BABY CEO (Tragedi Cinta Satu Malam)

BABY CEO (Tragedi Cinta Satu Malam)
Rencana berlibur


__ADS_3

"loh nak Kevin,nak Wahyu"pak Adi yg baru saja pulang di kejutkan dengan kehadiran sang menantu dan juga sekertaris nya.


"Assalamualaikum ayah"salam Kevin, setelah menjawab salam dari sang menantu, pak Adi duduk.


"Ada apa dengan ame?"tentu seorang ayah tahu bahwa anak nya tak baik baik saja, selama satu Minggu ia dapat merasakan perasaan yg tak menentu.


"Ra di rawat di rumah sakit ayah,satu Minggu yg lalu dia pingsan"benarkan tebakan seorang ayah,pak Adi yakin terjadi sesuatu pada sang putri.


"Biarkan dia bersama ayah,dia sosok yg mudah tertekan ayah takut terjadi sesuatu dengan kandungan nya"bagaimana pun pak Adi tak mau terjadi sesuatu pada putri tunggal nya.


"Oh ya nak Wahyu Nisa apa kabar?"pak Adi mulai beralih pada sekertaris Wahyu yg masih setia dengan wajah beku dan datar nya.


Mendengar nama Nisa,seulas senyum tipis terukir di wajah tampan Nya gadis itu yg kini menjadi istri seseorang.


"Dia baik baik saja tuan"sekertaris Wahyu menjawab dengan tenang,tak ada yg tahu dia selalu mengawasi Nisa walaupun dari jarak jauh.


"Tentu saja kau tahu,kau kan selalu mengawasi nya"tawa Kevin meledak, membayangkan sekertaris nya yg dingin tak tersentuh mengawasi seorang wanita.


Malam hari.


Setelah selesai makan malam, amerra Kevin dan tuan Adi sibuk menonton drama Korea karena keinginan sang Bumil.


"Sayang,ganti ya"amerra menggeleng tegas,Kevin menghembuskan nafas kasar, istrinya termasuk manusia yg sulit di bujuk.


"Mas sabar sih! semua yg tanggung tidak baik"pak Adi tergelak, bagaimana sang menantu bisa menghadapi sikap sang putri yg kekanakan dan selalu ingin menang sendiri.


"Ayah lihat putri mu ini dia selalu menindas ku"kesal Kevin.


MANSION JULLIANO.


Nyonya fresya baru saja pulang dari hangout bersama teman temannya,di ruang tamu sudah terdapat tuan Estrank yg menunggu kepulangan sang istri.


"Dari mana saja kau"nada dingin milik tuan Estrank dapat menusuk pendengaran wanita paruh baya dengan dandanan glamour nya.


Dengan santai dan tampang tak berdosa, fresya duduk di hadapan sang suami dengan gaya elegan nya.


"Hangout"hanya itu yg di dapat tuan Estrank membuat beliau menghela nafas pasrah,makin kemari sang istri semakin menguji batas kesabaran nya.


" "Tak bisakah kau urus anak-anak mu dan suamimu ingat jaga batasanmu fresya jangan membuatku bongkar semua pada anak-anak"ancaman tuan Estrank,tampak nya tak mempan bagi nyonya fresya.


"Jika kau ingin memberi tahu maka dari dahulu kau sudah mengatakan pada mereka dari awal, tapi faktanya kau masih menyimpan rapat-rapat rahasia itu tuan Juliano"sinis nyonya fresya, terdapat rahasia besar yg siap menjadi badai dalam rumah tangga mereka.


"Mom dad"baru saja tuan Estrank ingin menyanggah Erik datang dengan wajah lelah nya,efek seharian di kantor bergelut dengan berkas berkas dan survey lapangan.


"Kau sudah pulang rik?"bukan nyonya fresya melainkan tuan Estrank yg bertanya,Erik hanya mengangguk mata nya menatap ke arah sang mom dapat ia lihat sang mom seperti habis pergi.


"Mom dari mana?"setelah sekian lama tak bertegur sapa dengan sang mommy,Erik memilih bertanya.


"Hangout"dengan santai nya nyonya fresya berujar membuat Erik mengepalkan tangannya geram.


