
FOLLOW IG AUTHOR:Nis3263.
buat nanya nanya tentang baby CEO,tenang author gak sombong kok hihihi.
~•••happy reading•••~
Beda dunia beda cerita,jika Kevin tengah di sibukkan dengan sang istri yg ngidam sekertaris Wahyu kini sibuk dengan dunia nya.
Di atas sajadah biru,sosok tampan bersarung hitam,berpeci hitam serta baju Koko abu abu itu tengah bersimpuh di hadapan Rabb nya.
Mengeluarkan segala beban yg selama ini ia tanggung sendiri,hanya Allah tempat nya mengadu.
"Apa kabar nya ya allah? bahagia kah dia di sana?bisakah ia hidup sendiri di negeri orang?"lirih sekertaris Wahyu,mata nya menerawang kejadian beberapa bulan yg lalu.
Flashback.
"Nona"kaget sekertaris Wahyu mendapati Nisa di jalan dengan ransel di punggung nya.
"Sekertaris Wahyu?"tak kalah kaget nya Nisa menatap ke arah sekertaris tampan itu.
"Anda baik baik saja?"tanya sekertaris Wahyu,walaupun ia tahu gadis di hadapan nya ini tak baik baik saja.
Terbukti wajah nya yg sembab dan jilbab nya yg berantakan, sekertaris Wahyu mengajak gadis itu untuk istirahat di rumah nya.
"Ada apa?"tanya sekertaris Wahyu lagi pada gadis yg kini terisak.
"Aku sudah menikah"jawab Nisa.
"Saat aku pulang...."gadis cantik itu mulai bercerita.
Sepulang nya gadis itu ia di kejutkan dengan lantunan ijab Qabul yg memekakan telinga dan.
Deg!jantung nya terasa berhenti ketika nama nya di sebutkan,begitu masuk gadis itu terkejut bukan main ternyata ia yg di nikahkan.
"Apa apaan ini!"teriak Nisa keras, merebut semua atensi yg ada di sana.
"Kau sudah menikah nak"suara mama nya mengambil kendali fikiran nya.
"Haha"tawa Nisa menggema di ruangan itu.
"Maksud mu apakah dia yg menjadi suami ku?dia laki laki yg telah ber istri!"bentak Nisa keras,emosi nya semakin kemari semakin tak terkendali.
"Khumaira,dengar kan dulu....aku mencintai mu itu lah alasan aku menikahi mu"bujuk laki laki bertuxedo putih dengan wajah yg tampan.
"Khumaira! Khumaira!nama ku Nisa bukan Khumaira!!!!"teriak nya kasar,pyar!
Suara pot di banting kasar terdengar,Nisa adalah tipe yg tak dapat mengendalikan emosi nya.
__ADS_1
"Khumaira"kaget nya,ia tak menyangka Khumaira nya seberantakan ini.
"Aku tak perduli dengan cinta! persetan dengan cinta!kau tak menikahi ku karena cinta melainkan karena istri mu tak bisa hamil!kau membuat ku menjadi rahim sewaan"bentak Nisa frustasi,mata nya menatap nyalang ke arah abida istri dari suami nya sekarang.
Dengan langkah cepat Nisa berlari ke kamar,karena tak ingin rencana kabur nya diketahui,ia melompat melalui jendela kamar nya.
Sekertaris tampan itu masih menyimaknya dengan serius,ia tak perduli banyak nya tissue yg berhamburan.
"Hiks,,,tau kah,,,hiks,,,an,,da,,,hiks,,per,,asaan saya,,hiks,,sa,,kit,,,hiks,,huk,,,sa,,kit,,hiks,,"isakan gadis itu terdengar memilukan hati.
"Siapa suami nona?"tanya ku prihatin, terutama ketika melihat kondisi nya yg semakin menjadi.
"D,,,dia,,,hiks,,huk,,,a,,,hiks,,bang,,hiks,,huk,,Ais,,yah"nafas Nisa terdengar tersengal sengal, membuat sekertaris Wahyu memberikan nya minum.
ya,suami Nisa adalah Yusuf Abang dari Aisyah sahabat nya sendiri.
"Antar aku pergi"pinta Nisa,mata nya menatap ke arah sekertaris Wahyu dengan lelehan mata yg terjun bebas tanpa ba-bi-bu.
"Kemana?"tanya sekertaris Wahyu bingung.
"Bandara,Aku sudah memesan tiket"
Dengan perasaan campur aduk sekertaris tampan nan Soleh kesayangan author itu mengantarkan Nisa ke bandara.
Begitu sampai di bandara internasional Soekarno Hatta,Nisa bersiap berangkat dengan koper berisi beberapa pakaian yg di berikan oleh sekretaris Wahyu.
