BABY CEO (Tragedi Cinta Satu Malam)

BABY CEO (Tragedi Cinta Satu Malam)
perdebatan sengit


__ADS_3

"Jaga bicara anda nona"nada bicara sekertaris Wahyu mendadak meninggi,tentu saja semua orang mengeryit bingung kecuali Kevin yg asyik dengan renungan nya.


Brak!!


Handphone yg sedari tadi terfokus untuk searching,kini tergeletak tak berdaya akibat di banting sang pemilik.


Wajah yg sedari tadi tampak teduh dan tak perduli dengan keadaan sekitar kini membalas tatapan itu, Tatapan yang saling menghunus siap menghujam setiap insan.


semua orang di meja hanya memperhatikan tatapan tajam sekretaris Wahyu yang menghunus semua orang.


Ada apakah gerangan Dengan nya, begitulah pikiran semua orang tentang sekretaris Wahyu sekarang.


"Bisakah anda tidak membentak sekretaris Wahyu"balas nya kesal, mood-nya kini benar-benar hancur ditambah perdebatan dengan sekretaris Wahyu.


"Jaga bicara anda nona!"sentak sekretaris Wahyu.


"Saya hanya ber argumen tuan, memangnya letak kesalahan saya di mana?" tantang Nisa membalas langsung tatapan dingin beruang kutub itu.


"Argumen anda salah nona!"sentak sekretaris Wahyu, bahkan seluruh atensi mengarah ke perdebatan dua insan tersebut.


"Indonesia negara bebas berpendapat tuan Saya hanya membicarakan fakta."sahutnya dingin.


"Apakah ini balasan atas perbuatan saya tadi nona "cukup sudah sekertaris Wahyu mengungkap sesuatu yang seharusnya tidak didengar oleh orang lain.


Deg!!


Mendadak tubuh itu lunglai tak bertulang,bak pedang yg menghujam di hati rasa sakit yg amat sulit di deskripsikan.


Netra yg sedari tadi bersitatap, mendadak membuang pandangannya ke arah lain.


"Maaf jika kehadiran saya menganggu"lirih nya,mengambil tas yg tergeletak di atas meja.


"Tunggu kau mau kemana?"tanya kevin,dia benar benar heran ada apa dengan mereka berdua?.


"Sekertaris kesayangan Anda tak menginginkan kehadiran saya tuan"sahut nya lirih, berusaha membendung air mata yg kini berperang untuk bebas.


"Assalamualaikum"salam nya sebelum melangkah keluar.


"Wahyu bisakah tak membentak nya hah!dia wanita"keadaan di meja itu kini mendadak panas,di tambah Erik yg ikut ikutan.

__ADS_1


"Bukan kah dia baru keluar dari rumah sakit?, seharusnya ia tak pergi kondisi nya belum stabil"celetuk dr.edward.


"CK,,CK,,ada apa dengan mu Wahyu?kau kehilangan kontrol pada seorang gadis?ini bukan diri mu"heran maxiem Brian,Wahyu bukan manusia yg mudah hilang kontrol seperti tadi.


Mengusap wajah nya kasar,lalu menengguk habis air putih yg sedari tadi bertengger indah di meja.


Sekretaris Wahyu mendadak juga bingung kenapa ia bisa kehilangan kontrol?.


"Kalian bertengkar?ku dengar dr.ridwan mengatakan Nisa menyukai mu?lalu ada apa ini?"tanya Anna dengan tatapan intimidasi, tatapan yg bisa membuat siapa saja menciut ketakutan.


"Iya"jawab sekertaris Wahyu pelan.


"Tak sadar kah kau dia itu pasien!dia baru sadar dari koma bo*oh!dia tak kan sadar jika aku tak meminta nya berjuang untuk mu"maki Erik, cukup sudah dia kini membuka tabir hebat yg ia tutupi.


"Koma?"mereka semua yg ada di sana melongo kaget.


