terbukti rahang Kevin mengeras.


Kepala nya menengok ke arah tangan nya yg tengah memegang tuas gas,di sana tangan sekertaris Wahyu menggengam tangan nya erat,Nisa tergelak melihat tatapan melarang milik sekertaris Wahyu.


"Mana ada seperti itu!"suara Kevin meninggi,ia paling sensitif ketika semua menyinggung tentang sang calon putri.


"Itu kan memang benar,jadi jangan berisik!"Kevin menoleh ke arah Amerra yg baru saja berkata ketus pada nya,apakah secara tidak langsung Ra nya juga menginginkan putri nya mirip Rendy?.


Sementara sekertaris Wahyu memalingkan wajahnya,ia tak yakin bisa berdiri diam tanpa ekspresi jika sekali lagi tuan muda membentak gadis di sebelah nya.


"Apakah kau tidak tahu jika bukan karena bawahan ku kau tak kan bisa sukses di negri ini"berkata dengan sombongnya membuat Nisa tertawa kecil,bagi nya kesuksesan bukan dari orang yg membawa melainkan sebuah usaha seseorang.


"Bukan bawahan Anda yg membawa saya kemari, malainkan sosok yg merasa saya pantas di lindungi"sekertaris Wahyu mengulas senyum tipis mendengar jawaban Nisa.


"Aku tahu nya dia mirip dengan ku"tetap keukeh pada pendiriannya, intinya sang putri hanya boleh mirip dengan nya, garis bawahi MIRIP.


"Sayang, bunda tak perduli kau mirip siapa,asal jangan mirip dengan ayah mu"Kevin semakin kesal mendengar kan perkataan Amerra yg tampak serius, terutama ketika ibu hamil itu mengelus perut buncit nya.


"Dia putri ku!aku tak kan membiarkan siapapun mirip dengan nya!"nada suara Kevin makin meninggi,tapi tak membuat kedua perempuan di mobil gentar.


"Jangan terlalu emosi tuan, bagaimana jika anda darah tinggi dan tiada karena serangan jantung dadakan.siapa yg akan menjaga amerra?"Nisa semakin gentar memprovokasi.


"Oh ya!aku baru ingat Rendy kan sebentar lagi pulang"sekertaris Wahyu memejamkan mata nya,ia yakin kemarahan sang tuan muda tak kan bisa terbendung pada Nisa.


"Jaga bicara mu!"Kevin semakin berteriak tak karuan,bagi amerra teriakan itu b aja,karena awal pernikahan pun dia selalu di teriaki.


"Bisakah tak berteriak?aku tak mau menjadi janda sebelum En kembali"Kevin menunduk,ia baru sadar karena nya amerra kembali mengharapkan kehadiran sosok Rendy.

__ADS_1


"Ra,aku mencintai mu"amerra tetap tak bergeming,rasa kesal nya semakin memuncak.


"Turun!"Nisa melepaskan sabuk pengaman nya,lalu turun keluar di ikuti oleh semua orang.


Begitu turun mereka di suguhkan pandangan indah dari menara Seoul N .


"Welcome to menara Seoul N, menara ini terletak di gunung Namsan Seoul"Nisa bersorak gembira, semenjak tinggal di Korea ia sama sekali tak pernah berjalan jalan.


"Berapa tinggi nya"amerra bertanya,sembari mendongak menatap ke puncak menara yg sangat tinggi.


"Kurang lebih 236 meter"



Menara Seoul N, atau resminya bernama Menara Seoul YTN dan biasanya disebut Menara Namsan atau Menara Seoul, adalah sebuah menara observasi dan komunikasi yang terletak di Gunung Namsan di Seoul, Korea Selatan. Menara setinggi 236 meter ini merupakan titik tertinggi kedua di Seoul. 


Menara antena: Ada


Tinggi: 236 m


Mulai dibangun: 1969


Pemilik: YTN


Dibuka: 15 Oktober 1980.


Sementara mereka berkeliling,Nisa pergi ke salah satu cafe halal di sana membeli coklat hangat untuk semua orang.


"Ambillah"Nisa menyerah kan 4 cup coklat hangat pada para bodyguard yg berjaga di dekat Kevin.


"Terima kasih nona"para bodyguard membungkuk hormat.


"Kalian mau?"tawar nisa,mereka bertiga langsung mengambil satu cup masing-masing.


Butiran salju menyapa kota Seoul, rombongan Kevin beruntung bisa melihat secara langsung turun nya salju pertama.


"Jika yg di katakan orang orang benar,aku ingin bersama mu"Kevin menggengam erat tangan amerra,netra tulus dan penuh cinta ia berikan pada wanita di sebelah nya.


