BABY CEO (Tragedi Cinta Satu Malam)

BABY CEO (Tragedi Cinta Satu Malam)
Amerra vs Vania Chen


__ADS_3

Happy reading.


"Ku rasa kakak nya Aisyah mencintai wanita ku"wanita ku?cih sekertaris Wahyu memaling kan wajah nya mendengar perkataan sang tuan muda bungsu.


Wanita?sebenar nya Erik ingin tergelak mendengar perkataan nya sendiri,namun setidak nya itu menjadi penegasan bahwa sekertaris Wahyu harus melawan nya terlebih dulu baru ia bisa mendapat kan Nisa.


"Kalian sedang membicara kan sahabat ku yah?"goda amerra yg baru saja turun.


"Dia yg mulai kak!"elak Erik menunjuk ke arah sekertaris Wahyu sebagai kambing hitam, sementara yg di jadi kan kambing hitam hanya diam tak berminat.


"Ah kalian mendebat kan dia yg tidak ada"amerra masa bodo' dengan perdebatan mereka berdua yg menurut nya terlalu kekanak-kanakan.


"Kevin!!!"baru saja mereka merasa sedikit tenang,suara pekikan seseorang mengganggu ketenangan keluarga julliano itu.


Dengan langkah anggun Vania Chen masuk bak seorang nona rumah,tanpa malu dia masuk ke dalam rumah seseorang tanpa memencet bel atau pun mengucap kan salam.


"Sedang apa kau di sini?"Kevin langsung pasang badan di hadapan amerra, melindungi sang istri dari pandangan mata jahat mantan tunangan nya.


"Maksud mu apa!aku sudah memberi tau media kita menikah,tapi sampai detik ini aku tak di izin kan masuk ke kantor mu"pekik Vania chen kesal,dia sudah berulang kali datang ke JL group,tapi dia berulang kali di usir dengan berbagai alasan.


"Menikah?hei nona aku tak mau di madu,dan juga satu hal lagi!anda tak tau malu menikahi pria yg sudah beristri!"kesal amerra,ia masih bersembunyi di balik punggung kekar sang suami,tapi tidak dengan sekretaris Wahyu yg juga langsung berdiri.


"Silah kan pergi nona"dengan hormat, sekertaris Wahyu mempersi lah kan Vania Chen untuk pergi sebelum pada akhir nya dia yg turun tangan.


"Kau mengusir ku!jangan lupa kan bahwa aku calon nona muda mu"netra Vania Chen menatap tajam ke arah sekertaris Wahyu.


"Tapi aku nona muda nya"kali ini amerra tak bersembunyi di balik punggung kekar sang suami,ia mulai maju membela hak dan keinginan nya.


"Cih, menjijik kan"decih Vania Chen mentap remeh ke arah amerra,karena kesal ibu hamil itu langsung mendekat ke arah masa lalu yg mengganggu.

__ADS_1


"Jauh menjijik kan mana dengan anda nona?saya masih terhormat karena mas Kevin suami saya,tapi anda?anda hanya pelakor tidak tau diri"amerra mendorong pundak Vania Chen menjauh,ia menatap nyalang mantan tunangan sang suami.


"Kau yg pelakor!kau yg merebut tunangan ku!"sanggah Vania Chen kesal,tapi untuk amerra itu hanya kata kata kiasan yg tak ada guna nya bagi diri nya.


"Fakta nya tunangan anda mencintai saya,ya pantas lah kan saya cantik,baik hati,manis, sopan santun,tidak mempertonton kan paha dan belahan dada saya kepada laki laki lain"sindir amerra kesal,dengan penuh angkuh ia mengibas kan rambut nya ke samping.


"Sia*an kau ja*ang!"pekik Vania Chen marah,jari jari lentik berkutek hitam milik nya langsung menarik rambut coklat milik amerra,jambakan yg cukup menyakit kan terbukti dari ibu hamil itu yg sedikit meringis.


Karena tak ingin kalah skor,akhir nya amerra ikut membalas,terjadi lah aksi Jambak menjambak antara ke dua manusia yg mempertahan kan milik mereka masing masing.


"Dasar pelakor!"pekik amerra kesal.


"Dasar ja*ang!"balas Vania Chen.


"Sayang"Kevin langsung melerai memeluk sang istri agar tak semakin beringas,sementara sekertaris Wahyu dan Erik sibuk menahan kedua lengan Vania.


"Lepas bod*h!ja*ang ini harus ku beri pelajaran!"bentak nya,tapi percuma cengkraman tangan sekertaris Wahyu dan Erik bukan nya mengendur, melain kan semakin mengeras.


"Bisa kah kalian diam"kini tuan Estrank mengambil alih,setelah sedari tadi ia hanya menjadi penonton.


"Dia duluan yg mulai"amerra berhasil lepas dari dekapan Kevin,ia langsung berjalan mendekat ke arah Vania Chen,dan dengan membabi buta ia memukul wajah cantik model itu.


Erik yg melihat situasi mulai tak terkendali,langsung berdiri melindungi Vania Chen dari keberingasan sang kakak ipar,alhasil punggung kekar nya yg menjadi korban keberingasan amerra.


"Awhh,,,awhh kakak "ringis Erik keras,sumpah demi apa pun pukulan amerra sangat kuat.


"Suruh siapa kau melindungi nya rik"amerra semakin kesal,melihat Erik malah melindungi Vania Chen si pelakor dari pada amerra sang kakak ipar,dengan penuh kekesalan ia kembali memukul punggung kekar erik.


"Hei lepas kan putri ku"Livia yg baru saja datang langsung memarahi amerra,ia baru datang bersama dengan fresya dan juga suami nya xio woo Chen.

__ADS_1


Mendengar kedatangan ibu nya amerra langsung melepas kan pukulan nya,lalu menatap nyalang ke arah Livia.


"Oh anda?apa kabar ibu"dengan sengaja amerra menekan kan kata ibu,ia ingin membongkar tabir dari seorang Livia.


"Oh aku lupa memperkenal kan diri,perkenal kan aku adalah amerra permata sari putri dari ibu Livia, Ayah ku tak tau siapa,dan aku adalah saudari tiri dari nona Vania Chen"wajah Livia mendadak pias,ia tak tau bahwa sang putri memiliki keberanian sebesar itu.


"Paman sudah tau nak,apa kabar bagaimana kandungan mu Hem?"semua orang terperangah kaget melihat sikap lembut tuan xio woo Chen.


"Alhamdulillah baik paman"jawab amerra tulus.


"Dad! apa-apaan ini!"Vania Chen kesal bukan main.


"Cih!ada apa dengan mu ja*ang? kenapa kau bisa merebut hati semua orang?"tanya fresya sinis.


"Mungkin karena aku cantik,bukan begitu ibu?"amerra melirik sinis ke arah sang ibu,ya siapa lagi jika bukan Livia yg tertunduk dengan wajah pias.


"Kau bukan putri ku"elak Livia tegas, sementara tawa amerra langsung meledak mendengar perkataan sang ibu,ia benar-benar membenci seorang Livia.


# Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh.


Author balik lagi yah guys.


Like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like komen komen komen komen komen komen komen komen komen and vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote


Sarange 💗💗


I love you all para readers kesayangan author bidadari ayah


Kamsahamida 🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2