"Jaga diri anda nona"pesan Wahyu pada gadis yg kini menyeret koper merah serta kaca mata hitam guna menutupi mata sembab nya.
Sekertaris Wahyu merogoh dompet nya,mencari sesuatu di dalam sana lalu memberikan nya pada gadis itu.
"Kim Seok jin?"Nisa membaca nama yg tertera di kartu nama itu.
"Ya,dia rekan bisnis saya,saya sudah mengatakan anda akan datang ke korea.jadi anda tak merasa sendiri di sana, jaga diri Anda baik baik nona"Kalimat terpanjang yg Nisa dengar dari bibir sekertaris tampan itu.
Nisa mengangguk kan kepala nya mantap,menatap serius tak lama penerbangan ke Seoul Korea Selatan terdengar.
"Terima kasih untuk segala nya, Jaga diri mu juga sekertaris Wahyu"pesan Nisa,sebelum melangkah pergi.
Melangkah menjauh memulai hidup baru,mengikuti langkah kaki takdir untuk nya yg telah di gores kan tuhan.
Flashback end.
"Ya Allah aku titip dia...jaga dia untuk ku"lirih sekertaris Wahyu, tangan nya menengadah berdoa kepada sang pencipta.
DAPUR MANSION JULLIANO.
Dengan celemek berwarna hitam Kevin tengah berkutat dengan sepatula,memasak nasi goreng untuk sang istri yg tengah menatap nya dengan tatapan berbinar.
__ADS_1
"Mas"panggilan amerra pada sang suami yg sibuk memasak.
"Hem"singkat padat dan jelas, membuat amerra mendengus sebal.
"Apa mas membeli bunga untuk tunangan mas si nona seksi itu?"amerra berniat mengubah nama panggilan nya untuk Vania Chen tapi, melihat pakaian nya yg seperti tadi mengurungkan niatnya.
"Bukan"lagi lagi jawaban singkat yg di dapat oleh amerra.
"Lalu?"tanya amerra penasaran,sambil mendudukkan tubuh nya di kursi meja makan karena sang suami sedang menyiapkan makanan nya.
"Untuk mu"sembari meletakan nasi goreng buatan nya di meja makan.
"Oh"ingin rasa nya Kevin berteriak di hadapan istri nya namun sebisa mungkin ia sabar.
Menatap nasi goreng di hadapan nya,amerra amat senang bukan main ia langsung menyicipi nasi goreng tersebut.
"Wah enak"puji amerra,mulut nya masih asik mengunyah ia tak menyangka sang suami pandai memasak seperti ini.
"Suapin"rengek amerra manja, menyodorkan piring dan sendok ke arah kevin.
Mau tak mau Kevin menuruti sikap manja sang istri,di suapkan nya perlahan lahan.
Dengan senyum lebar,ibu hamil cantik itu menerima suapan sang suami perut nya yg mulai menonjol walaupun belum terlihat membuat nya masih bersemangat untuk berkerja.
"Mas, bagaimana jika anak kita bukan perempuan"dengan nada bergetar amerra bertanya,bukan ia tak tahu keinginan Kevin untuk memiliki seorang putri,lalu bagaimana jika yg lahir laki laki apakah Kevin tak kan menerima nya....
Kevin yg mendengar menghentikan suapan nya,dapat di tangkap Indra pendengaran nya suara Ra nya bergetar.
Dengan penuh kasih sayang Kevin mengelus surai pendek itu, meyakinkan bahwa semua akan baik-baik saja.
"Ra dengar,semua ini tentang rezeki tak perduli itu laki laki atau perempuan.yg ku tahu dia tetap anak ku,tak masalah seorang jagoan kecil"Kevin mulai belajar menghibur amerra, mendengar segala keluhan nya.
Walaupun tak di pungkiri Kevin kecewa jika memikirkan bahwa ia tak tahu apakah anak nya nanti putri atau laki laki.
"Bisakah mas tidur dengan ku?aku ingin di peluk"pinta amerra.
Kevin hanya bisa menghela nafas pelan, sebelum mengangguk.
Hari ini mereka tidur berdua dengan amerra di pelukan Kevin,laki laki itu mendadak tak nyaman dengan situasi ini.
Apakah amerra akan jatuh cinta pada nya sebelum En nya kembali?salah kah ia ingin amerra di sisi nya.
# assalamualaikum 🙏💗.
wih wih babang Kevin sudah cocok buanget buat jadi hot Daddy 😘.
sekertaris Wahyu ah dirimu tipe kesayangan author 🙏.
__ADS_1
kalian mau amerra sama Kevin or Rendy sang kakak senior sekaligus cinta pertama.
like,like,like,like,komen,komen,komen,and vote yah guysssssssss🥰💗😘👌