"bagaimana pun aku akan membuat amerra jatuh cinta,lihat saja nanti,enak saja aku yg bersusah payah membuat nya tapi lihat,putri ku akan mirip dengan Rendy"gumam Kevin.


misi nya kini membuat amerra jatuh cinta mati Matian,agar princess nya mirip dengan nya.


membuat amerra rindu dan selalu memikirkan nya terus,agar princess mirip dengan seorang Kevin Arlando Julliano..


Amerra dan Aisyah kini sedang menunggu kehadiran Nisa,Nisa gadis itu baru saja mengatakan akan datang.


Tak lama gadis kurus itu datang dengan nafas yg ngos-ngosan,mata nya memerah.


Tanpa permisi Nisa langsung meminum jus apel milik Aisyah, menetralisir rasa sakit yg semakin ke sini semakin membelenggu merajut asa.


"Ehmm,,jaga diri baik-baik oke?jika nanti aku tiba-tiba hilang atau pergi kalian jangan mengkhawatirkan ku,aku berharap semua baik baik saja"entah mengapa Nisa mengatakan hal itu.


"Kau mau kemana?"tanya Aisyah bingung,tak biasanya Nisa berkata seperti itu.


"Bukan apa apa"jawab Nisa santai menikmati bakso yg sudah ia pesan.


"Kita harus menikmati hidup"celetuk amerra.


"Hemm,,benar kita harus menikmati hidup,hidup cuma sekali kan?"tanya Aisyah lagi antusias.


"Ke mall yuk"ajak amerra,begitu ia ingat bahwa hari ini Sabtu jadi mereka pulang cepat.

__ADS_1


"Ayo!!"teriak mereka bertiga heboh.


Ya,mereka bertiga adalah sequad gril paling heboh di JL group.


Sore ini.


Nisa,amerra,Aisyah di temani oleh Erik pergi ke salah satu mall di kota.


Mereka akan menikmati hari ini bersama, berbelanja sepuas hati mereka.


"Oke grils,kita akan kemana dulu?"tanya Erik yg lebih mirip bodyguard bagi gadis gadis di hadapan nya.


"Toko bayi"usul Nisa diangguki antusias oleh mereka semua,ke antusiasan mereka tak di ragu kan lagi.


Begitu sampai mereka bertiga berpencar dengan Erik yg lebih memilih mengikuti Nisa yg sibuk memilih baju baju bayi.


"Oh ya tuan anak amerra laki laki atau perempuan?"tanya Nisa yg sibuk membandingkan baju baju lucu di hadapan nya.


"Kakak ku ingin perempuan"jawaban itu sontak membuat Nisa menoleh.


"Wah pasti akan lucu nanti yah"Nisa benar benar antusias kini,lalu ia menoleh ke arah laki laki yg slalu ada di sisi nya.


"Bisa kah kau menuruti ku sebagai sahabat?"tanya Nisa pada Erik.


"Aku ingin kau menjaga amerra nanti dan juga keponakan ku,,lupakan sekertaris Wahyu dan Aisyah.aku hanya ingin akhir aku di sini,aku bisa melihat semua orang bahagia"lirih nya mendongak,menghalau air mata yg berperang ingin segera di bebaskan.


"Daddy meminta mu menginap"jelas Erik,ya tuan Estrank meminta Nisa menginap karena gadis ini mengingatkan nya pada sang adik.


"Oke!malam ini aku menginap"jawaban yg sontak membuat Erik bersorak bahagia.


# assalamualaikum 🙏🙏🙏😘


bismillahirrahmanirrahim 😘💗 author balik lagi buat menyapa para readers 🥰💗.


Hay Hay, thanks buat yg udah ngasih suport author, bismillah semoga aja yah Telinga author kebal dari para heaters tak berperasaan.


like,komen and vote.


I love you all 💗💗💗💗😘🥰.

__ADS_1


Sarange 💗


__ADS_2