"Tak bisakah mom diam di rumah dan mengurus suami serta anak mom?"dengan nada pelan Erik bertanya,yah walaupun di lubuk hati terdalam ia kecewa karena mom nya tak pernah ada untuk nya.


"Tidak!"jawaban tegas yg membuat Erik semakin kecewa,rasa kecewa itu tampak dari mata nya.

__ADS_1


"Istri macam apa mom yg kerja nya hanya menghambur kan uang?ibu macam apa mom?yg tak pernah mengurus anak nya sendiri!benar kata kak Kevin Mom hanya nyonya besar mansion ini tapi bukan ibu atau istri dari keluarga julliano"pedas, Erik mengatakan nya dengan santai namun sangat pas menyentuh relung hati terdalam nyonya fresya.


Dengan cepat Erik melangkah menaiki tangga menuju ke dalam kamar nya,di kejar oleh nyonya fresya.


Blam! pintu di banting kasar oleh Erik,ini yg ia benci dari kepulangan sang mommy,dia pasti akan selalu membawa masalah.


"Rik!buka!kenapa kau tak pernah sopan pada mom!Erik!!!rik!!"pekik Nyonya fresya keras.


"Pergi!"bentak Erik kasar.


"Dasar anak kurang ajar"gumam nyonya fresya pelan,namun masih bisa di tangkap Indra pendengaran tuan Estrank yg ada di dekat nya.


"Jangan mengatakan anak ku kurang ajar,aku sudah merawatnya dengan sebaik mungkin,tidak seperti mu"nyonya fresya mengepalkan tangan nya garam,ia terus tersudut di rumah ini,ia benci situasi ini.


Ting! handphone milik Erik berdering sebuah nama dan pesan tertera di sana.


Nisa cantik 💗💗


Semua akan baik-baik saja seiring berjalannya waktu, fighting rik 👌.


Pesan singkat yg mampu menjadi pengobat rasa kesal di hati nya, walaupun tubuh dan hati milik gadis yg ia cintai sudah milik orang lain baginya itu tak masalah.


SEOUL,SOUTH KOREA


Di sebuah rumah megah,duduk seorang gadis dengan piyama panjang berwarna hijau daun favoritnya, handphone yg sedari tadi ia genggam ia letakan di nakas.


Membenarkan letak kaca mata yg menganggu nya, menampilkan raut wajah lelah,baru saja ingin mengetik kembali suara handphone nya mengganggu lagi dan lagi.


Dengan malas gadis bercincin Rubby merah itu, mengambil nya Rendy nama yg tertera di sana adalah Rendy.


"Halo"~kim ae-ra


"Halo,ku mohon jujur pada ku satu hal"~Rendy.


"Apa!"~kim ae-ra.


"Apa ame ku,sedang dekat dengan orang lain.roki mengatakan dia sudah melihat amerra dua kali jalan dengan pria yg sama"~rendy.


"Roki?Roki mana?"~kim ae-ra


"Kau sudah melupakan nya yah,tapi ku mohon jujur satu hal apa....ame ku berselingkuh?"~rendy.


"Entahlah,aku tak tertarik"


Tut, panggilan di matikan secara sepihak, membuat Rendy yg berada di Swiss menghela nafas kesal.


"Sebenarnya siapa sih laki laki yg dekat dengan ame"gumam Rendy kesal,dengan cepat dia berjalan mengambil mantel dan memakai sepatu.


Ia berniat untuk berjalan jalan, menghabiskan waktu di pegunungan indah Swiss, melupakan sejenak masalah yg masih membelenggu hingga kini.


"Loh ren mau kemana nak?"bunda Annissa yg baru selesai dari dapur, melihat kepergian sang anak.


Sontak Rendy yg sudah meraih handle pintu,menoleh ke arah sang bunda.

__ADS_1


"Cari angin Bun,Rendy pusing di villa"Rendy menjawab apa adanya,sambil mendekati bunda nya untuk bersalaman.


"Assalamualaikum"salam Rendy sebelum menghilang dari balik pintu villa.