Terlepas dari segala hal yg terjadi, Kevin hanya ingin dia tetap bersama nya.


Tak perduli dengan Vania ataupun Rendy,yg terpenting fakta nya sekarang Amerra milik nya dan tetap akan jadi milik nya.


"Memangnya orang orang mengatakan apa mas?"amerra bertanya dengan polos nya,Kevin yg mendengar hanya menggeleng.


"Tak ada,ku harap kau bisa selalu bersama ku nanti Ra"amerra mengulas senyum begitu mendengar harapan dari laki laki yg menggenggam tangan nya.


"Jika nanti aku pergiku pastikan satu hal,aku akan selalu mengingat mu di setiap langkah ku"netra tulus membuktikan bahwa amerra tak berbohong,ia manusia yg juga tak kan tahu berapa detik ke depan akan terjadi apa.

__ADS_1


Entah besok,satu Minggu lagi, sebulan lagi atau bahkan setahun lagi Amerra bisa merasakan bahwa ia akan pergi dari Kevin,entah kapan dan dimana namun mimpi itu..... mimpi yg membuat nya semakin stres berdatangan bak puzzle.


Tanpa sadar air mata nya menetes,bukan ia takut pergi hanya saja.....bisa kah Kevin hidup tanpa nya nanti,sosok yg amat mencintai nya, menjadi perisai melebihi rendy Bohong jika posisi Rendy tak bergeser,semakin kemari perlahan namun pasti posisi itu tergeser oleh segala perhatian yg Kevin curahkan.


"Ra,kau baik baik saja?"Kevin menghapus air mata yg tanpa sadar meluncur dari netra sang istri.


"Tak apa, aku baik baik saja kurasa hingga bayi ini lahir"Kevin mengeryit bingung, Perkataan amerra seakan akan menjadi salam perpisahan terakhir untuk nya.


"Kenapa bicara seperti itu,kau akan baik baik saja Ra,aku janji"Kevin meyakinkan sang istri bahwa semua akan baik-baik saja,ia tak akan membiarkan hal buruk terjadi pada Ra nya sedikit saja.


Amerra tak menjawab ia langsung memeluk Kevin, membiarkan air mata nya menetes seiring nafas yg terputus putus


Kevin menenggelamkan kepala sang istri di bahu nya,menepuk lembut punggung amerra agar gadis itu tenang.


Sekuat dan sebisa mungkin ia harus kuat,bohong jika Kevin tak khawatir ia sangat khawatir tentang kondisi sang istri.


Kekhawatiran nya pada kesehatan amerra sama besar nya dengan kekhawatiran nya jika Rendy mengambil sang istri.


Mereka tenggelam dengan keromantisan masing masing,tak sadar ada dua orang jomblo yg sedang menonton drama Korea live.


Siapa lagi jika bukan sekertaris Wahyu dan juga Nisa, mereka seakan sedang menonton bioskop dengan meminum coklat hangat.


"Kenapa aku jadi menonton drama Korea sih"gerutu Nisa kesal,bisa bisa nya mereka menjadi kan nya penonton.


"Memang nya anda mau jadi seperti mereka"sindir sekertaris wahyu yg membuat nya mendapatkan tatapan tajam dari Nisa.


"Cih!sama sama jomblo saja nyindir"pedas,Nisa membalas sindiran dari sekertaris Wahyu dengan pedas.


"Setidak nya saya menikmati masa jomblo saya nona"masih tak mau kalah, seperti jomblo itu menjadi sebuah gelar yg patut di bangga kan.


"Menikmati! bilang saja anda tak laku tuan"dengan kesal Nisa menatap ke arah sekertaris Wahyu yg sibuk meledakan tawa nya.


"Benarkah?bukti nya anda menyukai saya"telak,Nisa terdiam mendengar perkataan sekertaris Wahyu,ia tak bisa menyangkal nya.


"Bolehkah saya mengatakan sesuatu nona?"Nisa hanya mengangguk ia tak tahu apa yg di katakan oleh sekretaris Wahyu.


"Jika orang mengatakan melihat salju pertama dengan pasangan membuat cinta itu abadi,saya harap saya akan selalu bersama anda hingga hembusan nafas terakhir"


# assalamualaikum 🙏💗🥰🙏


jalan jalan ke Korea yuk.


bismillahirrahmanirrahim 🙏🙏💗


like like like like like like komen komen komen komen komen and vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote


Ig:Nis3263

__ADS_1


Sarange 💗💗💗


__ADS_2