
FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.
HAPPY READING.
recomended
Menghirup napas dalam, menunduk melihat ke arah bunga mawar merah yg di pegang oleh nya, sekertaris Wahyu mulai mengetuk pintu kamar Nisa.
Tak lama setelah nya, pintu terbuka menampilkan Rendy yg tengah membukakan pintu untuk nya lebar-lebar.
Deg!
Mendadak aura milik sekertaris Wahyu berubah menjadi bunga-bunga, Senyum manis terukir di wajah dingin milik nya begitu melihat wanita pujaan nya tengah berbaring dengan mata terbuka,menandakan gadis itu telah sadar.
"Nona Nisa"Nisa yg mendengar hanya melirik pelan, suara nya tercekat di tambah alat bantu pernapasan yg tidak boleh di lepas kan membuat gadis cantik itu kesulitan berbicara.
"Masuk lah!"Rendy mempersilah kan sekertaris Wahyu masuk, sementara dia memilih untuk duduk di sofa yg terletak tidak jauh dari tempat tidur Nisa.
"Nona,apa kabar?"sekertaris Wahyu menarik kursi yg berada tepat di sebelah gadis itu,senyum tipis terukir di wajah Nisa menjawab pertanyaan dari sekertaris Wahyu.
"Anda baik-baik saja nona?"Nisa memejam kan mata nya erat,Rendy yg melihat kebingungan di mata sekertaris Wahyu langsung menyela tanpa izin.
__ADS_1
"Dia tidak bisa berbicara sekarang, dia hanya bisa memberi kan isyarat lewat mata"jelas rendy.
"Saya bersyukur nona telah sadar,anda membuat kami semua khawatir"kekhwatiran tampak jelas di wajah tampan sekertaris Wahyu, kekhawatiran jika suatu saat dia tidak bisa melihat gadis di hadapan nya lagi.
"Dia harus baik-baik saja, dia belum pernah bahagia"Rendy berdecak pelan ketika mengingat semua perjuangan sahabat nya, perjuangan yg benar-benar menguras emosi dan tenaga.
"Kau meremeh kan nya tuan Rendy, nona Nisa akan bahagia jika author mentakdir kan nya kepada ku"sekertaris Wahyu mengulas senyum manis, berharap Allah mengabul kan doa Nya,agar bersama dengan gadis ini sepanjang umur nya, hingga detik terakhir dia menghembus kan nafas.
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
"Mas,kenapa sih terus menatap ra"amerra mengerucut kan bibir nya kesal,dia merasa sedikit tidak nyaman dengan pandangan Kevin ke arah nya.
"Kau cantik sayang"Kevin sama sekali tidak memperduli kan perkataan sang istri,dia terus saja memandang wajah cantik amerra,wajah cantik yg memang menjadi milik nya.
"Aku tau, karena itu mas mencintai ku bukan"Kevin menggeleng bukan itu alasan nya mencintai amerra,bukan dia mencintai amerra bukan karena wajah,namun fitrah yg tuhan takdir kan agar dia mencintai gadis ini.
"Aku tau,aku pun sana beruntung nya dengan mu mas"amerra sejenak menghenti kan makan nya lalu mendongak,dengan sangat tulus dia mulai berujar.
"Aku beruntung memiliki mu sebagai suami ku, laki-laki yg memperlaku kan ku sebagai ratu,laki laki yg benar-benar mengerti akan segala tingkah kekanakan ku,terima kasih,aku benar-benar mencintai mu,jika Rendy hanya masa lalu ku,aku berharap Tuhan memberi ku umur panjang,agar aku bisa selalu bersama mu,aku benar-benar mencintai mu mas"air mata amerra meleleh begitu saja,rasa nya sesak bukan main,begitu juga dengan Kevin,mata laki laki yg biasa nya hanya menunjuk kan raut dingin dan tajam berubah menjadi berkaca-kaca.
Entah lah,dia memiliki firasat buruk, amerra selalu berkata seperti itu,seakan ibu hamil itu akan segera pergi,sewaktu di Korea Amerra juga mengucap kan salam perpisahan.
"Hey"Kevin menggengam tangan amerra yg berada di atas meja erat"semua akan baik-baik saja,aku janji,aku akan berusaha sekuat mungkin agar kita bisa bersama hingga tua,membesar kan anak kita nanti,hanya ada kau dan aku berikut anak-anak kita"Kevin berusaha meyakin kan amerra semua nya akan baik-baik saja.
__ADS_1
Tapi percuma, karena kesibuk kan nya mengurus bisnis dia tidak menyadari ada yg aneh dengan wajah istri nya, wajah yg biasa nya tetap tenang kini selalu tampak risau,bahkan bicara nya mulai melantur tidak jelas.
Akhi akhir ini amerra sering di hantui mimpi buruk,mimpi yg selalu berputar bak puzzle di kepala nya,mimpi yg semakin membuat nya sters hingga kini tubuh nya mulai melemah berikut dengan kandungan Nya, membuat ibu hamil itu sering mengkonsumsi vitamin,dan obat penguat kandungan, namun percuma keadaan amerra tidak baik-baik saja bahkan hingga detik ini.
"Kau baik-baik saja sayang? atau perlu kita ke dokter"amerra menggeleng menghela nafas panjang,dia mulai memejam kan mata berharap fikiran nya tentang mimpi-mimpi itu segera hilang,dan enyah dari otak nya.
"Aku akan baik-baik saja mas"amerra menghela nafas pelan,netra nya menatap ke arah Kevin yg tengah melihat nya dengan tatapan Khawatir.
"Ra,jangan berbohong apa semua baik-baik saja?"pancing Kevin,dia mulai menyadari ada yg tidak beres entah dengan kandungan amerra atau tubuh sang istri yg terlalu lemah.
"Aku baik-baik saja suami ku yg tampan"amerra sengaja membumbui perkataan nya dengan tawa, berharap sang suami yakin bahwa dia baik-baik saja,tak ada yg perlu di khawatir kan.
"Kau sedang tidak menutupi apapun dari ku kan Ra?"Kevin masih menggeleng tak percaya.
"Mana berani mas"amerra mengulas senyum tipis,berharap kebohongan nya tidak di ketahui oleh sang suami, biar lah dia menyimpan semua nya sendiri,kevin sudah terlalu banyak masalah,mulai dari efek perceraian tuan Estrank julliano dan juga nyonya fresya,di tambah tanggung jawab Kevin kepada perusahaan.
# Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh.
Author balik lagi yah guys.
Like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like, like'like komen komen komen komen komen komen komen komen komen and vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote,vote vote vote vote vote vote vote.
Sarange 💗💗
__ADS_1
I love you all para readers kesayangan author bidadari ayah
Kamsahamida 🙏🙏🙏