Bunda Annisa hanya bisa menghela nafas, sebelum nya ia sudah meminta putra ke tiga nya Aldo untuk mencari keberadaan amerra.


Tapi fakta yg mengejutkan lainnya adalah amerra pindah sendiri tanpa sebab.


JAKARTA.


setelah tragedi drama Korea berakhir amerra dan Kevin sedang berada di atas kasur,dengan amerra yg bersandar manja di dada bidang sang suami.


"Sayang,besok kita pulang ke rumah"amerra mendongak dengan raut wajah tak terima,bukan kah Kevin berjanji akan menginap di sini sementara waktu tapi, Lihat lah sekarang malah ingin mengajak nya pulang fikir amerra.


"Aku tidak mau"amerra segera beranjak dari posisi nya,hingga kini ia berdiri tepat di depan jendela.


Sikap suka merajuk ini yg harus membuat CEO JL group menekan kesabaran nya hingga batas terakhir.


Dengan cepat Kevin memeluk sang istri dari belakang, mencium pucuk kepala Ra nya.


"Ra,kita akan kembali ke sini setelah liburan,tapi kita harus pulang untuk menyiapkan keberangkatan kita besok"bak seorang ayah yg sedang membujuk sang putri,Kevin sangat berhati-hati menghadapi sikap sang istri.


"Tapi kenapa cepat sekali?"amerra bertanya dengan lirih nya,bukan tak mau... hanya saja ia khawatir sang ibu akan kembali kemari dan menyakiti ayah nya itu tak dapat di biarkan.


Seperti memahami kegundahan hati sang istri,Kevin semakin memeluknya erat.


"Ayah akan baik baik saja Ra,jangan khawatir,jangan terlalu stres kasihan dengan princess kita"princess,selalu menjadi alasan Kevin untuk meluluhkan hati amerra.menurut nya ini salah satu jurus yg paling ampuh,walau ia tak tahu apakah anak nya memang perempuan.


"Tapi,,, bagaimana jika wanita itu mendatangi ayah?"kekhawatiran seorang putri tak kan surut walau dengan seribu Kalimat penenang,terutama bagi amerra yg telah dekat dengan sang ayah.


"Ayah tahu cara bagaimana menghadapi nya"Kevin membalik amerra untuk menghadap nya,lalu menyembunyi kan wajah cantik istri nya di dadanya.


"Aku tak mau bertemu dengan wanita itu lagi mas"Kevin menghela nafas panjang kala melihat seberapa besar sang istri kecewa.


"Iya!tapi Daddy meminta kita untuk berlibur,kita juga akan berkunjung menemui Nisa"memeluk amerra membuat Kevin mendapatkan kebahagiaan tersendiri,terutama ketika Perut bulat itu menyentuh perut kotak kotak nya.


"Baiklah"akhirnya sang bumil menurut membuat Kevin bernafas lega.


"Oh ya,kapan kah putri Daddy akan bergerak?"Kevin berjongkok mengelus perut buncit sang istri.


"Kata dokter lima bulan mungkin akan terasa walaupun gerakan nya kecil, di usia kandungan lima bulan juga kita bisa lihat dia princess or price"amerra sengaja meledek Kevin, terbukti dengan suami nya yg menatap nya tajam.


"Aku tak perduli dia price or princess,yg aku perduli kan adalah anak itu lahir dari rahim mu,rahim wanita yg ku cintai"Kevin merapihkan rambut sang istri yg berantakan, dengan pelan ia mengelus kembali perut buncit amerra.


"Terima kasih"hanya terima kasih yg bisa Amerra berikan,bukan kata kata cinta yg bisa membalas Kevin karena hati nya masih terpaut pada sosok Rendy Eka Dwi putra.


# assalamualaikum 🙏💗🥰


Author balik lagi yah....


Yuk episode berikutnya kita jalan jalan ke negri gingseng Korea Selatan.negri nya para K-popers and K-drama lovers.


Tempat tinggal Abang nya author Hyun bin hihihi😆😆😆.

__ADS_1


Like,like, like, like, like, like, like, komen, komen, komen, komen, and, vote, vote, vote, vote, vote, vote, vote, vote, vote, vote, vote


__ADS_2